Love In The Darkness

Love In The Darkness
Episode 24


__ADS_3

Hai READERS.


Jangan lupa untuk mampir ke novel terbaru Author.


Judulnya "Berpindah ke masa depan." Genre romantis, Action dan time travel yah baru 4 episode dan akan up setiap hari.


Kali ini author buat novel time travel ke masa depan yah biar beda aja gitu..


Selebihnya silahkan klik profil author untuk membaca novelnya.


Jangan lupa tinggalin jejak kalian yah..


Author tunggu!!!


Happy reading


_____________________________________________


Alex masih ada di paviliun tempat Ana sebelumnya, ia masih berbaring di ranjang dan menghirup aroma khas tubuh Ana yang melekat pada selimut.


Malam sudah berganti menjadi pagi, rasanya sangat hampa ketika bangun tak mendapati Ana di sisinya.


"Tuan Aku mencintai mu" Ucap Ana


"Tuan aku mencintaimu bolehkah aku menjadi istri mu.?"


Alex mengingat perkataan Ana sebelumnya. Meski itu karena sebuah kesalahan tapi Alex sungguh menyukai itu.


"Aku berjanji akan menjadikan kau istri ku, aku berjanji." Ucap Alex tersenyum kemudian menghela nafas berat.


Alex sudah menggunakan kekuatan matanya untuk melihat keberadaan Ana. Tapi keberadaan Ana tak dapat terlihat dan bisa di pastikan Ana sudah pergi jauh.


Tak mungkin Ana bisa pergi jauh dalam waktu sekejap, pasti ada orang lain yang ada di belakang semua perbuatan itu.


Tiba-tiba Alex mengingat sesuatu dan mengepal tangannya.


"Kalau memang itu kau, aku tak akan perduli mau kau sahabat ku atau bukan. Aku akan membunuh mu" Ucap Alex berdiri dan segera berlalu pergi.


*******


Alex pergi ke istana dengan suasana hati uang buruk, aura mencekam menyeruak membuat orang-orang menjadi menggigil ketakutan.


"Alex" Panggil seseorang membuat darah Alex mendidih tapi mencoba untuk menahannya.


"Sam."


"Hahaha kau sudah berjanji untuk menemaniku berburu, jadi kapan itu? Aku sudah tak sabar lagi." Ucap Samuel tersenyum riang.


"Cih, menjijikan. Senyuman mu itu sangat memuakkan." Gerutu Alex dalam hati. Untungnya Alex menggunakan topeng jadi raut wajahnya tak akan terbaca.


"Hmmm bagaimana kalau sekarang, tapi aku harus menemui ayah dulu untuk sedikit urusan. Maukah kau menunggu?" Ucap Alex santai.


"Baiklah, aku akan menunggu di sana okeh." Ucap Samuel pergi dengan seringaian liciknya.


"Persetan dengan yang namanya persahabatan. Dari dulu aku memang tak menyukaimu. Dan sekarang aku tambah tak menyukaimu karena gadis yang ku cintai menyukai mu. Aku berjanji kau akan mati, atau aku yang akan mati." Ucap Samuel pergi.


"Aku sudah menganggap mu sebagai saudara ku sendiri. Meski kau terlihat menjengkelkan. Tapi aku tak menyangka kalau kau akan berbuat sejauh ini Sam. Maaf kan aku bila aku harus membunuh mu nanti. Ucap Alex.


*****


Tok


Tok


Tok


Alex mengetuk pintu kamar ayah nay. Entah apa yang di pikirkan ayahnya yang masih berada di dalam kamar di siang hari.


"Siapa????" Teriak Nathan keras. Bisa-bisanya ada yang mengganggu waktu romantis dengan istrinya.

__ADS_1


"Sayang telinga ku hampir retak." Ucap Zania kesal.


"Hehehe maaf."


Tok


Tok


Tok


"Hais kurang ajar sekali orang ini." Ucap Nathan sembari berdiri dan menuju pintu dengan wajah kesal.


Sedangkan Alex terus mengetuk tanpa melirik arah pintu. Suasana hatinya sedang kacau sekarang jadi ia tak berkonsentrasi.


Tok


Tok


Tok


"Aduh." Ucap Alex yang menoleh dan ternyata tangannya tak mengetuk pintu lagi melainkan jidat sang ayah yang memasang wajah suram.


"Hehehe ayah kau ini makan apa, tangan ku sakit sekali karena terkena jidat ayah." Ucap Alex merasa tak bersalah lalu masuk tanpa meminta maaf terlebih dahulu.


"Sebenarnya dia itu anak siapa, mengapa tingkahnya membuat aku ingin memakannya." Gerutu Nathan menutup pintu kamar.


"Alex, ada apa?" Tanya Zania lembut dan mengelus kepala Alex yang memeluk lutut Zania.


Zania tahu sepertinya perasaan Alex sedang buruk karena Alex akan bermanja-manja pada Zania kalau Alex punya masalah.


