
♡LOVE HEART♡
Sekolah La Venza...
Terdengar langkah kaki mendekat kearah ruangan Raka...dan terdengar juga suara tawa kecil beserta bisikan dari luar ruangan Raka...
Raka pun menatap bingung kearah Pintu yang kini ada dihadapannya...
Tiba-tiba pintu tersebut didorong dengan keras yang membuat Raka terkejut..
ZIRA & ZARA : "Paman Baik!!!" (Teriak keduanya sambil mendorong pintu tersebut dengan keras)
RAKA : "Ka..kalian?"
ZARA : "Paman...apakah paman sudah baik-baik saja?"
RAKA : "Paman baik-baik saja.." (Tersenyum menatap Zara dan Zira dengan bingung)
ZIRA : "Paman bohong!!...kemarin saat diperjalanan mengantar kami pulang...aku dan Zira melihat paman termenung menatap jendela...kata bunda...kalau seseorang termenung menatap jendela...itu artinya orang tersebut sedang bersedih!!" (Tersenyum menatap Raka)
ZARA : "Karna itu aku dan Zira membawakan Paman ini??...apakah paman mau makan siang bersama kami??" (Tersenyum sambil menunjukan 3 kotak bekal didalam tas miliknya)
RAKA : "Kenapa kalian selalu bisa membuat paman tersenyum?...apakah karna kalian terlalu imut?...ataukah karna kalian cerdas seperti ini?" (Tersenyum Raka sambil mencubit Pipi Zara dan Zira dengan gemas)
ZARA : "Paman!!" (Tersenyum Zara sambil menarik Hidung Raka dengan gemas)
RAKA : "Ouuh berani yaa kalian sama Paman sekarang!!" (Tersenyum smirk Raka menatap Zara dan Zira)
ZIRA & ZARA : "Ampun Paman!!!" (Teriak keduanya dan seketika berlari menjauh dari Raka)
RAKA : "Hahaha...Kalian mau kemana??...apakah kalian tidak mau makan siang dengan Paman baik??" (Tertawa menatap Zara dan Zira)
Beberapa menit kemudian...terlihat ketiganya makan siang dimeja kerja Raka dengan lahap dan canda ria...
Disisi lain...Vittorio...
Terlihat Luna yang sibuk menulis beberapa berkas dengan serius...tiba-tiba telphone dirinya berdering...tanpa melihat telphone tersebut dia pun mengangkat telphone tersebut dengan terburu-buru...
LUNA : "|Ciao!|" (Ucap Luna dengan tergesah-gesah)
NICHO : "|Sibuk banget siiih Pacarku ini!!...hahaha!!| (Tengil Nicho berucap)
LUNA : "|Nicho!...aku lagi sibuk...nanti aja dibahasnya|"
NICHO : "|Acaranya nanti malam...kapan kita ada waktu untuk merencakan semuanya??...dasar wanita karir!|"
LUNA : "|Nicho..kamu aja yang rencanain...aku beneran lagi banyak kerjaan...karna surat perjanjian buat nanti malam hilang...dan aku harus membuatnya dari ulang...kamu aja ya yang buat rencananya?|"
__ADS_1
NICHO : "|Gak seru!...aku udah berusaha keras looh buat bawa Kak Raka ke Roma...tapi sekarang kamu gak bisa bantu aku|"
LUNA : "|Nichoooo!|" (Ucap Luna dengan kesal)
NICHO : "|Iya-iya...aku yang rencanain...tapi setelah semuanya berhasil...kau harus nerima lamaranku!|"
LUNA : "|Heemm...iya aku terima lamaran dari kamu|"
Tiba-tiba...
NIA : "Lamaran???...kamu dilamar Lun??...sama siapa??...kamu punya kekasih??...orang Indonesia??" (Ucap Nia dengan terkejut)
LUNA : "|Gawat!|" (Bisik Luna sambil cepat-cepat mematikan Telphone dari Nicho tersebut)
NIA : "Siapa dia?...kenapa kau tidak mengenalkannya sama kakak??" (Penasaran Nia yang mendekat kearah Luna)
LUNA : "Kak Nia...aku lupa!!!...aku harus ke Bagian personalia...karna aku baru saja merekrut beberapa karyawan baru...aku kesana dulu ya kak!!...Bye!!!" (Ucap Luna dengan panik)
Seketika Luna pun melarikan diri dengan panik...
NIA : "Heemm...ada yang aneh sama sikapnya Luna beberapa bulan ini...Ooiya...selama ini kan yang mengurus kontrak Investasi Vittorio dengan Averus adalah Luna...apakah...Luna tau...kalau pemimpin Averus adalah Raka?" (Gumam Nia sambil memikirkan Raka)
Di sekolah La Venza...
ZARA : "Apakah sekarang paman senang?" (Tersenyum menatap Raka)
ZIRA : "Paman tau...paman sangat tampan saat tersenyum...Bunda bilang...Senyum itu menandakan bahwa kita bersyukur...dan Cemberut itu menandakan keserakahan...dan Bunda juga bilang jika kita sedang merasakan kesedihan maka peluklah seseorang yang bisa membuatmu tersenyum...sekarang aku bisa melihat paman tersenyum karena kami...jadi...kalau suatu hari nanti paman merasa sedih lagi...paman bisa memeluk kami" (Tersenyum menatap Raka)
Seketika Zara dan Zira pun memeluk Raka secara bersamaan...
