Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 46 - Menyelamatkan Souta


__ADS_3

"Souta! "Teriak Arata yang terkejut melihat Souta sedang menangis sambil ingin di tusuk oleh orang di belakangnya. Arata pun langsung melepaskan cekikikan nya dari Shinobi itu, dia langsung berdiri sambil menggenggam pisau kecil di tangannya dan menatap sinis orang yang ada di belakang Souta.


"Arata-san!Tolong Aku! "Teriak Souta sambil menangis dan mengulurkan tangannya ke arah Arata.


"Diam! Jangan ada yang bergerak sedikit pun!" Teriak Orang yang sedang mengacungkan Katana nya ke arah Souta.


Arata yang tadinya ingin berlari langsung ke arah Souta, langsung terhenti setelah melihat katana dari orang itu sudah di selimuti oleh aura Ki.


"Tcih, kau temanya Shinobi ini ya? "Tanya Arata sambil menahan amarahnya dan menatap tajam ke orang itu


"Itu bukan urusanmu! Sekarang kau menyingkirkan lah dari sana dan angkat tanganmu!" Teriak Shinobi itu sambil menyuruh Arata untuk menyingkir.


Tetapi Arata masih tidak menyingkirkan dari sana, ia masih saja menatap tajam ke arah Shinobi itu.


"Jadi dia juga Shinobi ya. Sebenarnya apa yang mereka rencanakan? Apa mereka ingin menangkap ku dan menggunakan ku untuk mengancam Shogun-sama?" Gumam Arata yang bingung dengan rencana sebenarnya dari kedua Shinobi itu.


"Apa kau tuli?! Ku bilang minggir dari sana! Ohhh, atau kau ingin anak kecil ini mati sekarang juga?! " Teriak Shinobi yang ada di belakang Souta sambil ingin menusuk leher Souta, agar Arata cepat menuruti perintahnya.


"Woi! Jangan berani kau menusuk leher anak itu, jika tidak orang yang ada di bawah ini akan mati! " Teriak Arata dengan sangat kencang sambil ingin menginjak leher Shinobi yang ada di bawahnya.


"Kalau kau tidak ingin anak ini mati sia - sia di sini, menyingkirlah dari sana dan jatuhkan pisau kecil yang ada di tanganmu itu! " Teriak Shinobi yang sedang menyandera Souta, sambil sedikit mencekik leher Souta.


Arata kasian melihat Souta, ia pun langsung saja menjatuhkan pisau kecilnya dan berjalan ke pinggir sambil mengangkat kedua tangganya.


Shinobi yang sedang menyandera Souta pun langsung berjalan maju ke depan, sambil membawa Souta bersamanya.


"Kakak! Sadarlah! " Teriak Shinobi itu sambil melihat sedikit ke arah Shinobi yang sudah tergeletak lemas di tanah.


Tetapi Shinobi itu sudah sekarat karena Arata, ia menjadi tidak bisa berbicara ataupun menggerakkan tubuhnya.


"Ohhh, jadi benar ya, kalau dia adik dari Shinobi yang hampir ku bunuh itu. " Gumam Arata sambil melihat Shinobi muda itu meneteskan air matanya.


Shinobi yang sedang menyandera Souta meneteskan air matanya, ia yang sudah sangat marah langsung mencabut Katana Arata yang tadi tertancap di tangan Shinobi yang sudah sekarat itu.


Setelah mencabut katana milik Arata, Shinobi itu langsung mengarahkan katana nya ke Arata sambil menatap nya dengan tajam, dan mengeluarkan aura Ki yang besar dari tubuhnya

__ADS_1


Arata tidak takut dengan tatapan dan aura Ki dari Shinobi muda itu, dia malah membalas tatapan dari Shinobi itu.


Melihat Arata yang tidak ketakutan melihat aura Ki miliknya, membuat Shinobi itu menjadi semakin marah dan ingin sekali membunuh Arata.


"Apa - apaan orang ini! Dia sama sekali tidak gentar melihat aura Ki milikku yang sangat besar ini." Gumam Shinobi muda itu dengan kesal sambil menatap sinis ke arah Arata.


Arata melihat Shinobi muda itu sudah sangat marah kepadanya, dan ia juga merasakan nafsu membunuh yang sangat kuat dari Shinobi muda itu.


"Shinobi muda ini benar - benar memiliki aura Ki yang sangat besar dan kuat, sepertinya dia di latih dengan sangat baik ya. " Gumam Arata yang takjub melihat aura Ki dari Shinobi muda itu.


