
♡LOVE HEART♡
Keesokkannya...
Terlihat Raka yang menatap Kosong kearah Pemandangan diluar jendela Pesawat yang kini membawanya untuk pergi ke Indonesia...
RAKA : "[Terima kasih Nia...kau sudah mengajarkan ku arti Cinta...kau sudah memberikan warna dikanvas hidupku yang kosong...dan...maafkan aku...karna aku tidak bisa mempertanggung jawabkan semua yang telah kulakukan kepadamu...semua kebahagiaan yang telah kurenggut darimu...aku ingin kau membalasnya dengan kebencian untukku disepanjang hidupmu...dan aku akan membayarnya dengan Penderitaan ini...penderitaan sebuah rasa bersalah dan sebuah rasa Cinta yang tidak pantas kuukirkan...Aku akan membayar seluruh kesedihanmu dengan penderitaanku yang hidup penuh dengan kebencian pada diriku sendiri...Aku berharap doaku di Trevi untuk mempertemukan kita lagi adalah sebuah omong kosong...aku akan mendoakan kebahagiaanmu untuk mendapatkan Cinta sejatimu...dan itu bukanlah aku...karna aku tidak pantas untukmu...Selamat Tinggal...Ti Amo Amante!!!]" (Dalam hati Raka)
DISISI LAIN...ROMA...
IBU ALETA : "[Kenapa Nak El tidak datang juga?...Nia sangat mengharapkan kehadiran El disini...aku takut jika El tidak juga datang untuk menemui Nia...maka itu sama saja dengan kejadian di 5 tahun yang lalu...bedanya kini dia akan membukakan matanya untuk bisa melihat namun walaupun bisa melihat...jika tanpa El ada disini itu sama saja seperti melihat kegelapan dan kebutaannya di 5 tahun lalu]" (Dalam hati Ibu Aleta sambil menatap Nia yang belum sadarkan diri sejak Operasi kemarin)
__ADS_1
Tiba-tiba seseorang masuk membukakan pintu Ruang rawat Nia...dan ternyata orang itu hanyalah seorang Dokter yang akan memeriksa keadaan Nia...
Terkejut Aleta melihat dokter tersebut yang tidak lain adalah dokter yang sama...yang menangani Nia dan juga Alvaro saat kecelakaan di 5 tahun yang lalu...
IBU ALETA : "Bukankah Dokter..." (Terbangun dari duduknya dan tersenyum)
Dr. RIVAN : "Iya saya lagi yang akan menangani Nia kedepannya dirumah sakit ini..." (Tersenyum)
Dr. RIVAN : "Syukurlah Kondisi Nia sangat baik...Besok kita sudah bisa membuka perban pada matanya..." (Tersenyum menatap Nia)
IBU ALETA : "Dokter...apakah dokter benar-benar bertugas dirumah sakit ini?"
__ADS_1
Dr. RIVAN : "Iya benar...dan sudah 1 minggu saya tugas disini...ini adalah kebetulan yang sangat tidak masuk akal...saya permisi" (Tersenyum)
Rivan pun pergi meninggalkan ruang rawat Nia...
IBU ALETA : "[Dulu Dokter Rivan pernah mengatakan bahwa Alvaro meninggal karna Ada Racun pada tubuhnya...tapi setelah itu tiba-tiba dia mengatakan bahwa Alvaro meninggal murni karna kecelakaan itu yang membuat isi tubuh Alvaro hancur...sampai saat ini pernyataan itulah yang selalu mengusik pemikiranku...jika benar Alvaro meninggal bukan karna kecelakaan akan tetapi karna Racun...bukankah seharusnya Alvaro...Al..Alvaro masih hidup!!!...lalu kenapa seketika mereka mengatakan bahwa isi tubuh Alvaro hancur?...itu artinya Racun itulah penyebab kematian Alvaro!!!!]" (Dalam hati Aleta lalu menatap Nia)
Aleta melangkah mendekat kearah Nia dengan fikiran yang terus memikirkan kejadian 5 tahun yang lalu...
IBU ALETA : "Jika benar Alvaro meninggal karna Racun...la..lalu siapa yang telah meracuninya???...berarti Pembunuh yang sesungguhnya adalah orang yang telah meracuni Alvaro!!!...yaa tuhan...sebenarnya apa yang telah terjadi di 5 tahun yang lalu?...apakah benar itu semua murni karna kecelakaan?..ataukah karna sebuah Racun???"
BERSAMBUNG》》》》》》》
__ADS_1