Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 34 - Tersebarnya Berita Menghilangnya Asahi


__ADS_3

Sekarang mereka berdua pun saling bertatapan dengan tatapan yang serius dan tajam. Kuro berjalan santai mendekat ke Atushi sambil terus menatap tajam kepadanya.


"Aku harus menyelamatkan Akemi dulu, tapi perasaan ku tidak enak jika aku berlari lagi. " Gumam Atushi yang bingung sambil melihat - lihat sekeliling nya.


Mengetahui tidak ada cela untuk ia kabur dan melihat Kuro yang sudah semakin dekat dengan nya. Tiba - tiba Atushi berjalan ke arah pohon besar yang ada di sampingnya, ia pun langsung menaruh Akemi yang pingsan di bawah pohon besar itu.


"Apa dia ingin lari dan meninggalkan wanita itu? " Gumam Kuro yang bingung dan memberhentikan jalan nya.


Atushi mengelus kepala Akemi sebentar dan mencium keningnya, setelah itu dia langsung berjalan ke arah Kuro dengan tatapan yang marah.


"Jadi apa yang kau akan lakukan sekarang, bocah? " Tanya Kuro sambil menatap rendah Atushi.


"Aku akan menantang mu berduel sekarang. " Ucap Atushi sambil mengeluarkan Katana nya dan mengarahkan nya ke Kuro.


"Hahahaha, kau ini pemuda yang penuh percaya diri ya. Ucap Kuro sambil tertawa mendengar perkataan Atushi. "Tapi akan ku terima tantangan mu itu. " Jawab Kuro dengan dingin dan wajah yang serius. sambil mengeluarkan Katana milik nya juga dari pinggangnya.


Di tengah jalan yang sepi, mereka berdua langsung bertarung dengan serius dan penuh percaya diri.


'TRING'


'TRANG'


Atushi terus menyerang Kuro tanpa ampun dan dengan nafsu membunuh nya, tetapi Kuro dengan santainya menangkis semua serangan Atushi dengan tatapan dingin nya.


Atushi sudah keliatan kelelahan dan serangannya mulai melambat, Kuro yang melihatnya hanya tersenyum sambil menatap Atushi.


Tiba - tiba Kuro langsung menangkis keras serangan Atushi dan langsung menebas perut Atushi dengan cepat.


'TSUKKK!'


Serangan Kuro mengenai tepat ke perut Atushi dan Kuro langsung mengira pertarungan telah berakhir, dia pun langsung berjalan ke arah Akemi yang pingsan di bawah pohon tanpa melihat lagi keadaan Atushi di belakang nya.


Kuro langsung mengarahkan Katana nya kepada Akemi yang sedang pingsan, Kuro ingin langsung menusuk Akemi dan segera pergi dari sana.


"Hei, Paman!!! " Teriak seseorang dari belakang Kuro.


Kuro terkejut mendengar suara seseorang dari belakang nya, Kuro mengenal suara orang itu, dia pun langsung menengok perlahan ke belakang nya.

__ADS_1


"Eeee, jadi kau masih hidup ya. " Ucap Kuro sambil tersenyum dan menatap dingin ke arah Atushi.


"Huh, serangan mu tadi tidak melukai ku sama sekali tau. " Ucap Atushi sambil tersenyum ke Kuro.


Kuro pun langsung melihat ke arah Katana nya, dia terkejut karena di Katana nya sama sekali tidak ada bekas darah.


"Apa tadi aku meleset? Tapi tadi aku benar - benar merasakan mengenai perut nya. " Gumam Kuro yang bingung dengan yang terjadi.


Tiba - tiba, Atushi langsung menyerang Kuro yang sedang bingung, Atushi langsung melayangkan Katana nya tepat ke arah leher Kuro.


"TRANG!!! "


Seketika Katana Atushi langsung hancur berkeping - keping saat menyentuh sedikit leher Kuro.


"Hehehe. " Kuro tertawa melihat nya, Kuro dengan cepat langsung mencekik leher Atushi dan menjatuhkan nya ke bawah.


'DUGH!! '


Kepala Atushi terhantam keras di tanah, Atushi pun menjadi pusing dan pengelihatan nya menjadi kabur karena kekurangan udara


Kuro tersenyum melihat Atushi yang sudah lemas dan wajah Atushi yang mulai membiru. Kuro pun semakin mengeraskan cekikan nya.


Setelah melihat Atushi yang sudah tidak bernyawa, Kuro pun langsung berdiri lagi dan ia ingin langsung menghampiri Akemi di belakang. Namun, sebelum itu ia meludahi muka Atushi yang berada di bawah nya dan menginjak badan nya dengan keras.


