
Banyak prajurit yang terkena serangan aneh dari bawah kakinya, dan itu menyebabkan batu besar itu akan menutup kembali.
Izumi pun menjadi bingung dan panik, karena jalan keluar ia satu - satu nya sudah mulai tertutup.
"Ada apa di atas?! Apa ada musuh yang menyerang?! " Ucap Izumi yang sedang menggendong Arata dan souta sambil menatap ke atas nya.
Ada aura hitam aneh yang keluar dari batu besar itu, aura hitam itu membentuk seperti pisau - pisau kecil yang sangat tajam dan langsung menyerang kaki para prajurit.
"Semuanya tahan keseimbangan kalian!" Teriak Shogun dengan sangat keras sambil berusaha menahan batu besar itu agar stabil
"Shogun-sama! Kami di serang oleh sesuatu! " Teriak salah satu pasukan yang terkena serangan sambil memegang kakinya yang terluka.
Shogun tidak menyadari bahwa para prajurit di serang, karena dia hanya fokus untuk mengangkat batu besar yang sangat berat itu.
"Di serang?! Di serang dari mana?!" Teriak Shogun yang terkejut sambil melihat ke sekelilingnya.
"Ka-kami juga tidak tau, Shogun-sama. Tetapi kaki kami di serang oleh sesuatu yang aneh." Ucap salah satu prajurit sambil menahan rasa sakit yang ada di kakinya.
"Sial, aku telah lengah. " Ucap Shogun yang kesal sambil merapatkan giginya.
"Semuanya yang masih berdiri! Tolong angkat batu ini lebih tinggi lagi, agar Izumi bisa keluar dengan cepat! Keluarkan semua kekuatan kalian! " Teriak Shogun dengan sangat kencang dan mengangkat batu besar itu.
"Yang telah terluka tolong menjauh dari sini, dan sementara obati luka kalian dulu! " Teriak Shogun sambil melihat ke para prajurit yang terluka.
Para prajurit yang tersisa pun juga langsung berusaha sekali lagi untuk mengangkat batu besar itu, dan pasukan yang terluka langsung merangkak ke belakang menjauh dari batu besar itu.
Izumi pun langsung melihat celah lagi untuk ia bisa keluar dari dalam lobang itu.
"Aku akan memanfaatkan kesempatan ini! " Ucap Izumi yang melihat ada celah di sudut lobang itu.
Izumi pun langsung memanjat perlahan ke atas, dia langsung berpegangan di pinggiran tanah sambil berusaha untuk membuka lebih besar celah itu.
Tiba - tiba, ada aura aneh yang lewat di samping Izumi, aura aneh itu pergi keluar melalui celah yang sangat kecil dan menyerang kaki seseorang yang ada di depannya.
__ADS_1
"Aura apa itu?! " Gumam Izumi yang terkejut melihat aura aneh itu.
"Arrgh! Kaki ku! " Teriak salah satu prajurit yang kesakitan.
Para prajurit yang ada di sekitarnya pun ikut terkejut, konsentrasi mereka langsung terganggu dan membuat batu besar itu bergoyang - goyang.
"Hei, ada apa lagi ini? " Ucap Izumi yang kebingungan sambil berusaha mengimbangi dirinya agar tidak jatuh lagi ke bawah.
Izumi terus berusaha berpegangan di pinggiran tanah itu, namun tiba - tiba ada aura aneh lagi yang lewat di samping Izumi dan aura itu keluar melalui cela kecil di batu itu.
Di atas Shogun masih berusaha dengan sangat keras agar batu itu kembali stabil, dan membuka celah agar Izumi bisa keluar dari dalam lobang itu.
'SHUUSKK! '
"Argh! Sial apa ini?! " Teriak Shogun yang terkejut karena seperti ada yang menusuk kaki nya.
Aura aneh itu menyerang kaki Shogun, tetapi sama sekali tidak melukai Shogun dan tidak sedikit pun mengganggu konsentrasi dari Shogun.
"Ahrgh, aku harus segera mengangkat batu berat ini! " Teriak Shogun sambil menggunakan lebih banyak lagi aura Ki nya.
"Sial, apa - apaan orang itu, dia sangat kuat! " Ucap orang itu yang terkejut melihat kekuatan dari Shogun.
