Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 44 - Tombak Yang Aneh


__ADS_3

"Semua jangan ada mendekati tombak itu! " Teriak Shogun dengan sangat keras sambil menyuruh pasukannya untuk tidak mendekati tombak itu.


Para pasukan yang tadinya ingin menghampiri tombak itu langsung berhenti seketika.


"Memangnya ada apa, Shogun-sama? " Tanya seorang pasukan sambil melihat ke arah Shogun.


Izumi malah langsung menjawab pertanyaan dari pasukan itu.


"Karena tombak itu di selimuti oleh aura hitam yang jahat, coba kalian aktifkan Shu kalian dan lihat lebih teliti lagi. " Jawab Izumi sambil menyuruh para pasukannya untuk mengaktifkan Shu milik mereka.


Para pasukan langsung menjadi terkejut tidak percaya mendengar perkataan Izumi, tetapi mereka langsung mengaktifkan Shu mereka.


"Iya, benar yang di katakan Izumi. Aku juga merasakan aura hitam yang aneh dari tombak itu. " Ucap Shogun sambil menatap sinis ke arah tombak itu.


"Ahhh, betul! Aku juga melihat ada aura hitam yang menyelimuti tombak itu. " Teriak salah satu pasukan yang terkejut melihat aura hitam dari tombak itu.


"Iyaa, aku juga melihat aura hitam di tombak itu. "


"Aku juga. "


"Aku pun juga. "


Para pasukan akhirnya bisa melihat aura hitam yang menyelimuti tombak itu juga. Mereka semua langsung terdiam terpaku melihat aura hitam yang sangat besar menyelimuti tombak itu.


'BUARGHH! '


Tiba - tiba, aura hitam dari tombak itu seperti meledak dan menjadi tersebar ke mana-mana dan membuat suasana di sekitarnya menjadi mencekam.


Izumi dan para pasukan menjadi sesak dan badan mereka susah di gerakan, bahkan untuk berbicara saja tidak bisa.


"A-aku tidak bisa bergerak! " Gumam Izumi yang kesal badannya tidak bisa di gerakan.


Shogun langsung mengatifkan aura Ki milik nya, seketika aura dari Ki Shogun bisa melenyapkan aura hitam dari tombak itu.


Semua pasukan langsung bisa menggerakkan badannya lagi dan tidak sesak nafas lagi.


"Apa - apaan itu tadi?" Ucap Izumi sambil menarik nafasnya dan memegang lehernya.


Para pasukan pun juga langsung menarik nafasnya dan perlahan menggerakan tubuh mereka.


Tiba - tiba, Shogun berjalan mendekati tombak itu. Sesampainya di depan tombak itu Shogun dengan santai nya langsung mencabut tombak itu dari tanah dan mematahkannya menjadi dua.


'DUARGH! '

__ADS_1


Seketika aura hitam yang sangat besar langsung keluar dari tombak itu.Tetapi, aura hitam itu seperti berkumpul kembali di atas langit dan membentuk seperti sebuah tulisan.


"Apa - apaan itu? Kenapa aura itu seperti membentuk sebuah tulisan? " Tanya Izumi yang bingung sambil menatap tajam ke aura itu.


"Izumi-san, apa isi tulisannya? Kami tidak dapat membacanya dengan jelas. " Tanya para prajurit yang penasaran dengan isi tulisan itu.


"Sebentar aku juga susah membacanya. " Jawab Izumi sambil terus berusaha untuk membaca isi tulisan tersebut.


"Itu bukan hanya sekedar tulisan saja, tapi itu adalah pesan untuk kita semua. " Ucap Shogun dengan wajah yang serius dan tatapan yang tajam.


Para pasukan dan Izumi terkejut mendengar perkataan Shogun, mereka semua pun langsung menatap Shogun dengan wajah yang penasaran.


"Shogun-sama, apa anda sudah dapat membacanya?" Tanya Izumi yang terkejut sambil menatap ke Shogun.


'Iya. Singkatnya isi dari pesan tersebut adalah, dia menantang kita semua untuk mencari tempat persembunyian dan mengalahkannya hanya dalam waktu satu minggu saja. Tetapi bila kita tidak bisa menemukannya dan mengalahkannya, dia akan membunuh keluarga kita semua." Jawab Shogun dengan wajah yang kesal sambil mengeluarkan aura Ki yang sangat dahsyat.


Izumi dan para pasukan langsung menjadi sangat marah juga setelah mendengar perkataan Shogun


"Shogun-sama, apa yang harus kita lakukan sekarang?! " Tanya Izumi yang sudah emosi sambil menatap tajam ke Shogun.


"Ayo kita susun strategi dari sekarang. " Jawab Shogun sambil berbalik badan dan berjalan melewati para pasukannya.


