
♡LOVE HEART♡
RAKA : "Sekarang kau pulanglah...aku tidak ingin kau menyia-nyiakan hidupmu hanya untuk angin sepertiku" (Sambil menghelakan nafasnya dengan lemas)
NAYLA : "Tidak!!...aku tidak akan meninggalkanmu...justru aku kesini...karna aku ingin mengajakmu kesuatu tempat...aku...aku ingin mengajakmu ke Villa Savero..!!" (Menatap Raka dengan tegas)
Seketika Raka menatap Nayla dan mengingat kembali perkataan Reza tentang Roma...
RAKA : "[Vila Savero??...wanita itu...wanita itu pasti juga ikut ke Villa itu...aku...aku harus menemuinya...satu-satunya orang yang bisa memberitahuku tentang 2 tahun yang lalu adalah dia...aku harus mencari tahu sendiri apa saja yang terjadi padaku di 2 tahun yang lalu...sampai-sampai sejauh ini Paman dan Bunda menyembunyikan semuanya dariku..]" (Dalam hati Raka sambil mengingat kembali semua perkataan Reza kepadanya)
NAYLA : "Tapi lihatlah...kau selalu dingin kepadaku...entah apapun niat baik ku kepadamu...kau selalu menilainya salah!!"
RAKA : "A..apakah mereka semua pergi ke Villa itu??"
NAYLA : "[Ada apa ini?...kenapa dalam sekejap Raka seperti tertarik dengan Villa itu??]" (Dalam hati Nayla sambil menatap curiga pada Raka)
Seketika Raka melangkah mendekat kearaha Nayla dan menatap Nayla dengan dekat...
NAYLA : "Ra...Raka..." (Menatap Raka dengan bingung)
RAKA : "Katakan padaku..apakah mereka semua pergi ke Villa itu??"
NAYLA : "Te..tentu saja...karna Luna...Luna akan ikut bersama kami juga..."
RAKA : "Luna???"
Beberapa jam kemudian...tepat jam 3 sore didepan rumah Delvin...terlihat Zeyna, Nia, Luna, Nicho, Rafa dan Delvin telah siap untuk berangkat...namun mereka gelisah karena Nayla belum juga datang dan sedari tadi tidak bisa dihubungi oleh mereka...
NICHO : "Sepertinya kak Nayla tidak jadi ikut dengan kita" (Dengan datar berkata dan menatap Nia)
ZEYNA : "Jaga ucapanmu!!!" (Menatap dingin kearah Nicho)
NICHO : "Bagaimana bisa kak Nayla ikut dengan kita kalau kak Raka sedang sakit" (Bergumam Nicho dengan suara pelan)
Nia yang berada didekat Nicho pun seketika menatap Nicho...
NIA : "Nicho!.." (Berbisik sambil menatap kearah Nicho)
Seketika Nicho menutup mulutnya dengan tangannya...
RAFA : "Nia...nanti kau semobil denganku...bersama Luna...sedangkan Nicho Zeyna dan Nayla dimobil Delvin" (Tersenyum mengatakannya)
NICHO : "Apa-apaan ini...kenapa Kak Nia harus dengan Luna??...Tidak!!!...aku ingin dengan kak Nia"
LUNA : "Tidak!!...kak Nia harus denganku!!!" (Menarik tangan Nia dengan cepat)
NICHO : "Memangnya kau siapa???...akulah yang berhak semobil dengan kak Nia!!!...karna kak Nia adalah kakak ku!!" (Menarik Nia dengan cepat)
LUNA : "Tidaaakk!!!" (Berteriak)
ZEYNA : "Cukuuupp!!!!" (Berteriak)
Seketika suasana menjadi sepi mencekam...terlihat kini Luna dan Nicho melepaskan tangan Nia dengan cepat...
ZEYNA : "Kalian bisa tidak???...gak ribut kaya gini setiap ketemu!!!...sekarang aku yang akan memutuskan...Nia akan semobil dengan Rafa dan juga Nayla...sedangkan kau Nicho dan juga Luna...kalian akan satu mobil denganku dan juga Delvin!!"
NICHO & LUNA : "What!!!!" (Berteriak secara bersamaan)
ZEYNA : "No Complaint!!!"
NICHO : "Kak Zey...pliss kak aku tidak mau semobil dengannya!!"
LUNA : "Kak Zeyna aku tidak mau semobil dengan Elien ini kak!!!" (Sambil mengayunkan tangan Zeyna dengan melas)
__ADS_1
Suasana pun menjadi Ricuh kembali dengan Nicho dan Luna yang saling meributkan hal-hal kecil...namun beberapa saat kemudian terdengar suara klakson mobil yang kini berhenti tepat dihadapan mereka semua...
ZEYNA : "Nayla?...Nayla bawa mobil???"
RAFA : "Itu bukan mobil Nayla..." (Dengan malas mengucapkannya)
ZEYNA : "Maksudmu??"
