Laman Kosong

Laman Kosong
Kakak yang terbaik


__ADS_3


Setelah pesta usai Arka Aira masih tetep duduk di kursi para tamu VVIP sedangkan Aula sudah tinggal beberapa orang saja yang belum keluar, merasa Aira tak beranjak juga dari duduknya Arka segera menanyakan alasan Aira masih duduk terdiam “ kau tidak ingin keluar?”.


“Aku...aku boleh minta ijin ketemu kak Fay...sekali ini,ijinkan aku bertemu dia sebagai adiknya,aku janji tidak akan lama lama...aku merasa aku harus berpamitan padanya sebelum aku menikah” Aira menghadap ke posisi Arka dengan menundukkan kepala karena Aira merasa takut juga gugup. Arka membalas perkataan Aira dengan pelukan dan ciuman ringan di rambut atas kepala Aira “asal kau janji bisa jaga diri baik baik dan tidak melakukan hal yang berlebihan,tentu saja boleh kalau memang seorang adik berpamitan pada kakaknya,tapi...kalau Fay berani aneh aneh denganmu maka dengan jelas aku akan menghajarnya lagi” ujar Arka.


Karena hari belum terlalu malam,Aira berulang kali menelfon Fay..hingga beberapa kali akhirnya Fay menerima panggilan dari Aira...dan ini pertama kalinya Fay menerima dan mampu mendengarkan suara Aira yang selama ini Fay berusaha menerima keputusan Aira untuk menerima mana yang Aira cintai dan Aira ingin miliki. Setelah beberapa percakapan singkat,mereka membuat janji bertemu di salah satu cafe yang tidak jauh dari kantor Arka,dengan diantarkan sopir Suruhan Arka, Aira menemui kak Fay.


.


.


.


********


Disisi lain Arka juga ada keperluan lain yang ingin Arka lakukan saat ini, dalam hati Arka...Arka begitu amat rindu dengan Key dan feirvy, persahabatan yang terjalin kuat dan begitu menyenangkan semasa sekolah bersama dulu,tidak ada kata tidak seru bagi mereka bertiga hingga suatu saat dimana persahatan berubah jadi cinta, entah salah paham yang bagian mana dan mungkin ada yang Arka tidak ketahui sampai sampai Key selalu mengusiknya saat ini apalagi saat tahu Arka punya kekasih, Key jadi lebih liar lagi.Semua pikiran itu membuat Arka membuat panggilan kepada Key lewat handphonenya “ada yang ingin aku bicarakan,kau dimana?”.


Setelah percakapan lewat telfonnya, Arka dan sopirnya segera ketempat dimana key biasanya bertempat tinggal saat di kota A villa mewah yang terletak dipinggiran kota. Warna hitan dan merah menjadi ciri kas villa milik Key dan ditempat Key selalu ada penjagaan yang ketat dari sisi sisi manapun berbeda dengan Arka yang boleh dibilang Arka memang seorang pengusaha bukan seorang kriminal seperti yang tergambarkan oleh Key...


Key mempunyai koneksi penuh di dunia gelap dibidang narkotika,persenjataan ,perjudian Key sangat Ahli dibidang itu semenjak remaja...tapi mesti seperti itu satu Key yang tidak mau dia jalani...adalah prostitusi. Baginya mempunyai satu perempuan untuk dijadikan istri itu sudahlah cukup dan kesalahan atau entah ujian untuk Key yang menghargai wanita dan satu satu wanita yang amat dia cintai malah berkorban untuk Arka yang tak lain bagi Key Arka lelaki bejat yang meniduri banyak wanita tanpa ada kata setia. Kalaupun Key melakukan hubungan intim itu karena benar benar dalam keadaan mabuk berat dan juga karena si wanita begitu menginginkan Key yang memiliki tubuh tinggi dan juga berotot dengan paras yang tajam tapi menawan.


Arka berjalan melewati beberapa penjagaan di villa milik Key, mereka menyambut dengan hormat kepada Arka sebagian memandu Arka bertemu key yang tengah menikmati sampanye diujung ruangan kecil seraya menikmati halaman belakang villanya. Key saat ini sudah setengah mabuk saat arka datang “berhenti minum sampanye itu, kau selalu terus menerus meminum alkohol, apa kau ingin cepat mati” seru Arka.

__ADS_1



"mungkin, kalau mati itu bisa hilangkan rasa sakit, dan juga... apa kau tidak marah, aku membuat kau kelabakan diprusahaanmu” jawab Key sedangkan posisi Arka masih berdiri tidak jauh dari Key “kalau itu orang lain,maka sudah ku cabik cabik kulitnya,aku memintamu untuk berhenti,ini terakhir dari permintaanku kalau kau masih mengusik diriku dan Aira tanganku sendiri yang akan membunuhmu” tandas Arka.


“aku sudah pernah bilang,suatu saat kalau kau menemui orang yang lebih kejam dari ku yang menyakiti Aira dikejadian yang dulu maka kau harus membunuhnya,apa kau masih ingat” ucap Key.


