LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 21


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


UNIVERSITAS VOX...


Terdengar musik keras dan bising para pelajar yang berbincang dan tertawa di Pensi tersebut...dan Terlihat wajah bahagia dari para pelajar yang menikmati acara tersebut...


NAYLA : "Zeyna!!!" (Berteriak berlari kearah Zeyna)


ZEYNA : "Nay...bagaimana dengan acaranya...apakah aman?"


NAYLA : "Kamu tenang aja Semuanya aman terkendali...Di..dia siapa Zey?" (Menunjuk Nia yang sedang melihat-lihat Stand yang menjual pernak-pernik)


ZEYNA : "Ouuh dia sepupuku...yang kemarin aku ceritakan" (Menatap Nia dengan senyuman)


NAYLA : "Ta...tapi kok dia mirip samaa..."


ZEYNA : "Udah deh gak usah nyama-nyamain orang"


Tiba-tiba Delvin berlari menemui Zeyna dan juga Nayla...


ZEYNA : "Delvin ada apa?"


DELVIN : "Hah..haaah..hah!!...Zeyna Nayla...a..aku butuh bantuan kalian!!" (Dengan nafas terengah-engah)


NAYLA : "Ada apa??"


DELVIN : "Ayo cepat ikut aku!!!" (Menarik Zeyna dan juga Nayla secara paksa)


ZEYNA : "Tunggu...Ta...tapi...Nia"


Delvin pun membawa Zeyna dan juga Nayla pergi dari acara tersebut...


Namun beberapa saat kemudian Nia pun tersadar akan tidak adanya Zeyna bersamanya...


NIA : "Zeyna!!!...Zey!!...A...aku pasti tertinggal oleh Zeyna...aku tidak mengenal siapapun disini kecuali Zeyna" (Berteriak sambil melihat sekeliling)


Tiba-tiba seseorang menabrak Nia yang membuat Nia terjatuh...


Ingatan Nia akan situasi yang tidak asing tersebut mengingatkan dirinya akan kejadian 2 tahun yang lalu saat Di Karnaval Cento yaitu pertemuan pertamanya dengan Raka yang dirinya terjatuh kedalam Trevi Fountain...


NIA : "Aaww...!!!" (Memegangi tangannya yang sedikit terluka)


"Maaf...aku tidak sengaja...Apakah kau baik-baik saja?" (Ucap orang tersebut sambil mengulurkan tangannya kepada Nia)


Seketika Nia menatap orang tersebut karna mendengar suara orang tersebut yang tidak asing baginya...dan ternyata orang tersebut adalah Rafa...


RAFA : "Apakah kau baik-baik saja?" (Menarik perlahan tangan Nia untuk berdiri)


NIA : "Iya...aku...aku baik-baik saja"

__ADS_1


Nia pun berdiri sambil membersihkan celananya yang sedikit kotor...


RAFA : "Li...Lisa...???" (Terkejut dan melangkah mundur menatap Nia)


NIA : "Lisa???"


RAFA : "[Ti..tidak mungkin...dia tidak mungkin Lisa...Calisa!!]" (Dalam hati Rafa sambil menatap Nia dengan kebingungan)


NIA : "Maaf saya permisi..." (Menundukkan kepalanya dan pergi meninggalkan Rafa)


Terlihat Rafa hanya menatap Nia dengan sejuta pertanyaan dan kebingungan...


1 jam kemudian terdengar Pembawa acara memanggilkan Pengisi Acara Pensi selanjutnya dengan Nada yang sangat sopan dan Perlahan...


NIA : "Kenapa para Mc berbicara pada orang itu dengan sangat sopan?...bukankah mereka seumuran?"


Tiba-tiba seseorang Menarik Nia dengan paksa...Nia yang terkejut pun mencoba melawan...


NIA : "Le...lepasin!!!" (Berontak)


NICHO : "Maaf aku menarikmu dengan paksa...Ta...tapi kami sangat membutuhkan bantuanmu!!"


Beberapa saat kemudian...


NIA : "A...apa???...tidak...aku tidak mau...aku bahkan baru masuk di Universitas ini...aku tidak mengenal laki-laki itu!!"


NIA : "Ta...takut???..."


