LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 54


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


Pagi hari yang mendung...angin bertiup sangat kencang beserta kilatan Petir yang bergemuruh dilangit...


Nia terbangun dari tidurnya dan menyadari apa saja yang telah dia lewati semalam bersama Raka...


Terlihat kini Nia berada didalam pelukan Raka dan tersenyum menatap Raka yang masih tertidur dihadapannya...


NIA : "Dia memang seperti Baby Boy" (Tersenyum menatap Raka)


Tangan Nia mengusap-ngusap gemas rambut Raka yang acak-acakan dibuatnya...dengan suara tawa kecil dirinya yang menahan tawa karena kegemasannya kepada Raka yang kini terlihat tertidur pulas walaupun sudah ia cubit pipinya dan juga di acak-acak rambutnya...


NIA : "[Ya Tuhan...aku ingin sekali...setiap hari pemandangan yang kulihat adalah Baby boy ini...aku ingin setiap kali kuterbangun dipagi hari...aku berada dipelukannya seperti ini...aku sangat mencintainya...bahkan aku sanggup dan tidak ragu untuk memberikan jantungku untukknya...aku tidak bisa hidup tanpanya!]" (Dalam hati Nia sambil menatap Raka dan mencium Bibir Raka dengan lembut)


Disisi lain...Rumah keluarga Meizar...


"Nyonya!!...Nyonyaa!!!" (Teriak salah seorang pengawal sambil berlari)


BUNDA BELVA : "Ada apa???....apakah kalian sudah menemukan Raka???" (Teriak Belva)


"Kami sudah menemukan lokasi keberadaan Raka saat ini Nyonya..." (Terengah-engah mengucapkannya)


Disisi lain...Rumah Raka...


Nia membangunkan dirinya secara perlahan...dan kemudian mandi...


Didalam kamar mandi...


NIA : "Bahkan didalam kamar mandi saja...banyak sekali obat-obatannya..." (Sambil melihat satu persatu botol obat milik Raka didalam kamar mandi)


Beberapa menit kemudian Nia pun telah selesai dengan mandinya...dia pun memasangkan lilin aromaterapi dikamar Raka sama seperti semalam yang Raka pasang yaitu lilin beraromakan Vanila...


Kemeja Putih besar milik Raka yang saat ini Nia pakai dengan rambut yang terkuncir rapih membuat dirinya terlihat Cantik...terlebih senyum yang terpancar dari bibirnya tidak pernah menghilang membuatnya terlihat sangat Cantik...


Nia pun merapikan beberapa barang yang berserakan diruang Tv sambil bersenandung merdu...


NIA : "La...laaa...lala...La...laaa...lala...!!" (Bersenandung)


Terlihat kini diruang Tv tersebut rapih dan juga bersih...


NIA : "Akhirnya...semuanya Rapih!!...Huuuftt!!!" (Tersenyum menatap Ruang Tv)


Tiba-tiba terdengar suara Petir yang sangat besar membuat Nia terkejut dan meringkup ketakutan...


NIA : "Kyaaaaaa!!!" (Teriak Nia sambil jongkok dan menutupi Telinganya)

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Nia pun membuka matanya dan melihat kearah luar jendela bahwa Hujan deras telah turun...


NIA : "Hari ini sepertinya akan ada Badai Hujan dan Petir!" (Menutup jendela yang terbuka karena angin)


Dari Jendela Nia melihat seseorang jalan mendekat kearah Rumah Raka tersebut dengan menggunakan payung...wajah orang tersebut tertutupi oleh payung yang ia pakai...beberapa saat kemudian terdengar suara bel berbunyi dari Pintu rumah milik Raka tersebut...


Nia pun segera membukakan pintunya dan kebingungan dengan orang yang kini berdiri tepat dihadapannya dengan wajah yang tertutup oleh Payung yang ia pakai...


NIA : "Ma..Maaf...anda siapa?...dan mencari siapa?" (Sambil mencoba melihat wajah orang tersebut)


Orang tersebut pun melemparkan payungnya dan seketika masuk kedalam rumah tersebut...orang tersebut tidak lain adalah Belva Meizar yaitu Bundanya Raka...


