LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 32


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


Disisi lain...Di balkon Rumah keluarga KEANO...


LUNA : "Ayah...aku ingin pindah kuliah..." (Berdiri tepat dihadapan Ayah Randy)


AYAH RANDY : "Luna!...Ayah sudah pernah mengatakan ini kepadamu...tidak ada gunanya kamu datang kesana...dan seharusnya kau sudah melupakan mereka" (Menatap tajam kearah Luna)


LUNA : "Ayah...tapi setidaknya Luna harus memberikan barang-barang kak Lisa kepada Kak Rafa...karna itulah keinginan terakhir kak Lisa kepadaku Yah!!!"


AYAH RANDY : "Besok kau boleh kesana tapi kau hanya memberikan barang-barang itu lalu setelah itu kau harus melupakan mereka semua...kau harus sadar bahwa mereka adalah musuh keluarga kita...dan sampai kapanpun akan tetap menjadi musuh!!" (Berdiri dari duduknya menatap tajam kearah Luna)


Beberapa saat kemudian Ayah Randy pun pergi meninggalkan Luna dibalkon tersebut dengan beberapa pelayan...


BIBI INA : "Nak Luna...ini sudah larut...sebaiknya nak Luna masuk karna angin malam tidak baik untuk kesehatan Nak Luna.." (Sambil memakaikan selimut kepada Luna)


LUNA : "Seandainya kak Lisa masih ada disini...pasti kak Lisa lah yang akan memakaikanku selimut ini...Kak Lisaaa!!! Luna rindu!!!...Luna sangat rindu dengan kakak!!!" (Berteriak dan menangis)


BIBI INA : "Nak Luna..." (Memeluk Luna)


Disisi lain...dirumah Zeyna...

__ADS_1


Terlihat Nia termangun akan ingatannya bersama Elfatah di Roma sambil merapikan beberapa barang pemberian dan barang yang berhubungan dengan Elfatah yaitu Kalung Liontin, Dress berwarna merah muda dan Bannie maroon yang dia pakai saat mengelilingi kota Roma...


NIA : "Inikah keinginanmu El??...untuk melupakan semua yang telah kita lalui...dan membuang semuanya seperti sampah!!!" (Sambil menatap sebuah Lukisan dikejauhan)


Nia menatap lukisan tersebut telah cukup lama namun tiba-tiba lukisan tersebut terjatuh karna tertiup oleh angin yang berhembus kencang dari jendela kamar Nia yang terbuka...


NIA : "Bahkan alam pun membencimu...tapi kenapa aku tidak bisa membencimu?...kenapa aku tidak bisa melupakanmu?...kenapa aku tidak bisa menghilangkanmu dari pikiranku?...aku membenci diriku yang bodoh...bodoh karna telah mengukir abadi namamu didalam lubuk hatiku...yang pada akhirnya ukiran itulah yang menyakitiku" (Sambil melangkah mendekat kearah lukisan tersebut)


Beberapa saat kemudian langkah Nia terhenti tepat dihadapan lukisan tersebut dan mengambil lukisan tersebut...


NIA : "Apakah senyumku didalam lukisan ini tidak berarti bagimu?...apakah semua yang telah kita lalui adalah sebuah kepalsuan?...tapi kenapa kau membuatnya seperti nyata??...kau membuat Nia yang hitam pekat berubah penuh warna hanya dalam 1 hari...lalu ketika warna itu telah melebur menjadi miliyaran warna...kini kau meleburkan lagi titik hitam yang kini merubah semua warna itu menjadi hitam kembali...bahkan kali ini warna hitam itu lebih pekat dari sebelumnya...sampai-sampai aku tidak bisa melihat sekecil apapun warna lainnya didalam kepekatan itu...tersesat aku dalam kepekatan itu kedalam jurang...jatuh dan jatuh aku kedalam jurang tak berujung...bahkan untuk berteriak meminta pertolongan pun tak ada yang bisa mendengarnya...kebisuanku dan kebutaanku telah tertelan oleh hitam pekat itu sendiri...CUKUP!!!"


Seketika Nia menutup telingannya dan menangis sambil melirik kearah Cermin yang kini ada dihadapannya...


Beberapa saat kemudian...


ZEYNA : "Niaaa...apakah kau baik-baik saja??" (Sambil mengetuk pintu kamar Nia yang kini terkunci)


Tak ada jawaban Nia kepada pertanyaan Zeyna yang membuat Zeyna semakin khawatir...ketukan pintu Zeyna pun semakin cepat dan kencang...hingga beberapa saat kamudian Nia pun membuka Pintu tersebut...


ZEYNA : "Ni..Niaa!!" (Berteriak menarap Nia)

__ADS_1


Terlihat Nia menggunakan Dress berwarna merah muda dan Bannie maroon dikepalanya...namun terlihat juga wajah Nia yang kacau sambil tersenyum menatap Zeyna...


ZEYNA : "A..apa yang terjadi padamu Nia???" (Menatap Nia dengan cemas)


NIA : "Apakah aku cantik dengan dress dan bannie ini???" (Sambil berputar dihadapn Zeyna)


Terdiam Zeyna mendengar perkataan Nia kepadanya dengan tatapan cemas...


NIA : "Zeyna...aku ingin minta bantuan darimu.." (Tersenyum menatap Zeyna)


ZEYNA : "Maaf Nia...aku tidak bisa membantumu...ini sudah larut...sebaiknya kau istirahatlah"


NIA : "Aku mohon Zey...untuk yang terakhir kalinya...aku butuh bantuanmu!!" (Sambil menggenggam tangan Zeyna)


ZEYNA : "Nia!!!...aku katakan kepadamu untuk terakhir kalinya...aku tidak akan pernah membantumu lagi!!!" (Menatap Nia dengan tajam)


NIA : "Baiklah jika kau tidak mau membantuku...aku bisa melakukannya sendiri..." (Menatap tajam Zeyna sambil menangis)


Nia pun berlari meninggalkan Zeyna dengan membawa beberapa barang...


ZEYNA : "Nia!!!...kau..kau mau kemana???" (Berlari mengejar Nia)

__ADS_1


BERSAMBUNG》》》》》》》


__ADS_2