LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 56


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


Dr. LANZO : "Wilson...tolong maafkan aku...aku tidak bisa menolongnya!!" (Menatap Wilson Belva Rafa dan Nayla dengan Cemas)


AYAH WILSON : "Apa maksudmu Lanzo!!!" (Teriak dan menarik kerah kemeja Lanzo)


BUNDA BELVA : "Raka!!!" (Teriak Belva dengan tangisan terisak-isak)


RAFA : "Itu tidak mungkin...Paman!!!...bagaimana keadaan Raka saat ini Paman???...bagaimana kondisinya???" (Teriak Rafa sambil menatap Lanzo)


Dr. LANZO : "Raka sangat membutuhkan Donor Jantung saat ini...karna kondisi Jantung Raka saat ini sangat lemah...tapi sampai saat ini Jantung yang cocok untuk Raka belum ada...sekalinya ada selalu saja terjadi kebocoran pada jantung itu...setelah kupikir-pikir sepertinya selama ini ada yang sengaja merusak Jantung yang ingin didonorkan ke Raka" (Menatap Wilson dan Belva)


AYAH WILSON : "Apa itu artinya ada seseorang yang sengaja membuat Raka seperti ini???...katakan padaku Lanzo apa maksudmu sebenarnya???" (Teriak Wilson)


Dr. LANZO : "Kau benar Wilson...ada seseorang yang sengaja menggagalkan operasi Tranplantasi Raka dengan merusak Jantung pendonor yang akan Raka terima selama ini...aku baru menyadari hari ini...karna setelah kupikir kita sudah beberapa kali mendapatkan jantung yang cocok untuk Raka tapi lagi dan lagi selalu saja ada yang terjadi pada Jantung pendonor...dan hari ini...hari ini Raka sangat membutuhkan Jantung pendonor...jika dalam waktu 24 Jam Raka tidak mendapatkan Jantung yang cocok untuknya...Maafkan aku Wilson...aku benar-benar tidak bisa membantunya lagi" (Menatap cemas kearah Wilson dan Belva)


BUNDA BELVA : "Tidak!!!...itu tidak boleh terjadi...Lanzo!!...tolong selamatkan Raka bagaimana pun caranya...Aku mohon!!!" (Teriak Belva menatap Lanzo)


AYAH RANDY : "Lanzo...Tolong ambil saja Jantungku...aku mohon selamatkan putraku...selamatkan Raka!!!...aku mohon Lanzo!!!" (Teriak Wilson sambil menggenggam tangan Lanzo)


RAFA : "Tidak Ayah!!!...bagaimana denganku??...jika Ayah melakukan itu lalu bagaimana dengan diriku!!!...tidak!!...ayah tidak boleh melakukan itu!!!" (Teriak Rafa sambil menarik tangan Wilson)


NAYLA : "Paman...aku mohon!!...selamatkan Raka...apapun itu akan aku lakukan untuknya Paman!!" (Menangis menatap Lanzo)


Dr. LANZO : "Cukup-cukup!!...untuk sementara ini kalian berdoa lah untuk Raka...karna saat ini nyawa Raka benar-benar bergantung pada Doa dan juga Pendonor untuk dirinya...aku harus menghubungi Rumah sakit Averus ditempat lainnya untuk menyiarkan pendonor untuk Raka" (Menatap Wilson Belva Rafa dan Nayla dengan dalam)


Disisi lain...dirumah Zeyna...


Terlihat Nia sadarkan dirinya dan menatap Aleta yang kini tertidur disamping dirinya...


NIA : "Ibu...!" (Samar suara Nia memanggil Ibu Aleta)


Aleta pun terbangun dan terkejut melihat Nia sudah sadarkan dirinya...


IBU ALETA : "Nia...sayang...apakah kau baik-baik saja nak?" (Mengusap rambut Nia)


NIA : "Ibuuu...Nia kangen Ibu...!!" (Menangis Nia menatap Aleta)


Seketika Nia terbangun dari rebahannya dan memeluk Aleta dengan erat...


NIA : "Nia kangen banget sama Ibu...!!" (Menangis Nia sambil memeluk Aleta dengan erat)


IBU ALETA : "Ibu juga Nia...Ibu sangat merindukanmu Nak!!" (Memeluk Nia dan mengusap rambut Nia)

__ADS_1


NIA : "[Ya tuhan!!...apa yang harus ku katakan pada Ibuku?...tentang apa yang sudah kuketahui...berat untuk ku beri tahukan semuanya kepada Ibu...aku tidak sanggup mengatakan semuanya tuhan...rasanya sangat sesak dan berat terucap dibibirku!!]" (Dalam hati Nia sambil mengingat apa yang diucapkan Belva kepadanya)


IBU ALETA : "Ada apa nak...katakan pada Ibu...apa yang membuatmu seperti ini?" (Tanya Aleta dengan cemas)


NIA : "Ni..Nia..." (Ragu Nia berucap)


IBU ALETA : "Baiklah...jika kamu tidak bisa mengatakannya sekarang...tak apa...sekarang yang terpenting buat Ibu adalah kamu Nia...kamu sudah ada dihadapan Ibu itu sudah cukup untuk Ibu..." (Melepaskan pelukannya dan menatap Nia dengan senyuman)


NIA : "[Maafkan Nia bu...saat ini Nia tidak bisa mengatakan semuanya kepada Ibu]" (Dalam hati Nia sambil menangis menatap Aleta)


Nia pun memeluk Aleta kembali...


