
Dengan cepat berita menghilang nya Asahi sudah tersebar luas di tengah - tengah Edo, bahkan sudah sampai di telinga para petinggi.
Seorang prajurit yang bertubuh besar dan mengenakan armor emas datang ke dalam ruangan berkumpul nya para petinggi, dia langsung menundukkan badan nya di hadapan para petinggi.
"Tetua, kabar menghilang nya Asahi-sama sudah tersebar di tengah - tengah Edo. "
Ucap Prajurit itu yang tergesa - gesa.
Prajurit yang keren itu adalah Jendral yang melindungi tempat berkumpul nya para tertua dan dia adalah salah satu Jendal dari Harimau Merah. Dia bernama Jendral Akihiko, dia Jendral yang di hormati oleh prajuritnya bahkan oleh para petinggi juga.
"Bagaimana ini bisa tersebar?! " Tanya para petinggi yang terkejut mendengar nya.
"A-ada yang menempelkan poster di papan pemberitahuan tentang menghilangkan Asahi-sama, dan di sana sudah banyak warga yang membaca nya. " Jawab Jendra itu dengan gugup
"Ka-kalau begitu cepat cari orang yang menempel poster itu! " Teriak para tertua sambil memerintah prajurit itu untuk segera menemukan orang yang membocorkan kabar menghilang nya Asahi.
Jendral pun langsung berlari keluar ruangan, dia pun langsung memberikan perintah kepada seluruh pasukan untuk mencari orang yang menempelkan poster itu.
"Siapa sebenarnya yang menyebarkan berita ini!"
"Padahal informasi ini sudah sangat kita rahasiakan dari siapapun! "
"Lagi - lagi masalah kita bertambah! "
Setelah Akihiko keluar dari ruangan rapat, para petinggi malah menjadi kesal, mereka sudah sangat pusing dengan yang terjadi akhir - akhir ini di Edo dan sekarang di tambah masalah baru ini.
Di tengah - tengah Edo langsung terjadi pencarian besar - besaran oleh para prajurit. Para prajurit memakai senjata lengkap dan beberapa ada yang memakai kuda untuk mencari nya di hutan.
"Kau cari di sana!"
"Aku akan mencari di sini!"
__ADS_1
"Kita harus cepat menemukan pelaku nya! "
Ucap beberapa pasukan yang sedang mencari di pasar. Banyak Masyarakat yang takut dan terkejut melihat banyaknya prajurit yang datang ke pasar.
Sementara itu, Tobi dan Zax langsung pergi mencari Asahi setelah mengetahui berita menghilang nya Asahi telah tersebar luas.
Mereka berdua sedang mennungangi kuda mereka dengan wajah yang serius dan khawatir
"Bagaimana ini, Tobi?! " Tanya Zax yang panik karena memikirkan Asahi sambil menengok ke Tobi yang sedang menunggangi kuda di samping nya.
"Pertama kita harus menenangkan pikiran kita dulu Zax. " Jawab Tobi yang berkeringat karena panik memikirkan Asahi juga, tetapi ia kelihatan tenang di depan Zax.
Mendengar jawaban dari temanya, Zax pun langsung menenangkan diri nya dan pikiranya, a karena ia tidak ingin membuat Tobi tambah kerepotan.
"Namun... Kita harus segera mencari Asahi-sama, jika tidak akan banyak pembunuh bayaran yang mencari nya. " Ucap Tobi dengan wajah yang kesal sambil mengepal tangan kanan nya.
"Benar, kita harus segera menemukan, Asah-sama dan langsung membawa nya pulang. " Jawab Zax dengan wajah yang serius dan penuh dengan semangat.
mereka dengan cepat, mereka mencari Asahi di hutan yang dekat dengan kediaman Klan Shinigami.
Mereka hanya berdua saja mencari di Asahi tanpa ada pasukan yang membantu nya, karena para pasukan di minta oleh mereka berdua untuk mencari di tempat lain.
.....
Di tempat lain, di atas langit, terdapat sebuah bangunan megah dan mewah, bangunan itu di penuhi dengan emas dan masih banyak sekali barang barang yg berharga.
