
Benteng Serabourg, ibu kota Kerajaan Rosenheim!
Di depan air mancur ditengah pusat kota, beberapa player berderet untuk membeli beberapa patung yang tengah dipajang oleh Weed. dia membuka kios untuk kedua kalinya agar sculpture mastery nya meningkat.
"Halo. Berapa harga ini?" seorang gadis kecil bertanya.
"Lima silver," Weed menjawab dengan ramah. Dia tidak akan menyia-nyiakan ladang investasi ini.
“Ya ampun, itu terlalu mahal. Bisakah tuan memberikan diskon untukku? Ya? Sebagai gantinya aku akan membeli dua patung."
Gadis manis itu memandang Weed dengan imut, mencoba untuk membujuknya, namun Weed tidak kenal ampun. Terutama menyangkut uang, dia menganggap sama antara pria-wanita, muda-tua, manusia atau ras lain.
"Dengan segala hormat, nona muda, sebuah diskon itu seperti penghinaan pada karya seni ku. Apa kamu pikir aku juga mendiskon gairah ku dalam seni, dan kecintaan ku pada sebuah karya seni, ketika aku mengukir patung ini? Sebuah karya seni harus memiliki harga yang sebanding dan memancarkan nilai estetika alami, yang akan bertambah besar dalam pikiranmu seiring berjalannya waktu."
Hati gadis kecil itu merasa tersentuh oleh Weed. Dia berpikir dirinya bodoh karena mencoba untuk menawar sebuah karya seni yang mengandung hati seorang sculptor. Dia merasa sangat menyesal, lalu mengambil 10 koin silver dari saku nya. "Maafkan aku. Ini 10 silvernya."
"Terimakasih gadis kecil." Weed tersenyum dengan hangat, dan menyerahkan dua patung. Itu adalah senyuman seorang pemenang, bangga dengan dirinya sendiri yang berhasil menjual karyanya dengan harga asli.
Sebagai sculptor dengan tambahan gelar Legendary Moonlight. Dia berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan sebuah karya yang indah. Bahkan dia melengkapinya dengan 3 standar seni, seni pahat, seni rupa dan seni lukis. Dengan kata lain, patung pahatannya akan dia beri warna yang sesuai dengan tema patung.
Skill sculpture mastery miliknya sekarang berada di level 4. Sejak Weed menerima profesi Moonlight Sculptor, efek dari sculpture mastery nya menjadi dua kali lipat, ditambah dengan salah satu item berharga yang bisa juga dibilang item bonus, Zahab's knife sclupting.
Patung yang dijual oleh Weed sekarang masih terbatas dalam patung ukuran kecil dan terbuat dari kayu biasa karena skill sculpture mastery nya yang masih rendah. Kesederhanaan dan harga yang murah menarik perhatian berbagai kalangan pembeli yang kian meluas.
Bahkan dia sudah memiliki beberapa penggemar, mereka sengaja mengantri untuk membeli pesanan, dan menonton Weed yang memahat pesanan saat itu juga. Rubah dan kelinci yang harga bahan dasarnya tidak sampai 10 copper, adalah item yang paling populer di tokonya, langsung laku secepat kilat, sekalipun dihargai 5 silver.
Weed percaya bahwa yang dia lakukan adalah bisnis yang jujur. Orang lain secara sukarela mengantri untuk membeli patung dengan harga yang telah di tetapkan. Bukan atas paksaan darinya. Melihat antrian yang semakin lama semakin panjang, Weed menjadi lebih bersemangat. Dengan lihai dia menggerakkan pisau pahatnya. Hatinya tenggelam dalam kebahagiaan, karena selain mendapatkan untung dari jualan, skill sculpture mastery nya juga meningkat pesat.
Seperti sculpture mastery, skill cooking, repair dan skill kerajinan lainnya dapat meraih tingkatan intermediate ketika mencapai level 10.
Untuk skill cooking, jika di upgrade akan menciptakan efek yang berguna seperti menambah max HP dan mana, bila memakan masakan buatan sendiri. Untuk skill repair tingkat intermediate memberikan sebuah teknik baru untuk memproduksi dan menghaluskan senjata dan equipment.
Dan itu bukanlah akhirnya. Ketika level skill mencapai intermediate level 10 hingga melewatinya, tingkat expert akan muncul untuk mereka yang telah membuktikan bahwa dirinya pantas setelah menyelesaikan semua syarat yang diperlukan.
