LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 17


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


Pagi yang cerah dengan aroma Spageti yang kini sedang dimasak oleh Aleta untuk Nia...


Suara samar Lagu Grande Amore dari Radio Nia pun terdengar ditelinga Nia...


IBU ALETA : "Niaaa!!!...bangun...apakah kau lupa hari ini adalah hari perpisahanmu disekolah???...apakah kau tidak mau menerima Ijazah mu???" (Berteriak sambil melewati kamar Nia)


NIA : "Iyaa Bu..sebentar lagi...Nia masih ngantuk!!" (Berteriak sambil mengguling-gulingkan badannya diatas kasur)


IBU ALETA : "Ini sudah Jam 7 pagi...nanti kamu bisa telat Nak...Bangulah cepat!!!"


NIA : "Heeeemm Iya Nia bangun Bu..." (Terduduk dikasurnya dengan mata yang tertutup sayup)


Nia pun berdiri dan menatap Cermin yang berada dimeja riasnya sambil menguncir rambutnya...


Seketika Nia pun tersadar akan mimpinya semalam tentang kejadian di 2 Tahun yang lalu tersebut...tentang pertemuannya dengan Elfatah...


NIA : "2 Tahun...sudah 2 Tahun aku memakai Kalung ini El...lalu kapan kau akan kembali padaku?...kapan kau akan menepati janjimu?...setiap saat aku memanggil namamu dengan harapan kau akan datang...tapi lagi-lagi kau tak juga datang...kau seperti mimipi indah bagiku...kehadiranmu bagaikan mimpi yang datang lalu pergi ketika ku membukakan mataku" (Menatap dirinya dicermin tersebut sambil menggenggam erat kalung yang dia pakai)


IBU ALETA : "Ayo sayang kamu harus sarapan dulu...habis itu bersiaplah kita akan berangkat keSekolahmu" (Membuka pintu kamar Nia dan menatap Nia)


NIA : "Baik bu guru...hehehe" (Tertawa kecil menatap Aleta)


Aleta pun tersenyum lalu meninggalkan Nia...

__ADS_1


Beberapa saat kemudian...Diruang makan Rumah Nia...


NIA : "[Sejak kejadian aku pingsan di Toko itu...ibuku mendaftarkan ku disekolah tempat ibu mengajar...dan hari ini...hari ini adalah hari terakhirku disekolah...hari-hari ku selama 2 tahun ini penuh kesunyian...dan lagi-lagi mimpiku tentang kecelakaan di 7 tahun yang lalu itu kembali ditiap tengah malam ku...tangan Ibuku sempat berdarah karna cengkraman erat dari tanganku...tapi kini disetiap ku bermimpi buruk...ibuku akan selalu memberikan Bantal kecil yang ibu buatkan untuk ku Genggam...aku telah meninggalkan bekas kesedihanku pada tangan ibuku!!!]" (Dalam hati Nia sambil menatap Aleta yang sedang makan dihadapannya)


IBU ALETA : "Yang banyak yaa makannya..." (Tersenyum)


NIA : "Ibu...maaf...maafkan Nia bu" (Menatap Aleta dengan mata yang berkaca-kaca)


Seketika Aleta menatap Nia...


IBU ALETA : "Ma...maaf?...maaf untuk apa nak?" (Menatap Nia)


NIA : "Karna tangan ibu terluka...dan itu semua karna Nia..." (Menatap Aleta lalu menatap Tangan Aleta)


IBU ALETA : "Sayang...kamu tidak perlu minta maaf pada ibumu...apa yang kamu lalui adalah sebuah kesedihan yang mendalam...dan setiap kali Ibu melihatmu gelisah ketakutan dan berteriak saat bermimpi buruk...itu bagaikan pisau yang menggoreskan Hati ibu...Ibu merasa gagal karna tidak bisa membuatmu melupakan Kejadian itu...jadi...luka yang kini ada ditangan ibu bukanlah apa-apa Nia...kamu tidak perlu khawatir dengan ini" (Menggenggam tangan Nia dan tersenyum)


Nama Nia pun dipanggil oleh kepala sekolah ke atas panggung untuk memberikan Nia sebuah penghargaan karna telah menjadi murid terbaik disekolah La Sapienza tersebut...


Suara tepuk tangan dan siulan kebahagiaan para pelajar lainnya menyambut Nia untuk naik keatas Panggung tersebut...


Nia pun memberikan sebuah kata-kata kecil untuk Ibu teman-teman dan juga para guru yang telah mendukung dia selama ini...


Tiba-tiba seseorang naik keatas panggung dan memberikan Nia sebuah Bunga...Bersiul dan bertepuk tangan kembali para pelajar karna melihat seorang Vino yaitu murid terkaya dan terganteng pada sekolah mereka...memberikan sebuah bunga cantik untuk Nia yang sangat terkenal banyak murid laki-laki menyukainya...


Terlihat para murid laki-laki lainnya bergumam dan Marah melihat Vino memberikan Nia sebuah bunga dihadapan seluruh pelajar yang ada di Aula tersebut...

__ADS_1


VINO : "Nia...selamat!...aku bangga padamu!!" (Dengan bahasa Italia dan Tersenyum sambil menyodorkan Bunga dihadapan semua orang)


NIA : "[Yaa tuhan...inilah yang tidak ku inginkan]" (Dalam hati Nia sambil melirik kesemua para pelajar yang memperhatikan mereka berdua)


"Terima.......Terima!!!" (Berteriak para pelajar dengan bahasa Italia)


Nia pun menerima Bunga tersebut...seketika para pelajar bertepuk tangan dan bersiul kembali...


2 Jam kemudian...Acara perpisahan tersebut telah selesai dilaksanakan...


Terlihat Nia yang sedang duduk diam diTaman sekolah untuk menunggu ibunya yang sedang mengurus Data perpisahaan para murid di Sekolah tersebut...


VINO : "Apakah aku boleh duduk disampingmu?" (Tersenyum dan berbicara dengan bahasa Indonesia)


NIA : "Tentu saja..." (Tersenyum)


Vino dan Nia terlihat tertawa bersama dan sesekali Vino menunjukkan ekspresi yang lucu agar Nia tertawa...


Vino adalah salah satu teman terdekat Nia saat masuk disekolah La Sapienza tersebut...dia berketurunan darah Italia bercampurkan Indonesia...karna itulah Nia dan Vino bisa sangat akrab karna mereka sama-sama bisa berbicara dengan bahasa Indonesia...


Setiap harinya Vino dan Nia tak terpisahkan...hingga kini Nia harus mengatakan pada Vino bahwa Nia akan berkuliah di Indonesia...


VINO : "Nia...ada hal yang ingin aku sampaikan kepadamu..." (Tersenyum sambil menggenggam erat tangan Nia)


Nia terkejut dengan genggaman tangan Vino padanya...

__ADS_1


BERSAMBUNG》》》》》》》


__ADS_2