Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 52 - Bertemu Kembali Dengan Beelzebub


__ADS_3

Selama seharian penuh mereka bertiga selalu berada di halaman, Tobi mengajari Tsuki dan Asahi dengan cukup keras dan sangat disiplin.


"Hahh.. Huhh... Haah... Latihan ini hampir membunuhku! " Ucap Asahi yang sudah sangat kelelahan sambil menundukkan kepalanya.


"Hahh.. Huhh... Ya kau benar Asahi, padahal kita tidak banyak bergerak, tapi aku seperti kehilangan banyak tenaga dalam tubuhku ini." Jawab Tsuki yang sudah kelelahan juga.


"Hahaha, kalian padahal masih muda, tapi fisik kalian sudah sangat lemah ya. " Ucap Tobi sambil mengejek Tsuki dan Asahi yang sudah sangat kelelahan.


"Tcih, karena kau tidak memberi kita berdua istirahat dari tadi, makanya kami berdua menjadi sangat kelelahan seperti ini. Padahal ini latihan baru untuk kita berdua." Jawab Asahi yang kesal kepada Tobi.


"Hei, hei, hei, jangan kesal begitu dong. Kan aku melakukan ini juga biar kalian berdua bisa cepat menjadi kuat." Ucap Tobi sambil menenangkan mereka berdua.


Tsuki dan Asahi pun langsung berdiri dan mengatur nafas mereka.


"Baiklah, kita sudahi dulu latihan untuk hari ini. Ayo kita masuk ke dalam. " Ucap Tobi sambil mengakhiri latihan itu ini dan sambil berjalan ke dalam.


"Terimakasih, Tobi-san! " Teriak mereka berdua sambil menundukkan kepala mereka. Setelah itu Tsuki dan Asahi pun langsung berjalan mengikuti Tobi masuk ke dalam.


"Ahhh, aku sudah sangat lapar... " Ucap Tsuki sambil memegangi perutnya yang sudah kelaparan.


"Iya, sama aku juga. Kita mandi saja dulu baru nanti langsung makan. " Jawab Asahi sambil mengajak Tsuki untuk mandi terlebih dahulu.


"Asahi-sama, Tsuki-sama, makan malam sudah jadi! " Teriak seorang pelayanan dari dapur.


"Iya! Kami akan makan setelah kami mandi!" Jawab Asahi sambil berjalan ke tempat pemandian bersama Tsuki.


Mereka berdua pun masuk ke tempat pemandian air panas yang ada di rumah Asahi. Sebelum mereka berendam, mereka berdua melepas baju mereka dulu di ruang tempat ganti baju.


"Aaah, aku sudah tidak sabar ingin berendam." Ucap Tsuki sambil membuka bajunya.


"Hahaha, kau sudah seperti anak kecil saja, Tsuki. " Ucap Asahi sambil menertawakan Tsuki dan membuka bajunya juga.


"Tcih, ayo cepat kita berendam. " Ucap Tsuki sambil mengambil handuk dan berjalan ke tempat pemandian air panasnya


"Hei, Tsuki tunggu! " Ucap Asahi sambil mengambil handuknya dan mengejar Tsuki.

__ADS_1


Setelah itu mereka berdua pun langsung berendam di sana, sambil mengistirahatkan kedua badan mereka yang sudah sangat lelah karena latihan tadi.


Saking lelahnya mereka berdua sampai ketiduran di tempat pemandian.


"Kemana mereka berdua itu? Ini sudah setengah jam mereka berendam, tapi belum juga balik. " Ucap Tobi yang kesal karena menunggu Tsuki dan Asahi di meja makan.


Tobi yang sudah kesal pun langsung berjalan mendatangi mereka berdua.


Sementara itu, Tsuki yang sedang tertidur bermimpi.


"Di mana aku? " Gumam Tsuki yang kebingungan melihat sekitarnya menjadi gelap gulita. " Bukanya aku tadi sedang di pemandian bersama Asahi? "Lanjut


yang menjadi semakin kebingungan.


"Asahi! Asahi! Dimana kau! Jawab aku! " Teriak Tsuki dengan sangat kencang sambil terus memanggil Asahi.


Tetapi, tidak ada suara apapun selain suara Tsuki saja di tengah kegelapan itu.


"Sebenarnya dimana aku ini?!! " Teriak Tsuki dengan sangat kencang sambil meluapkan amarahnya.


Tsuki yang sudah kesal pun langsung menarik nafasnya dan menenangkan dirinya. Ia pun mulai berjalan lagi sambil berharap menemukan jalan keluar ataupun seseorang


"Kenapa aku hanya memutar - mutar saja dari tadi, aku merasa sudah melewati jalan ini bekali - kali!" Teriak Tsuki yang sudah sangat marah, karena ia tidak menemukan satupun orang dan jalan keluar.


