LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 62


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


Terlihat Raka dan Nia hanya terdiam saling menatap dengan air mata yang tanpa Nia sadari terjatuh dari matanya...seketika Nia pun menghapus air matanya tersebut dengan kasar...


REZA : "Ka...karin...sekarang ikutlah denganku!!!" (Menarik tangan Karin dengan panik)


KARIN : "Lepaskan tanganku!!!...beraninya kau pegang tanganku!!!" (Teriak karin dengan kesal)


Reza pun menarik tangan Karin dan dengan cepat menutup pintu ruangan tersebut...


KARIN : "Lepasin gk tanganku!!" (Menarik tanganya dengan cepat)


REZA : "Tidak bisakah kau tidak berteriak!!...kau memang selalu pembuat masalah!!!" (Teriak menatap Karin dengan kesal)


KARIN : "Yaa!!...apa kau tidak sadar kau juga berteriak kepadaku barusaan!!!" (Teriak menatap Reza)


REZA : "Karin diamlah...Perang dunia ketiga akan dimulai!!" (Ucap Reza sambil mengintip sedikit kearah jendela ruangan Raka)


KARIN : "Apa yang kau lakukan??"


REZA : "Mereka pasti akan bertengkar...aku yakin perang dunia pasti akan terjadi" (Menatap Karin dengan cemas)


KARIN : "Aku juga tau...Tuan Raka pasti sangat Murka kepada Bu Nia...karna Bu Nia masuk kedalam ruangannya!!"


REZA : "Bukan hanya karna itu..." (Mencoba mengintip kembali)


KARIN : "Maksudmu?" (Mencoba mengitip juga disamping Reza)


REZA : "Mereka dulunya sepasang kekasih!!"


KARIN : "A...apa??...Bu Nia kekasihnya Tuan Raka???...bagaimana mungkin Vampir seperti Tuan Raka bisa mempunyai kekasih dan terlebih kekasihnya itu Bu Nia??" (Teriak Karin dengan terkejut)


Sekejap Reza menutup Mulut Karin dan menarik Karin masuk kedalam Lift dengan panik...


Didalam Ruangan Raka...terlihat suasana diantara keduanya sangat Dingin dan Canggung...Raka pun berdiri dari duduknya dan menatap Nia dengan dingin...


Seketika Nia pun membalikkan badanya dan mencoba untuk keluar dari ruangan tersebut...namun saat Nia mencoba untuk keluar tiba-tiba Raka menarik tangan Nia dan memeluk Nia dengan erat...


Nia pun terkejut dengan pelukan Raka kepadanya...seketika air matanya terjatuh...


Tubuh Raka yang hangat dengan detak jantung yang beraturan terasa asing dipelukan Nia...seketika Nia pun memberontakkan dirinya untuk terlepas dari pelukan Raka kepada dirinya...


NIA : "Lepaskan!!" (Ucap Nia sambil memberontakkan tubuhnya)


RAKA : "8 Tahun...selama 8 tahun kau pergi meninggalkanku tanpa memperdulikanku???...apa kau pernah berfikir bagaimana caranya aku bisa melewati 8 tahun ini tanpa dirimu???...Apa kau pernah berfikir bagaimana keadaanku selama 8 tahun ini???" (Ucap Raka dengan dingin sambil Memeluk Nia dengan erat)


NIA : "Lepaskan!!...aku mohon lepaskan!!!...Sakit!!!" (Teriak Nia sambil Memberontakkan dirinya)


Seketika Raka melepaskan pelukan dirinya kepada Nia...


NIA : "Apapun yang terjadi di 8 tahun yang lalu adalah sebuah kesalahan...dan sekarang...aku hanya mengenalmu sebagai orang asing!!" (Ucap Nia dengan tegas)


Seketika Raka menarik tangan Nia dan memojokkan Nia kedinding...


NIA : "A..apa yang kau lakukan??" (Ucap Nia sambil menutup matanya)


Tanpa berkata Raka pun melumat kasar Bibir Nia dan menahan tangan Nia yang mencoba mendorong dirinya...


NIA : "[Ada apa denganya...kenapa dia sangat berbeda dengan Raka yang kukenal!!]" (Dalam hati Nia sambil mencoba mendorong Raka)


Raka terus menerus melumat bibir Nia dengan kasar dan bahkan menggendong Nia untuk didudukan keatas meja kerjanya...


Tanpa disadari Nia pun membalas lumatan Raka kepadanya...seketika Raka melepaskan Lumatan dirinya kepada Nia dan menatap Nia dengan bingung...


RAKA : "Apa kau menikmatinya??" (Menatap Nia dengan dekat)


NIA : "Aku mohon hentikan!!!" (Ucap Nia sambil menangis)

__ADS_1


Terlihat Raka tersenyum Smirk menatap Nia dan melumat Bibir Nia kembali dengan kasar...


