
Dungeon Litvart!
Weed menangis meraung-raung. Dia menyesali upaya kerasnya. Setelah menguras darah dan keringat, akhirnya kembali lagi pada Moonlight Sculptor.
Legendary Moonlight Scluptor. Dengan ada kata Legendary sebenarnya sudah jelas bahwa itu adalah profesi yang bagus. tapi Weed tidak peduli dengannya. Baginya itu adalah profesi yang terkutuk dari yang paling terkutuk dan dia telah mengutuknya berkali-kali.
"Kenapa harus aku-- huhu--"
Air matanya mengalir deras. Sambil menghirup sisa gas beracun yang disemburkan ratu cacing sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, walau bukan itu penyebab air matanya beruraian. Tetapi dia sedang putus karena tidak punya pilihan selain menerima profesi terkutuk, Moonlight Sculptor.
"Aku ingin memilih profesi warrior bukan scluptor."
Weed, sebelumnya sempat menertawakan orang-orang bodoh yang menolak profesi terhormat dari Kaisar Geihar, sekarang menyalahkan kaisar karena menipunya untuk menjadi Moonlight Sculptor. Dia tidak percaya telah mendapat profesi yang paling dia hindari.
'Dunia sangat kejam padaku. Ini tidak adil. Tidak adil.' Weed menangis kencang sambil mengasihani diri sendiri.
Dia telah menghabiskan waktu seminggu duduk di pinggir jalan untuk menarik perhatian Konselir Rodriguez, dan lebih dari tujuh minggu di Dungeon Litvart untuk menemukan ruang rahasia dan memburu para cacing yang menjijikkan. Semua usaha terbuang sia-sia hanya untuk menjadi Moonlight Sculptor!
Weed menangis dengan pilu, menyesali apa yang telah dia lalui sampai sejauh ini. Suaranya serak karena kebanyakan menangis.
Padahal dia telah bersusah payah meningkatkan skill handicraft dan sculpture mastery, juga mendapat keuntungan yang banyak ketika dia menunggu di depan manor Konselir Rodriguez. Saat di dungeon dia bisa meningkatkan level dengan mudah dan cepat. Setelah semua kesulitan yang dia lalui, mengantarkannya ke profesi terkutuk, Moonlight Sculptor. Dia ingin berteriak bahwa Tuhan tidak adil.
"Tapi, sepertinya tidak seburuk yang terlihat." Setelah beberapa saat merenung, mata Weed kembali bersinar, sadar tentang hal penting yang telah dia lewatkan karena terlalu membenci profesi ini. Dia pikir telah terjatuh ke dasar jurang terdalam, namun jika dipikir-pikir dia melihat sisi lain.
Weed mulai mendinginkan pikiran, agar bisa melihat dengan jelas poin pentingnya. Warriors, Archer, dan Priest adalah profesi teratas, yang telah terbukti lebih baik daripada profesi lainnya.
Untuk profesi warrior dan archer, memiliki 50% bonus kekuatan serangan ketika menggunakan senjata yang sesuai dengan profesi tersebut. Begitu juga dengan profesi priest, dapat menggunakan mantra suci yang tidak bisa digunakan oleh profesi lain selain paladin.
Ini juga alasan Weed hanya bisa menimbulkan sedikit damage dengan pedang dibandingkan seorang warrior, dan kekuatan serangan panahnya tidak bisa menandingi seorang archer.
Jadi profesi tersembunyi ini pasti memiliki kelebihan yang harus di temukan melalui usaha sendiri, tergantung bagaimana profesi tersebut di kembangkan. Jika di kembangkan dengan benar sejalan dengan kelebihan dan karakteristik dari profesi tersebut, maka hasilnya akan bagus.
Sebaliknya jika tidak serius, hasilnya akan biasa-biasa saja, tidak lebih baik daripada profesi pada umumnya. Weed dengan cepat mengalihkan perhatiannya kembali ke perkamen. Masih ada beberapa paragraf yang belum dibaca.
Aku menyukai patung yang indah. Patung-patung yang dipahat dengan roh hebat Kvasir tidak pernah mengecewakanku. Selama aku mencintai dan percaya pada mereka, mereka akan setia padaku.
Siapa yang akan percaya? Bahwa sculpture mastery yang di anggap rendahan ini adalah landasan utama selama petualangan ku dari seorang petani kecil di pinggiran kota menjadi seorang pria yang menyatukan dan menguasai seluruh benua.