"Hei anak kurang ajar, sudah memukul ayah mu dan tak meminta maaf kau sekarang membuat ayah mu mati cemburu saja. Sebenarnya kau ini anakku apa bukan.?" Ucap Nathan kesal.


"Oh jadi kau tak menganggap Alex itu anak mu, kalau begitu kau juga tak menganggap ku karena aku ini ibunya." Ucap Zania kesal.


"Sayang bukan begitu maksud ku." Ucap Nathan memeluk Zania.


Alex terkekeh geli melihat tingkah kedua orang tuannya ini. Setidaknya kekacauan di dalam hatinya dapat terobati sedikit.


"Ibu hati ku sedang hancur Bu." Ucap Alex lirih.


"Apa hancur, siapa yang berani menghancurkan hati anak ku." Ucap Nathan dengan sikap ke ayahannya.


Hmmmm tadi kau tak menganggap ku sebagai anak mu ayah.


"Coba ceritakan sayang."


"Ibu aku ingin membunuh seseorang." Ucap Alex membuat Nathan dan Zania bingung. Tak biasanya Alex meminta izin kalau mau menghabisi orang. Biasanya langsung menghabisi tanpa ba bi bu be bo.


"Mengapa tidak kau lakukan?" Tanya Nathan heran.


"Hanya saja dia adalah kerabat kita." Ucap Alex.


"Siapa itu Alex?" Tanya Zania.


"Siapa kerabat yang kau maksud?" Tanya Nathan.


"Aku tak akan memberitahu nya sekarang "Ucap Alex.


"Mengapa?" Tanya Zania dan Nathan.


"Tidak apa-apa." Ucap Alex.


"Nak, ayah tak tahu siapa yang kau maksud. Jika ia memang melakukan hal yang tak bisa di maafkan makan jangan ragu lagi, langsung habisi saja dia. Kalau perlu ayah juga akan ikut serta. " Ucap Nathan semangat.


"Kalau ayah yang melakukan nya bagaimana? Apa ayah akan membantuku menghabisi diri ayah sendiri?" Ucap Alex tersenyum jahil.


"Oh kau ingin balas dendam yah. Hohoho aku ini Nathan raja dari kerajaan Diamond tak bisa terkalahkan oleh siapapun." Ucap Nathan sombong.


"Ada yang bisa mengalah kan ayah." Ucap Alex.

__ADS_1


"Siap dia? Biar ayah musnahkan dari dunia ini." Ucap Nathan mantap.


"Heheh ayah mau tau siapa itu?" Ucap Alex.


"Yah siapa dia."


"Dia adalah ibu!!!!" Seru Alex membuat nyali Nathan menciut. Ia menatap istrinya yang sedang menatap horor ke arahnya.


"Jadi kau ingin memusnahkan aku." Ucap Zania dingin.


"Tidak sayang, aku tak mungkin menyakiti mu. Aku hanya bercanda saja." Ucap Nathan membuat Alex terkekeh geli.


"Dasar anak durhaka."


Zania menatap dan melihat ke arah Alex, siapa yang di maksud Alex. Mengapa ia harus meminta izin terlebih dahulu. Sepertinya ini keputusan yang berat bagi Alex.


"Alex?"


"Ada apa Bu.?" Tanya Alex menatap ibunya.


"Apa itu Samuel?"


*******


πŸ‘¨: Thor kok Lo gak up si kemaren.?


🌹: Gue lagi merantau kemaren.


πŸ‘¨: Merantau kemana?


🌹: Ke apk m**gat**nπŸ˜‚πŸ˜‚


πŸ‘¨: Buat apa di sana. Kan Lo bisa up dari sana juga kali.


🌹Gue lagi merantau dari baca novel menjadi baca komik. Jadi gue kelupaan buat pulang ke meja kerja gue untuk nulisπŸ˜‚


πŸ‘¨: Et dah udah kayak bang Toyib aja Lo."


🌹: Rencananya gue mau cuti 8 Minggu buat baca komikπŸ˜‚


πŸ‘¨ Kalau 8 Minggu mendingan Lo gak usah up lagi selama-lamanya dehπŸ˜’


🌹 Canda Wak, jangan marah dong. mana mungkin gue tinggalin cerita gue yang udah gue tulis sepenuh jiwa dan raga.


πŸ‘¨ Memang lu suka komik apa Thor?


🌹 Pokonya yang ada Action nya lah. Tapi sebenarnya gue mau cari komik yang peran utamanya pshycophat. Tapi belum ketemu.


πŸ‘¨ Suka banget lu sama adegan pshycophat.


🌹: Suka dong. Buat para readers Yang ada rekomendasi komik yang isianya ada pshycophat nya tolong bilang ke author yah..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


πŸ‘¨: πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’


*******


penasaran


jangan lupa vote dan tinggalkan jejak yah


Agar author makin semangat untuk update setiap hari nya


Dan jangan lupa untuk mampir ke novel baru Author. Berpindah ke masa depan.


Gentar Action, Romantis Dan time travel.


Di tunggu!!!


Typo bertebaran dimana-mana harap tenang dan bijak dalam berkomentar

__ADS_1


tbc


__ADS_2