Love In The Darkness

Love In The Darkness
Episode 27


__ADS_3

Maaf yah dalam beberapa hari ini update nya tidak teratur.


Itu karena author sedang Konsul untuk pengisian KRS nya author.


Banyak beut masalahnya, mulai dari bentrok. Jam nya tiba-tiba udah gak ada. Udah lapor tapi Sampai sekarang belum di proses.


Jadi mohon di maklumi.


_____________________________________________


"Kita sudah lama bersahabat tapi aku baru tahu wajah aslimu hari ini Sam." Ucap Alex.


"Cih, memangnya mengapa. Kau sendiri yang memulai." Ucap Samuel.


"Baiklah mari akhiri semua ini." Ucap Alex.


Wushhhh


Alex melesat mendekat pada Samuel ia mengarahkan tangan nya tepat di dada Samuel. Karena terlalu cepat, Samuel tidak bisa mengelak dan akhirnya terjatuh.


"Hanya memiliki kemampuan yang rendah dan ingin bermain-main dengan ku. Kau pasti sudah pikun." Ucap Alex tersenyum mengejek.


"Hahahaha hahahahaha mungkin hari ini aku tak bisa melawan mu Alex, tapi tunggu saja nanti." Ucap Samuel yang tiba-tiba di kelilingi kabut hitam dan kemudian menghilang.


"Benarkah? Aku menunggu hari itu tiba." Ucap Alex kemudian menghilang.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


"Ana!" Ucap Alex menepuk-nepuk pipi Ana yang masih tertidur.


Ana mencoba membuka matanya dan entah mengapa hatinya terasa terharu hingga air matanya pun keluar. Alex yang melihat Ana menangis menjadi bingung. Apa yang terjadi pada nya.


"Ana kau baik-baik saja?" Tanya Alex.


Ana mencoba untuk duduk dan langsung memeluk Alex. Persetan dengan rasa malu.


"Aku baik-baik saja hiks hiks." Ucap Ana memeluk erat tubuh Alex dan dibalas dengan pelukan hangat.


"Mengapa kau menangis? Apa karena aku menggagalkan pernikahan mu?" Tanya Alex.


"Aku sangat bahagia karena kau datang dan menyelamatkan ku." Ucap Ana melepas pelukannya.


"Benarkah? Bukan karena aku menggagalkan pernikahan mu kan?" Tanya Alex.


"Bukan." Ucap Ana. "Terima kasih." Ucap Ana dengan senyuman manis yang mampu membuat hati Alex meleleh.


"Hmmm."


"Kau sangat cantik dalam palutan gaun pengantin ini Ana." Ucap Alex


"Apa kau sudah meminum nya?" Tanya Ana mengalihkan pembicaraan, sungguh ia tak mau mengingat kejadian tadi.


"Apa?" Tanya Alex.


Apa Alex belum meminum nya? Kalau sudah mengapa ia masih memakai topeng.


"Obat penawar itu." Ucap Ana.


"Ada apa dengan obat penawar?" Tanya Alex.


"Apa kau sudah meminum nya?" Tanya Ana.


"Kalau belum bagaimana?" Tanya Alex.


"Hmmm"


"Hei apa kau memang ingin aku meminum obat itu?" Tanya Alex.


"Yah." Jawab Ana.


"Kenapa? Apa alasannya?" Tanya Alex.


"Itu, itu. Hmmm" Ana menjadi gugup, apa yang harus ia katakan sekarang.


"Itu itu itu apa nya?" Tanya Alex terus mendesak.


"Tidak jadi." Ucap Ana berpaling.

__ADS_1


"Ana apa ku menyukai ku?" Tanya Alex membuat Ana memelototi matanya dan pipinya yang menjadi merona.


"Tidak." Jawab Ana cepat.


"Benarkah?" Tanya Alex.


"Yah." Ucap Ana.


Alex menampilkan aura kekecewaan yang dapat di rasakan Ana. Alex berdiri dan mulai berjalan menuju pintu, Ana yang melihat kekecewaan Alex langsung berdiri dan tak memperdulikan rasa sakit di kepalanya.


Ia mengejar Alex yang baru saja sampai di pintu dan langsung memeluk Alex dari belakang.


"Aku mencintaimu." Ucap Ana memeluk erat tubuh Alex.


"Benarkah?" Tanya Alex terkekeh geli.


"Iya" Ucap Ana sungguh.


Alex membalikkan badannya dan menatap lekat mata Ana.


"Tapi tadi kau bilang kau tidak menyukai ku." Ucap Alex.


"Aku berbohong." Ucap Ana.


"Hahahaha aku tahu kau berbohong." Ucap Alex.