NICHO : "Mak...maksud saya mereka merasa tidak pantas naik kesana..."


NIA : "Sekali lagi maaf...aku tidak bisa membantu kalian"


NICHO : "Saya mohon kak...Saya mohon!!!...karna Acara ini sangat penting buatku kak"


NIA : "Heeemmm...Baiklah...aku akan menolong kalian"


NICHO : "Terima kasih banyak Kak...terima kasih...tanpa bantuan kakak mungkin acara Pensi ini akan kacau.."


Disisi lain...Terlihat Zeyna berlarian mencari Nia disegala Stand...


ZEYNA : "Ya ampun Nia...kamu dimana?...Handphone nya juga tidak aktif!!!" (Sambil mencoba menelphone Nia)


Tiba-tiba...


NICHO : "Baiklah...sekarang kita sambut...Nia!!!!...wanita yang akan menemani Raka untuk memainkan Dentingan Piano diacara Pensi ini!!!"


Terdengar suara tepuk tangan yang keras dari para pelajar dan suara siulan yang tertuju pada Nia saat menaiki Panggung tersebut...


ZEYNA : "Ni....Nia????" (Terkejut melihat Nia ada diatas panggung)

__ADS_1


Perlahan Nia melangkah mendekat kearah Raka namun tiba-tiba kaki Nia tersandung oleh Kabel yang ada di Panggung tersebut dan menyebabkan dirinya terjatuh kedalam pelukan Raka...


"Waaaahh!!!" (Teriak para pelajar yang melihat Nia dipelukan Raka)


NIA : "[Va...Vanila???...harum Vanila ini...dan tangan ini...El???]" (Dalam hati Nia)


Seketika Nia pun menatap Raka...Bibirnya gemetar matanya memerah dengan air mata yang juga terjatuh tak tertahankan...


NIA : "El???...Ka...kau Elfatah???" (Menangis)


Terlihat Raka terkejut melihat Nia menangis...


NIA : "Aku yakin kamu adalah Elfatah!!!"


Nia pun memeluk Raka kembali dan menangis...


NIA : "El...aku merindukanmu...aku...aku sangat merindukanmu!!!" (Memeluk erat tubuh Raka)


Terdengar suara bisikan dari para pelajar yang melihat Nia dengan beraninya memeluk Raka dihadapan semua orang...


PELAJAR 1 : "Siapa wanita tak tahu diri itu?..dia benar-benar tidak takut mati!!"


PELAJAR 2 : "Ya tuhan untuk pertama kalinya aku melihat seseorang yang sangat berani mendekati Raka"


PELAJAR 3 : "Wanita itu sangat berani mengusik sang Vampir"


PELAJAR 4 : "Mengerikan!...semoga saja wanita itu bisa diselamatkan"


Seluruh pelajar sangat kebingungan dengan apa yang Nia lakukan...


Tiba-tiba...Raka mendorong Nia dengan keras...dan Nia pun terjatuh dihadapan semua orang...


Terdiam dan terkejut Nia melihat Raka yang menatapnya penuh dengan kebencian...Tak terhiraukan olehnya yang kini tangannya berdarah karna terkena Sisi panggung yang tajam...


NICHO : "Ya Tuhan!!!" (Terkejut melihat Raka mendorong Nia dengan keras)


Seluruh pelajar terkejut dengan apa yang Raka lakukan pada Nia...


NIA : "El...Ka..kau...Apakah kau ingat denganku?...aku Nia...Trevi...Piazza...Villa borghese...dan...dan Kota Roma...apakah kau tidak mengingat semuanya???" (Berdiri dari duduknya dan melangkah mendekat kearah Raka)


Terdiam Raka menatap Nia...


NIA : "El...ini aku...ini aku Nia El...Aku Nia!!!" (Sambil mengguncangkan tubuh Raka pada lengannya dan menangis)


RAKA : "Hentikan!!!!" (Berteriak)


Berteriak Raka sambil melepaskan tangan Nia dengan kasar...suara teriakan Raka pun membuat para Pelajar ketakutan dan hening seketika...begitupun juga dengan suara musik disekitar Pensi seketika dimatikan dan hening...


BERSAMBUNG》》》》》》》

__ADS_1


__ADS_2