LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 63


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


Sekolah La Venza...


LUNA : "Gerbang sekolah sudah ditutup sejak siang tadi Bu!" (Menatap Aleta dengan cemas)


IBU ALETA : "La..lalu bagaimana dengan Rara??...mereka dimana???" (Cemas Aleta sambil mengelus dadanya)


LUNA : "Ibu!...ibu tenang saja...Zira Zara pasti belum jauh dari sini...kita cari mereka disekitar sini" (Menatap cemas kearah Aleta)


Rumah Nia...


RAKA : "Ini rumah kalian??" (Sambil menatap Rumah yang kini ada dihadapan mereka)


ZARA : "Tidak!...ini rumah kakek kami...tapi nanti malam aku Zira Bunda dan Ayah akan pulang kerumah kami!" (Tersenyum menatap rumah mereka)


RAKA : "Pulang??"


ZIRA : "Rumah kami sedikit lebih jauh dari sekolah jadinya Bunda dan Ayah sesekali membawa kami kerumah kakek!"


Zira dan Zara pun menuntun tangan Raka dan mengajak Raka masuk kedalam rumah tersebut...terlihat Bibi Ami yang cemas menatap Zira dan Zara yang datang bersama orang asing...seketika Bi Ami pun muncul dan menodongkan Garpu dihadapan Raka dengan cepat...


BIBI AMI : "Berhenti!!!" (Teriak dengan tegas)


Zara Zira dan Raka pun seketika terkejut melihat Bibi Ami yang tiba-tiba muncul dan menodongkan garpu dihadapan mereka...


ZARA : "Ada apa Bi?...kenapa Bibi galak sama paman baik?" (Ucap Zara sambil memeluk Raka)


ZIRA : "Bibi menyeramkan!!" (Memeluk Raka)


BIBI AMI : "Rara kemari nak...orang itu pasti orang jahat...dia mau menculik Kalian!!!...cepat kemarilah!!!" (Teriak panik menatap Zara dan Zira yang memeluk Raka)


RAKA : "Maaf sepertinya ada kesalah pahaman disini...saya bukan penculik!!" (Ucap Raka dengan tegas)


ZIRA : "Bibi bagaimana sih...mana ada penculik setampan Paman Baik Huuh!!" (Menatap Sinis kearah Bi Ami)


ZARA : "Iya huuh!!"


RAKA : "Maaf mungkin saya mengejutkan Bibi...tapi saya sebenarnya........sebenarnya kepala sekolah me..mereka!!" (Ucap Raka sambil mengedipkan matanya kearah Zira dan Zara)


BIBI AMI : "Hah!!...ya tuhan!!...Tuan maafkan saya...saya tidak tahu kalau tuan ternyata Kepala Sekolahnya Rara!!" (Seketika melepar garpu tersebut dan menunduk dihadapan Raka)


RAKA : "Tidak perlu meminta maaf...seharusnya saya yang meminta maaf karna sudah masuk kedalam rumah ini tanpa permisi!"


BIBI AMI : "Seharian Rara belum pulang jadi saya takut ada penculik yang mengincar mereka...karena itu sa...saya..."


ZIRA : "Kami baik-baik saja bi...dan itu semua karna Paman Baik!!" (Tersenyum sambil menggenggam tangan Raka)

__ADS_1


RAKA : "Baiklah...karna kalian sudah sampai dirumah kalian dengan aman...paman harus pamit!!" (Menunduk dihadapan Zira Zara dengan tersenyum)


ZIRA : "Yaa!...Kenapa paman tidak disini saja dulu??" (Cemberut menatap Raka)


RAKA : "Paman harus kembali karna masih banyak urusan yang harus paman selesaikan" (Tersenyum sambil mengusap rambut Zira dan Zara)


RAKA : "Paman janji besok kita ketemu lagi disekolah...okeh!!" (Tersenyum)


ZARA : "Paman janji!!" (Seketika Merabakan wajah Raka)


Raka pun terkejut dengan perlakuan Zara kepadanya yang merabakan wajahnya...


ZIRA : "Bunda bilang...janji itu harus ditepati...apa lagi paman sudah berjanji didepan wajah kami!" (Sambil merabakan wajah Raka)


RAKA : "Apakah ini cara berjanji kalian dengan bunda kalian?" (Tersenyum menatap Zira Zara)


Zara dan Zira pun menganggukan kepala mereka dengan cemberut...


RAKA : "Baiklah...paman janji sama kalian besok kita akan bertemu lagi di Sekolah!!" (Merabakan wajah Zara dan Zira secara bersamaan)


BIBI AMI : "Tuan terima kasih banyak...karna sudah mengantar Rara kami!!" (Tersenyum menatap Raka)


Raka pun tersenyum menatap Bi Ami...dan mengusapkan kepala Zira Zara...


terlihat Raka Zara dan Zira saling melambaikan tangan mereka...namun saat Raka telah benar-benar pergi tiba-tiba terdengar Suara denting pada jam tangan yang digunakan oleh Zara...


