
♡LOVE HEART♡
ROMA...
Terlihat Raka melangkah kearah kamarnya namun tiba-tiba tatapan matanya memudar...rasa sakitnya kembali...berkeringat dan dingin...tubuh Raka pun tergeletak dilantai...
Belva yang membawakan Raka minuman pun terkejut...dan gelas yang dia pegang terjatuh dari genggamannya...
BUNDA BELVA : "Raka!!!!" (Berlari menghampiri Raka)
Beberapa menit kemudian...
BUNDA BELVA : "Raka tidak minum obatnya sejak siang tadi...Gadis itulah yang menyebabkan Raka tidak minum obatnya...Kau lihat Lanzo...apakah ini yang kau maksud kekuatan Cinta???..." (Menangis dan menatap dingin Lanzo)
Dr. LANZO : "Belva...Raka baik-baik saja...dia hanya kelelahan...kau jangan selalu bertingkah Cemas berlebihan seperti ini kepadanya..."
BUNDA BELVA : "Lusa aku akan membawa Raka kembali ke Indonesia...bagaimana pun caranya aku akan membawanya pulang..." (Menatap dingin Lanzo dan pergi dari kamar Raka)
PAK FIRMAN : "Maafkan saya Tuan...saya telah gagal menjaganya...Maafkan saya..." (Membungkukkan badannya dihadapan Lanzo)
Dr. LANZO : "Tidak...justru saya yang berterima kasih kepadamu...karna sudah menjaga Raka dengan baik..." (Menepuk pundak Pak Firman dan tersenyum)
Keesokannya...dirumah Nia...
NIA : "Pagi Bu..." (Duduk disofa dan menyalakan Radio miliknya)
IBU ALETA : "Loh...kamu sudah bangun?...tumben banget" (Sambil memakai sepatunya)
NIA : "Hehehe iya...oiya Ibu udah mau berangkat yaa?"
IBU ALETA : "Iya...Ibu berangkat dulu yaa...ingat!!...kerjain PR mu sekarang...nanti malam kita lanjutkan pelajaran yang Ibu ajarkan kepadamu kemarin-kemarin..."
NIA : "Iya-iya...Nanti Nia kerjain PR nya..." (Tersenyum)
IBU ALETA : "Yaudah Ibu berangkat dulu yaa..."
NIA : "Iya...Hati-hati ya bu..."
IBU ALETA : "Iyaa...oiya makanan sudah ibu siapkan seperti biasa yaa dimeja makan..."
NIA : "Makasih Bu..." (Tersenyum)
Ibu Aleta pun pergi...
"Sejak kecelakaan diumurku 12 tahun itu...aku berhenti sekolah karna Banyak sekolah yang menolakku untuk menjadi murid disekolah mereka...dengan alasan aku akan menjadi beban disekolah tersebut...pada akhirnya Ibuku memutuskan untuk menjadi Guru pribadiku...setiap malam aku sekolah pada Ibuku sendiri...apapun yang Ibu ajarkan dihari itu...maka itu juga yang akan diajarkan Ibu kepadaku...Ibuku adalah Seorang Guru SMA...Walaupun ibuku hanya mengajarkan pelajaran Matematika...namun Ibuku juga dikala jam istirahatnya dia selalu pergi keperpustakaan untuk meminjam sebuah buku yang akan dia pelajari...itu semua demi untuk mengajariku dimalam harinya dengan mata pelajaran yang berbeda...saat kecelakaan itu terjadi...aku kehilangan Hidup dan juga Pahlawanku...Yaitu penglihatan dan juga Ayahku...Sempat terfikirkan olehku untuk mengakhiri Hidupku...saat itu tepat dihari Ulang tahun Ayahku yaitu sehari setelah kecelakaan itu terjadi...saat untuk pertama kali ku membukakan mataku...hanya Hitam pekat dan Gelap saja yang bisa kulihat...Teriakku kepada Tuhan dengan tangisan dan kebencian akan Takdir yang merampas Hidup dan juga Pahlawanku...tanganku gemetar rasa takutku akan gelap semakin pekat...yang kudengar hanyalah suara tangisan diriku dan juga Ibuku"
5 TAHUN YANG LALU...
NIA : "Ibu...Ibu...Nia takut Bu...Ibu dimana...." (Menangis sambil merabakan tangannya untuk mencari Aleta)
IBU ALETA : "Sayang tenanglah Ibu ada disini nak..." (Memeluk Nia)
NIA : "Di..dimana Ayah bu??...Ayah dimana??"
__ADS_1
Ibu Aleta terdiam dengan pertanyaan Nia...tangis dan pelukannya pun semakin kuat...