"Hmmm apa kau juga mencintai ku?" Tanya Ana hati-hati.


Alex tersenyum mendengar pertanyaan itu, ia bukanlah pria yang berani mengungkapkan rasa pada seseorang. Ia memang mencintai Ana hanya saja bukan sekarang waktu yang tepat untuk mengatakannya.


"Entahlah." Ucap Alex kembali duduk di atas ranjang.


Jawaban macam apa itu. Kalau ia memang tak mencintaiku maka jelas aku akan melupakan perasaan ini.


"Ana, kau ingin aku meminum obat itu bukan.?" Tanya Alex.


"Hmmm iya." Jawab Ana.


"Lalu kalau aku meminumnya apa yang akan kau lakukan.?" Tanya Alex.


"Aku tidak tahu." Ucap Ana menundukkan kepalanya ia teringat dulu ia mengatakan kalau Alex meminum obat itu ia akan pergi.


"Aku tidak tahu." Ucap Ana sendu. Entah mengapa ia harus terjebak dengan situasi seperti ini. Mencintai orang yang seharusnya tak bisa di cintai.


"Ana apa aku boleh meminta sesuatu pada mu?" Tanya Alex berjalan mendekat pada Ana.


"Apa?"


"Apa boleh aku meminta mu untuk selalu ada di sisi ku.?"


Deg


Deg


Deg


"Apa maksud mu aku tak mengerti?" Tanya Ana menundukkan kepalanya.


"Ana tatap aku!" Ucap Alex.


"Apa aku boleh memintamu untuk tak pergi dari ku.?" Tanya Alex.


"Tentu" Ucap Ana berderai air mata. Rasanya hatinya begitu hangat walau ia tak tahu apa yang akan terjadi nanti di masa depan.


"Kalau begitu..." Ucap Alex membuka topengnya menampilkan wajah tampan nan bersih."Aku bisa bernafas lega" Ucap Alex tersenyum.


"Kau sudah meminumnya?" Tanya Ana kagum.


"Hmmm yah. Aku sudah meminum nya." Ucap Alex.


"Lalu mengapa kau tak memberitahu ku.?" Tanya Ana kesal.


"Hehehe aku harus memastikan terlebih dahulu kau akan pergi atau tidak. Kalau kau memilih pergi maka aku tak akan membuka topeng ini." Jawab Alex tersenyum.


Sungguh menawan.


Sangat sempurna.

__ADS_1


"Apa aku tampan?" Tanya Alex


"Kau sangat tampan." Ucap Ana tersenyum.


"Benarkah? Apa kau semakin mencintai ku?" Tanya Alex dengan percaya diri.


"Hmmm kau memang sangat tampan, tapi kepercayaan diri mu itu sangatlah mengganggu." Ucap Ana.


"Kau bercanda." Ucap Alex kesal.


"Hehehe aku tidak bercanda." Ucap Ana terkekeh geli.


Alex tersenyum lalu ia mengeluarkan satu cincin indah yang di buat khusus untuk nya.


Ana yang melihat itu menjadi terharu, apa mungkin Alex akan melamarnya? Kalau iya, ia pasti akan menjadi wanita yang paling beruntung


"Ana.." Ucap Alex terputus-putus.


Deg


"Maukah."


Deg


"Kau."


*Deg


aku sangat mau*.


"Menikahi ku!"


"APA????"


Aku terlalu banyak bermimpi sehingga memikirkan hal yang mustahil. Bagaimana bisa seorang putra mahkota yang terkenal kejam memintaku untuk menikahinya.


Dasar pria aneh.


_


_


_


_


KONFLIK YANG SEBENARNYA BELUM MULAI YAH.. JADI MOHON BERSABAR


Sedikit curhat


Maaf kalau alur cerita agak berantakan atau tidak menarik.


Author memaksakan untuk menulis dalam keadaan pikiran kacau.


"Kalau bukan mikir para readers ada yang menunggu, author gak bakalan up sebelum pikiran author tenang.


"Susah benget kalau KRS author belum di isi karena ada masalah😭


Udah lapor sama akademik tapi sampai sekarang belum di proses😭


Kemarin cuma bentrok tapi sekarang udah tambah satu lagi. MK kakak leting nya tiba-tiba jam pilihan nya hilang😪.


Jadi maaf yah atas ketidak nyamanan kalian.


********


penasaran


jangan lupa vote dan tinggalkan jejak yah


Agar author makin semangat untuk update setiap hari nya


Dan jangan lupa untuk mampir ke novel baru Author. Berpindah ke masa depan.


Genre Action, Romantis Dan time travel.


Di tunggu!!!

__ADS_1


Typo bertebaran dimana-mana harap tenang dan bijak dalam berkomentar


__ADS_2