
Melihat di dalam toko itu baik baik saja, kedua prajurit itu pun langsung pergi dari sana, tetapi kedua penjaga itu masih merasa curiga dengan toko itu. Setelag mereka keluar daru toko itu, mereka berdua langsung melaporkan keadaan di dalam toko kue itu kepada Akihiko
"Akihito-sama, kami tidak menemukan orang yang mencurigakan di dalam toko kue itu. " Ucap kedua prajurit itu yang melaporkan keadaan di dalam toko.
"Hmmm, begitu ya. Ya sudah ayo kita pergi. " Ucap Akihiko yang menunggangi kuda nya sambil mengajak kedua prajurit nya untuk pergi.
"Tapi... Pemilik toko kue itu seperti menyembunyikan sesuatu... " Ucap prajurit itu
"Apa maksudmu? " Tanya Akihiko yang penasaran dengan ucapan prajurit nya.
Kedua penjaga itu mendekat kepala mereka ke Akihiko "Sebenarnya kami berdua masih merasa curiga ke toko kue itu. Karena saatyū kami berdua masuk ke sana, kami melihat ada 4 gelas yang berisi sake, namun tidak ada pelanggan lain selain kami berdua. " Jawab pelan kedua prajurit itu.
Akihiko pun mengangguk mengerti perkataan dari kedua prajurit nya. "Baik aku mengerti maksud kalian berdua. Kalau begitu, kalian berdua aku tugasnya untuk menjaga toko kue itu dari jauh, dan jika ada orang yang menurut kalian berbahaya segera panggil aku. "
"Baik! kami mengerti! " Jawab dengan tegas ke dua prajurit itu sambil memberi hormat ke Akihiko.
Setelah itu Akihiko pun langsung pergi dari sana, dia pun berpatroli lagi di sekitaran rumah warga bersama para prajurit nya yang lain.
Ternyata pemilik Toko kue itu mendengar pembicaraan Akihiko bersama dua prajurit nya tadi, dia menguping di balik pintu toko kue nya.
"Dasar anjing - anjing Shogun! Aku akan membunuh mereka lihat saja nanti." Gumam kesal pemilik tokok itu.
Di sisi lain, di hutan dekat kediaman Klan Shinigami. Kuro dan Tobi masih mencari - cari Asahi di sana dengan menaiki kedua kuda nya, sambil mengatifkan Shu milik mereka. Tetapi, mereka berdua sama sekali tidak menemukan Asahi dan merasakan aura nya, yang mereka rasakan malah aura orang lain yang dari tadi mengikuti mereka berdua dari belakang dan bersembunyi di atas pohon yang tinggi.
"Orang yang ada di belakang kita ini siapa sih? Dari tadi hanya mengikuti kita, tapi tidak menyerang kita berdua. " Ucap Zax pelan yang kesal dengan orang yang mengikuti mereka berdua dari belakang.
"Iya, Aku jadi bingung dia ini musuh atau hanya orang biasa aja. Tapi aku tidak mengetahui ada berapa orang di belakang kita." Jawab Tobi pelan yang juga bingung dengan kedua orang yang mengikuti mereka berdua dari belakang.
"Iya aku juga sama. Apa kita aura mendatangi mereka saja, Tobi? " Tanya Zax kepada Tobi sambil memegang Katana nya yang ada di sampingnya.
"Hmmm... Baiklah ayo kita datangi orang - orang itu. " Jawab Tobi dengan siap sambil memegang katana nya.
__ADS_1
Tiba - tiba, kuda Tobi dan Zax berlari sangat ke depan, orang yang berada di belakang Tobi dan Zax terkejut melihat nya. Keluar satu orang dari balik pohon dan langsung lari mengejar kedua Tobi dan Zax. Orang itu memakai jubah serba hitam dan menutupi mukanya.
"Ada apa ini? Kenapa mereka berlari?! " Ucap orang misterius yang mengejar kuda Tobi dan Zax, dia kebingungan melihat kuda Tobi dan Zax tiba - tiba berlari dengan sangat kencang. Kuda Tobi dan Zax pun semakin menjauh dari orang misterius itu.
