Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 30 - Menyerahnya Beelzebub


__ADS_3

Di bawah alam sadar Tsuki, Beelzebub masih terjebak dalam ilusi yang di buat oleh Tsuki di dalam kepala nya. Keadaan Beelzebub sekarang sudah seperti tidak bernyawa, dia menatap ke depan dengan tatapan yang kosong dan terus meneteskan air mata nya, Beelzebub masih terjebak dalam ilusi yang di buat oleh Tsuki di dalam kepala nya.


Tsuki perlahan berjalan mendekat ke Beelzebub sambil memegang Kata nya di tangan kanannya, Katana milik Tsuki berbeda dari sebelumnya nya, karena di Katana Tsuki terdapat seperti gambar bulan dan gagang Katana Tsuki berbentuk seperti bulan sabit.


'TSUKK! '


Saat sudah dekat dengan Beelzebub, Tsuki langsung menusuk perut Beelzebub dengan Katana nya. Tetapi Beelzebub tidak teriak sama sekali, padahal sudah banyak darah yang keluar dari perutnya, dia tetap saja diam dengan tatapan yang kosong.


"Hmmm, seperti nya dia masih terjebak ya dalam ilusi ku. " Ucap Tsuki sambil menatap mata Beelzebub." Hehehe, kalau begitu aku bisa melakukan apapun kepada nya. "Ucap Tsuki sambil tersenyum mengerikan.


Tsuki memegang kembali kepala Beelzebub sambil menyalurkan aura Ki miliknya ke tangan kananya yang menyentuh kepala Beelzebub, dan ke tangan Kiri nya yang memegang Katana yang tertusuk di perut Beelzebub.


Di sisi lain, di dalam pikiran Beelzebub. Beelzebub sedang berada di tengah - tengah padang rumput yang luas, namun di tempat itu sangat gelap gulita dan tidak dapat melihat apapun.


"Di mana aku? Oh iya, tadi aku kan sedang kabur dari kejaran para malaikat. " Ucap Beelzebub yang mengingat kejadian saat dia berhasil kabur dari neraka. Beelzebub pun ingin mencari tempat bersembunyi yang aman bagi nya.


Tiba - tiba Beelzebub melihat seperti ada seseorang di depan nya yang sedang membelakangi nya.


"Hei, siapa kau?" Tanya Beelzebub sambil mendekati orang itu.


Namun orang itu sama sekali tidak menjawab ucapan Beelzebub, Beelzebub pun merasa bingung, dia pun menyentuh orang itu dari belakang. Tetapi, tetap saja tidak ada reaksi apapun dari orang it, karena kesal Beelzebub pun menarik orang itu kebelakang.


'BRUSH! '


Tiba - tiba, orang itu menghilang dari hadapan Beelzebub, Beelzebub menjadi terkejut dan bingung. " Hah? Ke mana pergi nya orang itu? Ucap Beelzebub yang bingung sambil melihat Ke sekitarnya. Tetapi orang yang tadi Beelzebub lihat tidak ada di mana pun.


"Hah? Kenapa tanah ini bergetar? " Ucap Beelzebub yang merasakan tanah di bawah nya bergetar dengan cukup kencang


'BRUGP'


Tiba - tiba, tiga orang berjubah hitam muncul dari dalam tanah dan dari sisi yang berbeda-beda sambil memegang Katana tajam di tangan mereka. Ketiga orang itu berdiri mengelilingi Beelzebub yang berada di tengah - tengah.


"Siapa kalian?! " Teriak Beelzebub yang terkejut.


Beelzebub terkejut melihatnya, dia pun langsung ingin mengaktifkan Ki nya, tetapi Ki nya salah sekali tidak bisa di gunakan.


"Kenapa ini?!" Ucap Beelzebub sambil melihat ke arah kedua tangan nya.


'TSUKK!'


'TSUKK!'

__ADS_1


'TSUKK!'


Tiba - tiba ketiga orang itu maju dan langsung menusuk perut Beelzebub. Beelzebub sama sekali tidak menyadari nya, ketiga orang itu dapat bergerak tanpa ada bunyi sedikit pun.


'ARGH!'


Beelzebub mengeluarkan seteguk darah dari mulut nya, dan dari perut nya banyak darah yang keluar juga. Beelzebub di buat tidak bisa bergerak oleh ketiga orang itu.


"Dosa keserakahan Beelzebub! " Ucap salah satu dari ketiga orang itu yang berada persis di depan Beelzebub.


Beelzebub pun langsung menatap orang yang ada di depannya, dia terkejut orang asing itu bisa tahu nama nya.


"Si-siapa kau?! " Tanya Beelzebub yang sudah sekarat.


Orang yang di depan Beelzebub membuka penutup kepala nya, dan tersenyum ke arah Beelzebub.


Beelzebub merasa seperti tau muka orang itu, dia pun berpikir sebentar untuk mengingat orang itu.


"SHIMIGAMI TSUKI!!!" Ucap Beelzebub yang terkejut melihat wajah orang itu.