Dengarkan lah, wahai penerus ku yang berjalan di jalur yang sama.
Ujian yang sangat berat menantimu. Ujian yang membuat seratus dari seratus orang akan menyerah dan bahkan seluruh orang dalam satu kerajaan tidak akan mampu menahannya.
Namun, penerus ku, aku meyakinkanmu untuk tetap di jalur ini dan menghadapi tantangan terberat. Kesulitan memiliki nilai tersendiri, dan ketangguhan juga menghasilkan hasil tersendiri.
Grand Master Scluptor!
Kamu harus mempelajari rahasia Sculture Mastery yang gagal ku pelajari. Ini adalah keinginan setiap scluptor.
Dengan ini aku mempercayakan hadiah yang berharga padamu.
Kaisar Geihar, penguasa bumi, laut, dan udara melalui Sculpture Mastery.
Weed selesai membaca perkamen langsung mengecek item lain, tiga butir pil dan sebuah buku. Efek dari pilnya tidak tercatat dimana pun, namun dia tahu skill apa yang harus digunakan dalam situasi seperti ini.
"Identifikasi!"
Anda gagal mengidentifikasi item!
Anda gagal mengidentifikasi item!
Anda gagal mengidentifikasi item!
Pil Kaisar!
Pil ini dibuat dari berbagai ramuan langka oleh seorang kaisar kuno, akan menjernihkan pikiran saat diminum.
***Efek :
Mana : +200***
Setelah beberapa kali gagal, Weed akhirnya mengetahui efek item berharga tersebut. Itu adalah item langka, bukan, paling berharga daripada item langka lainnya. Item yang dapat meningkatkan jumlah mana secara permanen sebanyak 200 poin.
"Luar biasa!" Weed berdecak kagum.
Dia mengalihkan atensi ke arah pil, pil itu mengeluarkan aroma menenangkan yang tak bisa dijelaskan. Weed mengira-ngira harga untuk sebutir pil tidak kurang dari 10 ribu gold. Karena pil itu meningkatkan jumlah maksimum mana, bukannya mengisi ulang mana seperti potion yang dijual di toko, pil itu pastilah berharga sangat tinggi.
"Terima kasih banyak. Aku mengagumi kemurahan hatimu, Yang Mulia." Weed meletakkan pil itu dan mengambil bukunya.
"Apa buku ini mengandung skill yang hebat? Itu harus! Seharusnya tidak ada lagi nasib buruk yang akan menimpaku setelah menderita sebanyak ini. Tidak-tidak, aku tidak seberuntung itu."
Kali ini, Weed juga berhasil mengetahui isi buku itu ketika dia hampir menyerah setelah puluhan stat window yang menunjukkan kegagalan.
Buku Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran Arpen!
Kaisar Geihar Von Arpen menciptakan teknik pedang rahasi untuk keabadian dan kemakmuran keluarga kekaisaran.
Buku ini terdiri dari 5 gerakan tangan dan 1 langkah kaki.
Seluruh anggota dari keluarga kekaisaran pada dasarnya adalah knight. Skill ini awalnya terbatas pada profesi Knight, namun kaisar Geihar Von Arpen mempertimbangkan penerusnya di Sculpture Mastery, jadi dia merevisi ulang skillnya agar Sculptor bisa mempelajar skill ini dengan versi yang sedikit lemah dari aslinya.
Karena terlalu kaget, Weed hampir menjatuhkan bukunya.
__ADS_1
"Wa- warna ini--” Buku Teknik Pedang Rahasia menyala keemasan ketika diidentifikasi. Itu artinya buku ini adalah buku skill yang langka! Apalagi, itu adalah buku teknik pedang tingkat A.
“Anda sangat murah hati, Yang Mulia Kaisar. Terima kasih telah memberiku buku teknik pedang kelas A.”
kata Weed.
Fakta yang sedikit mengecewakan adalah buku skill ini bukan item unik tingkat S. Tetap saja, ini adalah keuntungan besar bagi Weed, dia yang hanya seorang sculptor bisa mempelajari teknik pedang level tinggi seperti itu. "Rezeki nomlpok."
Keberuntungan ini sulit di dapatkan. Walaupun suatu hari dia menemukan Teknik Pedang tingkat unik, tetapi pada umumnya teknik pedang memiliki persyaratan khusus yang hanya bisa digunakan oleh profesi khusus seperti warrior atau knight. Sekarang Weed belum memiliki skill serang yang bagus, buku ini bagaikan tetesan hujan di gurun pasir.