Seorang master dalam skill apa saja, pertempuran maupun kerajinan, akan dikenal dan dihormati berdasar ciri-ciri dari keahlian skill mereka, namun kemungkinannya sangat terbatas untuk skill kerajinan seperti scluptor dan koki.
Prioritas utama Weed saat ini adalah untuk mengupgrade skill basic handicraft nya ke tingkat intermediate. Setelah mendedikasikan diri ke quest ekspedisi dungeon Litvart dia memperoleh level 9 tingkat dasar. Satu langkah lagi untuk menuju tingkat intermediate.
Intermediate handicraft skill akan memperkuat efek sword mastery dan archery sebanyak 30%. Skill ini sangatlah penting untuk seorang sculptor yang memiliki kekuatan serang terlalu lemah, karena memang karakter dari profesi ini.
'Skill handicraft cukup berguna.'
Ketika skill handicraft meningkat, semua skill kerajinan yang lain akan menjadi lebih efisien. Skill handicraft tingkat expert dapat menghilangkan batasan pada player untuk mempelajari skill kerajinan dalam bidang yang lebih luas, seperti blacksmith dan alchemy.
Profesi Legendary Moonlight Sculptor memang sudah memberikan kebebasan untuk belajar skill kerajinan yang berhubungan dengan profesi lain, namun Weed sadar bahwa lebih tinggi skill handicraft miliknya, akan lebih mudah dan lebih cepat untuk mendapatkan dan mengembangkan skill lainnya.
Mungkin para pengrajin perlahan-lahan bersinggungan dengan satu sama lain dimana mereka akhirnya memiliki tujuan yang sama untuk menjadi seorang Grand Master. Sebenarnya, itu adalah sebuah persoalan bahwa pengrajin akan punah bila mereka tidak memiliki skill handicraft. Mereka juga tidak bisa menyamai ahli tempur kecuali mereka meningkatkan kemampuan tempur mereka yang menyedihkan.
'Sekarang aku telah membuat 100 patung!'
"Stat Window Sclupture Mastery!"
Skill : Sclupture Mastery beginner level 4,98%
Meskipun Weed telah memahat patung secara terus-menerus, skill levelnya di sculpture mastery terhenti level 4, 98% tingkat dasar. Bertanding terbalik dengan skill handicraftnya yang meningkat dengan pesat, sedangkan perkembangan dari sculpture mastery nya mulai lambat.
'Aku harap skillnya akan naik setelah membuat 50 patung lagi.'
Pada saat itu, para pelanggan wanita tiba-tiba berlari ketakutan, ditengah-tengah kekacauan muncul seorang pria kekar berwajah mengerikan, dia berjalan ke arah Weed seakan ingin menelannya hidup-hidup. Orang itu memiliki aura mematikan sampai membuat Weed merasakan tulang punggungnya membeku.
'Apa salahku sampai-sampai seorang preman datang kepadaku?' Weed mendesah berat, dia hanya ingin mencari uang untuk menghidupi rumah tangganya, bukan adu jotos, setidaknya sebelum dia memiliki kekuatan yang cukup, dia memilih hidup dalam damai. Dia merasa belum pernah menyinggung siapapun di Royal Road.
Pria itu melihat sekeliling dengan tajam.
"Kyaaaaaa!"
"Dia melihatku!" jerit gadis-gadis itu ketakutan.
Pria itu berjalan dengan pelan ke arah Weed, lalu membungkuk layaknya tikus yang menyedihkan. "Aku ingin meminta tolong padamu."
“Sial! Ups--” Weed salah berucap karena terlalu terkejut.
__ADS_1
"Aku kesini untuk membeli sebuah patung. Namun tidak ada yang aku inginkan di pajangan ini." kata pria yang tengah berlutut di hadapan Weed. "Bisakah kau membuatkan patung yang aku pesan? Aku mohon, tolonglah. Aku ingin kau membuatkan patung untukku, agar aku bisa melamar wanita pujaan ku."
Weed mencoba untuk menyuruh pria itu berdiri dan mendengar permohonannya. Nama pria itu adalah Volk. Dia sedang jatuh cinta dengan seorang wanita. Motif utamanya bermain game online adalah untuk melindungi wanita itu di sampingnya. Demi wanita itu, yang seorang priest, dia memilih profesi paladin knight untuk karakternya.