Seketika Beelzebub langsung mengingat pertarungan nya dengan Tsuki, kepala Beelzebub menjadi sangat pusing dan badan nya menjadi semakin lemas.


"Apa ini juga ilusi saja? " Ucap Beelzebub yang merasa ini juga hanya ilusi yang di buat Tsuki.


"Tidak ini bukan ilusi... " Ucap serempak ketiga orang itu sambil menatap tajam Beelzebub.


"Jangan Bohong! " Terisk Beelzebub sambil berusaha untuk memberontak.


Tetapi semakin Beelzebub berusaha memberontak, ketiga orang itu semakin dalam juga menusuk perut Beelzebub.


Beelzebub semakin tidak tahan dengan rasa sakit yang sangat luar biasa ini, dia pun berhenti memberontak, ketiga orang itu pun juga berhenti menusuk Beelzebub lebih dalam lagi.


Beelzebub semakin menderita dan kesakitan, dia tidak ingin mengaku kalah dari Tsuki, tetapi badan nya sudah sangat lemas dan jika di teruskan dia merasa akan benar - benar mati. Walaupun dia masih mengira ini hanya ilusi dari Tsuki, tetapi ia juga takut jika dia akan mati di sini.


"Sekarang katakan lah kau menyerah, Beelzebub! " Teriak ketiga orang itu dengan keras sambil menyuruh Beelzebub untuk menyerah.


"TIDAK!!! " Jawab Beelzebub dengan teriak sangat kencang.


Ketiga orang itu pun langsung menusukan Katana mereka semakin dalam ke perut Beelzebub.


"ARGH! Tapi percuma saja, karena jika aku mati kau tidak akan bisa menjadikan aku budak mu! " Ucap Beelzebub yang menahan kesakitan sambil berusaha menggoda Tsuki agar tidak membunuhnya.

__ADS_1


"Apakah benar begitu? " Ucap Tsuki yang ada di depan Beelzebub sambil tersenyum.


Beelzebub kesal dan marah melihat Tsuki yang mempermainkan nya, dia pun meludahi muka Tsuki. Tetapi ludah itu seketika menembus tubuh Tsuki dan malah jatuh ke tanah. Tetapi ia tidak terkejut lagi, dan Beelzebub langsung menatap ingin membunuh ke arah Tsuki.


Tiba - tiba datang seseorang yang memiliki bedan besar dari dalam kegelapan. " Beelzebub. " Ucap orang itu yang memanggilnya Beelzebub dengan suara yang lembut.


Beelzebub yang sedang menatap Tsuki serius, seketika langsung melihat ke depannya dengan cepat, karena ia merasa kenal dengan suara orang itu.


Dia pun sangat terkejut melihat nya, karena melihat seorang Iblis tua yang sudah menjaga nya dari kecil, Beelzebub meneteskan air mata.


"A-ayahh. " Panggil Beelzebub kepada Iblis tua itu sambil menangis.


Beelzebub sangat ingin memeluk Iblis tua itu, yang sudah ia anggap sebagai ayah nya sendiri, tetapi tidak bisa karena di halangi oleh ketiga orang di depan nya.


Namun, Beelzebub seperti melihat ada orang lagi di belakang ayah nya


"Siapa itu?Gumam Beelzebub yang bingung melihat orang di belakang ayah nya.


Orang yang di belakang ayah nya semakin dekat dengan nya, dan tiba - tiba orang itu mengeluarkan Katana dari samping nya.


"AYAH! LARI! " Teriak Beelzebub dengan sangat kencang.


Tetapi, Ayah Beelzebub sama sekali tidak lari, dia malah terus melambaikan tangannya ke arah Beelzebub.


Orang itu sudah sampai di belakang ayah Beelzebub, dan dia mengarahkan Katana nya ke arah leher ayah Beelzebub sambil mengintip ke arah Beelzebub.


"TSUKI! "


Beelzebub langsung tau yang di belakang ayah nya adalah Tsuki, dia menjadi frustasi dan kesal karena tidak bisa menolong ayah nya untuk kedua kali nya.


"TSUKI, TOLONG HENTIKAN ITU! JANGAN MEMBUNUH AYAH KU!" Ucap Beelzebub sambil memohon kepada Tsuki agar ia tidak membunuh ayah nya.


"Kalau begitu menyerahlah sekarang juga! " Ucap ketiga orang yang ada di depan Beelzebub.


Beelzebub malah diam dan berpikir untuk melawan Tsuki dari pada menyerah.


"Jika kau terlalu lama berpikir, ia akan segera mati loh. " Ucap Tsuki yang ada di belakang ayah Beelzebub sambil menyayat sedikit leher ayah Beelzebub.


"Baiklah, aku menyerah! Tapi kau jangan lukai ayah ku! " Teriak Beelzebub.


Keempat Tsuki yang ada di sana tersenyum dan menatap Beelzebub yang sudah mengaku menyerah.

__ADS_1


__ADS_2