"SIAP! " Jawab Para pasukan dengan tegas.


Mereka semua sekarang sedang rapat di dalam rumah yang besar, tetapi Arata masih belum juga dari tadi.


"Shogun-sama, kami masih belum juga menemukan, Arata-san. " Ucap Kedua prajurit yang baru saja dari luar.


Sebelumnya Shogun sudah menyuruh dua prajuritnya untuk mencari Arata dan membawanya kembali ke sini.


"Sebenarnya pergi kemana dia itu?! " Teriak Shogun yang kesal sambil memukul meja yang ada di depannya.


"Shogun-sama, biarkan aku ikut juga mencari Arata. " Ucap Izumi sambil mengajukan dirinya untuk ikut mencari Arata.


"Baiklah Izumi, tolong cepat bawa Arata ke sini. " Ucap Shogun yang sudah kesal sambil menyuruh Izumi untuk ikut mencari Arata.


Izumi dan kedua prajurit tadi langsung keluar dari dalam rumah, saat sudah di luar mereka bertiga langsung menaiki kudanya dan pergi mencari Arata.


******


"Arata-san, cepatlah ke sini. " Ucap Souta yang sedang bermain di sungai bersama lisa.


"Iya, iya sebentar. "Jawab Arata yang sedang berjalan ke arah Souta. " Wahh, pemandangan di sini sangat bagus sekali. " Ucap Arata yang kagum dengan pemandangan di sekitarnya.

__ADS_1


Mereka bertiga sedang berada di sungai yang ada di pinggir kota Arakawa. Sungai itu cukup panjang, air di sungai itu juga sangat jernih, dan pemandangan di sekitarnya sangatlah indah.


Tetapi mereka bertiga sama sekali tidak tau tentang kejadian yang terjadi di tempat beristirahat mereka.


Di atas pohon yang dekat dengan sungai tempat Arata dan yang lainya sedang bermain, ada dua orang Shinobi yang sedang memantau mereka dari atas pohon itu. Dua orang Shinobi itu memakai pakaian serba hitam dan wajah mereka juga di tutupi oleh kain, kedua Shinobi itu juga membawa Katana yang ada di punggung mereka.


"Apa persiapannya sudah selesai? " Tanya Shinobi itu ke temannya yang ada di belakangnya.


"Sudah selesai, Kakak. " Jawab Shinobi itu sambil seperti mengerjakan sesuatu di belakang.


"Hei! Bukanya sudah kubilang jangan memanggilku kak saat kita sedang di dalam misi. " Ucap Shinobi yang ada di depan sambil membentak temannya yang ada di belakangnya.


"Maaf, maaf, aku kebiasaan. " Ucap Shinobi yang ada di belakang itu sambil meminta maaf.


"Sudahlah, sebaiknya kita segera menjalankan rencananya. " Ucap Shinobi yang ada di depan sambil mengeluarkan Katana nya. Shinobi yang ada di belakangnya juga langsung mengeluarkan Katana nya sambil memegang sebuah benda aneh di tangan kiri nya.


"Arata-san, aku dan lisa akan mencari ikan di sebelah sana. " Ucap Souta sambil menunjuk ke arah sungai yang ada di ujung.


"Iya, tapi jangan jauh jauh ya. " Jawab Arata dengan lembut.


Souta membalasnya dengan senyuman, Souta dengan penuh semangat langsung berjalan ke ujung sungai.


"Kalau begitu aku akan beristirahat dulu di sini." Ucap Arata sambil naik dan duduk atas batu yang besar.


Lima belas menit sudah berlalu dan Souta masih asyik mencari ikan di sana bersama lisa.


Tiba - Tiba, Perasaan Arata menjadi tidak enak, dia pun langsung bangun dari duduknya dan langsung ingin menghampiri Souta.


'BUSHHH! '


Seketika dari tempat Souta muncul banyak sekali asap yang sangat tebal, Arata yang panik langsung berlari masuk ke dalam asap itu.


"Souta! Souta! Jawab Aku! " Teriak Arata dengan sangat keras sambil berlarian di dalam asap.


"Arata-san! Tolong Aku! " Teriak Souta dengan sangat kencang sambil meminta tolong ke Arata.


Arata mendengar teriakan Souta dan dia merasa Souta berada tidak jauh di depannya.


"Souta tunggu aku! Aku akan segera menghampiri mu! " Teriak Arata dengan sangat kencang sambil berlari ke depan.


Tetapi sesampainya di sana Arata tidak melihat siapapun, bahkan ia juga sudah tidak mendengar teriakan dari Souta lagi.


"Souta! Dimana kau?" Teriak Arata yang bingung dan panik.

__ADS_1


__ADS_2