
Hingga hari sudah petang, semua tidak ada yang memberi kabar yang memuaskan. Arka begitu takut juga gelisah..Aira sama sekali tidak terlacak keberadaan, Arka takut Aira diculik beberapa rekan saingan bisnisnya atau beberapa investor yang Arka tolak mentah mentah untuk kembali karena sudah terlalu berkhianat dan sempat bergabung pada Key... Takut mereka punya dendam pada Arka dan mencelakai Aira, Atau mungkin Aira diculik para berandalan kota, kemungkinan juga ada pada Key.. Meski kemaren Key sempat minta maaf pada Arka.
Kegelisahan Arka terluapkan pada salah satu koordinator para bodyguardnya yang baru saja datang bersama Leon, memukul keras keras koordinator tersebut Arka tidak puas dengan cara kerja mereka, Leon yang ada disamping anak buah Arka tampak sekilas memejamkan mata melihat kakaknya tidak bisa lepas kendali beberapa kali memukul anak buahnya, tapi Leon pahami karena Arka baru saja menikah hari ini. Sedangkan Key sudah ijin pulang beberapa menit tadi.. Maunya Arka ingin menahan key tapi Arka belum ada bukti apapun hingga akhirnya Arka memberi pesan sebelum Key pulang
“aku juga menaruh curiga padamu” seru Arka
“tentu saja boleh, kau boleh melacak gerak gerik semua anak buahnya, apa saja yang mereka kerjakan saat ini”
“bahkan kalau kau punya niat jahat pun pada Aira, aku bisa memporak porandakan bisnis kotormu itu. Meski tak terlihat jelas olehmu tentang kekuatanku...ada banyak cara dariku yang saat aku tidak bisa mengendalikan kelicikanku sendiri kepadamu, maka semua itu tak akan terkendali untuk menghancurkan semua yang kamu miliki meski kau dulu teman terbaikku dan juga banyak bahkan puluhan orang cerdik yang bekerja untukku.. Mereka akan bisa membuatmu kehilangan semuanya dari yang kau punya sekarang"
Key tersenyum..
“jangan terlalu tegang Arka... Aku ada di pihak mu” lantas Key perlahan meninggalkan Arka.
Arka Mengenyritkan dahi dan satu tangannya mengepal keras mendengar perkataan Key
Saat ini Leon yang melihat kakanya begitu menderita langsung teringat oleh kak Fay dan segera menawarkan Arka untuk menelfon kak Fay, Arka yang baru saja teringat bahwa Aira kemaren bertemu Fay, Arka takut Fay nggak Terima lalu menculik Aira. secepat mungkin Arka menelepon Fay
__ADS_1
“kau bersama Aira?” tanya Arka
“tidak, aku hanya bertemu dia kemaren saat di cafe. Tunggu! Kenapa dengan Aira?”
“Aira menghilang dari tadi pagi, semua usaha sudah aku lakukan, Aira tetap tidak terlacak keberadaannya”
Fay begitu geram mendengar semua itu... Mengingat kemaren dia sudah mengancam key kalau Key berani melakukan hal apapun pada Aira. Entah benar atau salah dugaan Fay.. Tapi saat ini orang yang paling bahaya adalah Key. Tapi Fay selalu mengingat ingat kata kata kota Red blood karena bisa jadi Aira ada di kota tersebut dan segera dengan nada cepat Fay mengatakan itu pada Arka
"kota Red blood"
“maksudmu”
“apa kau belum pernah mendengar nama kota itu”
“kemungkinan Aira bersama Key di kota itu sekarang”
“sial..!!!!! Bajingan itu,bahkan dia mengumpankan nyawanya sendiri hanya karena feirvy, kau ke bagaian IT lacak letak kota itu aku ke villa Key dulu”
“Percuma,Dia sangat licik tidak mungkin dia ada di villa dan kemaren aku cari cari informasi kota itu hasilnya nihil, tidak ada jawaban apapun,aku rasa nama istilah itu hanya untuk anak buahnya yang bisa dipercaya saja”
“aku akan bawa sebagian anak buahku ke villa Key,tidak mungkin tidak ada petunjuk tentang kota itu”
__ADS_1
“kau jalan duluan,aku akan kesana”
******
Hingga dini hari saat senja masih terasa gelap,Aira perlahan mulai terbangun dari obat biusnya...udara dingin di kota ini sangat terasa hingga tubuh Aira yang tidak tahan dingin sedikit menggigil. Terlihat ruangan yang tidak terlalu besar...dinding berwarna hitam dan merah pekat begitu gelap dengan satu lampu kecil diujung ruangan.Aira yang tampak gugup dan bingung.,langsung terduduk, saat pandangan Aira ke arah pintu keluar..betapa sangat terkejutnya hati dan tubuh Aira langsung tersontak menjauh ketika singa besar penjaga pintu meraung raung melihat Aira terbangun.
Aira berteriak sekuat sekuatnya minta tolong dengan kepanikan kerakutan yang dia rasakan, Aira berlari entah kemana saja dia melangkah karena ruangan sangat gelap, Aira kebingungan mau kemana,jiwa Aira yang sudah terporak porandakan dengan raungan singa yang begitu besar itu...sedikit melihat ada seseorang yang mengelus elus singa besar itu sampai berhenti meraung raung, entah dari mana orang itu tiba tiba muncul begitu saja.
Orang yang sangat asing...bertubuh tinggi kekar,berparas tajam mempunyai Aura yang sangat gelap dan menakutkan..Aira dari kejauhan mengamati postur dan wajah orang itu, terlihat jelas kengerian yang Aira rasakan dan juga detak jantung bedegub begitu keras takut kalau kalau orang asing itu berbuat jahat padanya.
Key mulai mendekatinya...membawa pisau dengan ujung pisau yang runcing berkilat dalam kegelapan rumah gelap dan angker tersebut.Aira yang sadar orang itu mau mendekatinya..Aira dengan rasa takut dan ngeri juga gugup berlari entah kemana saja, diruang gelap itu langkah kaki lelaki itu begitu lebar hingga Aira yang berlari ketakutan masih saja tidak jauh dari orang itu,Aira berlari ketakutan menaiki tangga dan itu jalan satu satunya disitu untuk berlari menghindari orang asing itu, berdoa dalam hatinya...
Aku ada dimana....pria ini siapa,kumohon..aku takut, Aku takut.....tolong aku...siapapun itu...Aira terengah engah..hingga tubuhnya kusut berantakan penuh keringat Key terus mendekat ingin memangsa wanita didepannya tersebut, dengan pisau yang terayun ditangannya.
Sementara itu kota red blood adalah kota yang di kamuflase oleh kuasa dunia hitam hingga tak terlihat di google Earth, entah bagaimana nantinya Arka bisa menemukan kota berdarah ini dengan waktu yang sangat singkat.
Ada dua kemungkinan yang akan dilakukan key.....Memporak porandakan keluarga Arka dengan menghamili Aira dan sengaja menanamkan benih bayi yang kemungkinan pasti akan dibenci oleh Arka.
Kedua kemungkinan yang akan dilakukan Key.. Semua bisa terlaksana saat ini. Kota tersembunyi akan membuat Arka sangat kesusahan mencari Tubuh Aira meski dibuang di tepi hutanpun.
__ADS_1