
Karena Shinobi itu pingsan, Tobi pun menggendong Shinobi itu ke dalam rumah dan mengurung di sebuah kamar kecil.
Pagi pun sudah tiba dan Shinobi itu masih tidak sadarkan diri di dalam kamar kecil itu.
Asahi sudah bangun dan sedang duduk santai di halaman sambil meminum segelas susu.
"Uahh... Pagi - pagi memang enaknya minum susu panas sambil menghirup udara pagi!" Ucap Asahi yang sangat menikmati segelas susu nya. "Tapi harusnya Tsuki juga ada di sini, namun ia malah masih saja tidur..." Lanjut Asahi yang kesal karena Tsuki.
Para pasukan yang sudah pulih sekarang sedang berjemur juga di halaman, sambil melakukan merenggangkan pada tubuh mereka.
Namun Zax masih terbaring di kasur, walaupun ia sudah tidak terlalu lemas dan sudah bisa sedikit untuk berjalan.
"Tok... Tok... Zax aku masuk ya. " Ucap Tobi sambil mengetuk pintu kamar Zax.
"I-iya... " Jawab Zax sambil melihat ke arah pintu.
Tobi pun membuka pintu kamar Zax dan langsung berjalan ke arahnya.
"Apa kau sudah enakan, Zax? " Tanya Tobi sambil menarik kursi dan duduk di samping Zax.
"Ya... Tubuhku sudah tidak terlalu lemas, tapi kepala ku masih saja terasa pusing." Jawab Zax sambil memegangi kepalanya.
"Hmmm, itu adalah efek sampingnya jika kalu terlalu banyak menggunakan Ki, tapi sepertinya kau sedikit lagi akan segera sembuh. " Ucap Tobi sambil melihat kondisi tubuh Zax.
"Hahaha, semoga aja, karena aku tidak mau berlama - lama di kasur ini. " Balas Zax sambil tertawa. "Jadi... Apa masalah tadi malam sudah selesai?" Tanya Zax sambil menatap serius ke arah Tobi.
Sontak itu membuat Tobi terkejut, karena Zax bisa tau ada masalah tadi malam padahal semua orang di rumah tidak ada yang tau satupun.
"Hahaha... Sepertinya percuma saja ya aku berusaha menyembunyikan nya dari mu. " Jawab Tobi sambil tersenyum dan tertawa canggung.
"Walaupun aku sedang sakit, aku masih bisa mendengar dan merasakan aura orang! " Ucap Zax yang kesal mengetahui Tobi ingin menyembunyikan hal yang terjadi semalam darinya. " Sekarang cepat katakan dengan detail apa saja yang terjadi semalam! Dan kau apakan orang yang menyusup itu?! " Lanjutnya sambil menatap marah ke arah Tobi.
Tobi pun pasrah ia langsung menceritakan semuanya tentang kejadian semalam tanpa ada yang di sembunyikan lagi, dan ia juga menceritakan tentang Tsuki yang tiba - tiba pingsan semalam dan juga tentang aura menyeramkan itu.
__ADS_1
"Aku sudah paham cerita mu, jadi yang menyusup kemarin malam adalah seorang Shinobi dan ia sekarang sedang pingsan di dalam kamar kecil ya. " Ucap Zax yang sudah paham dengan kejadian semalam.
"Iya, namun aku juga belum tau dia suruhannya siapa dan dari kota mana. " Balas Tobi sambil memegangi dagunya.
"Lalu tentang Tsuki, apa dia sudah baikan? Apa masih tertidur di kamarnya?" Tanya Zax yang khawatir dengan Tsuki.
"Dia masih tertidur di kamarnya, tapi dia sudah baikan, mungkin sebentar lagi juga bangun. " Jawab Tobi.
"Syukurlah kalau begitu, namun tentang aura menyeramkan yang kau lihat keluar dari tubuh Tsuki itu, seperti apa bentuk aura menyeramkan itu? Sampai aku saja tidak bisa merasakan nya. " Tanya Zax yang penasaran dengan aura menyeramkan yang keluar dari tubuh Tsuki.
"Hmmm... Aura Ki itu seperti monster yang memiliki dua tanduk di kepalanya dan aura itu hanya penuh dengan warna hitam pekat saja." Jawab Tobi sambil menjelaskan detail bentuk aura Ki itu. " Aku rasa hanya aku saja yang bisa merasakan aura menyeramkan itu semalam" Lanjut Tobi sambil memasang muka cemas.
Sontak Zax pun langsung kebingungan, karena seharusnya ia juga bisa merasakannya juga.
