
♡LOVE HEART♡
Nicho tertawa dengan penuh ambisi...namun tiba-tiba seseorang menepuk pundak Nicho...yang membuat Nicho terkejut...
NICHO : "Yaaa!!!" (Berteriak)
DELVIN : "Lebay banget sih!" (Sambil duduk disebelah Nicho dengan ekspresi muka datar)
NICHO : "Lebay???...Jantungku bisa copot itu Lebay???...woaah sumpah yaa punya abang jahat banget!!" (Menatap Delvin)
DELVIN : "Tumben ngakuin kita Debang!" (Sambil asik main Game dari handphonenya)
NICHO : "Terserah!!!"
Nicho pun pergi meninggalkan Delvin sendirian...
Disisi lain...Diruang makan keluarga Elfatah...terlihat Wilson tidak menyapa Rafa yang baru datang dimeja makan keluarga Elfatah...
RAFA : "Raka pulang...!!" (Sambil menatap Wilson)
Seketika Wilson yang sedang makan menatap Rafa...dan mengkerutkan alisnya...
RAFA : "Kenapa?...kenapa Ayah menatap Rafa seperti itu?...apakah Ayah kecewa?...kalau nyatanya yang datang adalah Aku...bukan Raka???"
AYAH WILSON : "Jangan memulainya lagi Rafa!!" (Melanjutkan makannya)
RAFA : "Tunggu Mayat Rafa yang datang dirumah inilah Ayah akan menghiraukan kedatangan Rafa" (Berbisik sambil mengambil makanan yang ada dimeja makan tersebut)
Seketika Wilson melemparkan piring yang ada dihadapannya kearah samping dirinya...
AYAH WILSON : "Jaga ucapanmu Rafa!!!!...Ayah peringatkan sekali lagi dan ini untuk yang terakhir kalinya...Jangan...pernah...mengucapkan...Kata-kata yang bersangkutan dengan KEMATIAN!!!" (Menatap Rafa dengan Tajam dan aura yang ketakutan)
RAFA : "Kenapa Yah?...apakah Ayah takut dengan kematian???...bukankah jika aku Mati...itu tidak berdampak apapun pada Ayah???...Ayah seharusnya tidak perlu khawatir...jika salah satu diantara aku dan Raka yang mati nanti...bukankah Ayah memiliki yang satunya??...apakah ayah lupa...kami adalah saudara kembar indentik...jadi Ayah tidak perlu khawatir akan kehilangan diantara kami suatu saat nanti!!"
AYAH WILSON : "CUKUP RAFA!!!!...Sekarang Ayah akan bertanya kepadamu...Apakah kau akan bahagia jika Raka Mati???" (Menatap dingin kearah Rafa)
Seketika Rafa terdiam membisu dengan pertanyaan Wilson kepadanya...
__ADS_1
AYAH WILSON : "Tidak adakah sedikit pun Rasa sayang dan peduli kamu terhadap saudara kembarmu sendiri???...terlebih dia adalah adikmu Rafa!!!...Sebelum itu Ayah akan meminta maaf kepadamu...Selama ini kau salah menilai Ayah dan juga Raka...itu semua karna Ayah!!!...Ayah salah mendidikmu...Cara Ayah salah untuk menunjukkan rasa sayang Ayah kepada kalian...Tolong Rafa...Ayah mohon...hentikan semua ini!!...sebelum kau menyesali semua ucapanmu kelak!"
Wilson pun meninggalkan ruang makan tersebut dengan Aura yang sangat Sedih dan Kecewa...terlihat Rafa terdiam dan memikirkan kembali semua ucapan Ayah Wilson kepadanya...
Disisi lain...Dikamar Wilson...terlihat Wilson mengelus dadanya yang sesak karna menahan Tangis dibalik pintu kamarnya...terlintas semua ingatan Wilson tentang Rafa dan Raka kecil yang tertawa bersama disebuah Taman...
AYAH WILSON : "Bianca...kenapa semua ini sangat berat kulalui...terlebih ku melaluinya tanpa dirimu...apa yang salah denganku?...sehingga semuanya menjadi semakin berat setiap harinya...keduanya sangat berharga untukku...aku tidak sanggup jika suatu hari nanti aku harus kehilangan salah satu diantara mereka"
Keesokkannya...Pagi hari yang cerah semua pelajar menjalani harinya seperti biasanya...begitupun dengan hari berikutnya...hingga tak terasa sudah 4 hari...hari telah berlalu seperti biasanya...
