LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE TERAKHIR


__ADS_3

β™‘LOVE HEARTβ™‘


Disisi lain...diruang Dr. Rivan...


Dr. RIVAN : "Nia...saya sangat bersyukur kau dan juga Raka kalian bersama kembali...dan kau tahu?...kondisi Zara sama persis dengan apa yang Raka alami dulu...tanpa kujelaskan lebih panjang lagi...Zara sangat membutuhkan pendonor jantung untuk...."


Belum selesai Rivan menyelesaikan ucapannya tiba-tiba Nia memotong pembicaraannya tersebut...


NIA : "Maaf...saya ingin mempertegas satu hal yang mungkin membuat Dokter salah paham...saya...dan juga Raka..kami tidak memiliki hubungan seperti yang Dokter harapkan...dan...Zara...Zara adalah putriku dan juga Vino suamiku...saya sudah tahu persis dengan apa yang akan terjadi pada Zara dan apa saja yang harus dilakukan untuk Zara...Terima kasih atas bantuan dokter yang sudah menyelamatkan Zara...tapi untuk kedepannya...saya harap masalah pribadi tidak disangkut pautkan dengan keadaan Zara saat ini...Saya Permisi!"


Nia pun berdiri dari duduknya sambil menundukkan kepalanya menghadap Rivan...dan kemudian keluar dari ruangan tersebut...


Dr. RIVAN : "Ma..Maksudnya???...Raka dan Nia???...mereka tidak bersama???" (Ucap Rivan dengan terkejut)


Rivan pun berdiri dari duduknya dan dengan cepat mengambil ponsel miliknya...


Dr. RIVAN : "Aku harus mengabari Wilson dan juga Lanzo!!!" (Sambil menatap Handphone ditangannya)


Disisi lain...Dirumah Raka...


NICHO : "Kak Raka!...apakah kak Raka tidak punya perasaan?...aku sudah mendukung kak Raka untuk bersatu dengan kak Nia...tapi sekarang kak Raka malah menyuruhku untuk mencuci selimut ini!!!" (Ucap Nicho dengan kesal sambil membanting-banting dan menyikat selimut yang ada ditangannya)


RAKA : "[Aku harus menanyakan semuanya kepada Nia!!!]" (Dalam hati Raka sambil menatap Nicho yang sedang menyikat selimut miliknya)


Raka pun pergi meninggalkan Nicho sendirian yang sedari tadi mengoceh dan mengeluh kepada dirinya...


Disisi lain...Averus...


VINO : "Nia...ada yang harus kutanyakan padamu!!" (Menatap Nia dengan tajam)


Seketika Vino pun menarik paksa Nia untuk keluar dari rumah sakit tersebut...


NIA : "Vino!!...apa yang ingin kau katakan???...lepaskan!!!" (Berontak Nia dengan menarik tangannya yang ditarik oleh Vino)


VINO : "Kau bisa menyita perhatian semua orang jika kau tidak mengikutiku dengan tenang!!" (Ucap Vino yang berbisik dihadapan Nia)


Nia pun mengikuti Vino dengan tenang sambil sesekali merapikan Syal yang dia pakai...


Beberapa menit kemudian mereka pun sampai dirumah mereka...Vino pun menarik Nia dengan paksa..


BIBI AMI : "Tuan Nyonya!...ada apa???" (Menatap Vino dan Nia dengan panik)


VINO : "Keluar!!!" (Teriak Vino dengan kesal)


Bi Ami pun seketika keluar dari rumah tersebut dengan ketakutan...


NIA : "Vino!!!...lepasin!!...apa yang mau kau katakan??" (Teriak Nia dengan menahan tangannya)


Vino pun mendorong Nia kepojokan dinding dengan kasar...


Disisi lain...Averus...Diruang rawat Zara...


Terlihat Zara dan Zira yang telah tertidur pulas...tiba-tiba Raka masuk kedalam ruangan tersebut dan kebingungan menatap isi ruangan tersebut karna tidak terlihat adanya Nia didalam ruangan tersebut...