"Hei, bocah berengsek, jangan berisik! " Teriak seseorang dari belakang Tsuki.


Sontak Tsuki langsung terkejut mendengar suara seseorang di belakang nya. Namun, Tsuki seperti mengenal suara itu, ia pun menengok perlahan ke belakang nya.


"Beelzebub! Kenapa Kau ada di sini! " Teriak Tsuki yang terkejut melihat Beelzebub sedang duduk santai di belakangnya.


"Kenapa aku bisa ada di sini? Ya tentu saja karena ini adalah tempat ku! " Jawab Beelzebub dengan wajah yang kesal, sambil mengepalkan tangan kanannya.


"Ohhh, jadi kau yang membuat aku masuk ke dalam tempat gelap ini! " Ucap Tsuki yang udah sangat marah, sambil berjalan ke arah Beelzebub


Beelzebub pun langsung berdiri saat melihat Tsuki berjalan ke arahnya dengan wajah yang sangat marah.

__ADS_1


Tsuki sudah berada di depan Beelzebub persis, ia langsung menatap tajam ke arah Beelzebub. Beelzebub merasa terintimidasi, ia pun juga menatap tajam ke Tsuki.


"Cepat keluarkan aku dari tempat sampah ini!" Teriak Tsuki dengan sangat kencang persis di depan muka Beelzebub. Beelzebub hanya diam saat Tsuki berteriak di depannya seperti itu.


"Ha... Sabar dulu, aku yang memanggilmu ke sini. " Jawab Beelzebub dengan santai sambil berjalan ke belakang.


"Hah?! Memangnya ada apa kau memanggilku ke sini?! " Tanya Tsuki yang sudah marah sambil menatap sinis ke Beelzebub.


"Aku hanya ingin membantu mu menguasi Ki itu saja. " Jawab Beelzebub sambil duduk kembali di bawah. "Ya kalau kau tidak mau, aku akan mengeluarkan mu sekarang. " Lanjut Beelzebub sambil menghela nafasnya.


"APA KAU SERIUS?! " Teriak Tsuki dengan sangat senang sambil berlari kencang ke Beelzebub.


Beelzebub seketika langsung terdiam terkejut melihat reaksi Tsuki. "Hahaha, kau ini sangat gampang di tebak. " Ucap Beelzebub sambil menertawakan Tsuki.


"Sudah cepat kau jadi bantu aku atau tidak?! " Tanya Tsuki sambil menatap sinis ke arah Beelzebub.


"Iya, iya, aku jadi membantumu kok. " Jawab Beelzebub sambil memalingkan matanya dari Tsuki.


"Kalau begitu, cepatlah. " Ucap Tsuki sambil menyuruh Beelzebub untuk cepat membantunya.


"A-aku hanya ingin bilang, kalau kau bisa menggunakan Ki dengan mudah, karena kau memiliki aku di dalam tubuhmu." Ucap Beelzebub dengan gugup karena tatapan sinis dari Tsuki


"Apa kau serius? " Tanya Tsuki yang masih tidak percaya.


"Jelas iya, jadi sebenarnya kau tidak usah bersusah payah mempelajari Ki dari awal. " Jawab Beelzebub sambil mengyakini Tsuki agar percaya terhadap nya.


Tsuki pun menjadi percaya setelah mendengar jawaban dari Beelzebub, ia langsung berhenti menatap sinis Beelzebub.


"Jadi apa ada hal yang perlu aku lakukan? " Tanya Tsuki dengan santai ke Beelzebub.


"I-iya, kau hanya memfokuskan tubuhmu untuk merasakan aura Ki di dalam tubuhmu, setelah itu kau pasti akan segera bisa mengeluarkan aura Ki dari dalam tubuhmu. Tapi, kau hanya perlu mengeluarkan nya sedikit saja. " Jawab Beelzebub sambil memberitahu Tsuki caranya untuk menggunakan Ki dengan mudah.


"Hahaha, terimakasih ya! Ucap Tsuki sambil tertawa terbahak-bahak." Kalau begitu, cepat keluarkan aku dari sini. " Lanjutnya sambil menepuk pundak Beelzebub.


"Iya, tunggu sebentar. " Jawab Beelzebub sambil merapatkan kedua tangannya.

__ADS_1


'BRUUHSS! '


Seketika ada badai angin yang datang dari belakang Beelzebub, angin badai itu langsung menghantam tubuh Tsuki. Dalam sekejap Tsuki langsung menghilang dari hadapan Beelzebub.


__ADS_2