Beberapa saat kemudian keluarlah Nayla dan Raka dari mobil tersebut yang membuat mereka semua terkejut...terlihat Nia dan Nicho sangat terkejut dengan apa yang saat ini mereka lihat karna yang mereka tahu saat ini kondisi Raka sedang tidak baik namun nyatanya kini mereka melihat Raka seperti tidak terjadi apapun dihari kemarin...
NIA : "Ra...Raka..." (Berbisik Nia sambil menatap Raka dari kaki hingga kepalanya)
Terlihat Raka terus menerus menatap Nia dari kejauhan dengan tatapan penasarannya...
ZEYNA : "Nayla!!...kau...kau mengajaknya??" (Menatap Raka dan Nayla secara bergantian)
NAYLA : "Tentu saja!!...bagaimana mungkin Raka tidak ikut denganku...dimana ada Nayla...pasti ada Raka...Iya gak Raka!!" (Tersenyum dan menggenggam tangan Raka)
LUNA : "Sekarang sudah lengkap...sebaiknya sebelum semakin sore kita berangkat sekarang" (Tersenyum)
NAYLA : "Okeh..Go!!!" (Tersenyum)
Mereka pun berangkat dengan mobil mereka...Zeyna dan Luna dimobil Delvin...Nia dan Nicho dimobil Rafa...sedangkan Nayla dimobil Raka...4 jam lamanya mereka mengendarai mobil mereka...mereka pun sampai di Villa Savero...yaitu Villa milik keluarga Zeyna yaitu Keluarga Savero...
Terlihat Villa besar yang Berdinding putih dan atap yang berwarna Cokelat tua...dan terlihat juga kolam renang besar tepat berada dihadapan halaman Villa tersebut dengan View pemandangan yang kini mulai gelap...karna hari mulai malam...
Satu-persatu mereka pun memasuki Villa tersebut dengan kebahagiaan...
ZEYNA : "Guys!!...karna di Villa ini hanya ada 5 kamar...2 kamar dibawah dan 3 kamar diatas...jadi aku memutuskan 1 kamar akan ditempati 2 orang dan sisa 1 kamarnya akan dikosongkan...biar adil!!...Aku akan tidur dengan Nia...Nayla dengan Luna...Delvin dengan Nicho...Eeeh tunggu maksudku...Delvin dengan Rafa...dan Nicho dengan Raka...Perempuan akan tidur dilantai atas...dan kalian para pria akan tidur di kamar dilantai 1" (Berteriak Zeyna sambil menunjuk beberapa Kamar dari lantai 1)
NICHO : "Kenapa kak Zeyna selalu memisahkan Kakak beradik ini???...aku dan kak Delvin dipisahkan...Kak Raka dan Kak Rafa juga kak Zeyna pisahkan!!...huuuh!!"
Seketika Zeyna menginjak kaki Nicho dengan kuat...Nicho pun berteriak kesakitan...
LUNA : "Dia benar-benar manusia terbodoh!" (Bergumam Luna sambil membuang wajahnya)
NICHO : "A...apa katamu???...kau!!!"
ZEYNA : "Nicho!!!...kalau kau mau memulainya lagi...jangan salahkanku jika aku akaaann!!!!!" (Berteriak)
Seketika Zeyna mencubit perut Nicho...dan Nicho pun berteriak kesakitan...
NICHO : "Aaaaw....ampun kak!!...ampuuunn!!!" (Berlari sambil menggosok perutnya)
Saat Nicho berteriak kesakitan terlihat Nia tertawa lepas melihat tingkah Nicho yang sangat menjengkelkan tersebut...
Seketika Raka menatap Nia yang tertawa tersebut pun terkejut karna terlintas pula beberapa bayangan samar seorang wanita yang sedang tertawa dihadapannya...
RAKA : "[Bayangan ini...aku...aku tidak bisa jelas melihatnya!!]" (Dalam hati Raka sambil menatap Nia yang sedang tertawa)
NAYLA : "Raka...aku akan membawakan Kopermu kedalam kamarmu" (Menggandeng tangan Raka)
ZEYNA : "Sumpah Vin ade kamu kamu kenapa beda banget siih sama kamu!!...aku keseell bangeet sama dia!!!!"
DELVIN : "Dia bukan adikku...udah tidak usah hiraukan dia...sekarang kau istirahatlah dikamarmu" (Sambil memakaikan Zeyna sebuah Syal)
LUNA : "Kak Zey...se...sebenarnya aku ingin...sekamar dengan kak Nia"
ZEYNA : "Looh kenapa??"
NAYLA : "Kau tidak mau sekamar denganku Lun??"
LUNA : "Bu...bukan itu maksud ku...ta..tapi aku..."