BIBI AMI : "Ya tuhan nak Zara...apakah sangat sakit??...apakah kau sudah meminum obatmu nak???" (Cemas sambil mengusap Air mata Zara)


ZIRA : "Zara kenapa kau menangis??...apakah rasanya kali ini sangat sakit???" (Cemas sambil menggenggam tangan Zara)


ZARA : "Tidak!...aku tidak merasakan sakit...dan aku juga tidak tahu kenapa aku bisa menangis!!" (Menatap bingung kearah Bi Ami dan Zira)


Zira dan Bi Ami pun seketika saling menatap kebingungan...


Disisi lain...didalam mobil Raka...


RAKA : "Tidak bisakah kau berhenti menatapku seperti itu??" (Ucap Raka dengan dingin)


REZA : "Raka..."


RAKA : "Heem!"


REZA : "Apakah kau baik-baik saja??" (Melirik dari spion tengah)


Terdiam Raka sambil menatap luar dari jendela mobilnya...


REZA : "Apakah kau mau kerumah sakit???...aah tidak!!...makasudku apakah kau membutuhkan Psikolog??" (Melirik dari spion tengah)

__ADS_1


Seketika Raka menatap tajam kepada Reza melalui Spion tengah...


REZA : "Mak..maksudku...kau...kau sangat berbeda saat sedang bersama anak-anak kecil itu...bukankah sebelumnya kau se..sedang marah...ta..tapi anehnya kau langsung berubah 180 derajat saat melihat anak-anak itu!!...kau bahkan bisa tersenyum kepada mereka!" (Melirik dari Spion tengah)


RAKA : "[Yang dikatakan Reza benar...entah kenapa aku bisa sangat berbeda saat sedang bersama Zira dan Zara...aku merasa nyaman saat bersama mereka]" (Dalam hati Raka sambil memegangi Jepitan rambut milik Zara yang tertinggal dimobil miliknya)


REZA : "Aaah aku tahu!!...ini semua pasti pertanda...bahwa kau memang seharusnya sudah memiliki Anak!!!...kau tau diumur mu yang sekarang seharusnya kau sudah memiliki keluarga yang bahagia termasuk anak!!" (Ucap Reza dengan semangat)


Sunyi diantara keduanya...saat Reza melirik kearah Raka...terlihat tatapan mata Raka yang tajam melirik kearahnya sambil menghelakan nafasnya...


REZA : "Mak..maksudku...bukan seperti itu...gi..gini...kau..kau seharusnya...." (Ucap Reza dengan takut)


RAKA : "Berhenti disini!!"


REZA : "Raka...maafkan aku...aku tidak bermaksud!!"


Reza pun menghentikan mobilnya dan seketika Raka keluar dari mobil tersebut dengan kesal...


REZA : "Raka..kau mau kemana??...jangan bilang kau ingin ke Klub lagi???"


Tak terhiraukan ucapan Reza...Raka pun masuk kedalam sebuah Klub malam yang ada didekat tepi jalan tersebut...


REZA : "Astaga!!!...aku seperti menjaga seorang Anak kecil yang keras kepala!!!...Raka!!!" (Teriak Reza dengan kesal)


Suara musik diklub malam itu terdengar bising dipendengaran Raka...terlihat beberapa wanita yang menghampiri Raka dengan sesekali menggerakkan tubuh mereka dengan sensual dihadapan dan juga disamping Raka...


Namun tak terlihat Raka yang menghiraukan mereka semua...


Minum dan terus minum Raka dengan beberapa botol alkohol yang berserakan dihadapan Raka...tiba-tiba salah satu wanita yang ada disamping dirinya duduk diatas pangkuan Raka dan mencoba membuka Pakaian Raka dengan sensual...


Jari jemari wanita itu mulai mengelus rambut dan juga Leher Raka dengan halus...seketika Wanita itu pun memeluk Raka dan menciumi Leher Raka dengan sensual...


Beberapa saat kemudian kini terlihat Jaz dan juga Kemeja yang Raka gunakan telah terbuka oleh wanita tersebut...


Tak terlihat Raka mengiharaukan kegilaan wanita itu terhadap tubuhnya...saat wanita itu ingin membuka Celana Raka...seketika Raka mendorong wanita itu dengan kasar...


RAKA : "Kau bukan Nia!!!...kenapa kau berani muncul dihadapanku???..." (Ucap Raka dengan lemas karena mabuk)


Wanita itu pun tak gentar untuk memiliki tubuh Raka...seketika dia mendekat kearah Raka dan menciumi Bibir Raka dengan paksa...namun lagi-lagi Raka mendorong wanita tersebut dengan kasar...


RAKA : "Kau!!!...kau adalah wanita murahan!!!...kau bukanlah Nia!!!...tidak ada yang bisa menyentuhku selain dia...apa kau tau??...kau!!...kau!!...." (Ucap Raka dengan sempoyongan)


Raka pun terduduk lemas dan tak sadarkan diri...


REZA : "Raka!!" (Teriak Reza menatap Raka yang tak sadarkan diri)


BERSAMBUNG》》》》》》》

__ADS_1


__ADS_2