LUNA : "kak Raka?...ada apa kak???" (Menghampiri Raka dengan cemas)


RAKA : "Dimana Nia??" (Menatap Luna dengan bingung)


LUNA : "Sudah sedari tadi kak Nia pergi untuk keruangan Dokter Rivan...tapi belum kembali sampai sekarang!" (Ucap Luna dengan bingung)


RAKA : "Apa maksudmu?...aku baru saja bertemu dengan dokter Rivan...dia bilang Nia ada diruangan ini!!"


LUNA : "A...aku berani bersumpah kak...Kak Nia belum kembali sejak keruangan dokter Rivan!"


RAKA : "Baiklah aku akan mencarinya...!!"


LUNA : "Kak Raka!!!...ada yang ingin kukatakan sejak dulu...tapi aku tidak pernah berani melakukannya!!" (Menatap Raka dengan merasa bersalah)


RAKA : "Ada apa??...apa yang ingin kau katakan??"


LUNA : "Kak Raka...se..sebenarnya...Zara dan Zira adalah Putri kandung Kak Raka!!" (Ucap Luna dengan cepat sambil menutup matanya)


RAKA : "Aku sudah menduganya...Luna...terima kasih atas semua yang kau lakukan untukku dan juga Nia...kau dan juga Nicho...adalah penyelamat kami!!" (Tersenyum menatap Luna)


Raka pun pergi meninggalkan Luna dengan tergesah-gesah...


RAKA : "[Kamu dimana Nia?...aku akan datang dan menghapus semua jarak dan juga air mata yang selalu mengiringi kita...aku salah...seharusnya aku tidak pernah menyerah begitu saja dengan apa yang takdir berikan untuk kita...aku bersumpah untuk terakhir kalinya...aku tidak akan pernah kehilanganmu lagi...aku tidak akan pernah menganggap kisah kita adalah kisah Romeo dan Juliet...Aku adalah aku...kamu adalah kamu...dan kita adalah kita...kita akan menggoreskan Sejarah kisah kita bersama...Tanpa Kesedihan dan Tanpa Air Mata]" (Dalam hati Raka sambil mengingat semua yang telah dia lalui bersama Nia Zira dan juga Zara)


Disisi lain...Dirumah Nia dan Vino...


Langkah kaki Vino perlahan mendekat kearah Nia yang sedari tadi menatap Vino dengan takut...


NIA : "Vino...apa yang ingin kau lakukan??...ada apa denganmu??...kenapa kau sangat berubah??" (Ucap Nia dengan takut sambil merapikan syla yang dia pakai)


Vino pun seketika menarik kasar Syal yang dipakai Nia tersebut dan menatap Leher Nia dengan tatapannya yang terlihat sangat Marah Kecewa dan juga Hancur...


VINO : "Kenapa??...Kenapa???...kenapa kau tidak pernah menerima perasaanku??...kau selalu menjauh ketika aku mendekat...kau selalu menghindar disetiap ku memelukmu...dan...dan kau selalu membuat alasan disetiap kali aku menginginkan hubungan intim kepadamu!!!...dan sekarang!!!...sekarang kau bahkan memberikan tubuhmu kepada Pria lain!!!...kau!!!...apa kau tahu???...apa kau tahu bagaimana rasanya menjadi diriku??????" (Teriak Vino dengan kesal)


Perlahan Vino mengelus rambut dan juga wajah Nia sambil menatap Nia dengan tajam....


NIA : "Vino!!...maafkan aku...aku..."


VINO : "Shuuuutt!!!...cukup Nia...aku tahu kau tidak mungkin melakukan itu kepada Pria lain...KECUALI DENGAN PRIA ITU...RAKA!!!!"


Tatapan tajam Vino semakin menjadi ketika melihat Leher Nia kembali...


Seketika Vino pun dengan kasar membuka Pakaian yang saat ini Nia pakai...


NIA : "Vino!!!...aku mohon jangan lakukan ini!!!...aku mohon!!!!" (Teriak Nia sambil memberontakkan dirinya dan mencoba mendorong Vino dengan sekuat tenaganya)


VINO : "Aku adalah suamimu...dan saat ini kau harus melayani Suamimu!!!" (Ucap Vino sambil melepaskan pakaian Nia dengan kasar)


NIA : "Sssshhh...Sakit!!...Aku mohon hentikan Vino!!...Aaa!!!" (Teriak Nia yang merasakan sakit disekujur tubuhnya)


Nia terus menerus memberontakkan tubuhnya dan mendorong Vino dengan sekuat tenaganya...seketika Vino dengan kesal mendorong Nia kearah Meja makan yang ada dibelakang dirinya...