"Tetapi tetap saja, dia masih memiliki banyak kekurangan. " Gumam Arata yang melihat Shinobi muda itu mulai kehilangan konsentrasinya.


Arata tersenyum kecil sambil melihat ke arah Katana nya yang di arahkan oleh Shinobi muda itu tepat di wajahnya.


Shinobi muda itu mencoba lagi untuk membangunkan kakak Shinobi nya yang sudah sekarat di tanah, ia mengulurkan tangan kiri nya ke kakak Shinobi nya sambil terus mengarahkan katana nya ke arah Arata.


"Kak, ayo cepat pegang tanganku dan kita akan langsung lari dari sini. " Ucap pelan Shinobi muda itu sambil sedikit menundukkan badannya dan menarik baju kakak Shinobi nya.


Arata melihat kesempatan untuk menyelamatkan Souta dari Shinobi muda itu. Arata pun langsung menendang tinggi Katana yang mengarah ke dia.


'BAGH! '


'BUGH! '


'ARGH! '


Souta pun terlepas dari genggaman Shinobi itu, Arata dengan cepat langsung menarik tangan Souta dan lari dari sana dengan sanhat cepat.


"Argh! Sialan! " Ucap Shinobi muda itu sambil berusaha untuk berdiri.


Shinobi muda itu kesakitan akibat tendangan keras dari Arata, dan pandangan ia juga menjadi buyar yang membuatnya tidak melihat Arata dan Souta lari ke arah mana.


"Kemana dua orang itu?! " Teriak Shinobi mudah itu dengan marah sambil melihat ke sekeliling nya.


Tetapi Arata dan Souta sudah tidak terlihat lagi, bahkan aura dari Arata sudah tidak dapat di rasakan lagi oleh Shinobi muda itu.

__ADS_1


"Tcih! Sialan! " Teriak Shinobi muda itu dengan sangat marah.


Setelah amarah nya sudah reda, Shinobi muda itu pun langsung membawa kakak Shinobi nya yang sudah sekarat untuk segera pergi dari sana.


"Cepat cari di sana! " Ucap Izumi sambil menyuruh kedua prajuritnya untuk mencari di sekitar.


"Siap, Izumi-san!" Ucap kedua prajurit dengan tegas sambil berjalan ke pinggir sungai.


"Aura aneh apa ini?" Gumam Izumi yang bingung karena merasa aura aneh dari ujung sungai.


Karena penasaran Izumi pun langsung bergegas ke sana dengan menunggangi kudanya.


Izumi pun terkejut melihat banyaknya pohon - pohon tinggi yang berjatuhan di bawah.


"Ada apa ini?! " Ucap Izumi yang terkejut sambil turun dari kuda nya dan berjalan memeriksa ke ujung sungai.


Izumi pun berjalan perlahan di sekitar ujung sungai itu sambil merasakan aura aneh tersebut.


'TRANG!'


Tiba - tiba Izumi tersandung oleh sesuatu benda yang ada di bawah, ia pun langsung melihat ke bawah kakinya.


"Bukanya ini... " Ucap Izumi sambil mengambil benda tersebut." Ini adalah Katana nya Arata! " Teriak Izumi dengan sangat kencang sambil mengangkat katana Arata.


Kedua prajuritnya terkejut mendengar teriakan Izumi, mereka pun langsung pergi ke sana dengan menunggangi kuda mereka.


"Izumi-san, ada apa?! " Ucap kedua prajurit sambil turun dari kuda mereka.


"Ini lihat lah! Aku menemukan katana Arata di ujung sungai ini! " Teriak Izumi yang senang sambil menunjukkan katana Arata kepada kedua prajurit nya.


Kedua prajurit pun tersenyum senang melihat katana milik Arata.


"Tetapi, Izumi-san, di mana Arata-san sekarang? " Tanya prajurit sambil menatap katana milik Arata.


"Yang ku temukan hanya ada katana miliknya saja, namun aku masih bisa merasakan aura Ki dari dia walaupun tidak terlalu jelas. " Jawab Izumi sambil merasakan sia - sia aura Ki dari Arata.

__ADS_1


"Kalau begitu, ayo cepat kita cari Arata-san, sebelum aura Ki miliknya hilang. " Ucap kedua prajurit itu dengan penuh semangat.


"Iya! Ayo kita segera cari dia! " Ucap Izumi dengan tegas dan tersenyum sambil berjalan pergi mengikuti sisa - sisa aura Ki Arata.


__ADS_2