__ADS_1
ZEYNA : "Yaudah...kamu sekamar dengan Nia...aku akan sekamar dengan Nayla..." (Tersenyum)
LUNA : "Terima kasih kak Zey...terima kasih!!" (Tersenyum)
ZEYNA : "Yaudah semuanya sekarang beres-beres aja dulu barang-barang kalian...habis itu nanti malam kita kumpul dihalaman yaa"
LUNA : "Kita barbecue!!!"
Beberapa Jam kemudian...setelah selesainya mereka merapikan barang-barang mereka...terlihat satu persatu mereka berkumpul dihalaman depan Villa tersebut...terlihat Nicho yang sudah memegang gitarnya dengan diiringi Luna yang sudah bernyanyi...terlihat hanya Raka dan Nayla yang belum juga turun untuk berkumpul dengan mereka...
ZEYNA : "Mereka lama banget siih turunnya" (Sambil merapikan beberapa Alat bakar)
NIA : "Mungkin Nayla sedang mandi"
ZEYNA : "Nia...aku minta tolong dong sama kamu...tolong panggilin Nayla dikamarnya...dia itu kebiasaan kaya gini...dateng kalau semuanya udah rapih huuuh!!"
NIA : "Yaudah aku kekamarnya ya" (Sambil memegang Gelas yang berisikan air minum miliknya)
ZEYNA : "Makasih Nia..."
Dikamar Nayla...terlihat Nayla baru saja keluar dari kamar mandinya dan hanya menggunakan Baju Handuknya sambil mengusap-usap rambutnya yang basah dengan sebuah handuk kecil...
NAYLA : "Kesempatan ini tidak boleh terlewatkan...sebentar lagi salah satu dari mereka akan datang ke kamarku...aku sudah menelphone Raka untuk datang kekamarku...seharusnya saat ini Raka sudah datang" (Sambil mengusap rambutnya yang basah menggunakan Handuk kecil)
Beberapa saat kemudian Raka pun mengetuk kamar Nayla...
RAKA : "Nay!!...Aku sudah membawa yang kau minta...keluarlah!!" (Sambil mengetuk pintu kamar Nayla)
Tiba-tiba Nayla membuka pintu kamarnya dan menarik Raka secara paksa...disaat yang bersamaan terlihat Nia sudah berada didekat kamar Nayla pun mengetuk kamar Nayla...
NIA : "Nay!....Nay....." (Mengetuk pintu sambil memanggil nama Nayla
Saat Nia mengetuk pintu kamar Nayla tersebut rupanya pintu tersebut tidak dikunci dan terbuka karena dorongan ketukan Nia terhadap pintu tersebut...
Matanya memerah berkaca-kaca...Bibirnya bungkam tak sanggup berkata...Tangannya gemetar...Melihat kini Nayla dan Raka sedang berpelukan dan berciuman tepat didepan matanya...
Seketika gelas yang ada ditangan Nia pun terjatuh...terlihat Raka terkejut dengan keadaan itu dia pun seketika mendorong Nayla dan membalikkan badannya...saat membalikkan badannya Raka terkejut menatap Nia yang nyatanya sedari tadi melihat mereka berciuman...
RAKA : "Ni...Nia!!..." (Gugup menatap Nia yang kini terlihat meneteskan air matanya)
Seketika Nia pun berlari dengan tangisan yang tak tertahankan lagi...
RAKA : "Niaa!!!" (Berteriak Raka memanggil nama Nia sambil bergegas untuk mengejar Nia)
Saat Raka ingin mengejar Nia...rupanya Nayla menahan tangan Raka untuk tidak mengejar Nia...terlihat Nayla yang menangis sambil menggelengkan kepalanya menatap Raka...
RAKA : "Lepaskan tanganku!!!" (Menatap dingin kearah Nayla)
NAYLA : "Apa kau ingin mengejarnya???...untuk apa???...untuk apa kau ingin mengejarnya Raka???...untuk apa???" (Berteriak Nayla sambil menangis terisak-isak)
RAKA : "Sekali lagi aku akan katakan padamu...LEPASKAN TANGANKU!!!" (Menarik kasar tangannya yang digenggam Nayla kepadanya)
Raka pun berlari mengejar Nia dengan fikiran yang kacau dan perasaan yang seakan takut untuk ditinggalkan...
RAKA : "[Ada apa denganku?...kenapa aku sangat takut...aku sangat takut kehilangannya]" (Dalam hati Raka sambil berlari mengejar Nia)
Kini terlihat Nia keluar dari Villa tersebut sambil menangis...seketika semuanya menatap Nia dengan bingung...
Tiba-tiba terdengar teriakan seseorang dengan lantang memanggil nama Nia dengan suara yang membuat jantung Nia berdegub dengan kencang...
RAKA : "NIA...!!!" (Teriak Raka dengan diiringi suara Jam tangan Raka yang berdenting dan memerah)
BERSAMBUNG》》》》》》》
__ADS_1