LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 48


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


NIA : "Apa kau tau?...saat ini aku benar-benar takut...aku sangat takut kehilanganmu lagi...aku takut kau akan pergi meninggalkan ku lagi...dan aku takut..tidak bisa melihatmu lagi!!"


RAKA : "Ketakutanku lebih besar dari yang kau rasakan saat ini Nia...Aku takut hari esok aku tidak bisa menepati janji-janji ku lagi padamu...aku takut kejadian 2 tahun yang lalu akan terjadi lagi...dan aku takut esok aku tidak bisa berada disisimu lagi sama seperti 2 tahun yang lalu...apakah kau mau memaafkan aku Nia?...atas semua rasa sakit yang telah kuberikan padamu...atas semua penantian yang menyiksamu...dan atas air mata yang terjatuh karena diriku??...aku sudah begitu banyak membuatmu menangis dan aku juga sudah begitu banyak membuatmu menanti tanpa kepastian...maukah...kau memaafkanku Nia?...maukah kau menerimaku lagi?...dan maukah kau bersamaku lagi???" (Sambil memeluk Nia dengan erat)


NIA : "Kini aku tau semuanya...semua yang terjadi di 2 tahun yang lalu bukanlah keinginanmu...kau terpaksa melakukannya karna suatu hal...detak jantung ini...dinginya tanganmu ini...dan denting jam tangan yang berdenting setiap kali kau merasakan penderitaan itu...kenapa?...kenapa aku tidak menyadarinya?...kenapa aku tidak menyadari bahwa kau sangat menderita?...kau menahan semua rasa sakit yang kau rasakan hanya untuk diriku...kau tidak boleh tertawa dan kau juga tidak boleh berlari...kenapa aku tidak menyadari itu semua??...kenapa?..kenapa aku justru memaksamu untuk menari denganku disana???!!!" (Teriak Nia dengan tangisannya dan memeluk Raka)


Seketika Raka terdiam mendengar ucapan Nia kepadanya...matanya memerah...nafasnya menghembus dengan cepat...tangannya pun seketika melepaskan pelukannya kepada Nia...


RAKA : "A...apa maksudmu??" (Bisik Raka dengan tatapan terkejut)


NIA : "Kenapa kau tidak memberitahuku Raka???...kenapa kau menahan semua rasa sakit itu sendirian???...dan...dan kenapa kau tertawa kepadaku padahal kau sedang merasakan sakit???" (Teriak Nia sambil mengingat semua ucapan Pak Firman kepadanya)


Nia pun melepaskan pelukannya kepada Raka dan menatap Raka dengan tangisan...


NIA : "Jantung ini!!...berdetak lebih cepat saat kau bersama ku maupun tidak bersamaku...jantung ini!!...ada dititik yang sama antara hidup maupun mati...dan...Jantung ini!!...adalah bukti bahwa kau merasakan sakit saat kau bersamaku!!!" (Sambil menyentuh dada Raka dan menatap Raka dengan tangisan)


Terlihat Raka memundurkan langkahnya sedikit untuk menjauhkan sentuhan tangan Nia kapada dirinya...


NIA : "Apakah kali ini kau masih ingin menyembunyikan semuanya dariku Raka???...Apa kau tahu?..kini aku sangat menyesal...setiap harinya aku selalu mencoba membencimu agar aku bisa melupakanmu atas kepergianmu dariku...agar aku tidak menderita atas kepergianmu...tapi nyatanya?...aku!!...akulah alasan kenapa kau pergi meninggalakanku!!!...dan akulah alasan dari semua yang terjadi padamu hingga saat ini...Mereka semua benar...tidak seharusnya aku menantimu lagi...tidak seharusnya aku masih menginginkanmu...dan..tidak seharusnya aku ada disisimu lagi...Raka!!" (Berteriak menangis menatap Raka)


RAKA : "Tidak!!...itu tidak benar...kau...kau..." (Menatap Nia dengan air matanya yg terjatuh)


