
♡LOVE HEART♡
Dirumah sakit Averus...
REZA : "Nicho!...apa yang kau lakukan disini?...kalau tau kau akan kesini setelah menelphoneku dan menanyakan keberadaanku dan juga Raka...aku tidak akan memberitahumu!!"
NICHO : "Kak Reza...aku harus bertemu dengan kak Raka sekarang juga!!...ada yang ingin kusampaikan padanya!!!" (Cemas Nicho mengatakannya)
REZA : "Ada apa lagi?...kau selalu saja mencari masalah...tidak!!...untuk saat ini Raka tidak bisa dikunjungi!!"
NICHO : "Maksudnya???"
REZA : "Saat ini kondisi Raka sangat kritis...bahkan Ayahnya saja tidak bisa menemuinya saat ini!!"
NICHO : "A..Apa???...kondisi kak Raka kritis???" (Teriak Nicho dengan terkejut)
REZA : "Apa kau tidak bisa...bicara tanpa berteriak?"
NICHO : "A..apakah kak Raka berkondisi buruk saat bersamaan dengan kak Nia???...apa yang terjadi sebenarnya?...kenapa Kak Nia dan kak Raka sama-sama berkondisi buruk...dan sepertinya ada kejanggalan diantara mereka!!!" (Ucap Nicho sambil memikirkan Nia)
REZA : "Apa maksudmu??"
NICHO : "Kak Raka dan kak Nia sudah bersama dibeberapa hari ini...tapi apakah kak Reza tidak penasaran kenapa tiba-tiba mereka terpisah dalam kondisi tidak baik?...dan tingkah kak Nia juga sangat aneh...dia seperti tidak memperdulikan Kak Raka...dia malah memutuskan untuk kembali ke Roma!!!" (Ucap Nicho dengan bingung)
REZA : "Nia...gadis itu mau kembali ke Roma???...ke..kenapa???" (Teriak Reza dengan bingung)
NICHO : "Tidak bisakah kak Reza tidak berteriak mengatakannya??" (Dengan datar mengucapkannya)
REZA : "Kau membalas ucapanku??" (Ucap Reza dengan ekspresi datar kepada Nicho)
NICHO : "Hehehe iya..." (Tersenyum tengil)
REZA : "Kau memang kurang ajar!!!" (Menarik kerah baju Nicho)
__ADS_1
NICHO : "A...ampun kak!!...ini bukan saatnya kita bertengkar...kita harus membantu Kak Raka dan kak Nia...kak!!!"
REZA : "Memangnya Apa yang bisa kita lakukan?...kita hanya pengamat Cinta mereka...jadi tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mereka" (Dengan datar mengucapkannya)
NICHO : "Kita harus beri tahu kak Raka...kalau kak Nia mau pergi ke Roma...dan kita juga harus mengatakan ke Kak Nia kalau kak Raka kritis dan bahkan Koma!!" (Dengan semangat mengucapnya)
REZA : "Itu terlalu berlebihan!!!...apa kau bodoh?...itu akan terkesan kita melebih-lebihkan ceritanya!!"
NICHO : "Bu...bukannya memang benar kalau kondisi kak Raka kritis dan kak Nia memang juga ingin meninggalkan Indonesia?...lalu dimananya yang berlebihan??" (Menatap Reza dengan bingung)
Terdiam keduanya saling menatap...
NICHO : "Apakah kak Reza punya pacar??" (Menatap Reza dengan sinis)
REZA : "Tidak!!...memangnya kenapa??"
NICHO : "Pantas saja...kak Reza tidak memahami apa yang kuucapkan...Huuufft...orang ternyata dianya Jomblo yaa mana mungkin ngerti apa yang ku Ucapkan!" (Gumam Nicho sambil membuang wajahnya dari tatapan Reza)
REZA : "Kau juga Jomblo...bahkan bisa dikatakan Jomblo Akut!!" (Gumam Reza menatap Nicho)
REZA : "Zeyna benar...dia tidak Waras!" (Ucap Reza menatap Nicho marah-marah sendirian yang pergi meninggalkannya)
Disisi lain...diruang Rawat Raka...terlihat beberapa alat dipasangkan disebagian tubuh Raka...