"BRUSHH! "


Tiba - tiba, keluar asap tebal yang sangat banyak dari tubuh Atushi.


"Apa - apaan asap ini!!" Teriak Kuro yang kesal melihat asap tebal yang tiba - tiba keluar dari tubuh Tsuki


Kuro pun langsung ingin menggunakan Ki milik nya, agar bisa menghapus asap tebal yang menghalangi nya.


"Hah? Kenapa ini? Kenapa aku tidak bisa menggunakan Ki ku? " Ucap Kuro yang bingung karena tidak dapat menggunakan Ki nya, sambil menatapi tubuh nya sendiri.


Kuro langsung lari mencari jalan keluar dari asap tebal itu sambil menutupi hidungnya, karena ia mengira ada racun yang menyebabkan ia tidak bisa menggunakan Ki nya.


"Sialan, aku harus keluar dari asap berengsek ini. " Ucap Kuro sambil berlari mencari jalan keluar.

__ADS_1


Kuro pun sampai di luar asap, dia pun langsung melihat ke depan nya untuk memastikan keadaan nya di sana.


Namun, saat ia melihat kebelakang asap tebal tadi sudah menghilang semua dan hanya tersisa jasad dari Atushi yang masih berada di tanah.


"Hah? Kenapa perginya asap itu? " Ucap Kuro sambil mengucek kedua mata nya. Kuro pun mendatangi jasad Atushi yang berada di tanah.


"Apa yang telah tadi kau lakukan!" Teriak Kuro yang kesal sambil menendang tubuh Atushi dengan keras.


Kuro pun menengok kebelakang untuk melihat Akemi, tetapi Akemi sudah tidak ada di bawah pohon.


"Kemana pergi nya wanita itu?!! " Teriak Kuro dengan sangat keras sambil melihat sekeliling nya. Namun Kuro sama sekali tidak melohat Akemi di mana - mana, dia pun menggunakan Shu miliknya untuk mencari aura Akemi.


"Ohhh, kau di sana ya. " Ucap Kuro sambil tersenyum seram.


Dengan cepat Kuro langsung menemukan lokasi Akemi yang sudah jauh di depan nya, Kuro langsung ingin mengejar Akemi dan langsung membunuh nya.


"Kuro-sama!"


Tiba - tiba, ada yang memanggil Kuro dari bawah nya, Kuro pun langsung melihat ke bawah nya dengan kesal.


"Ada apa, Kage?! " Tanya Kuro sambil melihat kesal ke bawah nya.


Ternyata yang memanggil Kuro adalah Kage yang baru balik dari pasar.


"Ku-kuro-sama, a-aku sudah menyebarkan berita menghilangnya Asahi du pasar dan sekarang di sana terjadi keributan. " Ucap Kage dengan gugup karena melihat tatapan Kuro yang sangat mencekam bagi nya.


"Ohhh, begitu ya. " Ucap Kuro sambil menenangkan diri nya agar fokus pada rencananya. " Kalau begitu, ayo kita langsung pergi ke sana. " Ucap Kuro sambil berjalan ke arah pasar, tetapi dia masih kesal karena Akemi berhasil melarikan diri.


Saat Kage ingin berjalan bersama Kuro, ia terkejut melihat ada mayat. Kage pun langsung mengetahui Kuro habis membunuh orang itu, dia pun menghampiri orang itu dan membawanya ke dalam bayangan nya.


Kage pun langsung menyusul Kuro dan tidak bertanya tentang yang terjadi saat Kuro sendiri. Dia memilih diam karena takut dengan tatapan Kuro.


Di sisi lain, di dalam pasar. Banyak orang berkumpul di papan pemberitahuan, di sana mereka sedang membaca kertas yang berisi berita menghilang nya Asahi. Ternyata Kage yang menaruh kertas itu di papan pemberitahuan.


"Ada apa itu? " Tanya seorang prajurit yang lewat di dekat sana


Karena bingung prajurit itu pun mendatangi kerumunan orang - orang itu.

__ADS_1


Sesampainya di sana, ia terkejut melihat berita menghilang nya Asahi yang tertulis di papan pemberitahuan. Sementara itu, banyak pembunuh bayaran yang tersenyum membaca berita itu.


Dengan cepat berita menghilang nya Asahi sudah tersebar luas di tengah - tengah Edo, bahkan sudah sampai di telinga para petinggi.


__ADS_2