NIA : "Ibuuu...Jawab Nia Bu...Dimana Ayah...Nia mau ketemu Ayah bu...!!" (Melepasakan pelukannya dan menarik-narik tangan Aleta)
IBU ALETA : "Nia...A..Ayah...!"
NIA : "A..Ayah dimana bu...!!" (Berteriak menangis dan menggenggam tangan Aleta)
Tiba-tiba seorang Suster masuk kedalam Ruang rawat Nia dan berkata...
SUSTER 1 : "Ibu Aleta...Maaf kami sudah membawa Jenazah Tuan Alvaro kedalam Ruang Jenazah...Silahkan saya akan mengantarkan Ibu keruangan tersebut"
Tangan Nia pun terjatuh lemas dari genggaman Aleta...dirinya membisu mendengarkan ucapan suster tersebut kepada mereka...
Seketika Nia pun menangis dan berteriak...
NIA : "Ti...tidak!!!...ini tidak mungkin A...Ayah tidak mungkin meninggal...Ayaaaahh...Ayaaahh!!...jangan tinggalkan Nia Ayah...Ayaahh!!!" (Berteriak dan memberontakkan tubuhnya)
Nia pun menarik paksa Infusannya dan berlari keluar dari ruang rawatnya...terlihat Beberapa kali Nia terjatuh dan menabrak apapun yang ada dihadapannya...
Aleta hanya terjatuh dan menangis...karna tak mampu menahan Nia dan juga Melihat jenazah Alvaro yang kini berada diRuang mayat...
Sampai ketika Nia benar-benar terjatuh karna menabrak seseorang...
"Apakah kau baik-baik saja?" Ucap orang tersebut sambil membantu Nia untuk berdiri...
Tangis Nia semakin pecah...tubuhnya melemas...dan terjatuh pingsan...
Terdengar samar suara orang tersebut memanggil para dokter sambil menggendong dirinya...
Beberapa menit kemudian...
IBU ALETA : "Nia...sayang..." (Mengelus kepala Nia sambil menangis)
Keesokkannya...Disebuah Pemakaman Nia...
Terlihat pemakaman yang penuh dengan tangisan...hanya Nia yang terdiam membisu tatapannya kosong tangannya menggenggam erat tanah kuburan Ayahnya...hatinya penuh kebencian terhadap Takdir yang memisahkan dia dan juga Ayahnya...
9 Bulan kemudian...Nia menjadi sosok anak yang pendiam kepribadiannya berubah 80% bermula anak yang berkarakter Ceria menjadi anak yang sangat pendiam dan tertutup...dikala diamnya dia juga sering sekali dibully dihina dikerjai oleh teman-teman rumahnya karena matanya yang buta...
Tiap malam Nia memimpikan Kecelakaan itu...teriaknya disetiap tengah malam bagaikan alarm untuk Ibunya yang selalu menjadi bahan Remasan tangan Nia yang menggenggam erat tangan Aleta...Luka berdarah ditangan Aleta adalah salah satu bukti penderitaan Nia...
Sebuah kecelakaan Tabrak lari tersebut telah merubah besar keluarga kecil tersebut...Kehilangan sosok Ayah...sosok Suami tercinta...dan Sosok Hero dalam keluarga tersebut...telah direbut oleh seseorang yang sudah menabrak Nia dan Ayahnya dimalam itu...
Hingga akhirnya Aleta memutuskan untuk pindah ke Italia...tempat kelahiran Alvaro Felice yaitu Ayahnya Nia...
2 Tahun kemudian Kepribadian dan sifat Nia mulai berubah menjadi anak yang Ceria kembali walau tidak seceria sebelumnya...namun masih terlihat senyum manis dibibirnya...dengan Lingkungan baru...tempat baru...suasana baru...dan orang-orang baru...Nia mulai melupakan Kecelakaan itu bahkan Mimpi buruknya di tiap tengah malam pun juga terhenti...
Hingga kini untuk pertama kalinya dia benar-benar sangat terbuka dengan seseorang bahkan bisa dikatakan jatuh cinta untuk pertama kalinya...yaitu kepada Elfatah...seseorang yang hanya dia kenali dari Harum tubuhnya dan juga Suara orang tersebut...namun tanpa keraguan Cinta Nia terjatuh kepada laki-laki tersebut...menaruh seluruh Kepercayaan Ketulusan dan Cintanya hanya untuk Elfatah...adalah awal kisah yang penuh rintangan dan kesedihan...entah apa yang akan terjadi selanjutnya...itu adalah Takdir yang telah tuhan tentukan untuknya...apakah tuhan akan berbaik hati padanya karna sudah mengambil Sosok Hero didalam hidupnya atau Tuhan masih belum cukup untuk mengambil seseorang yang dia Cintai...