Tatapan Belva kepada Nia penuh dengan Kebencian dan juga Ketidak sukaan...langkah kaki Belva terus menerus mendekat kearah Nia...dan memerhatikan Nia dari kaki hingga kepala dengan tatapan Sinisnya...


NIA : "Ma...Maaf tante...apakah tante salah rumah??" (Tanya Nia dengan ragu)


Tiba-tiba Belva menampar Nia dengan keras dipipi Kanannya...


NIA : "Aaaaah!!!" (Memegangi pipi kanannya)


Seketika Nia memundurkan langkah kakinya dan melihat Belva dengan ketakutan...


NIA : "Tante...tante siapa?...kenapa tante manamparku??" (Tanya Nia dengan takut)


Belva pun menampar Nia kembali dipipi sebelah kirinya sampai Nia terjatuh dilantai...


BUNDA BELVA : "Apa kau sudah sadar siapa diriku?...kau adalah wanita murahan yang hadir dikehidupan Raka putraku!!!...kau tidak pantas untuknya...kau hanya sampah jika dihadapanku!!!...sekarang bangunlah!!!" (Sambil menjambak rambut Nia)


Nia pun membangunkan dirinya sambil menghapus air matanya...


NIA : "Aku tau tante Siapa...setelah apa yang tante lakukan barusan saya langsung mengenali tante...Tante adalah...orang yang mengaku menyangi Raka tapi nyatanya yang kulihat...Tante hanya terobsesi kepada Raka...karna yang kutahu...seorang Ibu...didunia ini tidak ada seorang Ibu yang mau membuat anak nya bersedih seperti tante...terlebih dengan kondisi Raka yang seperti ini!" (Ucap Nia sambil menangis)


Belva pun mencoba menampar Nia kembali namun belum sempat terkena oleh Nia...Nia menahan tangan Belva dengan cepat...


NIA : "Inikah yang selalu tante lakukan?...tante selalu menggunakan kekerasan atas kekesalan tante sendiri...tante melampiaskan kebencian dan kekesalaan tante kepada orang yang tante anggap salah!!...cukup tante!!...Cukup!!!" (Teriak Nia sambil menahan tangan Belva)


BUNDA BELVA : "Lepaskan tanganku!!!" (Teriak Belva)


Nia pun melepaskan tangan Belva dengan perlahan...


NIA : "Jika tante mencari Raka...iya tante benar...Raka ada disini...tapi ada satu hal yang tante harus tau...Raka tidak ingin kembali...dia tidak ingin kembali kerumah yang penuh aturan untuknya...dan dia tidak ingin kembali kerumah dimana kata keluarga selalu menjadi alasan untuk melarangnya melakukan yang dia suka...Aku mohon tante...biarkan Raka disini...biarkan Raka disini sesuai dengan apa yang dia inginkan!" (Menatap Belva)


BUNDA BELVA : "Semua aturan yang kubuat itu adalah demi kebaikan dirinya...Kau sama sekali tidak mengerti apapun!!...sebaiknya Kau orang luar!!!...jangan pernah ikut campur dengan apa yang akan saya lakukan!!...saya sarankan...pergilah...dan jangan pernah menunjukkan dirimu dihadapan Raka sedikit pun!!!...karna kau!!!...kau adalah pembawa maut untuk Raka...Kau adalah Batu yang bisa membuatnya Mati!!!!" (Teriak Belva dengan kesal)


NIA : "A..apa maksud tante??"

__ADS_1


BUNDA BELVA : "Apa kau tidak penasaran dengan alasan kenapa Raka pergi meninggalkanmu di Roma???...Apa kau tidak penasaran???...ketika kalian sudah melewati hari yang sangat membahagiakan bagi kalian tapi nyatanya tiba-tiba Raka pergi meninggalkanmu!!!...Apa kau tidak penasaran Hah???" (Teriak Belva menatap Nia)


NIA : "Aku percaya pada Raka...aku yakin dia punya alasan yang baik untuk meninggalkanku disana...aku percaya padanya!" (Ucap Nia dengan tegas)


BUNDA BELVA : "Hah!!...Percaya???...hahahahaha...Nia..Nia...kau adalah gadis bodoh dan juga terlalu polos...mana mungkin seorang Pria meninggalkan wanita yang di Cintainya begitu saja hanya karena dengan alasan yang baik!!!...kau benar-benar bodoh...hahahaha!!!"