Selama setahun melakukan quest dan pertempuran yang sulit, dia tidak pernah mati berkat pengorbanan dan perlindungan dari Volk. Pria itu juga menikmati kehidupan reality virtualnya yang ditemani oleh wanita pujaan hatinya, yang selalu memberinya blessing dan healing ketika dia sekarat. Ikatan diantara mereka berdua menjadi lebih erat seiring berlalunya waktu, dan Volk sangat bahagia setiap dia melihat wanita itu.
Sekarang adalah waktunya untuk melamar wanita itu.
"Aku ingin memberinya sesuatu yang tidak terlupakan semasa hidupnya. Bukan sebuah bunga yang akan layu suatu hari nanti. Aku ingin kau mengukir karangan bunga yang tidak akan pernah layu untuk membuktikan perasaanku di dalamnya! Tolonglah! Ya!" Volk tetap bersikeras untuk berlutut. Wajahnya memang menakutkan, namun tidak dengan hatinya. Tidak banyak pria yang rela berlutut di hadapan orang asing demi seseorang yang di cintai nya.
Sambil menghela nafas dalam-dalam, Weed melihat sekeliling. Banyak wanita tampak tersentuh. Bahkan dirinya yang buta akan uang, bisa merasakan kesedihan Volk. Volk mulai mengutarakan hati terdalamnya.
"Aku mencintainya. Aku sangat mencintainya, namun mengapa dia tidak kunjung mengerti?"
"Aku telah mengatakan hal ini ribuan kali dalam hatiku, AKU MENCINTAIMU!"
"Aku sangat ingin mengutarakan perasaanku."
"Namun kenapa aku tidak bisa mengungkapkannya padanya?"
Sebagai sesama pria, Weed bersimpati dengan Volk. Weed menggenggam tangan paladin itu dan membantunya untuk berdiri.
"Untuk permintaan seperti itu," Weed berbicara dengan sopan, "Kau tidak perlu sampai berlutut, Volk. Kau bisa meminta tolong padaku sekalipun kau sedang berdiri. Aku sangat menghargai permintaanmu. Jadi tenang saja, aku akan membuatkan pesanan mu dengan senang hati."
Volk meneteskan air mata haru. "Terima kasih banyak, Weed."
"Tidak apa-apa. Jadi, bunga apa yang kamu inginkan?”
"Tolong ukir tujuh bunga matahari. Hal itu melambangkan perasaanku, yang telah mencintainya, selama tujuh tahun. Bagiku dia adalah cahaya matahari yang paling indah dalam hidupku."
"Aku mengerti. Bisakah kau menungguku sebentar?"
Weed menganalisis stok kayu yang tersisa lalu memilih kayu dengan kualitas terbaik, Kayu Elf. Kayu itu sangat tebal dan keras yang diketahui hanya tumbuh di daerah beriklim tropis di bagian selatan benua. Balok kayu itu masih utuh, belum pernah dia sentuh sebelumnya.
"Aku harus melakukan yang terbaik agar hasilnya sebanding dengan nilai kayu ini. Sebisa mungkin perasaan Volk harus terkandung di dalamnya."
Weed bisa mengukir kelinci dan rubah dengan mata tertutup sekarang, namun mengukir bunga adalah hal yang berbeda, dia belum pernah memahatnya sebelumnya, jadi ini adalah tantangan seru buatnya.
'Jika aku mengukir tiap bunga secara terpisah, maka akan lebih mudah, namun bagaimana caranya aku bisa merangkai nya jadi satu nanti? Aku ingin menghadiahi pasangan ini dengan 7 bunga matahari dan 100 bunga mawar. Lebih baik aku mengukir buket bunga saja sekaligus.'
Tetapi, ketika kayu elf sedang dipahat, sebuah bentuk mulai muncul sedikit demi sedikit. Bunga pertama adalah bunga matahari yang cukup besar, dan diikuti bunga mawar yang mengelilinginya. Tangan Weed terlihat seperti tangan ajaib yang menari dengan indah. Lambat laun, sebuah karangan bunga yang indah sudah terlihat rupanya.
"Wow!"
“Luar biasa!”
Para pelanggan yang tengah menanti berubah menjadi penonton yang terkagum-kagum melihat seni memahat yang ditampilkan oleh Weed. Tiap kali pisau pahatnya bergerak lincah, dan tiap kali kayunya dibentuk, para penonton merasa sangat gelisah karena sedikit saja kesalahan dapat mematahkan batang bunga yang terlihat rapuh itu.
"Ya Tuhan! Biarkan dia menyelesaikannya."
