LOVE HEART

LOVE HEART
EPISODE 60


__ADS_3

♡LOVE HEART♡


RAKA : "Apakah kau sudah selesai dengan Toiletnya??" (Tersenyum menatap Zira yang melangkah perlahan untuk keluar dari sisi kanan dirinya)


Tubuh Zira pun terguncang karna terkejut dengan ucapan Raka yang menggunakan bahasa Indonesia...Seketika Zira menunduk kearah Raka...


ZIRA : "Maafkan aku paman...maafkan aku!!!" (Menunduk dihadapan Raka)


RAKA : "Kenapa kau meminta maaf padaku??"


ZIRA : "Karna aku sudah menghina pa...paman!!" (Tersenyum ragu menatap Raka)


RAKA : "Hahaha...kau benar-benar anak yang manis...tidak perlu dihiraukan...paman akan menganggapnya sebuah perkenalan yang baik!!" (Tersenyum menatap Zira)


ZIRA : "Terima kasih paman baik!!" (Tersenyum menatap Logo Pria pada Toilet dan juga Raka)


RAKA : "Terima kasih??"


ZIRA : "Aku tau kok niat paman baik...paman sengaja berdiri didepan Toilet tadi karna paman tau kalau Toilet itu untuk Pria" (Tersenyum)


RAKA : "Kau tau...kau mengingatkan paman dengan seseorang...untuk kedua kalinya paman ke Roma dan untuk kedua kalinya juga paman disambut oleh orang yang marah-marah kepada paman dengan bahasa indonesia...rasanya seperti baru saja terjadi kemarin hampir sama seperti ini"


Ucap Raka sambil mengingat kejadian di 8 tahun yang lalu...yaitu dihari dimana ia bertemu dengan Nia di hadapan Trevi fountain...


ZIRA : "Pasti orang itu Istri paman!!" (Tersenyum Zira menatap Raka)


RAKA : "I..Istri??" (Menatap Zira dengan ragu)


ZIRA : "Iya!...kata bundaku...sesuatu yang selalu kita ingat walaupun sudah dimakan oleh waktu yang lama pasti itu tentang orang yang kita Cintai...dan pasti orang yang paman maksud tadi adalah istri paman!!" (Tersenyum menatap Raka)


RAKA : "Kau anak yang sangat pintar!" (Tersenyum Raka sambil mengusap kepala Zira)


Tiba-tiba...


ZARA : "Zira!!!..." (Teriak Zara sambil berlari mendekat kearah Zira)


ZIRA : "Loh Zara??"


RAKA : "Ka...kalian kembar??" (Melihat Zara dan Zira dengan kagum)


ZIRA : "Paman kenalkan dia adikku Zara...kami lahir hanya beda 1 menit!" (Tersenyum menatap Raka)


ZARA : "Paman ini bisa bahasa Indonesia??" (Bisik Zara didekat Zira)


ZIRA : "Tentu saja!" (Bisik Zira kepada Zara)


ZARA : "Salam kenal Paman...namaku Zara!!" (Tersenyum menatap Raka)


RAKA : "Kalian benar-benar kembar Identik!...untuk pertama kalinya paman bisa melihat orang yang kembar identik!" (Terkagum menatap Zira dan Zara)


ZIRA : "Bunda kami juga kembar paman!...walaupun bukan kembar Identik" (Tersenyum)

__ADS_1


RAKA : "Ternyata didunia ini banyak sekali yang kembar...dan kalian adalah anak kembar paling manis yang pernah paman lihat!!" (Sambil membungkuk dan mengusap kepala Zira dan Zara)


ZIRA : "Benarkah??" (Tersenyum menatap Zara dan Raka)


RAKA : "Tentu saja!" (Tersenyum menatap Zira dan Zara)


IBU BELLA : "Zira..Zara...kalian kenapa masih disini??" (Menatap Zira dan Zara dengan bingung)


ZARA : "Bu Bella..!!" (Terkejut)


ZIRA : "Aku sudah selesai dengan Pup ku Bu...sekarang aku dan Zara akan kembali ke kelas!" (Tersenyum menatap Ibu Bella)


IBU BELLA : "Ma...maaf anda siapa?...apakah anda Ayahnya Zara dan Zira??" (Menatap bingung kearah Raka dengan penasaran)


RAKA : "A..ayah??..." (Ucap Raka dengan bingung)


ZIRA : "Dia pamanku Bu!!..Paman baik kami!" (Seketika memeluk Raka)


ZARA : "Iya dia paman baik kami!!" (Meluk Raka)


IBU BELLA : "Ouuh ibu kira dia Ayah kalian...karna kalian sedikit....Mirip!" (Menatap Raka dan Zira Zara secara bergantian)


ZIRA : "Hahahaha...Bu Bella lagi-lagi mengatakan itu...kemarin Ibu bilang kami mirip dengan Bibi kami sekarang Ibu bilang kami mirip dengan Paman kami...lalu kapan Ibu akan bilang kami mirip dengan Bunda kami??" (Tertawa menatap Ibu Bella)


IBU BELLA : "Aahh iya juga...yaudah sekarang kalian masuk ke kelas kalian ya...karna sebentar lagi Bell Istirahat akan bunyi"


ZIRA : " Baik Bu!!"