Beberapa saat kemudian Aleta pun turun kelantai bawah...terlihat Randy Luna Vino Zeyna Nicho dan Delvin sekejap menatap Aleta dengan penasaran...


IBU ALETA : "Aku sudah memutuskan sesuatu untuk Nia...Aku akan membawa Nia kembali ke Roma denganku" (Menatap Randy)


LUNA : "Ta..Tapi Tante...!" (Berdiri dari duduknya menatap Aleta)


ZEYNA : "Ta..Tante tidak serius kan dengan ucapan tante??" (Menatap sedih kepada Aleta)


IBU ALETA : "Tidak!...tante sudah putuskan...Nia akan kembali ke Roma dan melanjutkan kuliahnya disana...Besok...besok tante Nia dan Vino akan kembali ke Roma!"


AYAH RANDY : "Aleta!...kenapa kau memutuskan semuanya secepat ini??" (Menatap Aleta)


LUNA : "Aku akan ikut dengan kak Nia!!" (Ucap Luna dengan tegas)


AYAH RANDY : "Luna!!" (Menatap Luna)


LUNA : "Kenapa Yah???...bukankah semua sudah jelas...Aku adalah adiknya Kak Nia...lalu kenapa?...kenapa aku tidak boleh ikut dengan kak Nia???" (Teriak Luna menatap Randy)


ZEYNA : "Tante...apakah tante sudah mengatakan keputusan ini kepada Nia??"


NICHO : "Aku yakin kak Nia pasti tidak ingin meninggalkan Indonesia tante!!"


Tiba-tiba...


NIA : "Siapa bilang??..."


NICHO : "Kak Nia!..." (Menatap Bingung kearah Nia)


NIA : "Zeyna...Nicho maafkan aku...aku harus kembali ke Roma...terima kasih banyak atas semua yang telah kalian lakukan untukku...terutama kamu Nicho...senang punya adik sepertimu" (Tersenyum menatap Nicho)


NICHO : "Tapi kak Nia...bagaimana dengannya??...apakah kalian bertengkar??" (Menatap Nia dengan bingung)

__ADS_1


Terdiam Nia menatap Nicho...


IBU ALETA : "Sudah...pokoknya malam ini Tante akan masak yang banyak untuk perpisahan kita...bagaimana apakah kalian senang???" (Tersenyum menatap Nia Luna Zeyna Nicho dan Delvin)


Tak ada satupun dari mereka tersenyum mendengar ucapan Aleta seketika semuanya membubarkan diri mereka dengan ekspresi kecewa...


VINO : "Nia...!" (Menatap Nia dengan tersenyum)


NIA : "Vino...!" (Tersenyum menatap Vino)


Beberapa saat kemudian...disebuah Balkon rumah Zeyna...


VINO : "Bagaimana kabarmu Nia?...apakah kau baik-baik saja?" (Menatap Nia dengan cemas)


NIA : "Aku baik-baik saja..." (Tersenyum menatap Vino)


VINO : "Kau berbohong!!" (Menatap Nia dengan Cemas)


NIA : "Kenapa kau selalu tau jika aku sedang berbohong?" (Tersenyum menatap pemandangan yang kini ada dihadapan mereka)


VINO : "Karna aku sangat mengenalmu lebih dari siapapun!!" (Menatap serius kearah Nia)


NIA : "Benarkah?...lalu apakah kau bisa menebak apa yang sedang kupikirkan??" (Tersenyum menatap Vino)


VINO : "Kau Ketakutan...dan juga Sedih...Ketakutan dan juga Sedih karna kehilangan seseorang yang kau Cintai!!" (Menatap Nia)


Seketika Nia menatap Vino dengan diam...


VINO : "Apa yang membuatmu Takut dan juga Sedih Nia?...dia sangat mencintaimu dan aku bisa melihatnya dimatamu...kau juga sangat mencintainya!!" (Ucap Vino sambil memainkan Jam tangan yang ia pakai)


NIA : "Karna aku terlalu mencintainya lah yang membuatku takut dan juga sedih!!" (Menatap Vino)


VINO : "Apakah...aku boleh...menggantikannya walau hanya untuk beberapa saat saja??...kau bisa menganggapku adalah dia.." (Menatap Nia dengan serius)


Seketika Nia menatap Vino dan tanpa di sadari air matanya terjatuh...


Vino pun memeluk Nia dengan erat...


VINO : "Menangislah...jangan pernah kau tahan air matamu Nia...aku akan selalu ada untukmu...aku akan menunggumu...dan hanya untukmu!!" (Memeluk Nia dengan erat)


Terlihat kini Nia membalas pelukan Vino kepadanya dengan menangis...


VINO : "[Andai saja akulah yang memasuki hatimu terlebih dahulu...mungkin saja saat ini kau tidak menangis Nia...melihatmu seperti ini...hatiku rasanya sangat hancur...Aku berjanji kepadamu Nia...aku tidak akan pernah membiarkan air mata terjatuh dari matamu lagi...kau adalah milikku...dan akan menjadi milikku selamanya!!!]" (Dalam hati Vino sambil memeluk Nia dengan erat)

__ADS_1


BERSAMBUNG》》》》》》》


__ADS_2