Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 26 - Masa Lalu Beelzebub


__ADS_3

Beelzebub semakin dendam dan marah terhadap Tsuki, dia melihat Tsuki seperti sangat meremehkan nya.


"BOCAH BERENGSEK! " Teriak Beelzebub yang langsung menyerang Tsuki dengan cepat.


Namun, setiap serangan Beelzebub dapat di hindari dengan mudah oleh Tsuki. Tsuki terus menghindar tanpa menyerang balik.


"WOI! BOCAH APA KAU SUDAH MENYERAH? " Tanya Beelzebub yang kesal melihat Tsuki hanya terus menghindari serangannya saja.


Tetapi, Tsuki tidak menjawab nya, dan ia terus menghindari serangan Beelzebub. Beelzebub semakin kesal karena pertanyaan tidak di jawab Tsuki, dia pun menjatuhkan banyak Kata - Katana dari atas dan mengendalikan untuk menyerang Tsuki.


'SHUSS'


'TRANG! '


Namun, setiap Katana yang mengenai Tsuki langsung hancur menjadi serpihan - serpihan, tapi itu tidak membuat Beelzebub terkejut. Beelzebub malah tersenyum melihat itu, dan tiba - tiba dari belakang Tsuki Beelzebub menusuknya dengan Katana miliknya. Darah pun mulai keluar dari belakang Tsuki.


"HAHAHA, KAU SUDAH KALAH, SHINIGAMI TSUKI. " Ucap Beelzebub sambil tersenyum seram yang sudah ada di belakang Tsuki.


Beelzebub dengan cepat langsung berada di belakang Tsuki, ia menggunakan Ki bayangannya agar berada di belakang Tsuki dengan cepat. Ternyata serangan - serangan dari Beelzebub tadi hanyalah sebuah pengalihan saja, agar Tsuki terus fokus terhadap di depannya saja dan itu membuat celah untuk Beelzebub menyerang dari belakang Tsuki.


Katana yang di tusukan ke Tsuki adalah Katana khusus milik Beelzebub yang ia simpan dari lama. Katana itu berbentuk seperti Katana biasa, namun memiliki aura hitam pekat di ujung nya.


"HAHAHA, KATANA INI AKAN MENYERAP JIWA MU PERLAHAN - LAHAN. JADI APA SEKARANG KAU MENYERAH, SHINIGAMI TSUKI? ATAU KAU INGIN CEPAT - CEPAT MATI DI SINI? HAHAHAH." Ucap Beelzebub dari belakang sambil tertawa dan menyuruh Tsuki untuk menyerah.


Namun, Tsuki terus diam saja dari tadi dan itu membuat Beelzebub bingung, karena saat Tsuki di tusuk dari belakang dia sama sekali tidak teriak kesakitan.


"ADA APA LAGI DENGAN BOCAH INI?" Gumam Beelzebub yang bingung dengan Tsuki. Namun Beelzebub mencoba untuk menusukan Katana nya lebih dalam lagi, dan darah keluar banyak darah dari tubuh Tsuki.


Sementara itu, Tsuki ternyata tidak tertusuk, ia malah sedang melihati Beelzebub yang terdiam dengan tatapan yang kosong di depannya.


"Dengan ini aku hanya perlu menyelesaikan tahap terakhir.... Uhuk... Uhuk... Uhuk." Ucap Tsuki dengan lemas dan batuk berdarah.


Ternyata Beelzebub sudah terkena Ilusi yang sangat kuat, bahkan Beelzebub tidak menyadari nya. Beelzebub terkena saat dia di pukul di kepala oleh Tsuki, saat menyerang Beelzebub, Tsuki sudah menyelimuti tangan nya dengan Ki Ilusi yang tipis miliknya.


Dan itu tepat terkena di otak Beelzebub, otak Beelzebub pun langsung terkena serangan Ilusi dari Tsuki dan menyebabkan diri nya menjadi tinggal di Ilusi yang di buat Tsuki. Tetapi itu menyebabkan Kurungan Ilusi menjadi hancur,


dan memerlukan banyak Ki yang membuat kondisi Tsuki menjadi semakin melemah.


Di sisi lain, Beelzebub masih sedang menusuk Tsuki dengan Katana nya, namun anehnya jiwa dari Tsuki masih tidak keluar dari tubuhnya.

__ADS_1


"BOCAH INI LAGI - LAGI MEMBUAT KU KEBINGUNGAN!" Ucap Beelzebub yang masih kebingungan dengan Tsuki.


Beelzebub masih tidak sadar bahwa diri nya masih di dalam Ilusi milik Tsuki dan ia masih terus menusuk punggung Tsuki. Karena tidak ada reaksi apapun dari Tsuki, Beelzebub pun mencabut Katana nya dan langsung ingin memenggal kepala Tsuki. Namun sebelum memenggal kepala Tsuki, Beelzebub memutar terlebih dahulu ke depan Tsuki.


"WAAH, WAJAHMU SEKARANG SUDAH PUCAT YA... " Ucap Beelzebub sambil mengelus wajah Tsuki yang sudah pucat, karena keluar banyak sekali darah dari tubuhnya.


'BRUSH!'


Beelzebub tanpa ragu - ragu langsung memenggal kepala Tsuki dengan cepat. Kepala Tsuki pun di tinggal begitu saja di bawah, dan Beelzebub langsung berbalik badan dan berjalan ke belakang.


Tetapi, di tengah jalan ia menghentikan langkah kaki nya dan berbalik badan lagi, karena ia merasa ada yang aneh.


"HEH?!!!"


Beelzebub terkejut karena melihat tubuh Tsuki tidak terjatuh ke bawah, padahal kepalanya sudah tidak ada di badan nya dan darah terus keluar dari badan Tsuki.