Keinginan ini bukan hanya dari Weed dan Volk, namun juga semua orang yang sedang menontonnya. Tepat di depan mereka, wajah Weed sangat fokus memahat karangan bunganya. Ketika pisau pahatnya bergerak, kayunya mulai terbentuk, menampakkan bunga, batang, dan dedaunan.
'Tidak boleh ada kesalahan disini.'
Mata Weed bersinar memancarkan kilauan knife sclupting. Dia akan memaafkan sebuah kegagalan jika dia sedang sendiri, namun sekarang dia tengah berada di panggung pertunjukan dikelilingi oleh lingkaran penonton yang sangat banyak. Jika dia membuat suatu kesalahan dihadapan para pelanggan, reputasinya yang tengah naik daun akan hancur saat itu juga.
Dia tahu betul bahwa popularitasnya sedang berkembang, dikarenakan tidak ada sculptor lain di sekitarnya, maka dari itu dia harus menjaga agar popularitasnya tidak menurun dengan cara apapun. Karena baginya, seorang penggemar itu adalah penghasil uang! Weed menyalurkan obsesi untuk mendapatkan banyak uang kepada karya seninya.
Setelah sekian lama menguras tenaga akhirnya Weed sukses menyelesaikan karangan bunga itu.
Sclupture Mastery : Level 5,0%
Fame : +1
Art : +5
Meningkatkan keindahan dan kehalusan patung.
Mengurangi tingkat kegagalan saat membuat patung.
Skill Handicraft meningkat [level 1 Intermediate]
__ADS_1
Menambah kekuatan serang dengan senjata dan tangan kosong. (+30% ATK)
Meningkatkan setiap bidang skill kerajinan dan Sword Mastery.
Syarat : Penjualan karya seni yang gagal dapat membatalkannya.
Saat Weed menyelesaikan buket kayu, dua skill naik level secara bersamaan.
Karena sculpture mastery nya telah bertahan di level 4 98%, pesan naik level yang pertama tidaklah mengejutkan, namun peningkatan dari skill handicraft yang sebelumnya masih membutuhkan 6% lagi langsung terpenuhi, dan diupgrade menjadi tingkat intermediate.
Dan beruntung, status Art yang terus-menerus mengganggunya karena tidak lagi naik, tiba-tiba meningkat pesat sebanyak 5 poin. "Ini luar biasa."
“Stat Window!”
Weed memeriksa statistik windownya dengan cepat, dan menyadari bahwa level skill sculpture mastery nya tiak hanya naik, namun juga memperoleh tambahan 17% di level 5. Bahkan skill handicraft juga memperoleh 5% tambahan setelah naik ke tingkat intermediate.
'Aku sangat beruntung.' Weed merasa senang dengan keberuntungannya, kemudian mengerti kenapa itu bisa terjadi. Seni memahat bukanlah ban berjalan. Tingkat keahlian dari sculpture mastery tidak akan naik hanya dengan memproduksi patung yang sama sebanyak apapun.
Hanya akan naik ketika seorang sculptor menciptakan sebuah karya orisinil bernilai seni tinggi yang belum pernah dibuat sebelumnya, maka sculpture mastery akan meningkat secara drastis. Mengingatkan Weed dengan patung rubah dan kelinci pertamanya yang meningkatkan skill sculpture mastery nya dengan pesat saat awal memahat.
Ketika dia tidak lagi menciptakan bentuk yang baru, dan berulang kali menciptakan produk yang sama, itulah alasan sculpture mastery nya tidak mengalami kemajuan.
'Aku pikir peningkatannya melambat sejalan dengan levelnya yang lebih tinggi, ternyata bukan itu. Aku melakukannya dengan cara yang salah.'
Ketika Weed tenggelam dalam pikirannya, Volk dan pelanggan lain tengah terkagum-kagum oleh karangan bunganya. Sebuah karangan bunga yang terbuat dari kayu. Bunga matahari dan mawar itu memancarkan kehangatan dan keindahan yang terlihat hidup seperti aslinya.
"Ini sudah selesai, Volk." Weed menyerahkan karangan bunganya pada Volk. Bunga matahari dan bunga mawar itu tampak menyinari paladin itu. Di matanya, karangan bunga itu tampak seperti sebuah keajaiban.
“Oh, ya Tuhan. Aku tidak bisa- aku tidak percaya-” Volk meneteskan air matanya lebih banyak, tak bisa menahan harunya lebih dalam, “Apakah ini benar-benar terbuat dari kayu? Sclupture Mastery adalah sebuah keajaiban."
"Ya, Volk. Kau baru saja melihatku mengukirnya, kan?"