Kini terlihat Nia, Zeyna, Nayla, Rafa, Delvin dan Nicho berada diKantin seperti biasanya...mereka berkumpul untuk membicarakan tentang liburan mereka diakhir pekan nanti yaitu hari esok...
Beberapa jam kemudian...
ZEYNA : "Okeh Guys!...kita sepakat yaa dengan yang hari ini kita rencanakan..."
NICHO : "Aku setuju kak Zey...udah lama banget kita tidak kumpul di Villa lagi...pasti akan seru!!" (Dengan mata berbinar mengucapkannya)
RAFA : "Tenang aja...kali ini akan lebih seru lagi..." (Tersenyum sambil mengacak-acak rambut Nicho)
Seketika mereka semua tertawa karna melihat rambut Nicho yang berantakan...
Terlihat Nicho yang terus menerus menatap Nia dari belakang...dengan langkah kaki yang perlahan mengikuti Nia...
NICHO : "Udah 5 hari kak Raka tidak masuk kuliah...dan sudah 5 hari ini juga Kak Nia seperti tidak memiliki ekspresi...sepertinya yang kuduga selama ini benar...Kak Nia mempunyai perasaan dengan kak Raka...sejak 5 hari yang lalu diantara kami tidak ada yang mencari kak Raka...terakhir kali aku tanyakan tentang keberadaan kak Raka...kak Nayla bilang kak Raka sedang berlibur keluar kota dengan Bundanya kak Raka...aku harus mendekati kak Nia...siapa tau dia mau terbuka denganku"
Langkah kaki Nicho pun semakin cepat hingga pada akhirnya Nicho berdiri tepat dihadapan Nia...
Namun saat Nicho berdiri tepat dihadapan Nia...terlihat Nia tidak menghiraukannya...dan melanjutkan langkah kakinya dengan berbelok dari Nicho...
NICHO : "Kak Nia!!!" (Berteriak dari belakang Nia)
Seketika Nia menghentikan langkah kakinya...Nicho pun berlari mendekati Nia...
NICHO : "Kak Nia!...apakah kak Nia tidak mengiraukanku?"
NIA : "Tidak!!"
__ADS_1
NICHO : "Apakah kak Nia marah denganku?"
NIA : "Tidak!!"
NICHO : "Apakah kak Nia merindukan kak Raka?"
NIA : "Ti.....!!!"
Seketika Nia menghentikan ucapannya dan menatap Nicho...
NICHO : "Itu artinya IYA looh...hehehe" (Ejek Nicho sambil tersenyum menatap Nia)
NIA : "Tidak!!!!" (Tegas Nia mengucapkannya)
Nia pun melanjutkan langkah kakinya sambil sesekali melirik Nicho yang sedari tadi mengikutinya tepat disamping dirinya...
NICHO : "Kak Nia...yakin niih kak Nia tidak rindu dengan kak Raka???" (Melirik Nia)
NIA : "Nicho!!...pliiss jangan bikin aku Teriak lagi" (Dengan malas mengucapkannya)
NICHO : "Habisnya kak Nia seperti kehilangan Semangat selama kak Raka tidak masuk kuliah...udah kaya lagi Rindu berat sama pacar sendiri aja!" (Datar mengucapkannya)
Seketika Nia menghentikan langkah kakinya...
NICHO : "Ada apa kak?...kok berhenti??"
Seketika Nia menatap Nicho dengan tajam...
NICHO : "Ada apa kak??...kaka marah dengan ucapanku??...kalau kak Nia marah berarti itu Artinya benar looh!!!" (Sambil tersenyum tengil menatap Nia)
NIA : "Sekarang aku paham!!...kenapa Zeyna sangat tidak suka denganmu...Yaaaa!!! Nichooo!!!" (Sambil menginjak kaki Nicho dengan keras)
NICHO : "Aaaww sakit kak!!...Aaaaw!! Sakit!!" (Sambil jingkrak-jingkrakan kakinya karena kesakitan)
Nia pun pergi meninggalkan Nicho begitu saja...dan masuk kedalam sebuah kelas...
NICHO : "Hahaha...kak Nia gampang banget dipancing...sekarang aku semakin yakin kalau sebenarnya Kak Nia punya perasaan dengan kak Raka...hahaha...okeh berarti ini saatnya aku harus pancing kak Nia lebih dalam lagi...mungkin aku ceritakan tentang kak Raka di 2 tahun yang lalu saja...mungkin saja kak Nia mau mendengarkan...hahaha" (Sambil tertawa mengatakannya)
__ADS_1
BERSAMBUNG》》》》》》》