Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 31 - Bertemunya Kembali Tsuki Dan Shimizu


__ADS_3

Tiba - tiba kepala Beelzebub seperti terputar - putar dan membuat kepala nya sangat pusing


"Kenapa ini?!! " Gumam Beelzebub yang bingung melihat sekitarnya mulai perlahan menghilang dari pandangan nya.


"Ayah... " Ucap Beelzebub yang melihat ayah nya menghilang


Beelzebub melihat ayah nya mulai menghilang dan perlahan - laham semua orang mulai menghilang dari pandangan Beelzebub, mereka seperti hilang menjadi angin kencang dan terbang ke langit. Di sana sudah tidak ada siapa -siapa lagi selain Beelzebub sendiri, Beelzebub hanya melihat kegelapan di sekitar nya saja, dan ia tidak dapat bergerak karena sudah kehilangan cukup banyak darah.


"Apa itu? " Ucap Beelzebub yang bingung melihat cahaya terang di depan nya. "


Beelzebub bingung melihat cahaya yang tiba - tiba muncul di depan nya, ia ingin mendekati cahaya itu karena mungkin saja itu adalah jalan keluar. Namun, cahaya itu malah semakin bertambah besar dan cahaya itu seperti menghampiri Beelzebub.


Seketika Beelzebub langsung kembali ke dalam dunia nyata, tetapi ia merasa tubuh nya sangat lemas dan terasa sangat sakit di bagian perut nya.


Beelzebub melihat ke bawah, dia pun terkejut melihat ada Katana tajam yang tertancap di perut nya, dan darahnya yang terus mengalir.


"Apa - apaan ini?!!"Teriak Beelzebub yang terkejut melihat perutnya tertusuk oleh Katana yang tajam.


"ARRGH! " Beelzebub mulai kehilangan keseimbangan nya, karena badan nya sudah sangat lemas.


Tetapi Beelzebub tidak panik, ia langsung berpikir cepat dengan langsung mencabut Katana itu dari perut nya, dan langsung menyembuhkan luka dengan Ki milik nya. Perut Beelzebub pun langsung sembuh seketika.


"Sialan...! Siapa yang melakukan ini?! " Ucap Beelzebub yang sangat marah sambil mencari orang yang berani menusuk perut nya.


"Halo, Beelzebub, kita akhirnya bertemu lagi ya." Ucap Tsuki yang ada di belakang Beelzebub sambil tersenyum.


Beelzebub pun langsung berbalik badan kebelakang nya. " Huh, Dasar Bocah sialan! " Ucap Beelzebub sambil menatap sinis ke Tsuki.


Tiba - tiba, tatapan Tsuki berubah menjadi dingin ke Beelzebub." Jadi, kau kan sudah kalah dan sekarang kau harus melayani ku kan? " Ucap Tsuki dengan tatapan dingin nya.


Beelzebb terkejut melihat tatapan Tsuki yang tiba - tiba berubah menjadi dingin terhadapnya nya, tatapan dingin Tsuki seperti mengintimidasi Beelzebub untuk menepati janji nya tadi.


"Apa - apaan tatapan bocah ini? Kenapa hanya dengan tatapan saja bisa membuatku menjadi diam seperti patung? " Gumam Beelzebub yang merasakan tatapan Tsuki sangat mengerikan.


Karena Beelzebub terlalu lama menjawab pertanyaan Tsuki, Tsuki pun langsung mengeluarkan aura Ki yang sangat besar, dan itu membuat Beelzebub menjadi sulis bernafas.


"Ba-baiklah. " Jawab Beelzebub yang sulit bernafas.

__ADS_1


Seketika mendengar jawaban Beelzebub, Tsuki langsung menarik kembali aura Ki nya dan berhenti menatap Beelzebub dengan dingin.


Walaupun Beelzebub adalah salah satu Iblis Dosa besar dan tampangnya yang seram, tetapi ia adalah Iblis yang selalu menepati janji dan perkataan nya. Dan Beelzebub juga berpikir bahwa kehidupan Tsuki akan cukup menarik ke depan nya.


"Kalau begitu, sekarang kau ku perintahkan untuk mengeluarkan kita dari alam sadar mu ini. " Ucap Tsuki sambil menunjuk Beelzebub yang ada di depan nya.


"Hahaha, jadi kau sudah tau ya, Bocah, kalau ini adalah sadar milik ku. " Jawab Beelzebub sambil tertawa.