Hari-hari menggunakan skill pedang dan panah biasa, sekarang hanya tinggal kenangan. Weed meletakkan tangannya di atas buku dan berteriak lantang.
"Pelajari!"
Skill : Anda telah mempelajari Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran.
Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran : 0%
Buku teknik pedang itu telah digunakan, dia memancarkan cahaya putih dan berubah menjadi abu.
"Ternik Pedang Rahasia Kekaisaran Stat Window!"
Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran!
Skill ini di sesuaikan untuk Sculptor oleh Kaisar Geihar Von Arpen.
Kekuatan serang skill ini akan naik 1% ketika skill Sculpture Mastery naik level.
Skill ini terdiri dari 5 gerakan, 1 teknik bernafas dan 1 teknik langkah kaki.
“Fufufu!” Sudut bibir Weed terangkat, "Bagus!"
Kekaisaran Arpen dulu menguasai seluruh benua. Sekarang mereka telah runtuh dan hanya tersisa sebuah nama, namun teknik pedang yang dulu pernah dikhususkan untuk keluarga kekaisaran tidak diragukan lagi berharga tinggi. Namun Weed lagi-lagi jatuh kedalam keputusasaan ketika dia membaca deskripsi tiap-tiap gerakan yang ada di stat window.
"Apa-apaan ini!" Dia menjerit.
Gerakan pertama mengkonsumsi paling sedikit 300 mana dari total 5 gerakan.
Karena mana maksimumnya terlalu rendah. Untuk saat ini teknik sword mastery jauh di luar jangkauannya, bahkan setelah dia menelan pil Kaisar.
...***...
Sebuah bar!
Tempat yang biasanya dipenuhi dengan canda tawa dan keributan telah sunyi selama beberapa hari terakhir karena seorang pria bernama Volk.
Dia memiliki tubuh yang sangat besar dan kekar, seperti penjahat ulung, yang lebih menakutkan adalah wajahnya. Tetapi wajahnya itu dapat membuat jantung Orc wanita berdetak kencang, sekarang dia terlihat murung, kerjaannya hanya minum sepanjang hari, tidak heran bila seisi bar tenggelam dalam kesunyian. Volk cemberut saat mengisi gelasnya lagi dan lagi.
'Aku ingin melamarnya. Aku harus mencari sesuatu yang spesial untuknya, jika ada.'
'Aku harus memberi sebuah hadiah untuknya. Ahh! Aku ingat! Rumor mengatakan ada seorang sculptor di Benteng Serabourg. Aku akan memintanya untuk membuatkan patung spesial untukku. Jika dia bisa membuat sesuatu yang memuaskan hatiku, aku akan memberinya sesuatu yang paling berharga yang aku miliki.' Volk pergi meninggalkan bar, terseok-seok.
...* * *...
“Wah, player semakin banyak disini.”
Saat kembali ke ibukota kerajaan Rosenheim setelah 7 minggu, Weed merasa pusing saat melihat jumlah player yang memadati kota. Itu adalah pemandangan yang memusingkan dimana penjual dan pembeli aktif melakukan perdagangan satu sama lain, dan player baru yang sedang mencari partner untuk bergabung dengan mereka.
"Cepat, Arse! Ayo pulang ke rumahmu."
Weed membimbing keledai itu ke kandang kuda kerajaan. Dia mengikutinya dengan patuh. Hewan itu ternyata selamat dari semburan gas beracun ratu cacing, entah keberuntungan seperti apa yang dia miliki.
Seolah mengerti dengan instingnya bahwa dia baru saja lolos dari kematian akibat dikorbankan oleh Weed, jadi keledai itu memutuskan untuk berhenti mengganggu Weed, orang itu keji dan menakutkan, yang dia inginkan adalah cepat sampai ke rumah, itu yang terbaik.
Di kandang kuda kerajaan, ada sebuah kandang kecil dan lusuh yang terletak di paling ujung. Begitu ketua pelatih kuda melihat keledai itu, dia menghembuskan nafas panjang, seakan mengatakan ketenangan hidupnya hanya sampai disini saja. "Huh! Waktu-waktu yang indah akan pergi, karena Arse yang menjengkelkan telah kembali."