"Tapi ini benar-benar tidak dapat dipercaya." kata Volk sambil menangis bahagia.
Penonton lain tidak kalah terpesona oleh hasil karya Weed. Yang tidak mereka tahu adalah, Weed tidak akan bisa membuat karangan bunga itu tanpa bantuan Zahab's Knife Sclupting, khususnya pada saat-saat kritikal, bersama dengan skill sculpture mastery dan skill handicraft, bergabung untuk menghasilkan efek yang fantastis pada karya itu.
"Aku telah menciptakan karangan bunga ini dengan segenap hatiku. Sekarang pergilah lamar dia dengan hatimu." Weed memberikan senyuman terbaik nya.
Dia menyemangati Volk dengan halus. Sebagai bayaran telah menginspirasi dirinya bisa mengetahui rahasia baru dari sculpture mastery melalui karangan bunga pesanannya.
"Terima kasih, terima kasih banyak, Weed." Volk benar-benar tulus saat mengucapkannya. Dia ma masuk kan tangannya ke dalam saku untuk membayar karangan bunga.
Sambil tersenyum kecil Weed berkata, "Harganya 3 gold." Mengingat usaha yang telah dia curahkan, patung itu pantas dihargai lebih dari 3 gold, namun dia merasa puas hanya dengan sebanyak itu.
Tiba-tiba, Volk tampak kebingungan, dan mulai membolak-balikkan saku nya. “Kemana- uangku semuanya hilang.” Volk meringis sedih. Tangannya yang telah meraba sakunya tidak menemukan apa pun di dalamnya.
Namun, Weed lebih panik darinya. 'Apa dia mencoba menipuku?'
Weed mengerti apa yang akan terjadi, lebih tepatnya, apa yang akan Volk katakan berikutnya. 'Dia akan mengatakan uangnya telah hilang di suatu tempat.'
"Ma- maafkan aku, Weed. Aku telah kehilangan uangku entah dimana." kata Volk.
'Soalnya kamu tidak bisa bilang kalau kamu memang tidak punya uang dari awal.'
Volk tak menunggu jawaban dari Weed, dan berteriak dengan kejam, "Sepertinya seseorang telah mencurinya. Kurang ajar! Berani sekali mencuri ku!"
'Nah kan. Tapi kamu tidak bisa kabur dari sini mengandalkan dengan kebohongan seperti itu, apalagi disaksikan oleh orang sebanyak ini. Jika dia memang ahli dalam hal seperti ini, dia seharusnya sangat tahu cara berkelit untuk merampokku lalu melarikan diri. Penjahat sialan!'
"Apakah kau keberatan jika aku memberimu sesuatu yang nilainya setara dengan uang untuk menebus karangan bunga ini?"
Seperti yang telah di tebak oleh Weed, pria menyeramkan ini akhirnya menyatakan hal ini juga. Sebuah trik pasaran bagi mereka yang tidak punya uang, namun Weed orang yang berbeda, apalagi menyangkut uang dia tidak akan kenal ampun, setelah mendengar perkataan ini dia langsung memancarkan aura yang mengerikan.
'Kau pikir siapa dirimu beraninya menipuku, brengsek?!' Dia membatin sambil menatap Volk dengan dingin.
Volk terpaksa meraba sakunya lagi. "Beruntung sekali. Aku menemukan 2 gold dan 90 silver. Ini lah satu satunya uangku yang tersisa. Bisakah kau mendiskon 10 silver?" tanya Volk berusaha memelas seperti sebelumnya saat dia memohon sebuah pesanan pada Weed.
"Kenapa kau tak memberikanku sesuatu yang seharga 10 silver saja? Apa yang kau punya?"
Weed sudah mengingat dengan baik puluhan ribu item yang telah ditemukan dalam Royal Road bahkan dari A sampai Z. Karena dia telah merencanakan dengan matang, ketika menemukan sebuah item dan mengidentifikasinya, dia akan menghitung harga pasaran, lalu menjualnya untuk meraih keuntungan dua kali lipat, atau bahkan tiga kali lipat dari harga aslinya.
Mata Weed yang tajam menyelidiki penampilan Volk. Dia mengamati equipment dan perhiasan yang di pakainya. Namun dia gagal menangkap sesuatu yang berharga dari Volk yang tampak lusuh. Paladin itu mengeluarkan sebuah buku dari baju nya dan menyerahkannya pada Weed.
__ADS_1
"Bagaimana jika aku menukarkan 10 silver dengan buku ini?"
'Buku?'