Ternyata saat Tsuki pingsan Beelzebub langsung menarik jiwa Tsuki langsung ke dalam alam bawah sadar nya sendiri, namun ia membohongi Tsuki bahwa ini adalah al sadar Tsuki.


Tsuki menyadari kalau ini bukan alam sadar nya adalah ketika Beelzebub sudah terkena ilusi, dan Tsuki memanfaatkan itu untuk mencari jalan keluar nya sendiri.


Saat mencari - cari jalan keluar dia merasakan lebih banyak nya aura Ki milik Beelzebub di sana, Tsuki pun bingung karena ini adalah alam bawah sadar nya, tapi kenapa aura Ki milik Beelzebub yang paling banyak di sini.


Tsuki pun langsung sadar bahwa ia telah di bohongi Beelzebub, karena ini bukan lah alam sadar nya melainkan alam sadar milik Beelzebub sendiri.


Tsuki yang sudah menyadari nya pun langsung mendatangi lagi Beelzebub dan menatap Beelzebub.


"Sudah cepat bawa aku keluar dari sin! " Ucap Tsuki yang sudah kesal dan tidaksabar untuk keluar dari alam sadar Beelzebub.


"Ya terserah kau saja. " Ucap Tsuki dengan dingin.


Setelah itu Beelzebub langsung saja mengeluarkan jiwa Tsuki dari dalam alam bawah sadar nya.


*****


Kamar Tsuki. Di kamar Tsuki Shimizu sedang tidur di samping Tsuki dengan memegang tangan kanan Tsuki yang dingin.


"ARGGHHH!"


Tiba - tiba, Tsuki bangun dari pingsan nya yang panjang, dan ia langsung berteriak dengan sangat kencang.


Shimizu yang ada di samping Beelzebub terkejut mendengar nya, dia langsung bangun dari tidur nya.


"Ts-Tsuki... " Ucap pelan Shimizu yang terkejut melihat Tsuki sudah sadar di depan mata nya. "TSUKI!!! " Teriak Shimizu yang senang sambil memeluk Tsuki yang sedang duduk kebingungan di kasur nya.


Tsuki pun langsung melihat ke arah samping kanan nya, dia sangat senang melihat ibu nya di sampingnya dan memeluknya dengan erat.

__ADS_1


"IBU!!!. "


Ibu dan anak itu pun saling berpelukan rindu dan mengeluarkan air mata senang. Beelzebub sangat senang melihat Shimizu di samping nya, dia bahkan meneteskan air mata yang banyak, begitu juga Shimizu yang melihat anak nya sudah bangun.


"Shimizu-san, ada apa? " Tanya serempak para pembantu yang datang dengan cepat ke kamar Tsuki, karena terkejut mendengar teriakan dari kamar Tsuki.


"Tsuki-sama! "


Para pembantu terkejut melihat Tsuki yang sudah bangun dan sedang berpelukan dengan Shimizu, bahkan mereka sampai meneteskan air mata saking senang nya.


Tetapi, Shimizu masih tidak sadar kalau para pembantu datang dan sedang melihat dia menangis sambil memanggil - manggil Tsuki.


"TSUKI! "


"TSUKI"


"TSU...


"Ibu, coba kau lihat di belakang mu! " Ucap Tsuki dengan kencang sambil menyuruh Shimizu melihat ke belakang nya, Tsuki merasa malu karena di lihatin oleh banyak orang.


"Ada apa?" Tanya Shimizu sambil menoleh ke belakang.


Muka Shimizu memerah malu melihat banyak nya orang sedang menatap mereka berdua berpelukan.


"Aaa... Aaa...Aaa..." Shimizu menjadi gugup karena malu.


"Shimizu-san! Tsuki-sama!"


Tiba - tiba, para pembantu langsung berlarian memeluk Shimizu dan Tsuki sambil menangis bahagia.


Shimizu dan Tsuki pun langsung membalas memeluk mereka juga dan tersenyum senang.


"Seperti nya aku sudah pingsan cukup lama ya." Gumam Tsuki sambil tersenyum senang melihat orang - orang di sekitarnya sangat menghawatirkan nya.


Mereka semua sangat senang pada saat itu, karena dapat melihat orang - orang yang mereka sayangi berkumpul di kamar Tsuki.


Tiba - tiba, terdengar suara keributan dari luar, mereka semua pun langsung melepaskan pelukan mereka dan melihat ke arah luar.

__ADS_1


__ADS_2