
"Ayo semuanya ikuti aku! Aku akan mengantarkan ke tempatnya. " Ucap Izumi.
Para prajurit pun langsung mengikuti Izumi dan Arata dari belakang.
"Lihat kita sudah sampai!"
Para prajurit langsung terkejut melihat banyaknya mayat-mayat di sekitar mereka, mereka semua langsung diam seribu kata dan mereka mengeluarkan keringan dingin.
"Kalian semua jangan diam saja! Ayo cepat bawa prajurit yang telah gugur ini kembali ke markas. "
Mendengar perintah dari Izumi, para prajurit pun langsung melaksanakan walau mereka masih terkejut melihatnya.
"Izumi-san, apa aku perlu memanggil para prajurit yang ada di luar untuk membantu? "
"Hah? Masih ada prajurit yang ada di luar?"!Izumi dan Arata terkejut mendengar.
"Tentu saja masih ada, tapi mereka berjaga-jaga di luar hutan. "
"Bodoh! Cepat suruh mereka ke sini dan bantu kita!" Bentak Izumi dan Arata.
"SI-SIAP!"
Prajurit itu pun langsung pergi memanggil para prajurit yang ada di luar hutan, ia juga menjelaskan situasi yang ada di dalam hutan.
******
Di sisi lain, ternyata Shogun sedang mengikuti bekas jejak kaki kuda yang ia temukan di luar hutan. Karena ia yakin bekas kaki kuda itu milik bandit gunung, Shogun pun dengan cepat langsung mengikutinya, tanpa memberitahu Izumi dan Arata yang ada di dalam hutan.
Bekas jejak kaki kuda itu berhenti tepat di depan tebing yang di bawahnya ada sungai besar.
"Kenapa jejak kaki ini berhenti di sini? " Gumam Shogun yang bingung sambil menatapi jejak kaki itu
"Tidak mungkin kan jika mereka melompat ke sungai itu?" Lanjutnya yang juga melihat ke sungai di bawah.
Shogun berpikir keras untuk menemukan jawabannya, ia tidak akan puas bila berhenti di sini. Sambil berpikir Shogun juga terus-menerus menatap ke arah pinggiran tebing. Tiba-tiba, Shogun melihat seekor kadal yang berjalan menembus tembok tebing yang ada di paling bawah.
Shogun tidak percaya dengan yang di lihatnya, ia langsung mengucek kedua matanya dan menatap lagi ke arah tembok tebing itu. Namun benar saja, ada satu ekor kadal lagi yang berjalan menembus tembok tebing itu.
__ADS_1
"Oi, oi, apa-apaan itu?! "
Shogun langsung yakin kalau itu adalah tempat persembunyian para bandit gunung, Ia langsung mengaktifkan Ki cahayanya dan melompat ke sana.
Tanpa memeriksa lagi Shogun langsung masuk menembus tembok itu. Ia pun terkejut melihat ternyata ada goa di dalamnya.
"Dugaanku benar mereka bukanlah bandit gunung! Lalu siapa mereka sebenarnya?! "
Shogun pun terus berjalan menyusuri goa itu, di sepanjang jalan ia tidak menemukan manusia ataupun merasakan aura manusia di sekitarnya.
"Seberapa panjang goa ini?Apa mereka hidup di bawah tanah?" Gumam Shogun yang terus berjalan sambil memerhatikan sekitarnya.
Tiba-tiba terdengar suara orang yang sedang mengobrol dari depan Shogun, ia pun langsung berhenti melangkah dan menguping pembicaraannya.
"Hei, apa yang akan kita lakukan pada keempat ada kecil itu?"
"Kita semua tidak ada yang tau, hanya Bos yang tau. "
"Apa kau tidak ingin mencari taunya? "
"Tentu saja tidak! Aku tidak ingin di bunuh oleh Bos! Dan kau sebaiknya jangan bertindak bodoh!
Setelah menguping pembicaraan mereka, Shogun pun langsung mendapatkan ide cara lewat ke sana. Ia langsung mengambil batu kecil yang ada di depannya, Shogun pun juga mengaktifkan Shu nya agar bisa melacak posisi pasti dari kedua bandit itu.