Kepala Nia pun terbentur dan berdarah...


RAKA : "Nia!!!!" (Teriak Raka yang melihat Nia terbentur dimeja tersebut dengan kondisi pakaian yang setengah terbuka)


Seketika Raka pun memukuli Vino dengan membabi buta...terus-menerus Raka memukuli Vino tanpa henti...namun tiba-tiba dirinya terhenti ketika mendengar Nia yang memanggil namanya dengan samar...


NIA : "El..." (Ucap Nia dengan samar)


RAKA : "Nia!!!"


Raka pun berlari menghampiri Nia dengan tatapan cemasnya...


RAKA : "Nia...kenapa kau membohongiku?...kenapa kau meninggalkanku??...dan kenapa kau tidak mempercayaiku???" (Ucap Raka dengan menangis)


Tangan Raka terus-menerus mengusap rambut dan juga pipi Nia dengan air matanya yang terjatuh dan membasahi pipi Nia...


NIA : "Aku tidak ingin kehilanganmu...aku...aku sangat mencintaimu!!" (Ucap Nia dengan samar sambil menggenggam tangan Raka yang mengelus pipi dirinya)


RAKA : "Kalau kau mencintaiku...lalu kenapa kau meninggalkanku??...kenapa kau menyerah dengan semuanya???"


NIA : "Aku pe..pergi meninggalkanmu karna aku tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk kepadamu...sama seperti yang terjadi di 14 tahun yang lalu...A..ayah meninggal...itu semua karna diriku!!"

__ADS_1


RAKA : "Tidak!!...itu semua bukan salahmu Nia...dan...dan itupun juga bukan aku yang melakukannya...Bunda Belva!...Dialah yang telah sengaja meracuni Ayahmu karna Alvaro adalah musuhnya sejak dulu...Ayahmu tidak meninggal karna kecelakaan itu...Racunlah yang telah membunuhnya!!"


8 tahun yang lalu...disaat semuanya cemas menatap ruang rawat Raka karna belum juga ada kepastian tentang pendonor jantung untuk Raka...


Terilhat Lanzo yang sedang menerima telphone tiba-tiba ponsel miliknya terjatuh dari genggaman tangannya...dan berlari mengarah ruang jenazah yang ada dirumah sakit Averus tersebut...


Wilson Rafa dan Nayla yang melihat Lanzo berlari panik pun mengikuti Lanzo dengan cepat...


Beberapa saat kemudian...Lanzo pun masuk kedalam ruang jenazah tersebut dan terkejut melihat Belva yang berlumuran darah dipergelangan tangannya...


Dr. LANZO : "Belva!!!" (Teriak Lanzo dengan cemas)


AYAH WILSON : "Belva!!!"


IBU BELVA : "Lanzo...Wilson...ma..maafkan aku...aku adalah ibu yang buruk untuk Raka...aku tidak becus menjadi ibu terbaik untuknya!!...akulah...yang membuat Raka saat ini kritis...akulah yang membuat Raka selalu bersedih...dan akulah yang memisahkan dia dengan kebahagiaannya!!!...Wilson!!...kau benar semua yang kau tanyakan padaku di 7 tahun yang lalu adalah benar...akulah yang telah meracuni Alvaro!!...bukan dirimu!...dan aku juga yang telah membunuh Alvaro...bukan Raka!!!"


AYAH WILSON : "Belva!!!...kau sangat memalukan!!!...selama ini kau selalu mengatakan bahwa aku dan juga Rakalah yang telah membunuh Alvaro!!...kenapa?...kenapa kau melakukan ini semua???" (Teriak Wilson dengan kesal)


IBU BELVA : "Tolong...maafkan aku...aku akan menggantinya dengan nyawaku...aku mohon Lanzo...berikan jantungku untuk Raka!!!...jantung ini adalah satu-satunya yang bisa menyelamatkannya...tolong...aku mohon kepada kalian..berikan jantung ini kepada Raka...ini..a..adalah keinginan...te..terakhir..ku...." (Ucap Belva dengan terputus-putus)


Dr. LANZO : "Belva!!!..aku mohon jangan tinggalkan aku!!!" (Teriak Lanzo sambil memeluk Belva)


SAAT INI...