Dr. LANZO : "Waktu sudah berjalan 5 jam tapi tidak ada juga kepastian untuk pendonor Raka!" (Sambil menatap Raka yang terbaring dengan bantuan alat medis)
Beberapa saat kemudian Lanzo pun keluar dari ruangan tersebut dan mendekat kearah Wilson...
AYAH WISLON : "Bagaimana???..apakah sudah ada kabar untuk pendonor Raka???"
Dr. LANZO : "Belum juga!!"
AYAH WILSON : "Ya tuhan lalu bagaimana dengannya???...kau bilang semuanya akan baik-baik saja tapi nyatanya hingga kini belum ada kabar untuk pendonor Raka!!...kau harus menolongnya Lanzo...kau harus membuatnya tetap hidup!!!"
__ADS_1
Dr. LANZO : "Wilson!!...aku mohon mengertilah!...ini semua tidak semudah yang kita harapkan...kau dan juga Belva...kalian selalu mendesak ku untuk melakukan yang terbaik...kalian selalu mendorongku untuk menyelamatkan Raka...tapi apakah kalian pernah berfikir bagaimana dengan diriku???...sejauh ini aku selalu melakukan terbaik yang bisa kulakukan...tapi semuanya yang memutuskan hanyalah Allah...kita tidak bisa menyelamatkannya jika memang semua ini sudah ditentukan olehnya...apapun yang akan terjadi nanti...aku harap...kau bisa menerimanya Wilson!!!"
Seketika Lanzo pun meningalkan Wilson dengan kesal...
Dari kejauhan Belva yang mendengar ucapan Lanzo kepada Wilson pun menangis...
BUNDA BELVA : "[Seharusnya tadi aku tidak mengatakan itu semua kepada Nia...Raka seperti ini itu semua karna diriku...seandainya aku tidak mengatakan semua itu disana!...mungkin saat ini keadaan Raka baik-baik saja!!!]" (Dalam hati Belva sambil menangis mengingat ekspresi Raka yang kesakitan)
Disisi lain...Dibalkon rumah Zeyna...
IBU ALETA : "Ada apa kenapa kau terus menerus menatapku Randy?"
AYAH RANDY : "Apakah kau yakin dengan keputusanmu Leta?..." (Menatap Aleta dengan cemas)
IBU ALETA : "Aku yakin dan sangat yakin!"
AYAH RANDY : "Baiklah...aku akan ikut denganmu...aku dan juga Luna...akan ikut bersamamu ke Roma!" (Menatap Aleta)
IBU ALETA : "Randy...masalah kita sudah selesai...apa yang terjadi dimasa lalu itu semua akan tetap menjadi kenangan...dan tidak akan ada yang berubah!" (Menatap Randy)
AYAH RANDY : "Tidak Leta!!...aku ingin memulai semuanya dari awal...Aku kamu Nia dan Luna...kita bisa mengulang semuanya dari awal...dan itu juga pasti keinginan Lisa...dia pasti ingin melihat keluarganya menyatu...selama ini Lisa selalu bertanya kepadaku...dimana Ibunya dan juga dimana saudara kembarnya....dia selalu menantikanmu dan juga Nia dari jendela kamarnya!" (Menatap pemandangan yang ada dihadapannya)
IBU ALETA : "Kenapa kau memberi tahu Lisa...bahwa dia memiliki saudara kembar?...dia pasti sangat tersiksa karna merindukan Nia yang ternyata Nia sendiri saja tidak tahu bahwa dia punya saudara kembar!...kenapa kau memberitahunya Randy???"
AYAH RANDY : "Itu karna dia menemukan foto kita...foto terakhir kita berempat saat dihari kau baru saja melahirkan Lisa dan juga Nia!" (Sambil menyodorkan sebuah Foto pada Aleta)
Aleta pun mengambil foto tersebut dan menangis...
IBU ALETA : "Seandainya waktu bisa diputar kembali...aku ingin mengulang semuanya ketika aku bisa menggendong Lisa dan juga Nia!!" (Menangis menatap foto tersebut)
AYAH RANDY : "Apakah...kau mau....kita mengulang semuanya dari awal??...Aku kamu Nia dan juga Luna...menjadi keluarga yang utuh seperti yang kita impikan dulu!!" (Memeluk Aleta)
Terlihat Aleta juga memeluk Randy sambil menatap Foto tersebut dengan menangis....
__ADS_1
BERSAMBUNG》》》》》》》