Di dalam bangunan megah, di dalam terdapat sebuah ruangan yang besar dan di lapisi dengan banyaknya emas. Di sana terdapat 10 Dewa yang sedang duduk melingkar, dan terdapat sebuah bola biru besar di atas meja besar yang ada di tengah tengah mereka semua.
"Hahaha, sudah ku duga Tsuki pasti akan menang! " Teriak Dewa Tsukoyomi sambil tertawa kencang karena melihat pertarungan Tsuki dan Beelzebub dari bola biru itu.
"Hahaha, Bocah itu ternyata kuat juga ya. Enak...Sake ini sangat enakk!" Ucap Dewa Matahari yang ikut menonton pertarungan Tsuki dan Beelzebub sambil meminum sake milik nya.
__ADS_1
Ternyata ke sepuluh Dewa itu sedang menonton bersama pertarungan Tsuki dan Beelzebub dari bola biru besar yang ada di meja. Para Dewa tidak menyangka Tsuki bisa menang melawan Beelzebub, dan itu membuat mereka semua terkejut melihat Tsuki.
"Tsukoyomi, selanjutnya kau ingin apakan bocah itu?" Tanya Dewa Laut yang sedang mabuk.
"Yaa... Kita lihat saja nanti. " Ucap Dewa Tsukoyomi sambil tersenyum dan seperti merencanakan sesuatu kepada Tsuki.
Kembali Ke Edo, sudah banyak para prajurit yang berjalan di permukiman warga di Edo sambil membawa senjata yang lengkap. Bahkan Jendral Akihiko juga turun ke tengah-tengah Edo untuk mencari Asahi.
"Ke-kenapa Jendral Akihiko ada di sini? "
Mereka semua di beri perintah untuk mencari Asahi dan juga mencegah berita menghilang nya Asahi sampai tersebar ke seluruh Jepang, karena para petinggi takut jika akan banyak pembunuhan bayaran yang mengincar Asahi.
Di dalam toko kue, ada 4 orang yang membawa Katana dan berwajah seram sedang berkumpul di sana. Mereka sedang berkumpul dan meminum sake di sana. Pemilik Toko Kue adalah seorang kakek - kakek yang sudah tua, tetapi ia membawa Katana dan tatapan nya sangat tajam.
"Oi, kakek tua, Jadi berapa bayaran nya untuk nyawa bocah kaya itu? " Tanya seorang pemuda laki-laki dengan sinis sambil mengisap rokok nya ke pemilik toko itu.
"Hmmm.... Mungkin sekitar 3 juta Yen. " Ucap Pemilik toko itu sambil melihat ke langit - langit toko nya.
Keempat orang yang mendengar itu pun langsung terkejut, bahkan ada sampai keselek minuman nya sendiri.
"Apa kau tau dia ada di mana? " Tanya seorang pria dewasa yang bertubuh besar sambil meminum sake nya.
"Hahaha, tentu saja aku tidak tau, makanya aku meminta tolong kepada kalian kan, hahaha. " Jawab Pemilik toko itu sambil tertawa." Tapi aku ingin kalian segera membunuh anak dari Shogun itu dan bawa mayat nya ke sini.
Ternyata Ke empat orang yang sedang berkumpul di sana adalah pembunuh bayaran yang di minta untuk membunuh Asahi oleh pemilik toko itu. Mereka berempat adalah pembunuh bayaran yang sangat brutal dan berbahaya, bahkan mereka di beri julukan sebagai Serigala gila. Mereka akan melakukan apapun jika di bayar dengan bayaran yang besar.
Para Serigala gila pun langsung pergi dari toko Kue itu dan langsung mencari Asahi, beberapa menit setelah mereka keluar dua prajurit datang ke toko Kue itu.
"Hmmm, apa tadi ada orang yang mencurigakan masuk ke sini, Tuan? " Tanya prajurit itu sambil melihat ke sekeliling toko Kue itu.
"Ahhh, tidak ada kok, tadi hanya ada pelanggan saja yang membeli kue milik ku. " Ucap penjaga tokoh dengan ramah dan tertsnyum.
__ADS_1
Melihat di dalam toko itu baik baik saja, kedua prajurit itu pun langsung pergi dari sana, tetapi kedua penjaga itu masih merasa curiga dengan toko itu.