RAKA : "[Entah kenapa pelukan mereka sangat hangat dan nyaman...aku tidak pernah merasakan ini selain dari Nia...Siapa sebenarnya anak-anak ini?...kenapa beberapa hari ini mereka terus menerus muncul diingatanku...seakan aku merindukan senyuman mereka walau hanya beberapa menit jauh dari mereka]" (Dalam hati Raka sambil tersenyum memeluk Zira dan Zara)
Waktu berlalu dengan cepat...Malam yang dingin dan penuh bintang...kini terlihat Ramai diSebuah Hotel besar tempat diadakannya Acara perayaan ulang tahun perusahaan Averus...
NIA : "Luna...nanti kamu aja yang mewakili Vittorio untuk Speech" (Ucap Nia sambil melihat Raka yang sedari tadi menatap dirinya)
LUNA : "Okeh kak nanti aku yang akan menggantikan kak Nia" (Sambil melirik kearah Nicho yang ada dibelakang mereka)
Acara pun memasuki keacara Inti yaitu Speech dari Raka dan dari beberapa Orang penting lainnya yang tergabung di Averus...
Beberapa lama kemudian Acara pun berlanjut ke sebuah Party malam teruntuk tamu undangan terutama Karyawan Averus yang hadir di Acara tersebut...
Terlihat Nicho mendekat kearah Raka dengan Minuman Anggur digelas yang saat ini dia pegang...beberapa lama kemudian Nicho pun dengan sengaja menumpahkan minuman tersebut tepat di Jaz yang kini dipakai oleh Raka...
NICHO : "Ma..Maaf..aku tidak sengaja Kak Raka!!" (Dengan ekspresi panik mengelapi Jaz Raka yang telah basah kuyup oleh minuman tersebut)
RAKA : "Apa kau tidak melihatku disini??" (Dingin Raka berucap sambil membuka Jaz yang dia pakai)
__ADS_1
NICHO : "Kak...Raka untung saja aku sudah mempersiapkan beberapa Kamar untuk berjaga-jaga jika sesuatu terjadi pada tamu undangan atau karyawan Averus...sebaiknya kak Raka mengganti pakaian kak Raka dikamar ini...aku juga sengaja meminta bantuan Karin untuk membawa beberapa pakaian Kak Raka untuk jaga-jaga!" (Sambil menyodorkan sebuah Kartu kamar hotel yang ada dihotel tersebut)
Raka pun mengambil Kartu tersebut dan keluar dari Party yang sedari tadi dimulai...
Disisi lain...
NIA : "Luna dimana sih?...katanya cuman sebentar kekamar mandi" (Ucap Nia sambil merapikan rambutnya)
Tiba-tiba Nicho datang menemui Nia dengan ekspresi terkejut...
NICHO : "Kak Nia???" (Teriak Nicho sambil menatap Nia dengan terkejut)
NIA : "Nicho???"
NICHO : "Ternyata benar..Luna disini tidak sendirian...ya ampun kak...gimana kabar Kak Nia sekarang?...kok yang aku lihat kak Nia semakin Cantik ya...hehehe!" (Ucap Nicho dengan senyum tengilnya)
NIA : "Nicho kamu ya gak pernah berubah...haha!!" (Tersenyum dan tertawa Nia menatap Nicho)
NICHO : "Oiya kak...aku membawakan Kak Nia ini...bagaimana kita Cheers dulu?" (Menyodorkan Nia sebuah gelas yang berisikan wine)
NIA : "Ma..maaf Nicho..aku tidak bisa minum itu!"
NICHO : "Aaah kak Nia...kita baru ketemu selama 8 tahun ini apa sulitnya Cheers untuk merayakan pertemuan kita kak!!" (Memberikan gelas tersebut ditangan Nia)
NIA : "Okeh...Cheers!!!"
Nia pun meminum minuman tersebut dengan ekspresi yang tergambarkan bahwa dia terpaksa meminum minuman tersebut...
NICHO : "Oiya..kak Nia pasti mencari Luna ya?"
NIA : "Aah iya...aku tadi sedang mencarinya...apakah kau tau dia dimana?"
NICHO : "Tadi aku bertemu dengannya dan sedikit berbincang...tadi sih terakhir aku lihat dia pucat...sepertinya tidak enak badan...karna itu aku memberikannya kartu kamar diHotel ini...Averus menyiapkan beberapa kamar untuk tamu yang membutuhkan kamar untuk mereka beristirahat...mungkin saat ini Luna masih ada disana"
NIA : "Benarkah?...Lu..Luna sakit??...dia dikamar nomor dan lantai berapa?"
NICHO : "Tadi aku memberinya kartu yang bernomor 5252...oiya...aku punya duplikatnya....ini kak Nia bisa menggunakannya untuk masuk" (Menyodorkan Nia dengan sebuah kartu)
NIA : "Duplikat?...kamar di Hotel ini memiliki Duplikat kartu masuknya?" (Tanya Nia dengan bingung)
NICHO : "Tentunya tidak...tapi aku yang meminta dibuatkan duplikatnya...karna biasanya diacara Party malam seperti ini ada saja Tamu undangan yang mabuk dan tak sadarkan diri didalam kamar mereka...jadi kita bisa menolong mereka kak!" (Tersenyum Nicho menatap Nia)
NIA : "Baiklah...terima kasih ya Nicho...Oiya...kau tunggulah disini...aku akan kembali...masih banyak yang mau aku bicarakan padamu!" (Tersenyum Nia menatap Nicho)
Nia pun dengan cepat menaiki Lift untuk menuju kamar bernomor 5252 dilantai 25 pada Hotel tersebut...
BERSAMBUNG》》》》》》》
__ADS_1