
30 menit berlalu 10 orang jahat itu berhasil di kalahkan oleh para penjaga dan juga Tsuki, mereka langsung bersorak-sorai merayakan kemenangan mereka.
"Bawa orang-orang ini ke dalam, jika masih ada yang masih hidup interogasi dia! " Perintah Tsuki ke para penjaga.
Mereka pun langsung melaksanakan perintah Tsuki, beberapa penjaga yang terluka di obati oleh Tsuki dan para pembantu wanita di halaman. Sementara istri-istri dan anak-anak Kuro yang lain berada di dalam ruangan yang terjaga ketat, mereka tidak ada yang di perbolehkan keluar sampai keadaan benar-benar aman.
Kabar di serangnya kediaman klan Shinigami langsung tersebar luas ke masyarakat Edo. Banyak warga yang berkumpul di depan gerbang kediaman klan Shinigami.
"Siapa yang berani menyerang kediaman klan Shinigami? "
"Siapapun itu, yang pasti orang yang menyerang sangat nekat. "
"Hahaha, mungkin kita akan melihat mereka di hukum mati di sini. "
Para warga mengerumuni gerbang untuk melihat pelaku penyerangan itu, namun pintu gerbang langsung di tutup rapat saat para warga baru saja datang dan para penjaga yang tersisa juga menjaga ketat di depan gerbangnya, agar tidak ada yang bisa mendekat.
"Tolong kalian semua pulang! Tidak ada yang bisa kalian liat di sini!" Teriak salah satu penjaga dengan sangat kencang.
Namun para warga sama sekali tidak mendengarkannya, mereka masih aja fokus mencari celah untuk melihat ke dalam.
Tiba-tiba gerbang itu terbuka, sontak para warga langsung menjadi heboh dan mendorong-dorong ingin masuk. Tetapi para penjaga langsung sigap menahan mereka semua.
"Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya, tolong kalian tenang!" Teriak Tsuki yang ternyata orang yang membuka pintu gerbang itu.
Seketika para warga yang heboh langsung terdiam melihat Tsuki, mereka menatap Tsuki dengan tatapan yang sangat terkejut, karena ia adalah satu-satunya anak Kuro yang menampakkan diri depan para warga saat ini.
"A-apa itu, Tsuki? "
"Aku tidak percaya bisa melihatnya di sini... "
"Semuanya tolong sekarang pulang ke rumah kalian masing-masing! " Bujuk Tsuki dengan lembut.
Satu-satu warga tanpa banyak bicara langsung pergi dari sana, para penjaga yang melihatnya pun terkejut dan bingung, karena dari tadi mereka sudah menyuruh warga-warga itu pergi, namun tidak satupun dari mereka pergi.
Lalu para penjaga melihat ke arah Tsuki, Tsuki merasa aneh di lihat begitu oleh para penjaga.
__ADS_1
"Apa? Ayo cepat masuk ke dalam! " Ucap Tsuki yang langsung masuk duluan ke dalam.
Para penjaga pun ingin menyusul masuk ke dalam, namun langkah mereka terhenti setelah merasakan hawa kehadiran seseorang di belakang mereka.
Para penjaga menoleh ke belakang, dan benar saja ada satu orang yang memakai pakaian serba warna-warni dan memakai topi jerami yang menutup setengah wajahnya.
"Hei! Siapa kau?"
"Cepat pergi dari sini."
Namun orang itu malah tersenyum lebar, dua penjaga yang merasa seram melihat senyuman orang itu, langsung mendekati orang tersebut, tetapi saat mereka ingin menyentuh orang itu tiba-tiba ia hilang.
"Di-dimana orang aneh itu... ? " Tanya kedua penjaga itu yang tercengang.
'SLASSH! '
Karena mendengar suara aneh di belakang, kedua penjaga pun langsung menoleh ke belakang.
Dua penjaga itu sangat terkejut dengan yang di liatnya, orang aneh itu sudah membunuh semua teman-temannya yang tadi ada di depan gerbang tanpa ada suara, padahal para penjaga di belakang berjumlah 10 orang, namun sekarang hanya menyisakan mereka berdua saja.