NIA : "Pertemuan kita adalah sebuah kesalahan...aku pikir...pertemuan kita adalah sebuah takdir yang Indah...tapi kini aku sadar...pertemuan kita adalah sebuah Duka...yang terbaik untuk kita adalah Berpisah...walau aku sangat menginginkan Cinta...tapi aku sadar...Sebesar apapun Cintaku padamu...Hidup adalah yang paling ku inginkan...aku ingin...kamu tetap ada didalam Hidup...dan aku ingin...Cintaku ditukarkan untuk hidupmu Raka!...jadi aku mohon..mulai saat ini...lupakan semuanya...lupakan semua yang pernah kau lupakan...dan...lupakan semua tentang kita maupun Roma" (Menangis terisak-isak sambil menatap Raka)


RAKA : "Apa maksudmu Nia!!...apa kau pikir ini semua adalah salahmu???...apa kau pikir semua yang terjadi hingga saat ini adalah kesalahanmu???...lalu bagaimana dengan diriku?...akulah yang pergi meninggalkanmu!!...akulah yang menyakitimu!!...dan akulah yang membuatmu menangis hingga detik ini!!!...itu semua adalah salahku Nia!!!" (Teriak Raka sambil menggenggam tangan Nia)


Seketika Nia menarik tanganya dari genggaman tangan Raka padanya...


NIA : "Kau salah Raka...jika kau terus bersamaku...maka...kau akan merasakan sakit itu lagi...semua emosi yang membuatmu dalam bahaya...itu semua ada pada diriku...Bahagia dan Bersedih...dua emosi itu yang akan selalu menyakitimu setiap kali kita bersama...dan kau tahu Raka?...aku akan lebih tersiksa ketika aku melihatmu merasakan sakit...dan itu semua karena diriku!!" (Menangis terisak-isak)


Seketika Raka memeluk Nia kembali dengan erat dan menangis...


RAKA : "Hentikan ucapanmu itu Nia!!!...cukup hentikan!!...aku tidak ingin mendengarkan itu lagi...aku mohon jangan ucapkan kata Berpisah...a..aku...aku tidak ingin berpisah lagi denganmu!!!" (Dengan pelukan erat Raka memeluk Nia dan menangis dipundak Nia)


Terlihat keduanya menangis dan saling berpelukan dengan erat...namun beberapa saat kemudian terdengar suara denting dari jam tangan yang dipakai oleh Raka saat ini...


Suara denting dari jam tangan tersebut membuat mereka seketika terdiam dalam tangis mereka...Nia pun melepaskan pelukannya dari Raka dan menatap Raka dengan cemas...

__ADS_1


___________________________________________


Wajahnya terlihat jelas rasa sakitnya...


Dan suara jam tangan itu...adalah tanda bahwa dia sedang merasakan penderitaannya...


Apa yang harus kulakukan?...


Apa yang harus kupilih?...


Dan apa yang harus ku Ucapkan padanya?...


Cinta ataukah Hidup?...


Keduanya berjalan dijalan yang sama...beda Kata namun memiliki makna yang sama...


Cinta untuk Hidup ataukah Hidup untuk Cinta?...


Walau pertanyaan itu terlihat sama...tapi yang kutahu keduanya sangatlah berbeda...


Haruskah aku memilih Cinta?...yang pada akhirnya aku akan kehilangan Hidupnya...


Ataukah aku memilih Hidup saja?...namun jika aku memilih Hidup...maka aku akan kehilangannya seperti aku memilih Cinta...yaitu untuk selamanya...


Saat ini dia yang ada dihadapanku adalah Cinta dan juga Hidupku...aku tidak bisa memilih diantara keduanya...karena bagiku...Cintaku adalah Hidupnya...dan Hidupnya adalah Cintaku...


____________________________________________


Nia menangis menatap Raka yang sedari tadi mencoba untuk mematikan suara denting pada jam tangannya...namun tiba-tiba Raka melepaskan jam tangan tersebut secara paksa dan melemparkannya kedalam danau yang ada dihadapan mereka...


NIA : "A..apa yang kau lakukan??" (Tanya Nia yang terkejut melihat Raka membuang jam tangannya)


RAKA : "Jika aku memakainya maka aku akan terlihat sakit..."


Seketika Raka memeluk Nia kembali dengan perlahan...


Nafas Raka terhelai dirambut Nia...dan detak jantung Raka terasa jelas dari pelukan Raka kepadanya...