“sampai titik mana kau baru puas terhadapku,kau jangan selalu hidup untuk masalalumu, kalau kau terus hidup untuk masalalu maka kau sendiri yang akan menuntun hidupmu untuk mati sia sia” ucap Arka.Setelah percakapan semua itu Arka hendak pergi meninggalkan Key


"tunggu,selamat atas pertunanganmu dan aku minta maaf apapun itu aku minta maaf” Arka membalikkan tubuhnya lagi seraya memandang Key “Kalau kau tidak melakukan hal gila lagi permintaan maafmu ini akan berlaku,kalau kau lakukan hal gila lagi.apa kau ingin sekali membuatku membunuhmu”



Lantas Arka yang sudah berbalik badan, langsung melangkahkan kakinya setelah memgatakan itu semua...tapi Arka tidak sadar...kata maaf untuk yang mana yang Key bilang,key hanya memberi reaksi senyum menyeringai mengetahui Arka tidak tahu maksud maafnya itu untuk kejadian yang akan datang bukan yang sudah terjadi sebelumnya dan segera Key menelfon salah satu anjing liarnya (anak buah) melaksanakan rencana mereka sebisa mungkin besok harus dapatkan mangsanya.


******


Melihat Fay tiba tiba tengah berdiri di depannya, Aira langsung bereaksi ikut berdiri..dengan sedikit gugup mempersilakan Fay duduk,perasaan yang aneh...fay dan Aira rasakan...mengingat dulu adalah sepasang kakak adik yang tak terpisahkan dan sekarang seperti orang lain yang baru saja ditemui..mereka sangatlah canggung,apalagi Aira yang begitu kentara terlihat seperti merasa bersalah meski sebenarnya ini bukanlah kesalahan..tapi lebih karena pilihan seseorang terhadap pasangan hidupnya.


Dengan membernikan diri seraya ingin memecahkan keheningan dan kecanggungan Antara mereka berdua Aira memberanikan diri untuk berkata duluan "eemm..aku dengar agensi kakak meminta kak Fay untuk kembali berakting,apa kak Fay..mau melakukan come back di waktu dekat ini” tanya Aira seraya tangan Aira dengan cepat menyodorkan jus buah yang sedari tadi Aira pesan untuk kak Fay.


“Terimakasih...fay mengambil minum dan meminumnya dengan terlihat memandang ke arah Aira aku akan kembali ke USA akhir pekan,kemungkinan aku berencana membangun usahaku di sana” jawab Fay.Aira menunduk seraya berucap “maaf,maaf atas semua yang terjadi sejak aku bertemu kakak dan sampai sekarang..aku benar benar minta maaf,mungkin aku telah melukai kak Fay selama ini, tapi....mata Aira mulai berkunang kunang tolong jangan membenci Aira, kak Fay salah satunya yang terpenting dalam hidup Aira, Aira akan terus menganggapmu adalah kakakku” pernyataan Aira.


Fay tersenyum pilu melihat Aira memberikan perkataan seperti itu di depannya “aku...tidak akan sejahat itu, aku berusaha menganggap kau seperti adikku kembali, bukan seorang wanita yang ku sukai dan selamat juga atas lamaran yang Arka lakukan tadi, kau juga tidak salah memilih lelaki, jadi...lakukan yang terbaik di hubungan kalian, kak Fay tau kau mengajakku bertemu disini mungkin juga untuk berpamitan menikah dengan Arka”.

__ADS_1


Aira memberi sedikit terkejut karena Fay jauh lebih paham maksud Aira memintanya untuk bertemu “maaf sekali lagi maaf” sela Aira, "Kenapa minta maaf terus,semua itu adalah pilihannmu” jawab Fay.


setelah beberapa perbincangan, Aira berpamintan pada Fay...Aira yang tengah berdiri disusul Fay berdiri didepannya lalu mengucapkan “untuk yang terakhir kali..bolehkan aku memelukmu sebagai kakak, dan mungkin selama di USA aku akan jarang jarang pulang kesini” Hati nurani Aira malah menyambut iba juga senang...bahwa Fay sudah mau menganggap dia sebagai adiknya lagi, lantas atas permintaan kak Fay Aira mengangguk perlahan Fay memeluk Aira layaknya seorang kakak laki laki pada adiknya


“terima kasih kak Fay...aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu selama ini” ucap Aira. Fay sedikit menahan pelukannya.. sedikit meresapi kata kata dari Aira..bahwa sepenuhnya Aira hanya menganggap dirinya seorang kakak.. tidak lama Fay melepaskan pelukannya tadi seperti teringat sesuatu, Fay memegang kedua bahu Aira “ini pesan dari kak Fay tolong jangan diabaikan,beberapa hari ini tetep berada disisi Arka,jangan melakukan perjalanan atau pergi kemanapun tanpa Arka, dan sebelum aku pergi ke USA”


Aira terheran heran dengan perkataan Fay "kenapa kak” tanya Aira


“ lakukan apa yang aku sarankan,ada sesuatu yang belum aku pastikan” Aira menggangguk segera memahami perkataan Fay.



Pagi pagi terjadi keributan di apartement Arka,Arka memaksa Aira bangun dan segera mandi memakai gaun cantik.Aira yang sedikit tidak terima dipaksa bangun harus beberapa kali menggulungkan tubuhnya dalam selimut..tapi pada akhirnya Arka lah pemenangnya, Arka berhasil memandikan Aira juga menggantikan baju Aira..setelahnya mereka segera menaiki mobil sport hitam milik Arka dan dengan cepat melajukan mobilnya lalu berhenti di sebuah bangunan gedung yang sedang dan tidak begitu megah.


Aira dipaksa segera turun dari mobil, Aira sangat terkejut melihat gedung itu dan ditambah lagi Omma,Leon dan beberapa teman Aira ada disitu. Yah..ini adalah gedung pendaftaran pernikahan secara resmi, Aira melongo masih bingung dengan maksud Arka saat ini


"ini sebenarnya ada apa”


“kita menikah hari ini”


“menikah..!!!”


“Iya,aku orangnya tidak sabaran, dan mengenai resepsi akan aku pikirkan nanti”

__ADS_1




__ADS_2