Raka pun membalas lambaian tangan mereka dengan tersenyum...


IBU BELLA : "Heemm apakah ada yang bisa saya bantu tuan?" (Menatap Raka dengan senyuman)


RAKA : "Saya ingin bertemu dengan Pak Victor" (Ucap Raka dengan dingin)


IBU BELLA : "Ouuh Pak Victor!!...A...apa??? Pak Victor???" (Teriak dengan terkejut)


RAKA : "Apakah beliau ada?"


IBU BELLA : "Ten...tentu saja...apakah anda Tuan Raka??" (Menatap Raka dengan canggung)


Raka hanya terdiam sambil merapikan Jaz yang ia pakai...


IBU BELLA : "[Ya Tuhan...ternyata dia sangat tampan...aku kira Tuan Raka itu sudah Tua...ternyata...]" (Dalam hati Bella sambil menatap Raka dengan senyuman)


RAKA : "Baiklah...apa anda bisa antarkan saya bertemu dengannya?"


IBU BELLA : "Silahkan...saya akan mengantarkan anda!!" (Tersenyum sambil menatap Raka dengam kagum)


Disisi lain...di Sebuah Restaurant besar...


NIA : "Ya tuhan...aku sudah menunggunya dari jam setengah tujuh pagi...tapi sampai saat ini dia belum datang juga?" (Gumam Nia sambil melihat sekeliling)

__ADS_1


Tiba-tiba seseorang datang kearah Nia sambil berlari...


KARIN : "Ma..maaf!!...maaf saya terlambat!!...huft..huuft..hufft!!" (Dengan nafas terengah-engah)


NIA : "Tidak apa-apa..." (Tersenyum kaku sambil melihat sekeliling)


KARIN : "Nona..bu..tante...eeh maksud saya kakak...eeh tidak...Maaf saya panggil anda siapa??" (Dengan gugup mengucapkannya)


NIA : "[Apakah benar dia salah satu sekretaris mereka??]" (Dalam hati Nia sambil menatap Rambut Karin yang berantakan)


KARIN : "Aaah iya...maaf rambut saya berantakan!!" (Tersenyum sambil merapikan rambutnya dihadapan Nia)


NIA : "Aah tidak apa-apa...dan kau bisa memanggil namaku saja" (Tersenyum kaku mematap Karin yang sibuk merapikan Rambutnya)


KARIN : "Aku panggil Bu Nia saja...supaya formal...oiya Bu Nia..maaf banget saya telat dan sedikit berantakan...karna...karna sebenarnya ada sedikit masalah" (Menatap Nia dengan ragu)


NIA : "Ma..masalah??..."


KARIN : "Bu Nia...maaf banget...sepertinya Tuan direktur kami tidak bisa datang hari ini...saya sudah memberitahu jadwal hari ini dari jauh-jauh hari tapi sepertinya beliau lu..lupa!!" (Tersenyum ragu)


NIA : "A..apa???...Lupa???" (Teriak Nia sambil berdiri dari duduknya)


Seketika semua orang yang ada direstaurant tersebut menatap Sinis kearah Nia dan juga Karin...


KARIN : "Bu Nia...ma...maaf...maafkan saya...ini semua salah saya karena tidak mengingatkan beliau lagi...ta..tapi bisakah Bu Nia duduk saja...mereka semua...memperhatikan ki..kita!" (Bisik Karin sambil menatap Sekeliling dengan malu)


Nia pun kembali duduk sambil menatap Karin dengan kesal...


KARIN : "Bu Nia...saya mohon maafkan saya...saya juga berat bekerja dengannya...Tuan saya memang seperti ini...dia selalu melupakan hal yang tidak pe..penting" (Bisik Karin dengan nada suara yang semakin pelan)


Disisi lain di Sekolah La Venza...


Terlihat Raka yang sedang berbicara dengan Victor namun tiba-tiba Reza datang dengan tergesah-gesah...


REZA : "Raka!!...apa kau lupa dengan jadwalmu hari ini???...ya tuhan semuanya kacau...kau melupakan pertemuan kau dan juga klien yang sudah kau incar selama ini!!" (Teriak Reza dengan tergesah-gesah)


Seketika suasana sunyi diruangan tersebut terlihat Pak Victor yang menatap Bingung kearah Reza yang berbicara menggunakan bahasa Indonesia yaitu bahasa yang tidak iya mengerti...terlihat juga Raka yang menatap Reza dengan aura yang sangat dingin...


REZA : "Ma..maaf...a..aku tidak tahu kalau kau sedang......."


RAKA : "Keluar!!" (Ucap Raka dengan tatapan dingin)


REZA : "Baik!!" (Menundukan kepalanya)


Reza pun buru-buru keluar dari ruangan tersebut sambil memukuli kepalanya...


REZA : "Ya tuhan...habislah aku!!...habis ini Raka akan murka!!...apa yang harus kulakukan?...dia pasti murka denganku!!!" (Gumam Reza sambil mondar-mandir diluar Ruangan)


Beberapa saat kemudian Raka pun keluar dari ruangan tersebut dan menatap Reza dengan dingin...


BERSAMBUNG》》》》》》》

__ADS_1


__ADS_2