Itu semua akan menjadi Takdir Nia selanjutnya...
Tersadar Nia akan ingatan 5 Tahun yang lalu...dia pun mengusap air mata yang tanpa disadari telah membasahi pipinya...
__ADS_1
NIA : "Sebaiknya aku ke Trevi...El pasti kesana untuk melanjutkan lukisannya..." (Tersenyum sambil mematikan Radio miliknya)
Terlihat Nia yang jalan menuju Trevi sambil sesekali bersiul bahagia...sesampainya di Trevi tampak Nia yang terus menerus mengelilingi trevi dan sesekali dia juga Berteriak memanggil Elfatah...sampai akhirnya hari telah Sore...langit mulai gelap dan lampu-lampu Trevi pun mulai dinyalakan...
Teriak Nia kembali memanggil nama Elfatah...namun tak juga ada jawaban dari seseorang yang Nia harapkan yaitu Elfatah...terlihat Wajahnya penuh dengan Kesedihan, Cemas, dan Pertanyaan...
Hingga akhirnya seseorang memegang pundak Nia...
NIA : "Elfatah!!!...aku yakin kamu pasti akan menemuiku lagi diTrevi ini seperti janjimu..." (Tersenyum)
IBU ALETA : "Nia sayang...ini sudah gelap kamu kenapa ada disini nak?...ibu mencarimu dirumah tapi ternyata kamu ada disini"
NIA : "I...ibu??..."
IBU ALETA : "Iya ini Ibu...memangnya kau mengharapkan siapa?...apakah kau dan El bertemu lagi disini tadi?"
NIA : "El?...Dia tidak kesini bu..." (Sambil menatap kearah suara Trevi)
IBU ALETA : "Mungkin hari ini El lagi ada acara keluarga...kamu jangan sedih kaya gini dong...kan kalian sudah jadi pasangan Amante...ayoo apalagi yang harus kamu sedihkan?..." (Tersenyum Sambil mengelus rambut Nia)
NIA : "Tapi seharusnya El kasih kabar ke Nia Bu...karna Nia sudah berikan nomor Telphone Nia ke dia..." (Meluk Ibu Aleta)
IBU ALETA : "Udaaah...tidak usah Sesedih ini...besok ibu yakin dia pasti langsung datang kerumah...ayo kita pulang...hari ini Ibu akan membuatkanmu Pizza lohh.." (Meluk Nia)
NIA : "Semoga ibu benar..."
Dirumah Nia...Terlihat Nia yang sangat lahap memakan Pizza buatan Aleta tersebut...
IBU ALETA : "Nia...Ada kabar baik yang ingin ibu beritahukan kepada kamu.."
Nia yang sedang menggigit Pizza pun menghentikan gigitannya...
NIA : "Ada kabar baik apa Bu...?"
IBU ALETA : "Besok...kamu sudah bisa menjalani Transplantasi matamu Nia..." (Tersenyum)
Tersedak Nia yang sedang mengunyah Pizza...
NIA : "Uhuk..Uhuuuk...Uhuk!!!..A...apa??...bukankah Seharusnya 2 hari lagi bu?"
IBU ALETA : "Tadi siang pihak rumah sakit nelphone Ibu...mereka bilang kalau lusa itu terlalu lama...Karna mata pendonor sudah ada dari 2 hari yang lalu...semakin cepat Tranplantasi dilakukan maka semakin baik hasilnya...dan seharusnya mulai malam ini kamu puasa looh..."
Seketika Nia menaru Pizza yang sedang dia Gigit kepiring miliknya dengan wajah yang Cemberut...
IBU ALETA : "Hahaha...ya ampun Nia kamu Imut banget siih...ibu gemes liat kamu kaya gini...Hahaha..."
NIA : "I..ibu kenapa tidak beri tahu Nia sejak tadi...dan kenapa Ibu malah buatkan Nia Pizza?...sementara seharusnya Nia berpuasa...Aaaaah Ibu jahat...Nia kan mau Pizza nya...Pizzanya enak banget..." (Manyun sambil memegangi lagi Pizza miliknya)
IBI ALETA : "Hahaha...udah-udah lanjutkan makannya...Tidak apa-apa kalau cuman sedikit...potongan Pizza itu terakhir yaa..." (Tertawa sambil mengelus pipi Nia yang belepotan dengan saus dari Pizza miliknya)
NIA : "Hehehe...Grazie Madre Piuttusto!!"
Artinya "Hehehe...terima kasih Ibu Cantik!!!" (Tersenyum)
__ADS_1
Terlihat Nia yang lahap memakan Potongan Pizza tersebut...dan terlihat juga Aleta yang tersenyum gemas melihat Nia...
BERSAMBUNG》》》》》》》