"Hah? Apa maksudmu hanya kau saja yang bisa merasakannya? " Tanya Zax yang bingung sambil memajukan kepalanya.
"Karena aku merasakan, jika aura menyeramkan itu hanya ingin aku saja yang melihat dan merasakannya." Jawab Tobi sambil mengingat bentuk aura menyeramkan itu.
"Tapi... Apa tujuannya melakukan itu? Apa dia hanya ingin membuatmu ketakutan saja? " Tanya Zax yang semakin bingung dan penasaran sambil terus menatap ke arah Tobi.
"Ehhh... Apa maksudmu Tobi? " Ucap Zax sambil menarik baju Tobi.
"Zax, kau sedang sakit jadi jangan banyak bergerak dulu." Jawab Tobi sambil mengangkat kedua tangannya ke atas.
'Tok... Tok...'
"Zax-sama, saatnya untuk anda sarapan. " Ucap seorang pembantu di luar kamar sambil mengetok pintar kamar Zax.
"Tuh kan, sudah waktunya makan Zax, jadi aku mohon lepaskan baju ku ya? " Ucap Tobi dengan halus sambil membujuk Zax untuk melepaskan bajunya.
"Zax-sama, sudah waktunya sarapan. Apa saya boleh masuk? " Ucap pembantu itu yang sedang berdiri di luar sambil membawakan sarapan Zax
"Tcih! Sebaiknya kau segera beritahu aku ya! " Teriak Zax sambil melepaskan baju Tobi.
__ADS_1
"Iya, santai saja, aku akan memberitahu setelah ini. " Jawab Tobi sambil merapikan bajunya dan berjalan membuka pintu kamar Zax.
"Ehh, Tobi-sama... " Ucap pembantu itu yang terkejut melihat Tobi ada di dalam kamar Zax.
"Selamat pagi, ayo silakan masuk. " Balas Tobi sambil tersenyum dan menyuruh pembantu itu untuk masuk.
Pembantu itu pun langsung masuk sambil membawakan sarapan untuk Zax, Tobi juga langsung keluar dari kamar Zax.
"Se-selamat pagi, Zax-sama. Ini sarapan anda." Ucap pembantu dengan tersenyum sambil menaruh sarapan Zax di meja.
"Terimakasih... " Balas Tobi sambil tersenyum ramah ke arah pembantu itu.
Setelah itu pembantu itu langsung keluar dari kamar Zax, Zax pun juga langsung memakan sarapan sambil terus memikirkan perkataan Tobi tadi.
"Hahaha, maafkan aku ya Zax, Shinobi itu sudah bangun jadi aku harus cepat ke tempatnya." Gumam Tobi sambil tersenyum dan berjalan ke arah kamar kecil tempat Shinobi itu di kurung. Kamar kecil itu terletak di ujung rumah, yang sangat jarang di lewati oleh orang - orang rumah Shogun.
Tobi sudah ada di depan pintu kamar kecil itu, tetapi ia tidak langsung masuk ia memeriksa sekelilingnya untuk memastikan tidak ada orang yang melihatnya.
"Sepertinya sudah aman. " Ucap Tobi sambil membuka pintu kamar kecil itu.
Di dalam kamar kecil itu sangatlah gelap dan tidak ada jendela juga di dalam sana. Namun, Tobi sudah menyiapkan lilin di tangan dan juga korek api, agar dia bisa melihat dengan jelas.
'DURGH! '
"Eh! Suara apa itu? " Ucap Tobi yang terkejut sambil menyalakan lilin.
Ternyata itu adalah suara kursi jatuh dan di bawahnya ada Shinobi itu sedang ingin merangkak, dengan kedua tangan yang sudah terikat dengan benang yang sangat kuat dan mulutnya yang tertutup kain.
"Oi, oi, apa yang sedang kau lakukan? Kursi ini mahal tau. " Ucap Tobi sambil memandang sinis ke Shinobi itu.
Shinobi itu juga langsung menatap ke arah Tobi dengan penuh kebencian.
"Ohhh, jadi seperti ini ya wajah jelek mu jika tidak tertutup kain hitam. " Ucap Tobi sambil meledek Shinobi itu.
__ADS_1
Shinobi itu menjadi semakin kesal dengan Tobi, ia langsung berusaha untuk melepaskan ikatan pada kedua tangannya.
"Karena aku tidak tega melihat mu seperti itu, aku akan membangunkan mu ya. " Ucap Tobi yang langsung mendirikan lagi kursi kayu itu, dan mengangkat Shinobi itu ke atas kursi lagi.