
Aira menatap tajam, tersirat kebencian kepada key, kini key memasang tampang biasa tak terlalu menyeramkan seperti tadi saat bertemu “kenapa menatapku seperti itu, aku sungguh sungguh dengan tawaranku tadi, bukankah aku yang sekarang tidak terlalu menyeramkan seperti saat pertama melihatku tadi... Tawaran ku itu sangat langka, aku belum pernah menawari wanita manapun, apalagi aku tidak pernah meniduri wanita dengan kesadaranku.... Pasti akan seru saat aku setia kepadamu dan kau mengajari aku cara berhubungan intim dengan lelaki, pasti Arka sudah banyak mengajarimu..karena sudah begitu banyak meniduri wanita, dan kau pasti sangat pengalaman tentang itu..bukan?! dan pastinya Arka sudah mengajarimu banyak hal”.
Mendengar nada santai dari Key ketegangan Aira mulai sedikit menurun,berusaha menilai orang didepannya sekarang “sebenarnya kau ini siapa?” tanya Aira,Key menatap tajam ngeri ke Aira “aku orang yang akan membunuhmu kalau kau tak menerima tawaranku tadi,jadi tuan putri dirumahku”.
Orang ini...kenapa ingin membunuhku, kenapa mau mencelakai hubunganku dengan Arka dan Demi mengulur waktu aku harus berusaha menjawab dan mengajak bicara selama mungkin dengan psikopat gila ini.. Yang ternyata Aira sedari tadi menilai... Bahwa lelaki ini mempunyai kemampuan memicu adrenalin hati seseorang, dengan cepat nya berubah ubah suasana dalam hatinya.
“Katakan alasan apa agar aku lebih memilihmu dari pada Arka” meski Aira masih keadaan meringkuk, Aira berusaha menyingkirkan rasa ketakutannya tadi
“Hah.. Alasan, kau minta aku beri alasan!, Key pindah tempat duduk dikursi kecil dekat kursi lebar yang ditempati Aira seraya menuangkan wine kecil yang ada disisi meja dekat mereka. Sepertinya perempuannya Arka senang sekali mengajak ngobrol seseorang...baiklah aku layani,selama kau mau menerima tawaranku,TAPI aku orangnya sedikit menggila, emosiku kadang tidak terkendali kalau ada yang tidak aku suka mengusikku, minumlah dulu... Setelah itu kita bisa bersenang senang hanya berdua disini”.
__ADS_1
Dalam hati Aira begitu geram dengan satu orang ini kalau saja bukan untuk mengulur waktu yang ada, mengobrol pun Aira tidak akan sudi melakukannya mesti hanya satu kalimat saja, dan Aira selalu menyeru dalam hatinya... Arka..tolong aku, Tolong cepatlah kesini.. Key menyodorkan satu sloki gelas kecil untuk diminum Aira.... Tapi Aira terdiam mematung mengalihkan pandangannya ke sisi lain memberi isyarat kalau Aira menolaknya “ minum ini dulu, nanti aku kasih tahu alasannya kenapa aku ingin memilikimu dan membenci Arka”.
“aku tidak ingin meminumnya” tangan Aira menahan gelas yang sudah dekat dengan wajahnya seraya memalingkan muka, Key menatap tajam Aira tersenyum menyeringai... “aku... Tidak suka dibantah” seru Key dengan tangannya yang tiba tiba memaksa mencongakkan bawah dagu Aira seraya menekan kuat kedua pipi pipinya hingga mulut Aira menganga, Aira berusaha kuat melepaskan tangan Key yang memaksanya meminum wine tersebut bahkan kedua kaki Aira menendang nendang kuat tubuh Key, tapi dia hanyalah gadis yang punya tubuh kecil bagi para lelaki dan tak akan bisa melawan kuatnya lelaki yang sedang lupa diri.
Semakin membuat Key lebih ganas dengan sikap Aira yang seperti itu.. Dan malah membuat jemarinya mencengkram, kuku tajam tangan key menusuk pipi Aira hingga mengeluarkan darah sampai menetesi pipi Aira. Aira sangat begitu kesakitan, merintih kedua tangannya berusaha melepas cengkraman tangan Key, lagi lagi Key belum puas lalu menyodorkan gelas kecil berisi wine itu ke mulut Aira hingga berceceran di sekitarnya mulut Aira... Setelah selesai melakukan itu semua, Key masih mencengkeram pipi Aira menatap tajam mata Aira.. Hingga Aira berubah kembali ketakutan melanda dirinya.. Key membanting gelas kecil itu hingga pecah berantakan dilantai.mengatakan sesuatu yang diulang lagi untuk Aira “disini kau hanya punya pilihan, mati ditanganku atau melahirkan anakku” seru Key seraya melepas cengkraman nya.