Dia mengalihkan pandangan ke arah Weed, lalu tersenyum ramah, "Aku sudah mendengar tentangmu dari jendral Midvale. Apakah kau akan mengembalikan hewan yang memalukan ini, Weed?"
Weed membalasnya dengan senyuman ceriah, dia merasa beban terberat dalam hidup sudah resmi terangkat "Ya."
"Kau mengalami perjalanan yang hebat. Walau membawa serta hewan yang merepotkan ini. Dia memang seperti itu, tidak menghasilkan apapun kecuali masalah."
"Tidak apa-apa. Sekarang kan sudah berakhir."
"Ya, selamat untukmu. Ah! Jendral Midvale meninggalkan pesan untukmu. Dia ingin kau mengunjunginya bila masih tertarik dengan profesi perwira infanteri kerajaan. Beliau berkata kau akan diterima kapanpun."
"Katakan padanya aku sangat menghargai kemurahan hatinya."
"Baiklah." Kepala pelatih kuda bersikap cukup sopan pada Weed yang sebenarnya tidak dia kenal. Weed adalah orang terdekat jendral, jadi dia secara spontan ikut menghormatinya. Karena status seseorang bergantung pada siapa kenalannya, dan apa yang telah dia hasilkan.
Weed meninggalkan kandang kuda kerajaan dan pergi menuju Training Hall untuk bertemu instruktur dan menceritakan pengalamannya 7 bulan terakhir.
“Hmm. Jadi itu yang terjadi padamu.” Instruktur sangat menyesal karena Weed terpaksa memasuki profesi Legendary Moonlight Sculptor.
"Aku yang salah." Weed menjawabnya dengan pendek, dia menunduk dalam untuk menyembunyikan wajah kusutnya.
"Tidak! Orang waras mana yang akan menyalahkan mu? Konselir lah yang sudah keterlaluan. Tetaplah semangat Weed, kau pasti bisa!" Instruktur, menepuk bahu Weed beberapa kali untuk memberinya semangat.
“Ya, Instruktur. Hanya tuan yang bisa aku andalkan.” kata Weed.
"Hahaha. Tentu. Ngomong-ngomong, kau telah kembali dari perjalanan yang luar biasa dan menyelesaikan quest dari ku."
Instruktur menghadiahinya 3 gold dan fame 50 poin khusus penduduk Rosenheim. Itu hadiah terbaik bagi Weed, sesuai dengan ujian kerasnya di dungeon Litvart. Bila fame dikumpulkan dalam jumlah besar, akan memberi player keuntungan besar dalam perdagangan di negara yang bersangkutan, dan juga dia akan memiliki kualifikasi khusus untuk sebuah posisi di pemerintahan.
__ADS_1
Namun, sikap instruktur kepadanya sedikit berubah. Dia tidak lagi menganggap Weed sebagai rekan seperjuangan dalam ilmu pedang. Itu menunjukkan bahwa pertemanan antara mereka, yang telah susah payah dibangun oleh Weed, sedikit retak.
Setelah mengunjungi instruktur, Weed mengunjungi manor Konselir Rodriguez sebagai pemberhentian terakhirnya. Seperti biasa, konselir tengah mengunci diri di ruang kerjanya.
"Hahaha. Kau benar-benar menyelesaikan quest nya," Suasana hati Konselir Rodriguez sangat baik saat mendengarnya. "Aku ingin tahu bagaimana keadaanmu karena sudah lama aku tidak melihatmu di depan manorku."
"Baik, Konselir."
“Hmm. Pokoknya, takdir sudah menuntun mu, aku punya hadiah untukmu.”
Konselir Rodriguez menyerahkan sebuah patung kayu sebesar genggaman tangannya pada Weed. Patung itu berbentuk seorang knight.
"Apa ini?" Weed bertanya walau sudah mengetahui dengan jelas benda itu adalah patung, yang dia inginkan adalah poin pentingnya.
"Ini adalah peninggalan dari Kaisar Geihar von Arpen yang Agung. Keluargaku pernah melayani keluarga kekaisaran Arpen. Darah, dan kewajiban yang menyertainya mengalir dalam keluargaku. Aku adalah orang yang mengemban tugas itu untuk generasi ini. Sekarang setelah aku menyerahkannya padamu, aku akhirnya terbebas dari tugas itu." Wajah Konselir Rodriguez berseri-seri.
