
Arka melakukan pernikahan begitu sangat cepat dan mendadak sekali,sesudah mendaftarkan secara resmi ke pemerintahan negara tetap saja masih membuat Aira syok.Setelahnya tiba tiba saja Arka membawa Aira ke restaurant untuk sarapan “ beberapa hari ini,jantungku kau buat tidak sehat dan stabil” ucap Aira.
“ada hal lain yang aku harus cepat menikah dan juga aku mau jadi umat yang taat beragama,menjunjung tinggi pernikahan” ucap Arka sambil tersenyum senyum dengan kata katanya sendiri,tak pelak Aira pun ikut tertawa mendengar perkataan Arka yang menggelitik di telinganya...dirasa Arka sudah banyak meniduri wanita baru ini merasa berdosa.
Tanpa mereka sadari...ada setiap mata mengawasi mereka disetiap titik sudut tempat mereka makan,perlahan dengan pasti dan penuh kehati hatian mereka harus bisa mengambil celah seminim mungkin dan secepat mungkin bisa mengambil Aira dari Arka.
Beberapa menit mereka lewati Aira keluar duluan tanpa ada rasa curigapun bahwa ada beberapa anak buah Key mengintainya, bahkan mereka berupaya mengumpankan wanita yang postur tubuhnya dan pakaianny mirip Aira, guna mengelabui pengawasan Arka yang sedang membayar bill dikasir.
Hingga dimana kesempatan telah ada,anak buah Key bergerak cepat,melangkah cepat membius Aira memasukan Aira kedalam mobil lalu mengganti Aira dengan perempuan yang mirip Aira berdiri di teras restauran, dengan seolah olah sedang menunggu Arka diluar.
Dengan senyum Arka keluar restauran dan tanpa ada rasa curiga pun diwaktu itu, sampai Arka menggandeng dan menarik wanita yang berpakaian seperti Aira, setelahnya baru tersadar saat wanita itu menyeru “maaf Tuan, anda siapa” Arka berbalik menoleh ke wanita tersebut dan begitu terkejutnya bahwa Arka bisa salah orang lalu, dan dengan cepat meminta maaf ke wanita itu...benar benar wanita yang bisa berkamuflase bisa menipu Arka dan seperti dibuat tidak sengaja mirip dan berpakaian seperti Aira.
Arka segera kembali ke tempatnya tadi terlihat Arka kebingungan raut mukanya sudah begitu cemas dan kegelisahan begitu membuncah Arka rasakan, saat beberapa kali berlari lari kecil mencari cari Aira yang hanya sepersekian menit saja sudah tidak ada bahkan ponsel Aira sudah tidak bisa dihubungi.
__ADS_1
Kecemasan, kegusuran hati Arka saat ini membuat Arka tidak ingin lama lama...Arka langsung menghubungi Leon, Koordinator para puluhan bodyguard n anak buah Arka yang bekerja memang khusus untuk pengamanan. sebagian mereka ditugaskan untuk melacak ponsel Aira dan mencari disetiap sudut jalanan kota seraya patut mencurigai hal hal yang kemungkinan kecil bisa dicurigai.
Sementara Arka berusaha mencari cari Aira disekitaran tempat kejadian, berjalan kaki menulusuri gang gang kecil yang mungkin diperkirakannya..Aira mungkin saja ada keperluan mendesak entah pergi beli apa yang dia inginkan, dalam pencariannya Arka menelfon Key
“Kau ada dimana” tanya Arka
“tentu saja di villa Arka”
“kau bisa membantuku” tak tik Arka
“iya, aku sangat kesulitan mencari seseorang, kurasa kau orang yang ahli dalam bidang ini.. Jadi aku minta bantuanmu dan anak buahmu untuk mencari Aira bersamaku”
“pacarmu menghilang!, kau punya musuh selain aku”
“tentu ada, tapi dengan kelicikan yang kau punya seharusnya kau dapat membantuku bukan”
__ADS_1
“tentu saja, kau ad dimana..? Nanti aku suruh juga anak buahku untuk mencari Aira”
“aku di dekat restaurant Izzi” jawab Arka.
Karena terlalu takut dan bingungnya, takut kalau Key yang melakukan ini semua.. Arka memancing Key untuk membantunya, setidaknya kalau Key sekarang bersamanya setidaknya bisa memberi waktu para bodyguard nya mencari dan melacak keberadaan Aira saat ini dan bisa sedikit menjauhkan Aira dari Key meski hanya bisa sehari Arka menahan Key untuk didekatnya.
Hingga satu jam Arka menunggu Key datang dengan cemas menghantui pikirannya, takut kalau Aira sampai kenapa kenapa. Dari ujung restaurant terlihat key memarkirkan dan turun dari mobil lalu menghampiri Arka, sesampai dihadapan Arka... Tidak ingin lama lama Arka menggunakan mobilnya bersama Key, beberapa kali menulusuri jalanan kota sedangkan key membantu Arka menelfon dari beberapa sumber bodyguard mereka untuk penjelasan yang kemungkinan Aira sudah ditemukan, begitu juga menelpon semua teman teman dekat Aira. Hingga Sampai beberapa jam masih juga nihil tak ada hasil apapun... Key saat ini benar benar bermain drama dan berakting sempurna dibuatnya, sungguh memberikan ekpresi yang tidak bisa dibaca oleh Arka berkamuflase menjadi sosok pria yang baik hati.
Dalam hati Key.. Hingga aku mendapatkan Aira... Kau tidak akan menemukan Aira Arka,..di kota Red blood sangat sangat terisolasi dengan semua penjagaan yang aku buat, semua penduduk disana adalah orang orang pelarian dari tahanan dan juga kehidupan bringas juga kejam ada di kota itu semua, dan juga kota yang tak bisa terbaca oleh Google Eart sekalipun.Aku berjanji bahwa Aira yang kau nikahi itu tidak akan selamat ditanganku.
Waktu itu Aira yang tengah ingin masuk mobil, tiba tiba Ada 4 orang berbaju hitam hitam secara mendadak membungkam Aira bahkan Aira yang sangat terkejut belum sempat melawan, Aira sudah pingsan duluan dari efek bius yang sangat kuat membuat kepala Aira pening dan dan pingsan begitu saja.
Beberapa mobil mengiringi mobil yang membawa Aira, dan kini mereka berada di atap gedung dengan membopong tubuh Aira menggunakan helikopter menuju kota Red blood, dan....setelah perjalanan yang cukup lama... Helikopter itu mendarat di tanah kengerian... Semua orang disana berAura gelap.
Aira yang masih pingsan dibawa mereka ke sebuah gedung yang terlihat kumuh dari luar.. Tapi didalamnya sangatlah luas juga sangat bagus, dan ini adalah kediaman raja mereka si Key psikopat gila. Lalu diletakkannya Aira di ruang tamu begitu saja, karena saat dia bangun pun.. Aira tidak akan bisa kemana mana hingga lari keluar pun Aira tidak akan berani karena di dekat pintu ada singa besar milik Key yang terantai kuat di sisi pintu, jangankan mendekati pintu mendengar raungan singa itu pun Aira pasti akan bergidik ketakutan.
__ADS_1