"APA YANG TERJADI DI SINI? KE-KENAPA KURUNGAN ILUSI INI BELUM HANCUR JUGA, PADAHAL BOCAH ITU SUDAH MATI? " Beelzebub juga bingung melihat kurungan Ilusi tidak hancur.


Tiba - tiba, kepala Tsuki melayang dan menyambung kembali ke badannya. Beelzebub yang melihat itu sangat terkejut, bahkan ia sampai jatuh tersandung kaki nya sendri.


"APA - APAAN INI?!!" Ucap Beelzebub yang sudah jatuh di bawah, sambil menatap terkejut ke tubuh Tsuki.


'TSUKK! '


Katana yang di lempar oleh Beelzebub tertancap tepat di jantunh Tsuki, namun Tsuki masih terus berjalan ke arah Beelzebub. Tsuki sudah persis di depan Beelzebub, Beelzebub pun menatap panik ke Tsuki dengan kedua tangan yang bergetar.


Tiba - tiba, kedua mata Tsuki terbuka dan langsung menatap tajam ke Beelzebub. Beelzebub juga reflek menatap mata Tsuki yang baru saja terbuka.


'AAAHHHHH!!! '


Beelzebub berteriak sangat kencang setelah melihat mata Tsuki. "TOLONG AMPUNI AKU!" Teriak Beelzebub yang menutup kedua mata nya dengan tangannya.


Ternyata Beelzebub melihat masa lalu nya yang sudah 900 tahun lamanya saat ia masih kecil dan juga baru di beritahu tentang Ki oleh Iblis tua yang selalu menjaganya. Iblis tua itu selalu menjaga Beelzebub seperti anaknya sendiri bahkan Beelzebub saja sudah menganggap nya seperti orang tua nya.


Beelzebub yang masih kecil sudah memiliki Ki yang sangat luar biasa dan sudah dapat melawan para Dewa, namun terdapat 6 anak Iblis kecil lagi yang juga memiliki Ki yang luar biasa. Tetapi, mereka bertujuh selalu saja di paksa untuk berlatih oleh Raja Iblis pada saat itu, agar mereka berenam bisa menghancurkan para Dewa. Mereka bertujuh di bawa ke dalam kastil milik Raja Iblis.


"Cepat Bocah - Bocah! " Ucap penjaga Iblis penjaga yang menyuruh keenam Iblis kecil itu untuk masuk ke dalam ruangan Raja Iblis.


"Tidak! Aku Tidak Akan Masuk Lagi Ke Dalam Sana! " Teriak Beelzebub yang ketakutan untuk masuk ke dalam ruangan Raja iblis, sambil berusaha untuk lari dari sana.

__ADS_1


Namun, tangan Beelzebub sudah di pegang oleh salah satu penjaga.


"Lepaskan tangan kotor mu itu dari Ku!" Teriak Beelzebub sambil mengeluarkan aura Ki nya.


Penjaga yang memegang tangan Beelzebub, seketika langsung terpental jauh ke pintu ruangan Raja Iblis dan masuk ke dalam ruangannya. Pintu itu sampai terbuka lebar, padahal pintu ruangan Raja Iblis sangat besar dan berat.


Ke enam anak Iblis lainya pun ikut memberontak, mereka mulai mengeluarkan kekuatan Ki mereka masing - masing. Mereka bertujuh pun langsung berbalik badan dan segera mau lari, namun di depan mereka sudah ada banyak sekali Iblis penjaga yang memegang senjata tajam.


"Tcih! "


Tetapi, mereka bertujuh tidak ketakutan, mereka langsung saja menyerang para penjaga yang ada di depan nya. Para penjaga juga ikut menyerang balik, namun mereka semua masih kalah dengan ketujuh anak Iblis itu.


'ARGH!'


'ARGH! '


'ARGH! '


"Hahahah, rasakan itu! Cuih! " Ucap serempak mereka bertujuh sambil meludahi para penjaga yang sudah terkapar di bawah mereka. Setelah itu mereka pun langsung ingin lari keluar kastil.


"EHEM! "


Tiba - tiba, di belakang mereka bertujuh ada seseorang dengan tubuh yang sangat besar dan memegang tombak besar.


Mereka bertujuh pun menelan ludah mereka sendiri dan dia berani menoleh ke belakang mereka, karena merasakan aura yang sangat menyeramkan di belakang mereka.


"Raja Iblis, Rikuo-sama... " Ucap lemas seorang penjaga yang melihat Raja iblis di belakang ketujuh anak iblis itu dan ia sudah terkapar di tanah.


Mereka bertujuh langsung terpaku ketakutan saat mendengar ucapan dari penjaga itu.


"WOI, BOCAH - BOCAH BRENGSEK, CEPATLAH MASUK KE DALAM!!! "


Mereka bertujuh tambah merinding ketika mendengar suara Raja Iblis yang sudah marah ke pada mereka, suara Raja Iblis itu sangat keras.


Tanpa sepatah kata apapun mereka bertujuh langsung berlarian masuk ke dalam Ruangan Raja Iblis, Raja Iblis pun juga langsung mengikuti di belakang mereka sambil menutup pintu ruangan nya.


Raja Iblis pun berjalan ke tempat duduk nya yang sangat besar dan seram, di sekitar tempat duduk itu ada banyak sekali tengkorak - tengkorak kepala makhluk hidup.


Ketujuh Iblis kecil itu langsung bersujud di hadapan Raja Iblis yang sedang duduk di depan mereka dengan tatapan yang sangat seram dan tajam.

__ADS_1


__ADS_2