“Tapi apa fungsi patung ini?” Weed telah menerima patung kayu dengan bentuk yang berbeda saat dia menyelesaikan quest Moonlight Sculptor milik Zahab.
"Aku juga tidak tahu rahasia dari patung kayu ini," Konselir Rodriguez menggeleng lemah. "Legenda mengatakan ada 5 master scluptor di seluruh benua. Tentu saja, itu hanya legenda masa lampau, karena mitos itu datang dan pergi layaknya angin. Ke lima master diketahui meninggalkan karya seni buatan mereka sendiri, mungkin patung ini adalah buatan salah satu dari mereka. Menurut legenda, jika kau berhasil mengumpulkan lima warisan dari kelima master, dan berhasil memecahkan teka-tekinya, maka rahasia terakhir dari sclupture mastery akan muncul."
Karena masih meragukan kebenaran cerita itu, Weed hanya bisa menyimpannya dalam ingatan untuk sekarang. Dia memutuskan untuk mengidentifikasi patung kayu itu secara langsung. Karena levelnya masih rendah, dia mengalami kegagalan beberapa kali sebelum berhasil.
Patung Kayu!
Endurance : 1/1
Patung ini mengandung skill dari Kaisar Geihar von Arpen.
Efek: Memungkinkan Anda mendapatkan skill unik untuk menghidupkan patung apapun yang Anda pahat.
Syarat : Tahap ahli dalam Sclupture Mastery.
Ketika Weed mengidentifikasi patung kayu yang diwariskan oleh Zahab, dia juga menemukan teknik knife sclupting yang syaratnya adalah level 5 atau lebih skill Sword Mastery.
'Sebuah rahasia besar tersembunyi dalam sclupture mastery.' Mata Weed menerawang jauh seakan melihat masa depan.
"Kau sekarang berada di jalur scluptor, aku akan mendoakan yang terbaik untukmu agar menjadi Grand Master Scluptor. Di dunia ini belum pernah terlihat seorang Grand Master, namun bila memang benar-benar ada, dia akan menjadi penguasa benua dengan mudah," Konselir Rodriguez menasihatinya dengan bijak. "Sejujurnya, memang benar bahwa aku mengenalkan mu dengan jalur ini karena niat buruk, namun yang telah aku ceritakan padamu adalah sebuah kebenaran."
Weed tidak lagi membenci Konselir Rodriguez. Masa lalu adalah masa lalu, dan tiba-tiba dia memiliki minat pada scluptor, apalagi setelah mendengar nasihat darinya tadi, bahwa jika dia berhasil maka hari-hari penuh kekayaan dan kekuasaan akan menunggunya.
'Seseorang yang menciptakan takdirnya sendiri.'
Konselir Rodriguez juga merasa bahwa dia telah impas dengan Weed. Melihat keadaannya yang menyedihkan setelah pulang dari ujian sulit selama 7 minggu, dendam telah menghilang dari benak konselir.
"Aku punya pertanyaan lain, konselir. Apakah koki dan blacksmith juga mempunyai jalan rahasia untuk menjadi seorang Grand Master?" Tanya Weed.
"Mungkin. Tuhan itu Maha Adil," jawab Konselir Rodriguez dengan sungguh-sungguh. "Ingat! Tidak semua orang di jalur tersebut dapat melihat dan mengambil kesempatan itu."
"Jadi?"
"Bisa jadi orang terpilih itu dari profesi lain! Orang yang bisa melihat kelebihannya. Tapi balik lagi, orang tersebut memiliki keahlian atau tidak."
Ketika Weed telah mendengar semua yang ingin dia dengar, dia segera meninggalkan manor.
...* * *...
Kerajaan Rosenheim!
Beberapa knight sedang berbaris rapih di sebuah lapangan besar, Di depan mereka terdapat dua orang yang saling berhadapan. Salah satunya adalah seorang bernama Darius.
Darius berdiri tegap memancarkan aura pemimpin, tapi tidak ada yang tahu bahwa jantungnya sedang berdebar kencang, dia bahkan bisa mendengarnya dengan jelas. Dia sangat gugup karena masih tidak menyangka ketika dia menyelesaikan sebuah quest berantai yang terlihat spele malah mendapatkan keberuntungan sebesar ini. Dia mengetahui dengan jelas bahwa orang yang berada di depannya sekarang adalah orang terpenting di Kerajaan Rosenheim, Duke Kanus.
