Love Korean Girl

Love Korean Girl
Hamil ?


__ADS_3

1 bulan kemudian.


Han-na terbangun tapi tiba-tiba merasa tidak enak badan dan merasa mual, Han-na lalu ke kamar mandi, Han-na mual mual tanpa muntah.


"Oh My God, what's wrong with me, I've been like this for a week, no appetite, always nauseous, and always dizzy , should I have this checked at the hospital? "


(Ya Tuhan, ada apa dengan ku ini, sudah seminggu ini selalu begini, tidak nafsu makan, selalu mual, dan selalu pusing, haruskah aku memeriksa nya ke rumah sakit )


Ucap Han-na yang heran.


"No, I have to find out first on the internet about my symptoms."


(Tidak, aku harus mencari tau terlebih dahulu lewat internet tentang gejalaku ini)


*Dalam pencarian*


Symptoms of nausea, dizziness, and no appetite, these are common things that are caused by acid reflux, poisoning, colds, and possibly fatigue.


(Gejala mual, pusing, dan tidak nafsu makan, itu adalah hal biasa yang di sebabkan oleh asam lambung naik, keracunan, masuk angin, dan mungkin kelelah)


"Oh my God, maybe I have a cold, or I'm tired, okay I'll just check this at the hospital"


(Ya Tuhan, apa mungkin aku masuk angin, atau kelelahan, baiklah aku akan memeriksa kan ini ke rumah sakit saja)


***


Beberapa jam kemudian.


Di rumah sakit.


Giliran Han-na yang di panggil, kemudian Han-na masuk ke dalam.


"Apa keluhan anda nona ?"


Ucap dokter ketika Han-na masuk dan duduk.


"Mmm, i'm sorry, can you speak English?"


(Mmm, maaf, bisakah kau berbicara bahasa Inggris?)


Ucap Han-na yang tidak terlalu paham.


"Oh of course"


(Oh tentu)


"Where are you from?"


(Dari mana Anda?)


"Ah, I'm from Korea"


(Ah aku dari Korea)


"Waw amazing, I met Korean people"


(Waw luar biasa, aku bertemu dengan orang Korea)


Namun Han-na hanya tersenyum kecil.

__ADS_1


"What's your complaint miss?"


(Apa keluhan anda nona?)


"I am often nauseous, dizzy and have no appetite"


(saya sering mual, pusing dan tidak nafsu makan)


"Oh okay I'll check it out, please lie down here"


(Oh, oke aku akan memeriksa nya, silahkan berbaring di sini)


Ucap Dokter itu sambil menuntun Han-na untuk berbaring.


Kemudian Dokter memeriksa Han-na.


"Sorry miss, were you late for your period before?"


(Maaf nona, apa sebelumnya anda telat datang bulan?)


Han-na heran, kenapa Dokter itu menanyakan itu dan kenapa dia bisa tau jika dia telat datang bulan.


"Mmmm..ye yeaah how did you know"


(Mmmm..ye yeaah bagaimana kau bisa tau)


Dokter pun tersenyum.


"Hey miss, I'm a doctor so I know what symptoms you're having."


(Hey nona, aku ini seorang dokter jadi aku tau gejala apa yang sedang kau alami)


"So what symptoms am I experiencing"


"Congratulations, you are pregnant now, you are 2 weeks pregnant"


(Selamat, anda sedang hamil sekarang, sudah 2 Minggu anda hamil)


Seperti sebuah hantaman untuk Han-na ketika mendengar Dokter berkata bahwa dia tengah hamil.


"Where is your husband, did he not take you"


(Dimana suamimu, apa dia tidak mengantar mu)


Han-na masih diam dan masih tidak percaya dengan apa yang Dokter katakan.


"Hey miss, are you okay?"


(Hey nona, apa kau baik-baik saja)


"Ahm, ye yeah i'm fine, mmm can you convince me that i'm really pregnant, who knows if you think wrong"


(Ahm, ye yeah aku baik-baik saja, mmm bisakah kau meyakinkan ku bahwa aku benar-benar hamil, siapa tau kau salah mengira)


"Sure, if you're still not sure that you're pregnant, I'll give you a testpeck to make sure you're sure"


(Tentu, jika anda masih belum yakin bahwa anda hamil, aku akan memberikan testpeck agar anda yakin)


Ucap Dokter sambil berjalan mengambil sebuah testpeck di sebuah laci.