Terlihat Raka yang terus menerus menggenggam tangan Nia yang tak sadarkan diri didalam ruang rawat inap...


NIA : "Raka...Zara...Zira..!" (Ucap Nia dengan samar)


RAKA : "Nia...aku disini!!!" (Mencium tangan Nia)


Tiba-tiba seseorang masuk kedalam ruangan tersebut...dan mengucapkan kata yang membuat Raka terkejut dan menangis haru...


ZIRA & ZARA : "Ayah!!!" (Ucap keduanya sambil menatap Raka)


Raka pun seketika menoleh kearah suara tersebut dan menangis haru menatap Zira Zara yang memanggil dirinya dengan sebutan Ayah...


Zara dan Zira pun seketika berlari dan memeluk Raka dengan erat dan menangis...


ZIRA & ZARA : "Ayah!!!"


7 TAHUN KEMUDIAN...


Suara sorak ceria meleburkan taman yang indah...beserta bertaburannya bunga berwarna warni menghiasi kecantikan ke-6 Bidadari yang mengejar satu pangeran yang tampak ketakutan oleh kejaran para bidadari tersebut...


Yap!!...kalian benar ke-6 bidadari itu adalah anak-anak mereka yaitu...


NAYLA x RAFA \= NAURA


LUNA x NICHO \= ARINA


ZEYNA x DELVIN \= SYIRAN


KARIN x REZA \= JULIA


Dan tentunya pasangan utama kita yaitu...


NIA x RAKA \= ZIRA & ZARA


oiyaa lupa masih ada satu lagi...si pangeran kecil terlahir ditengah-tengah para bidadari-bidadari cantik tersebut yaitu...


ZEYAN ELFATAH...Tampan dan juga Cerdik seperti Raka namun penyayang seperti Nia...


Tawa canda ria mereka terdengar damai oleh para orang tua mereka yang kini sibuk bertarung untuk menggendong para istri mereka menuju taman tersebut...


NICHO : "Yaa!! Luna...apakah kau tidak pernah berfikir untuk melakukan Diet???...kau sa..sangat berat!!!!" (Ucap Nicho dengan terengah-engah sambil mencoba menggendong Luna)


LUNA : "Yaaa!! Apa kau bisa menjaga mulutmu???...Alien aneh!!!" (Teriak Luna dengan kesal)


ZEYNA : "Lawan Zeyna...kita perempuan tidak boleh kalah dengan mereka!!!" (Ucap Zeyna dengan semangat)


DELVIN : "Kenapa kau mengatakan itu???..."


ZEYNA : "Karna itu benar!!!"


RAFA : "Apa kalian tidak bisa...tidak menghancurkan kebahagiaan ini???"


NAYLA : "Luna!!...aku mendukungmu!!!"


RAFA : "Nay!!!...kenapa kau juga ikut-ikut dengan mereka???"


KARIN : "Aku juga dukung Luna!!!"


REZA : "Ya!!!...apa-apaan ini???...kenapa kalian para wanita seperti ini???"


NICHO : "Luna!!!"


DELVIN : "Zeyna!!"


Ricuh pun terjadi diantara kedua pihak tersebut...sang wanita menganggap diri mereka benar dan sang pria melindungi harga dirinya...


Tiba-tiba kericuhan itu terhenti dan terdiam hening saat mereka mendengar suara tawa Nia dan juga Raka yang terlihat sedang bercanda dan saling mengejar satu sama lainnya...


NICHO : "Aku ingin menjadi pasangan yang romantis seperti mereka!!...huuuft!!"


DELVIN : "Bagaimana bisa??...istri kita saja selalu mempermasalahkan hal kecil seperti tadi!!"


REZA : "Inilah takdir!!"


Nicho, Delvin, Reza dan Rafa pun menatap Raka Nia dengan keharuan...


Tiba-tiba...


LUNA, ZEYNA, NAYLA, & KARIN : "Yaaaa!!!!" (Teriak ke-4 nya dengan berbarengan)


Seketika mereka pun saling mengejar satu sama lainnya...