Seperti binatang buas yang kelaparan tiba-tiba Raka mencoba membuka Pakaian Nia dengan Kasar...satu persatu pakaian yang menyelimuti Nia pun mulai terbuka keseluruhan...


NIA : "[Tidak!!...ini tidak boleh terjadi!!!]" (Dalam hati Nia sambil menangis menatap Raka)


Nia pun mendorong Raka dengan sekuat mungkin dan terlihat kini Raka terdorong oleh dirinya...


Tatapan Raka tersadar ketika melihat Nia yang setengah telanjang dan menangis menatap dirinya dengan kebencian...


RAKA : "[Apa yang kulakukan???"] (Dalam hati Raka yang terkejut mengingat perbuatannya kepada Nia barusan)


Nia pun merapikan Pakaiannya dan mengelapi bibirnya dengan kasar...


NIA : "Apa kau tahu??...Kau bukanlah Raka yang kukenal!!!" (Menangis Nia menatap Raka)


Nia pun berlari keluar dari ruangan tersebut dengan wajah dan pakaian yang terlihat berantakan...


NIA : "[Menjijikan!!!...apa yang telah kulakukan??...kenapa aku sempat menikmati itu semua???...aku benar-benar manusia yang menjijikan!!!]" (Dalam hati Nia sambil menangis)


Semua karyawan menatap Nia dengan rendah yang terlihat keluar dari Lift khusus Untuk kelantai 50 yaitu Khusus untuk Direktur mereka dengan kondisi yang berantakan dan menangis...


Menangis Nia didalam mobil miliknya sambil mengelapi bibirnya dengan kasar...


Nia pun menancap gas mobilnya dengan cepat...dan 20 menit kemudian Nia pun menghentikan mobilnya tepat dihadapan sebuah Jurang dengan pemandangan yang sangat Cantik...rupanya tempat tersebut adalah Tempat yang selalu Nia datangi ketika dirinya merasa sedih...


Nia terus menerus menerus merapikan pakaiannya dengan gemetar dan mengingat kejadian tadi dengan menangis...


Tatapan mata Raka terus terngiang dipikiran Nia dan hembusan nafas Raka masih terdengar ditelinga Nia...Nia pun menutup telinganya namun saat Nia menutup telinganya tiba-tiba kenangan yang ia lewati bersama Raka dimalam 8 tahun yang lalu muncul diingatan Nia dengan jelas...semua ucapan Raka..hembusan nafas Raka..dan termasuk Sentuhan yang Raka berikan kepadanya semuanya kembali muncul diingatan Nia...


NIA : "Cukup!!...hentikan!!!...aku tidak ingin mengingat itu lagi!!!...aku mohon!!!" (Menutup Telinganya sambil berteriak)


Nia pun terduduk lemas sambil menutupi telinganya...tiba-tiba Ucapan Belva terngiang diingatan Nia kembali...


BUNDA BELVA : "Rakalah yang menabrak Ayah dan juga dirimu!!!...Rakalah yang menabrak Ayah dan juga dirimu!!!...dan kau...kau adalah penyebab kondisi Raka semakin Parah!!!...kau..kaulah Nia...kau adalah pembawa Maut bagi Raka dan juga Ayahmu!!!" (Terngiang ditelinga Nia)


NIA : "Cukup!!..Cukup!!...Cukup!!!" (Teriak Nia sambil menghentakkan tangannya disebuah pohon yang ada disamping dirinya)


NIA : "Aku memang pembawa sial!!...siapapun yang ada didekatku mereka semua pasti akan terluka...tapi..tapi kenapa harus mereka??...kenapa harus Ayah dan juga Raka??" (Menangis Nia sambil meringkup gemetar dibawah pohon)


Disisi lain...AVERUS...


Berserakan semua barang-barang yang ada diruangan Raka...seketika Raka pun melemparkan semua barang yang ada dihadapannya dengan membabi buta...


Terlihat tangis penyesalan yang kini ada diwajah Raka dengan emosinya yang tak terkontrol...


RAKA : "Apa yang sudah kulakukan???" (Teriak Raka sambil melepar-lempar semua barang yang ada dihadapannya)


Beberapa saat kemudian Raka pun merapikan pakaiannya dan hendak untuk pergi meninggalkan Averus dengan tatapan tajam dan juga matanya yang memerah...


Semua karyawan yang melihatnya sangat ketakutan dan bahkan sampai tidak berani menatap Raka hingga Raka benar-benar sudah keluar dari Averus...


REZA : "Raka!!!" (Teriak Reza yang melihat Raka keluar dari Averus)


Hari pun telah sore...terlihat Raka hanya terdiam menatap jendela mobil dengan aura yang sangat dingin...namun tiba-tiba pandangan mata Raka terhenti pada seseorang yang seperti dia kenal dan ternyata mereka adalah Zira dan Zara yang berjalan kaki dipinggir jalan dengan ekspresi wajah yang kelelahan...


RAKA : "Berhenti!"