__ADS_1


"I will also tell you how, you only need to urinate in the morning, then enter this into your urine, then wait a few minutes, when there are two red lines it's a sign you are pregnant, and if the line is only one it means you are not pregnant "


(Aku juga akan memberi tau caranya, anda hanya perlu buang air kecil di pagi hari, lalu masukan ini kedalam urine anda, lalu tunggu beberapa menit, saat ada dua garis merah itu tanda nya anda hamil, dan jika garis nya hanya satu itu artinya anda tidak hamil )


Ucap Dokter itu mencoba menerangkan.


"Ok I will do it, thank you Doctor"


(baik aku akan melakukan nya, terimakasih Dokter)


"Ok, I will write a recipe, for a while, I will give you vitamins for your womb, if you are sure if you are pregnant, come back here soon, so I can check the progress of your womb"


(Baik, aku akan menuliskan resep, untuk sementara, aku akan memberikan anda vitamin untuk kandungan anda, jika anda sudah yakin bahwa anda hamil, segera kembali kesini, agar aku bisa memeriksa perkembangan kandungan nya)


Ucap Dokter itu.


Han-na hanya tersenyum kecil, kemudian berterima kasih lalu Han-na keluar dari ruangan.


No way, the doctor must be wrong, I can't be pregnant, I have to quickly convince myself that I'm not pregnant.


(Tidak mungkin, Dokter itu pasti keliru, aku tidak mungkin hamil, aku harus cepat meyakinkan diri bahwa aku tidak hamil)


Begitu yang Han-na pikirkan sekarang.


Han-na berlari-lari kecil, dengan rasa penasaran nya, Han-na ingin segera mengetahui hasil test yang akan dia coba nanti.


***


Pukul 06:00 WITA.


Han-na terbangun dengan cepat, lalu membuka laci dan mengambil testpeck tersebut, kemudian Han-na masuk ke kamar mandi.


Setelah menunggu beberapa menit, Han-na sangat terkejut, lalu membanting testpeck itu, kemudian berjalan mundur pelan, hingga sampai Han-na berlari menuju tempat tidur dan membanting dirinya sendiri, sambil menangis kencang Han-na menenggelamkan wajahnya ke bantal agar suara dia menangis tidak terlalu terdengar oleh orang-orang.


Han-na tidak henti hentinya menangis, apa yang harus dia lakukan sekarang, dia mengandung, tanpa seorang suami.


Ryan sudah pergi sekarang, lalu siapa yang akan bertanggung jawab atas semua itu.


Han-na mencoba untuk menelpon Ryan, dan mengirim pesan pada Ryan, tapi nomor yang dia tuju tidak aktif.


"Ryaaaaaaannn, why are you doing this, if you want revenge then why don't you just kill me, I hate you Ryan, I hate you ".


(Ryaaaaaaannn, kenapa kau lakukan ini, jika kau ingin balas dendam, kenapa kau tidak membunuhku saja, aku membencimu Ryan, aku membencimu)


Han-na tidak berhenti menangis, sampai pada akhirnya Han-na berpikir untuk menggugurkan kandungan nya, tapi Han-na berpikir lagi, jika bayi yang dia kandung tidak bersalah, lalu apa yang harus dia lakukan sekarang, entahlah, pikiran Han-na saat ini tidak memungkinkan untuk berpikir jernih.


***


Siang hari.


Ryan sedang melihat-lihat sebuah laporan di perusahaan nya.


Berkat perjanjian yang Ryan buat dengan Ayah nya, perusahaan Ryan kini kembali, dia kembali menjadi CEO.


Ryan menarik nafas panjang.


"Han-na, how are you, what are you doing now, are you pregnant now?"


(Han-na, apa kabar, apa yang sedang kau lakukan sekarang, apa kau sudah hamil sekarang?)

__ADS_1


*****


BERSAMBUNG......


__ADS_2