Mendengar kata kata yang menjijikkan dari mulut Key, membuat Aira tersulut emosi lantas Aira mengumpat diri Key “kau orang gila yang baru ini aku temui, bermain kotor tanpa alasan pasti dan bahkan dari kedua pilihan yang kau berikan, lebih mulia mati dari pada melahirkan anakmu!”
Aira menyahut “karena dia lebih layak dicintai!” seru Aira, mendengar perkataan Aira barusan nafas Key naik turun sedikit menahan emosinya, Key yang tengah memegang dagu Aira tiba tiba dengan cepat seakan membuang dagu tersebut, kakinya berjalan ke meja yang penuh wine kesukaannya juga selain sampanye. Tanpa menuangkannya ke wadah gelas, Key langsung meminum dari botol tersebut, hingga beberapa botol Key sangat kuat dalam urusan minum Alkohol.
Berasa setengah mabuk, mulai... key perlahan menghampiri Aira yang dari tadi ketakutan dengan perilaku pria aneh didepannya nya sekarang. Mata key.. Memerah berkabut menatap tajam, Nafasnya naik turun kakinya melangkah mendekati Aira. Melihat geligat tubuh Key berbeda dari sebelumnya... Aira menaruh curiga.. Tubuhnya mundur dengan cepat ketika hendak berlari satu kaki Aira dengan cepat tertarik tangan key dengan cepat. Aira begitu sangat panik melihat ekspresi lelaki itu yang telah terselimuti dengan amarah juga nafsu yang jadi satu, ketakutan Aira bertambah.. Dengan siapa akan minta tolong dikota yang asing ini, sedangkan tangan Key masih memegang pergelangan kaki Aira dan terlihat key.. Seperti ingin menjamahi Aira.
__ADS_1
Aira berfikir begitu keras, harus bisa menolong dirinya sendiri.. Tapi.. Aira sempat terfikir lebih baik mati dari pada disentuh olehnya,saat begitu panik..Aira berpikir cepat dengan intonasi nada yang cepat pula, Aku,aku harus bagaimana,dia sangat kuat,aku harus bagaimana..! Tolong......!!!aira berderai Air mata tidak tidak ini tidak boleh terjadi,aku,aku harus membuatnya marah.
Sedikit lama berfikir agar bisa lelaki itu berhenti akhirnya memaksanya Aira melakukan hal dengan sadis meludahi Key mengumpat kasar Key “binatang pun tidak akan pernah mau kamu jamahi !!!” nada teriak geram Aira, tidak ada jalan lain lagi...yang terfikirkan sekarang lebih baik mati dari pada tubuhnya kotor dijamahi pria psikopat gila di depannya.
Teriakan dan umpatan yang sangat menyakitkan,Key terbangkitkan amarahnya ditambah lagi dengan beraninya gadis itu berani meludahi seorang Key, Raja dari kota berdarah Red blood yang mempunyai kuasa penuh, kekuatan di dunia hitam. Rasa Amarah,emosi,terhina jadi satu menyatu dalam hatinya..matanya berubah memerah kemarahan yang amat besar...jiwa yang terkena alkohol akan sangat sulit untuk dikendalikan, kemurkaaannya membuat nafsunya hilang seketika, beberapa senjata pistol,pisau tajam berada di satu kantong di mantel jaketnya, Key memilih salah satu dari benda tajam tersebut hingga pisau yang dia keluarkan.
Aira yang begitu panik sampai sampai tak bisa berteriak namun pisau tajam sudah ingin terhempas di dadanya. Perlaha pisau itu akan Key hempaskan,tapi secara tiba tiba datang teriakan AIRRAAAAAAA!!!!! Teriakan keras dari arah pintu yang tak jauh dari tempat mereka , Arka berlari memeluk Aira sedangkan hempasan pisau tajam itu sudah terlanjur menusuk...ke tubuh Arka, tidak pada Aira melainkan pada Arka yang datang menyelamatkan Istrinya Aira.
__ADS_1