"Dia bahkan bisa mengangkat batu besar yang sudah ku tahan dengan aura Ki milik ku, dan serangan aura Ki milik ku juga tidak berdampak padanya." Lanjut orang itu yang kesal melihat kekuatan nya di kalahkan oleh Shogun.
Ternyata batu besar itu di tahan oleh aura Ki milik orang itu, yang membuat batu besar itu sangatlah berat dan aura - aura aneh itu juga milik orang itu, yang sengaja ia gunakan untuk mengganggu Shogun dan para pasukan nya.
"Hmmm, sepertinya sudah cukup aku bermain - main nya di sini. " Ucap orang itu sambil membalikkan badannya.
Tiba - tiba ada angin kencang yang datang ke arah orang itu, dan dalam sedetik orang itu langsung menghilang seperti terbawa oleh hembusan angin yang kencang tadi.
"Eehh, kenapa batu ini tiba - tiba menjadi sangat ringan?! " Ucap Shogun yang terkejut merasakan batu besar itu menjadi sangat ringan.
Seketika Shogun langsung bisa mengangkat batu besar itu sendirian, para pasukan pun terkejut takjub melihatnya. Mereka semua langsung diam dan menatap Shogun dengan sangat serius.
__ADS_1
Shogun pun langsung saja melempar batu besar itu jauh kebelakang nya. Para pasukan semakin takjub melihat kekuatan dari Shogun yang bisa melempar sangat jauh batu besar itu.
"Shogun-sama, dari tadi bilang dong kalau anda bisa mengangkat batu ini sendirian. " Ucap para pasukan yang masih berdiri sambil mengeluh ke Shogun.
"Iya, coba Shogun-sama bilang, pasti kami tidak akan terluka sekarang. " Ucap para pasukan yang terluka sambil cemberut ke arah Shogun.
"H-hei, aku bahkan juga tidak tau apa yang terjadi. Aku berani sumpah batu ini tadi sangat berat, namun tadi tiba - tiba bantu ini menjadi sangat ringan. " Jawab Shogun yang merasa bersalah ke para pasukannya sambil menjelaskan yang sebenarnya.
Para pasukan masih memasang muka cemberut mereka, Shogun pun semakin merasa bersalah, padahal dia juga kebingungan dengan apa yang terjadi.
"Hei! Kalian tolong bantu aku dong!" Teriak Izumi yang sedang berpegangan erat di pinggiran tanah.
Shogun dan para pasukan pun menjadi terkejut, mereka pun langsung menghampiri Izumi dan membantunya naik ke atas.
"Aahrg, akhirnya aku bisa naik ke atas. " Ucap Izumi yang sudah ada di atas bersama Arata dan Souta.
Shogun langsung memeluk Izumi, Arata, dan juga Souta. "Syukurlah, kalian bisa kembali dengan selamat. " Ucap Shogun sambil meneteskan air matanya dan memeluk mereka bertiga dengan sangat erat.
"Izumi! Kerja bagus kau telah berhasil menyelesaikan misi ini! " Lanjut Shogun sambil menatap ke Izumi.
"Ma-makasih, Shogun-sama... Tapi tolong lepaskan pelukan anda, aku susah bernafas. " Jawab Izumi sambil meminta Shogun untuk melepaskan pelukannya.
"Ahhh, iya, iya, maaf. " Balas Shogun sambil melepas pelukannya dan kembali Shogun juga langsung mengelap air matanya.
Shogun pun langsung memeriksa Arata dan Souta yang masih tidak sadarkan diri, sambil mengobati juga para prajurit yang terluka dengan Ki cahaya nya.
"Arata dan Souta baik - baik saja, mereka hanya pingsan saja. " Ucap Shogun yang sudah selesai memeriksa Arata dan Souta.
"Syukurlahh! " Ucap para pasukan yang lega dan senang.
"Wahh, luka ku juga dalam sekejap langsung sembuh. " Ucap para pasukan yang terluka, mereka sangat kagum dengan kekuatan Ki cahaya dari Shogun.
Para pasukan yang terluka pun juga sudah sembuh, kekuatan dari Ki cahaya milik Shogun sangatlah hebat bisa melakukan apapun.
__ADS_1
"Kalau begitu ayo kita pulang ke markas! " Teriak Shogun dengan penuh semangat sambil menggendong Arata dan Souta menuju ke kuda dia.
Setelah itu Shogun dan para pasukannya pun berjalan pulang ke markas mereka dengan wajah yang senang.