Orang misterius itu pun langsung naik ke atas pohon yang tinggi, agar dapat melihat kemana arah kuda Tobi dan Zax pergi.
Namun, dengan cepat orang misterius itu menyusul Tobi dan Zax. Orang Misterius itu sudah persis ada di atas Zax dan Tobi, dia pun mengeluarkan sebuah kunai kecil dari tas kecilnya. Saat ia ingin melemparkan Kuni itu ke Kaki kuda Tobi dan Zax, tiba - tiba ada yang memukul kepala nya dari belakang dengan sangat keras.
'BUGH! '
Orang misterius itu pun langsung terjatuh ke bawah dengan sangat keras, dengan kepala nya menghantam ke tanah dan orang misterius itu pun langsung pingsan di tanah.
Ternyata orang yang tadi memukul orang misterius itu adalah Zax, Zax melompat dengan sangat cepat ke belakang orang misterius itu dan langsung memukulnya dengan cepat. Zax pun langsung berada di atas pohon.
"Hahaha ternyata ia lemah ya." Ucap Zax yang sudah berada di atas pohon sambil tertawa melihat orang itu jatuh.
Di bawah sana masih ada Tobi yang masih menunggangi kuda nya, Tobi membuat diri nya sendiri sebagai pancingan agar orang itu tidak menyadari serangan dari Zax tadi.
Tiba - tiba, ada beberapa kunai yang datang ke hadapan Zax, namun Zax dengan cepat langsung melompat ke bawah nya. Kunai - kunai itu pun tertancap di belakang pohon tempat Zax tadi.
"Kunai siapa itu?! " Teriak Zax yang terkejut sambil melihat ke atasnya.
"Zax, awas!!! " Teriak Tobi yang terkejut melihat sepuluh kunai berdatangan dan ke arah Zax.
Tobi langsung mengeluarkan Katana miliknya dan menangkis semua kunia yang datang ke hadapan Zax.
'TRANG'
'TRING'
'TRANG'
__ADS_1
"SIAPA DI SANA?! " Teriak Tobi dengan keras sambil mengarahkan pedangnya ke depan nya.
Zax pun juga langsung mengambil Katana nya dan bersiap untuk menyerang. Tapi mereka berdua sama sekali tidak melihat orang di sekitar mereka, dan bahkan merasakan aura keberadaannya.
"Zax tetaplah waspada dan selalu mengaktifkan Ki milikmu, aku akan menarik sebentar orang itu. " Ucap Tobi yang ingin manarij orang misterius tadi, sambil menyuruh Zax untuk tetap waspada.
"Baiklah, aku akan melindungi mu." Jawab Zax sambil berjalan ke dekat Tobi.
Tobi pun membawa orang misterius itu ke depan mereka berdua, dan menginjak perut orang misterius itu.
'DUGH! '
"Hei ayo kalian semua keluar, jika tidak ingin teman kalian mati! " Teriak Tobi dengan tatapan yang sinis sambil mengeluarkan aura mencekam nya.
Tetapi, masih tidak ada orang yang datang, bahkan tidak ada juga yang melemparkan Kunai - kunai itu.
🥰
"Tobi jangan terbawa emosi! Tetaplah fokus! Teriak Zax dengan keras, sambil menarik baju Tobi dan menyuruhnya untuk menenangkan diri nya.
"Ahh maafkan aku Zax, aku terbawa emosi tadi." Ucap Tobi sambil meminta maaf kepada Zax
Tiba - tuba, ada katana yang ada lewat di depan mata mereka berdua, mereka berdua sangat terkejut melihat nya.
"TSUKK! "
"Apa - apaaan itu?!!" Ucap Zax yang terkejut melihat Katana itu sambil menatap ke samping nya.
Tobi pun langsung mengangkat orang misterius yang sudah di lumpuhkan tadi, Tobi langsung mengarahkan Katana miliknya ke leher orang Misterius itu.
"Jika sekali lagi ada yang melemparkan kan apapun! Teman kalian ini akan mati di hadapan kalian! " Teriak Tobi dengan sangat keras sambil menggorok sedikit leher orang misterius itu.
__ADS_1