Suara teriak mereka terhadap satu sama lainnya perlahan pun berubah menjadi tawa dan canda ria...


-


-


-


-


-


Kebahagiaan yang kita impikan selalu saja kita anggap seperti pelangi...bisa kita lihat namun tak bisa digapai...


Tanpa disadari bahwa Kebahagiaan...sejatinya sangatlah sederhana...cukup tersenyum dan menatap seseorang yang kau Cintai....itu akan menjadi kebahagiaan terbesar yang kau miliki...


Tak perlu memimpikan kebahagiaan yang besar...kini tataplah atau fikirkan seseorang yang kau cintai ada dihadapanmu...dan katakan bahwa kau sangat mencintainya / menyayanginya...


Sebelum waktu berdetik...hari berganti...minggu berlalu...dan bahkan Takdir yang memisahkan...


Cepatlah katakan padanya bahwa kau sangat mencintainya dan tak ingin kehilangannya...

__ADS_1


Karna per 0,1 detiknya adalah kebahagiaan yang pantas kita dapatkan...


Sejauh dan setinggi apapun mimpi kita untuk mendapatkan kebahagian...namun tanpa keyakinan ketulusan dan kesetiaan...maka semua itu tidak ada artinya sama sekali...


R&N


____________________________________________


TREVI FOUNTAIN...ROMA ITALIA


terdengar suara tetesan air TREVI FOUNTAIN dengan di iringi oleh Lagu Grande Amore_Il Volo menghayutkan Raka dan Nia yang menatap Trevi dengan senyum kebahagiaan...


RAKA : "Dulu kau pernah bertanya kepadaku...permohonan apa yang kupilih di hadapan Trevi ini"


Nia pun menatap Raka dengan penasaran...


RAKA : "Aku memilih melemparkan 6 koin kedasar Trevi ini!" (Tersenyum menatap Nia)


NIA : "enam??...artinya???"


RAKA : "1 koin...aku ingin bertemu denganmu lagi di Trevi ini dan sekarang aku bertemu denganmu lagi dihadapan trevi ini...2 Koin...aku ingin mendapatkan kekasih dalam waktu dekat dan sekarang aku sudah memiliki kekasih hidupku...dan...3 koin...aku ingin menikah dengan wanita yang sangat aku Cintai...yaitu Kamu!!...Nia Elfatah!!!" (Menatap Nia dengan tersenyum sambil mengelus pipi Nia)


Keduanya saling menatap dan tersenyum...Raka pun mencium bibir Nia dengan lembut...dihadapan saksi pertemuan mereka yaitu TREVI FOUNTAIN...



____________________________________________


JUDUL : LOVE HEART


TOKOH :


NIA KEANO


RAKA ELFATAH


NICHO FORZA


ZEYNA SAVERO


RAFA ELFATAH


LUNA KEANO


VINO ALBAR


ALETA KEANO


BELVA MEIZAR


Dr. LANZO MEIZAR


WILSON ELFATAH


NAYLA ZURA


DELVIN FORZA


Dr. RIVAN


REZA PUTRA


RANDY KEANO


FIRMAN


SARAH SAVERO


VIRAN SAVERO


ALVARO FELICE


CALISA KEANO


BIANCA ELFATAH


ZIRA ELFATAH


ZARA ELFATAH


KARIN


BELLA


BIBI SARI


BIBI AMI


BIBI SINAH


ZEYAN ELFATAH


NAURA ELFATAH


ARINA FORZA


SYIRAN FORZA


JULIA PUTRI


BIBI INA


TOKOH PENDUKUNG (PELAJAR, PEMILIK TOKO LUKISAN ROMA, DOKTER, SUSTER)


BACKSOUND :


IL VOLO (ÁMAME dan GRANDE AMORE)


LUDWIG VAN BEETHOVEN (FÜR ELISE)


GENRE : ROMANTIS & MISTERI


KARYA BY : @NAHDA_SHANIA


IG : @nahda_shania


KARYA LAINNYA :


- LOVE IN VALMOR


- LONELY RAYS


(TERIMA KASIH ATAS CINTA DAN DUKUNGAN KALIAN UNTUK LOVE HEART SELAMA INIπŸ™πŸ»πŸ˜˜)


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


__ADS_1


TAMATγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Šγ€Š


__ADS_2