Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 73 - Kehancuran Desa Bandit


__ADS_3

Namun, Shogun tanpa sepatah kata apapun langsung menebas kepala bos bandit itu dan setelah terpisah dari tubuhnya Shogun langsung menginjak kepala Bos bandit sampai hancur.


"Semuanya ayo kita keluar dari sini! " Teriak Shogun.


"Siap, Tuan! "


Shogun pun membawa orang-orang itu kembali ke atas, di dalam rumah bos bandit Shogun menyuruh mereka semua mengambil harta, makanan, senjata dan pakaian milik Bos bandit.


"Oh, iya, kalian ini sebenarnya siapa? Kenapa kalian bisa di kurung? " Tanya Shogun yang sedang memilih senjata untuk ia pakai.


"Ka-kami adalah penduduk Arakawa... " Jawab mereka semua.


Sontak itu membuat Shogun sangat terkejut.


"La-lalu dimana yang lainnya? Kenapa hanya segini saja?! " Tanya Shogun.


"Ba-banyak warga yang telah di bunuh oleh Pejuang Furi saat penyerangan ke Kota, tuan."


"Lalu para bandit ini juga anggota dari Pejuang Furi? "


Ti-tidak, tuan. Bandit ini hanya bandit biasa saja, namun sepertinya mereka bekerjasama dengan Pejuang Furi. "


Shogun pun tambah marah mendengar jawaban itu, karena selama ini ia terlalu meremehkan Pejuang Furi, namun setelah mendengar ceritanya ternyata Pejuang Furi lebih kuat dari dugaannya.


"Lalu, bagaimana dengan pemimpin kalian? " Tanya Shogun lagi.


"Matsuda Zen-sama, melindungi kami semua saat penyerang terjadi, tapi ada sosok yang muncul dari kegelapan dan dengan mudahnya ia langsung bisa mengalahkan, Zen-sama dan membawanya bersamanya.


Shogun pun jadi penasaran dengan sosok yang di bilang muncul dari kegelapan itu, ia memutuskan untuk melindungi semua orang-orang ini dengan hidupnya, karena selama mereka masih hidup pasti akan ada jalan menuju kemenangan. Itulah yang dj yakini Shogun.


Shogun menyudahi pertanyaan di situ, karena ia sudah tidak bisa menahan amarahnya tersebut.


"Kalian semua tunggulah di dalam sini. Aku akan membunuh semua bandit yang ada di luar. " Ucap Shogun yang langsung berjalan keluar.


Para penduduk Arakawa ingin melarang Shogun untuk pergi keluar, tapi tidak jadi mereka lakukan setelah melihat tatapan serius dan kepercayaan diri dari kedua mata Shogun.


Sebenarnya juga mereka tidak tau, kalau orang yang telah menyelamatkan mereka adalah Shogun, karena Shogun berpakaian seperti orang biasa saja dan mereka juga tidak kepikiran bahwa Shogun akan datang jauh-jauh hanya untuk menyelamatkan mereka.


Shogun memulai menghabisi para bandit yang berjaga di depan gerbang, para bandit itu tidak ada yang bisa melawan Shogun dengan Ki cahaya miliknya.

__ADS_1


"Cepat beritahu aku! Dimana tempat persembunyian Pejuang Furi?! " Teriak Shogun kepada bandit yang sedang ia cekik.


"A-aku ti-tidak tau apa yang kau katakan... " Jawab Bandit sebelum ia mati karena di cekik Shogun.


Setelah bandit itu telah mati, Shogun pun langsung berjalan lagi ke tengah kota. Shogun memancarkan aura Ki yang sangat besar dan kuat, membuat banyak bandit yang merasakan aura itu pingsan seketika.


"Semuanya bunuh orang itu! Jangan biarkan dia hidup! " Teriak para Bandit yang sedang menyerang Shogun.


Ratusan bandit menyerang Shogun, tapi Shogun Shogun dengan mudahnya langsung bisa membantai mereka semuanya. Shogun hanya mengeluarkan satu tebasan, dengan katana nya yang sudah di lapisi oleh aura Ki cahaya miliknya, dan langsung membuat puluhan bandit terpental dan terbelah.


'SLASH!'


'BURGH! '


'DRAGH! '


"Kekuatan apa itu?! "Teriak bandit-bandit yang masih tersisa.


"Se-sebenarnya siapa orang itu sih?! Kenapa dia sangat kuat?!"