"Posisi mereka tidak jauh ada di depanku, tapi aku harus membuat mereka berjalan masuk ke sini. " Gumam Shogun yang sudah menemukan posisi pasti kedua bandit itu.
Dengan penuh perhitungan Shogun pun melemparkan kencang batu kecil itu, batu kecil itu pun membuat suara yang bergema di dalam goa.
"Woi, suara apa itu?! " Ucap kedua bandit itu yang terkejut. Kedua bandit pun langsung mengeluarkan senjata mereka dan berjalan ke arah suara itu berasal.
Setelah kedua bandit itu terpancing, Shogun langsung memanjat dinding goa yang sda di samping dan perlahan merayap tepat ke atas dinding goa
Sesampainya di situ mereka tidak menemukan apapun, salah satu bandit hanya melihat batu kecil yang tergeletak dekatnya.
"Hei, apa suara tadib batu kecil ini penyebabnya? " Ucap bandit itu sambil menunduk dan mengambil batu itu.
"Huh, tidak mungkin batu sekecil itu bisa membuat suara sekeras tadi. " Balas teman bandit sambil menunduk dan melihat ke batu kecil itu.
__ADS_1
"Tentu saja bisa! Jika batu ini jatuh dari atas dinding goa, bukanya itu maksud akal bisa membuat suara sekeras tadi?!. "
Ketika mereka sedang berdebat, Shogun pun langsung menjatuhkan badannya dari atas dan menimpa tepat di atas kepala kedua bandit itu.
Seketika kedua bandit itu langsung pingsan, Shogun menyeret kedua tubuh bandit itu ketempat awal dia masuk.
"Yosh, kalau begini aku sudah bisa jalan lagi. "
Sesampainya di tempat tadi, Shogun melihat sebuah cahaya terang yang ada di belakang sebuah batu besar.
"Apa ini pintu keluar dari goa? " Ucap Shogun. Karena penasaran ia pun mendorong batu besar itu ke samping.
Ia pun langsung terkejut melihat pemandangan di depannya yang terdapat lapangan hijau yang sangat luas. Ia juga melihat sebuah desa kecil jauh di depannya.
"Tempat persembunyian ini sangat sempurna!" Ucap Shogun yang sangat terkagum-kagum.
Tiba-tiba, terdengar suara keras langkah kaki kuda dari samping Shogun, ia langsung menoleh ke samping dan menyipitkan kedua matanya.
Ada sepasang kuda yang di naiki dua orang dan sedang menarik gerobak di belakang sedang menuju ke tempatnya. Sontak Shogun jadi panik, ia langsung mendorong batu besar itu ke posisinya kembali dan berlari bersembunyi di belakang pohon.
"Apa mereka para bandit itu?" Gumam Shogun yang bingung melihat dua orang yang turun dari kuda itu.
Kedua orang itu memiliki tubuh yang sangat besar dan mereka juga membawa Katana di pinggangnya
"Hei, cepat dorong batu itu kita harus memberikan makanan ini ke mereka berdua. "
"Iya, iya sabar dong. " Balas bandit itu sambil mendorong batu besar itu.
Setelah batu besar itu di dorong, para bandit itu terkejut melihat tidak ada kedua temannya di dalam goa.
"Kemana mereka berdua?! " Ucap kedua bandit itu.
Mereka segera periksa ke dalam goa, Shogun langsung perlahan mengikuti kedua bandit itu dari belakang. Saat kedua bandit itu fokus mencari kedua temannya, Shogun langsung menyerang mereka dari belakang.
'SHUSSH! '
"ARGH! SIAPA KAU?! "
__ADS_1
Dalam sedetik kedua bandit itu langsung mati di bunuh Shogun, Shogun menebaskan katana nya tepat di punggung kedua bandit itu. Sesa
Shogun keluar dari goa dan langsung menutup kembali goa itu. Ia pun langsung menunggangi kuda yang di bawa kedua bandit itu dan pergi ke desa.