Kedua penjaga saling menatap, mereka memberi isyarat lewat kedua mata mereka untuk berlari menyerang ke orang aneh itu.
'TSUUK! '
Namun mereka berdua sudah telat, karena orang aneh itu sudah menusuk leher kedua penjaga itu yang membuat mereka sama sekali tidak bisa mengeluarkan suara sama sekali.
Setelah membereskan 12 penjaga di depan, orang itu pun masuk ke dalam dan menutup pintu gerbangnya.
Sementara Tsuki yang sudah berada di halaman dan sedang mengobrol dengan para penjaga yang sedang di obati, ia tiba-tiba merasakan perasaan yang sangat aneh dan entah kenapa perasaan itu membuat dada nya sesak.
"Tsuki-sama, apa anda Baik-baik saja?" Tanya seorang penjaga yang sedang mengobrol dengan Tsuki.
"Te-tentu saja aku baik-baik saja. " Jawab Tsuki yang berbohong karena tidak ingin membuat para penjaga khawatir dengannya.
"Aku akan masuk ke dalam untuk menginterogasi tahanan kita. " Lanjut Tsuki yang langsung berjalan masuk ke dalam.
__ADS_1
Reina yang sedang membantu mengobati para penjaga sebentar melihat ke arah Tsuki, ia merasa Tsuki berbohong tentang jawabannya tadi.
Tsuki masuk ke sebuah ruangan yang seperti gudang, di dalam sana ada dua tahanan dari orang-orang yang menyerang tadi, mereka sedang di ikat dan wajahnya di tutupi menggunakan karung.
"Siapa kau?! " Teriak kedua tahanan itu.
"Berisik! Cepat katakan padaku siapa yang menyuruh kalian, jika kalian bilang maka kalian aku bebaskan sekarang juga. " Jawab Tsuki
"Hahaha, kau kira kami akan percaya dengan kebohongan payah mu itu?! "
Baiklah, jika kalian tidak ingin bilang, tidak apa.
"Apa sekarang kau ingin menyiksa kami?! "
"Kau kira jika menyiksa kami, kami akan bilang gitu? Tentu saja tidak bodoh! "
"Hahaha, kita liat saja nanti. " Ucap Tsuki sambil memejamkan kedua matanya.
"Hei, Beelzebub, aku ingin kau membantu ku memasuki pikiran kedua bajingan ini! " Batin Tsuki yang meminta bantuan Beelzebub.
"IYA. " Jawab Beelzebub Singkat.
"Wow, aku kira akan susah. "
Tiba-tiba langsung keluar aura Ki yang sangat mengerikan dari tubuh Tsuki, aura Ki yang berwarna hitam pekat itu langsung memasuki mulut kedua tahanan itu.
Seketika kedua tahanan itu langsung berteriak sangat kencang, teriakan histeris itu terdengar seperti orang sedang di siksa dengan sangat sadis.
Sekarang Tsuki dapat melihat semua yang ada di otak kedua tahanan itu berkat kekuatan barunya itu.
Di dalam pikiran kedua tahanan itu, Tsuki dapat melihat kejadian saat mereka sedang bertemu dengan seseorang memakai topeng rubah yang sama dengan orang yang bertemu dengan Tsuki dan Zaz di hutan waktu itu dan ia menyebut dirinya anggota dari Yakuza. Orang bertopeng rubah itu sedang memberi perintah ke 10 orang yang menyerang kediaman klan Shinigami tadi.
Orang yang memakai topeng rubah itu memberikan perintah untuk menyerang kediaman klan Shinigami dan membawa Shimizu.
Sontak Tsuki yang mendengar itu langsung kehilangan konsentrasinya, tiba-tiba ia seperti terlempar keluar dari pikiran kedua tahanan itu.
__ADS_1
Tubuh Tsuki berkeringat sangat banyak dan kedua kakinya bergetar wajahnya pun juga ikut pucat, ia menatap kosong ke arah dua tahanan itu.