"Apa mungkin seorang manusia bisa mempunyai kekuatan seperti ini?! "


Shogun yang sudah di rasuki oleh kemarahan dan kebencian yang luar biasa, membunuh dan menghancurkan apa saja yang ada di depannya, walaupun itu wanita dan anak kecil ia akan langsung membunuhnya. Karena di mata Shogun mereka semua tetap seorang bandit.


"Tuan, tolong hentikan! "


Tiba-tiba terdengar suara teriakan yang tak asing di telinga Shogun, suara itu berasal dari belakangnya.


Shogun pun langsung melihat ke belakangnya, dia terkejut penduduk Arakawa berada tepat di belakang dan sedang meneriakinya untuk berhenti.


Secara tidak sadar Shogun menjatuhkan katana miliknya, ia pun meratapi hal kejam yang telah ia lakukan.


"A-apa yang telah a-aku lakukan... " Ucap Shogun yang sangat menyesal. Tubuh Shogun jadi sangat lemas dan ia pun meneteskan air matanya.


Di sekitar Shogun banyak sekali mayat para bandit, dan banyak juga puing-puing rumah yang telah di hancurkan oleh Shogun.


Bandit-bandit yang tersisa pun memanfaatkan kesempatan itu untuk langsung menyerang Shogun dari berbagai arah.


Namun para bandit itu lupa, kalau di sekitar Shogun masih ada aura Ki miliknya yang sangat kuat.

__ADS_1


Seketika bandit-bandit yang berlari mendekat langsung banyak yang pingsan, tapi ada juga bandit masih memaksakan dirinya untuk menyerang Shogun, walaupun itu tetap saja sia-sia.


Penduduk Arakawa yang tadinya ingin berlari mendekati Shogun, langsung mengurungkan niat mereka setelah melihat hal itu.


"Se-sebenarnya dia itu si-siapa...? " Ucap para penduduk Arakawa yang sangat bingung.


"Tu-tuan! Cepat sadarlah!"


Tiba-tiba, seorang anak kecil dari penduduk Arakawa berteriak sangat kencang, para penduduk yang lain pun langsung mengikutinya dan meneriaki Shogun sekali lagi.


Karena teriakan penduduk Arakawa, Shogun pun akhirnya tersadar ia langsung mematikan aura Ki miliknya yang keluar dengan sangat besar.


Lalu Shogun juga langsung memungut katana nya yang jatuh dan menatap ke arah para bandit-bandit di depannya.


"'Aku sudah sadar! Terimakasih semuanya! Sekarang kalian mundurlah aku akan mengurus ini! " Teriak Shogun.


Para bandit langsung gemetar ketakutan lagi melihat Shogun yang telah sadar, semangat berjuang mereka sudah hilang sekarang, mereka sudah tidak ingin melawan Shogun lagi, tapi mereka tau mereka akan di bunuh walaupun menyerah sudah menyerah.


"Tolong ampunilah aku, tuan! Aku tidak mau bertarung lagi."


Tiba-tiba salah satu bandit memohon ampun ke Shogun, ia langsung menundukkan kepalanya di tanah dan terus meminta ampun oleh Shogun.


Para bandit yang melihatnya pun sangat terkejut, tapi mereka tau itu adalah satu-satunya cara yang bisa mereka lakukan saat ini. Bandit-bandit yang masih tersisa pun langsung menundukkan kepala mereka semua ke tanah dan meminta ampun ke Shogun, walaupun mereka sangat ragu mereka akan di ampuni oleh Shogun.


Shogun berjalan ke arah para bandit yang sudah menyerah, Shogun melewati mereka semua dan ia pun berhenti di belakang para bandit itu.


"Aku menerima permintaan kalian! Sekarang kalian semua berdirilah dan ikat kedua tangan kalian dengan tali! " Jawab Shogun.


Sontak jawaban Shogun sangat membuat para bandit sangat terkejut. Mereka pun berdiri sesuai dengan perintah Shogun dan langsung mencari tali untuk mengikat tangan mereka sendiri.


"Penduduk Arakawa cepat kalian ke sini, aku akan membawa kalian ke tempat ku! " Teriak Shogun.


Penduduk Arakawa pun langsung berjalan ke arah Shogun. Shogun pun membawa mereka semua ke depan pintu masuk goa.


Semuanya, di sinilah pintu keluar dari tempat ini, di dalam sini terdapat goa dsn saat kalian sudah keluar berhati-hatilah, karena terdapat sungai di persis di depannya.


Semua penduduk Arakawa pun mengangguk mengerti. Namun sesaat mereka ingin berjalan masuk ke dalam goa, tiba-tiba goa itu bergetar dengan cukup kencang.


"Semuanya mundur! " Perintah Shogun.

__ADS_1


__ADS_2