REZA : "Kau mau kemana??...ya tuhan apa lagi yang mau kau hancurkan??" (Teriak Reza sambil menatap Raka dari kaca spion tengah)


Seketika Raka pun keluar dari mobil tersebut dan menghampiri Zira dan Zara...


ZARA : "Paman baik!!" (Terkejut menatap Raka)


ZIRA : "Paman baik kenapa ada disini??" (Menatap Raka dengan bingung)


RAKA : "Harusnya paman yang bertanya kepada kalian...kenapa kalian ada disini??...dimana orang tua kalian?..apakah kalian tidak dijemput dengan mereka?" (Menatap Cemas kearah Zara dan Zira)

__ADS_1


ZIRA : "Huuuft paman...kami pun juga tidak tahu kenapa tidak ada yang menjemput kami" (Cemberut menatap Raka)


ZARA : "Aku sangat lelah...sedari tadi kita jalan kaki dipinggir jalan agar Ayah atau Bunda bisa melihat kami...tapi sampai sekarang mereka tidak datang!!" (Sambil menepuk kakinya yang pegal)


RAKA : "Baiklah...kalau begitu paman akan mengantar kalian kerumah kalian...bagaimana??" (Tersenyum sambil menunduk dan mengusap rambut Zira dan Zara)


ZARA & ZIRA : "Yeay!!!" (Teriak girang mereka sambil saling menatap satu sama lainnya)


RAKA : "Ayo!!" (Mengulurkan tangannya dihadapan Zara dan Zira)


Seketika tangan kecil Zira dan Zara pun menggenggam tangan Raka dengan senyuman...


Disisi lain...Dirumah Nia...


LUNA : "Ibu...kok rumah sepi siih" (Sambil melepas heels didepan pintu)


IBU ALETA : "Lohh...ibu kira kamu yang jemput Zara dan Zira!!" (Berdiri dari duduknya sambil mendekat kearah Luna dengan cemas)


LUNA : "Bukannya kak Vino yang jemput mereka??" (Bingung Luna menatap Aleta)


IBU ALETA : "Vino bilang hari ini dia lembur dan katanya kamu yang jemput Zara Zira!!"


LUNA : "Ya tuhan Pasti kak Vino mengirim pesan ke handphone ku!!" (Ucap Luna dengan cemas)


IBU ALETA : "A..apa maksudmu?"


LUNA : "Ibu handphone Luna lowbat sejak siang tadi dan Luna belum sempat ngeCash handphone Luna...sekarang juga Luna kesana buat jemput mereka!!" (Ucap Luna dengan cemas sambil memakai Heelsnya kembali)


IBU ALETA : "Ibu ikut...mereka pasti sangat ketakutan...Bi!!...Saya dan Luna kesekolah Rara dulu yaa!!!" (Teriak Aleta sambil menutup pintu mereka)


BIBI AMI : "Baik Nyonya!!"


Disisi lain...didalam mobil Raka...


RAKA : "Reza berhenti sebentar didepan sana.."


REZA : "Kau mau kemana??"


RAKA : "Zira Zara tunggu ya...Paman hanya sebentar!!" (Tersenyum menatap Zira Zara)


ZIRA & ZARA : "Okeh paman!!" (Tersenyum)


Raka pun keluar dari mobil tersebut...


REZA : "Tunggu sebentar!!...Ra..Raka barusan tersenyum???" (Teriak Reza sambil menatap Raka yang berlari diluar mobil)


ZARA : "Memangnya Paman tidak pernah tersenyum?"


REZA : "Apa kalian sering melihatnya tersenyum seperti i..itu??" (Menoleh ke arah Zira dan Zara)


ZIRA : "Memang Paman selalu tersenyum seperti itu kepada kami...bahkan paman mempunyai Suara ketawa yang khas!!...hahaha!!"


ZARA : "Hahahaha!!!"


Zira dan Zara tertawa menirukan suara Raka sambil saling menatap...


REZA : "A..apa???...tertawa???...ooh ya tuhan..Karin benar sepertinya Kiamat semakin dekat!!" (Ucap Reza sambil menatap Rala dari kejauhan)


Beberapa menit kemudian Raka pun kembali dengan membawa 2 Gelato yang ada dikedua tangannya...


RAKA : "Gelato!!...siapa yang mau Gelato??" (Tersenyum menatap Zira Zara)


ZIRA & ZARA : "Aku mau!!!" (Teriak Zira Zara)


RAKA : "Silahkan!!" (Tersenyum menatap Zara Zira)


Terlihat Zara dan Zira yang lahap menjilati Gelato tersebut dengan ekspresi yang sangat ceria...dan Terlihat juga Raka yang tersenyum gemas menatap Zara dan Zira...

__ADS_1


REZA : "[Sangat menakutkan!!...dia seperti bukan Raka yang kukenal!...sekarang....justru aku semakin takut padanya!!!]" (Dalam hati Reza sambil melirik takut kearah Raka lewat kaca spion tengah)


BERSAMBUNG》》》》》》》


__ADS_2