Sekarang ada dua orang yang menjadi pusat kekuasaan paling besar di kerajaan Rosenheim, yaitu Duke Kanus dan Count Albarook. Dan diantara keduanya Duke Kanuslah yang paling kuat karena dia bertanggung jawab penuh atas militer.
Dan orang itu sekarang tengah menurunkan pedangnya yang seputih salju ke bahu Darius.
"Darius, dengan ini aku menganugerahi mu gelar knight dari Rosenheim sebagai penghargaan atas dedikasi mu melayani kerajaan ini. Aku memerintahkan mu untuk membentuk sebuah pasukan quest ekspedisi dengan hak seorang knight dan menyelamatkan penduduk desa di perbatasan dari kesengsaraan mereka."
"Siap laksanakan, Duke Yang Terhormat. Tuan bisa percaya padaku."
"Darius, aku menyerahkan tugas ini kepadamu," kata Duke Kanus.
Darius merasakan sedikit sentuhan pedang di kedua pundaknya secara bergantian, lalu di kepalanya. Itu mungkin adalah sensasi yang mengerikan di waktu perang, namun dia sedang berada di tengah upacara pelantikan kekesatriaan di dalam istana kerajaan Rosenheim. Apalagi, yang memegang pedangnya adalah Duke Kanus.
Bukannya menakutkan, itu adalah momen yang tidak terlupakan bagi Darius sampai-sampai dia hampir menjerit kegirangan. Tentu saja, dia harus menahan keinginannya untuk berteriak dan berguling-guling di atas permadani kendati tengah berada dalam keadaan yang khidmat. Sambil menahan agar tidak tersenyum bodoh, wajahnya berkerut membentuk seringai tajam.
'Sekarang aku adalah seorang komandan dari pasukan quest ekspedisi.' Darius menganggap dirinya sangat-sangat beruntung.
...* * *...
"Aku harus melakukan sesuatu." Weed berucap dengan dingin. Dia sadar, sifat dari profesi scluptor yang dia temui adalah berhubungan dengan pedang, sebanding dengan para warrior. Bedanya, seorang warrior mendapatkan 50% bonus dalam sword mastery. Tetapi Weed bisa menutupi kekurangannya dengan skill handicraft.
Karena statistik awalnya yang tinggi, bahkan seorang knight di level yang sama bukan lagi tandingannya. Weed juga yakin dia bisa menang duel melawan dua warrior sekaligus di level yang sama, didukung oleh Teknik Knife Sclupting dan Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran miliknya.
"Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran!"
Weed sangat terkejut saat mencobanya, kekuatannya jauh dari apa yang dia bayangkan, sangat besar. Teknik ini adalah sesuatu yang hampir bisa disamakan dengan sebuah teknik licik, bisa menggandakan agility dan strenght, bahkan regenerasi mana nya bertambah empat kali lipat. Tidak heran bahwa Kaisar Geihar membuatnya untuk diserahkan pada penerusnya. Penerusnya harus menjadi orang hebat bukan?
Namun, warrior dan knight juga memiliki teknik pedang dan pola bernafas khusus. Ketika mereka menguasai pola pernafasan yang cocok untuk profesi mereka, efeknya akan sangat besar, sekalipun tingkatan teknik pedang mereka lebih rendah dari Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran milik Weed.
Itu adalah hak spesial yang bisa dinikmati oleh knight dan warrior, dua profesi umum yang dikhususkan dalam keterampilan bertempur. Dengan kata lain, tidak peduli seberapa besar perjuangan Weed menaikkan skill handicraft dan statistik lainnya, walau mendapat lebih banyak taktik licik, suatu hari dia akan tersusul oleh rekan warrior dan knight.
Bahkan sekarang, Weed hanya sedikit unggul dari mereka kecuali dia memakai taktik yang licik. Tentu saja, dia akan menjadi jauh lebih lemah daripada warrior biasa tanpa investasi pentingnya nya dalam skill handicraft, Teknik Pedang Rahasia Kekaisaran dan juga statistik tambahan yang dia hasilkan di Training Hall.
__ADS_1
'Namun profesi sculptor punya potensi yang lebih besar daripada yang terlihat, jika tidak, kaisar Geihar juga tidak akan bisa menguasai benua, dan juga akan sulit untuk menjelaskan kekuatan Zahab yang bisa mengukir cahaya bulan.' Weed mengangguk kecil sambil membatin.