RAKA : "Jika kau menjadi diriku...apakah kau mau aku meninggalkan dirimu?...apakah kau mau hidup penuh dengan kekosongan?...apakah kau mau hidup penuh dengan penderitaan?...dan apakah kamu mau...hidup..namun tanpa bernafas yaitu tanpa Cinta?...Aku lebih memilih hidup untuk 1 hari dengan Cinta...dari pada hidup 100 Tahun tanpa Cinta...apa kau tau?...saat ini kau adalah satu-satunya alasanku untuk tetap bertahan hidup...kau adalah alasan jantung ini untuk tetap berdetak...jadi aku mohon...jangan tinggalkan aku Nia...jangan pergi...aku mohon jangan Pergi!!!" (Menangis Raka dipelukan Nia)

__ADS_1


Terlihat Nia membalas pelukan Raka kepadanya dan mencium pundak Raka...


1 Jam kemudian...didalam mobil milik Raka...terlihat Raka menggenggam tangan Nia dengan diiringi lagu GRANDE AMORE_IL VOLO...yaitu lagu kesukaan Nia...


NIA : "Aku ingat saat sebelum kita mengelilingi Kota Roma...aku selalu memutarkan lagu ini dan merequest lagu ini di Stasiun Radio Roma...heemm bahkan Ibu memarahiku saat aku menyanyikan lagu ini dengan keras...hahaha!" (Dengan ceria Nia bercerita)


RAKA : "Aku sangat berharap...secepatnya aku bisa mengingat semuanya...karna tidak adil jika hanya kau yang mengingat semuanya" (Tersenyum menatap Nia)


NIA : "Baiklah...aku akan membantumu untuk mengingat semuanya...kau ingin aku ceritakan kisah kita dari mana?...Trevi awal pertemuan kita?...atau Colloseum tempat kita berciuman untuk kedua kalinya?" (Tersenyum)


RAKA : "Ki..kita sudah pernah berciuman??" (Menatap Nia dengan canggung)


NIA : "Heem i..iya...saat dihadapan Trevi dan juga Collosseum" (Membalasnya dengan canggung)


RAKA : "Sayang sekali aku melupakan moment itu!" (Gumam Raka sambil mengecilkan suara Musik yang mereka putar)


NIA : "A...apa?"


RAKA : "Aahh ti..tidak...memangnya aku bicara apa??" (Membuang wajahnya dari tatapan Nia)


Seketika Nia tertawa sambil menatap Raka yang Canggung kepadanya...


NIA : "Hahaha...apakah saat ini kau salting kepadaku?...lihatlah wajahmu memerah!!...hahaha...ja..jangan bilang kalau kau belum pernah berciuman sebelumnya selain denganku??" (Ucap Nia sambil tertawa sesekali)


RAKA : "Apakah kau puas?...iya..benar aku hanya pernah berciuman denganmu!!...dan hanya akan bersama mu saja...memangnya kau mengizinkanku jika aku berciuman dengan Nayla??" (Menatap Nia dengan senyum smirk)


NIA : "Yaaa!!! Raka!!!...itu sama sekali tidak lucu!!" (Berteriak menatap Raka yang tersenyum kepadanya)


RAKA : "Terlihat sekali kau sangat cemburu dengan Nayla...Matamu dan ucapanmu sama sekali tidak bisa berbohong...hahaha!!" (Tertawa sambil mengusap kepala Nia)


NIA : "Tidak!!...aku tidak Cemburu!!...untuk apa aku cemburu denganya!!" (Membuang wajahnya dari tatapan Raka)


RAKA : "Apa kau yakin...tidak cemburu denganya ??" (Menatap Nia dengan serius)


NIA : "Heemmm!!" (Tanpa menatap Raka)


RAKA : "Aku tidak pernah memiliki perasaan lebih kepada Nayla...aku selalu menganggap Nayla adalah adikku dan akan tetap seperti itu..walaupun aku tidak pernah bertemu denganmu...aku tidak akan pernah menyukainya sebagai wanita" (Tersenyum menatap Nia)


Seketika Nia menatap Raka...

__ADS_1


RAKA : "Aku dan Nayla...hanya sebatas perjodohan dimasa kecil...aku tidak pernah menyentuhnya sedikitpun...karena itu hanya sebagai formalitas yang dilakukan Ayahku...kaulah Nia...kau adalah Cinta pertama dan juga Cinta terakhirku...Apa kau mau aku membuktikan ucapanku ini kepadamu Nia??" (Menggenggam tangan Nia dan Tersenyum)


BERSAMBUNG》》》》》》》


__ADS_2