Terdiam Nia menatap Belva...


BUNDA BELVA : "Aku lelah menutupi semua ini dari kalian...termasuk Raka...dan terakhir...apa kau tidak penasaran siapakah orang yang mengemudi mobil sedan merah di 7 tahun yang lalu???" (Tersenyum Smirk)


Seketika Nia melangkah maju dan menatap Belva...


NIA : "A...apa maksud tante?...katakan padaku tante...apa maksud dari semua ucapan Tante???" (Teriak Nia dengan mata yang berkaca-kaca)


BUNDA BELVA : "Kau tau?...Alasan kenapa Raka tiba-tiba meninggalkanmu?...itu adalah karna dia baru saja mengingat sesuatu yang seharusnya dia tidak ingat...yaitu tentang kecelakaan di 7 tahun yang lalu...Raka...Raka lah...yang telah menabrak Ayah dan juga Dirimu Nia...itulah alasan kenapa Raka...memutuskan untuk pergi meninggalkanmu!!!" (Tersenyum Smirk)


Tubuh Nia terguncang...kaki dan juga tangannya pun seketika lemas mendengar ucapan Belva kepadanya...


NIA : "Tidak mungkin!!!...itu tidak mungkin!!!...Ayah!!..Ayah!!!" (Teriak Nia dengan tangisan)


BUNDA BELVA : "Raka memutuskan untuk pergi karena dia tidak ingin bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan kepadamu dan juga Ayahmu...dan bahkan kini polisi telah menutup kasus itu...jadi Sekarang pergilah!!!...dan jangan pernah menunjukan dirimu dihadapannya!!!" (Tersenyum smirk Belva menatap Nia menangis)


Tiba-tiba terdengar suara denting dari jam tangan milik Raka yang rupanya sedari tadi mendengarkan ucapan Belva kepada Nia...


BUNDA BELVA : "Raka!!!!" (Teriak cemas Belva menatap Raka yang kesakitan)


Terlihat Raka menahan rasa sakit didadanya sambil menatap Nia yang menangis menatapnya...


RAKA : "Ni...Nia...Aaakhh!" (Menatap Nia sambil menggelengkan kepalanya)


Seketika Belva berlari dan mencoba membantu Raka...


Raka terus menerus menatap Nia yang kini terlihat menangis menatap dirinya...


RAKA : "Nia...aku mohon percayalah padaku...itu semua kesalah pahaman...jangan pergi...a..aku...mo..hon jangan...per..gi!!!" (Ucap Raka sambil menahan rasa sakitnya)


NIA : "[Lalu bagaimana dengan ini semua Raka??...kau adalah penyebab meninggalnya Ayahku...dan aku...aku adalah penyebab rasa sakit yang saat ini Kau rasakan...kenapa tuhan?...kenapa kami dipertemukan hanya untuk berakhir seperti ini???...aku pikir setelah beberapa hari yang kami lalui ini adalah titik awal kisah kita...tapi kini aku menyadari bahwa ini semua adalah sebuah perpisahan...perpisahaan yang memang seharusnya sudah terjadi di 2 tahun yang lalu!!]" (Dalam hati Nia dengan tangisnya yang semakin terisak-isak)


Seketika Nia pun berlari meninggalkan rumah tersebut dibawah badai hujan...


RAKA : "Tidak!!!...Nia!!!..a..aku..mohon...ja..jangan tinggalkan...a..akuu!!" (Teriak Raka sambil mencoba membangunkan dirinya)


BUNDA BELVA : "Cukup Raka!!!...dia tidak pantas untukmu!!!...dia adalah penyebab kecelakaan di 2 tahun yang lalu padamu!!!...dan dia juga yang membuat penyakitmu semakin parah!!!" (Teriak Belva sambil menangis)


RAKA : "Lepaskan aku Bunda!!!...aku harus mengejar Nia...a..aku...harus mengejarnya!!!....Aaaakhh!!" (Menahan rasa sakit)

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara denting suara jam tangan milik Raka berdenying dengan lantang dan terlihat Raka semakin kesakitan dan berkeringat begitu banyak sampai wajahnya memerah dan pada akhirnya Raka pun tak sadarkan diri...seketika Belva berteriak dengan tangisannya...


BERSAMBUNG》》》》》》》


__ADS_2