Love Korean Girl

Love Korean Girl
Rumah Jasmine


__ADS_3

Han-na terkejut setelah mendengar pengakuan Dokter Jasmine,


"So Ryan's always playing with girls"


(Jadi Ryan selalu mempermainkan perempuan)


"I don't know, but that's all I know"


(Aku tidak tau, tapi hanya itu yang ku tau)


Sejenak suasana menjadi hening,


sampai tiba-tiba Dokter Jasmine berbicara kembali.


"Where do you live?"


(Dimana kau tinggal?)


"I live in an apartment"


(Aku tinggal di apartemen)


"Do you live alone?"


(Apa kau tinggal sendiri?)


"yes"


"Ahm, will you stay at my house


(Ahm, maukah kau tinggal di rumah ku)


"What, why are you talking like that Doctor"


(Apa, kenapa kau berbicara seperti itu Dokter)


"No, I don't mean anything to you, I just want to help you, let's just say that now we are friends,


(Tidak, aku tidak bermaksud apapun padamu, aku hanya ingin membantu mu, anggap saja sekarang kita adalah teman)


"But"


(Tapi)


"Come on, I'll find Ryan for you, and I'll treat your son as mine too, trust me"


(Ayolah, aku akan mencarikan Ryan untuk mu, dan aku akan menganggap anakmu sebagai anakku juga, percayalah pada ku)


"No Doctor, you don't have to pity me"


(Tidak Dokter, kau tidak perlu mengasihani ku)


Jasmine pun memejamkan mata nya.


"Listen to me, you are pregnant, if you live alone, there will be no one to watch over you, take care of you, being a pregnant woman is not easy, especially without a husband"


(Dengar kan aku, kau sedang hamil, jika kau tinggal sendirian, tidak akan ada yang mengawasi mu, menjaga mu, menjadi wanita hamil itu tidak mudah, apalagi tanpa seorang suami)


Han-na hanya menunduk sedih.


"So will you stay with me"


(Jadi maukah kau tinggal bersama ku)


Han-na menarik nafas panjang,

__ADS_1


"okay"


(baiklah)


"Good, After you are healthy, I will take you to bring your things in the apartment"


(Bagus, setelah kau sembuh, aku akan mengantar mu membawa barang-barang mu di apartemen)


Han-na pun mengangguk.


***


Setelah beberapa hari.


Seperti perjanjian yang Jasmine Ucap kan, setelah Han-na sembuh, Jasmine akan mengantar Han-na ke apartemennya untuk mengambil barang-barang Han-na.


Di perjalanan.


"Mmm, Han-na, don't you want to hold Ryan accountable?"


(Mmm, Han-na, apa kau tidak ingin meminta pertanggungjawaban Ryan)


"I don't know where Ryan is, so how can I find Ryan"


(Aku tidak tau Ryan dimana, jadi bagaimana aku bisa menemukan Ryan)


"Hey, don't worry, I'll help you"


(Hey, tenang saja, aku akan membantu mu)


"Thank you Doctor"


(Terimakasih Dokter)


"Oh my God, why do you keep calling me Doctor, aren't we now friends, so don't call me formally like that, just call me Jasmine okay"


Han-na hanya tersenyum.


***


2 minggu kemudian.


sudah 2 minggu Han-na tinggal bersama Jasmine.


Sedikit demi sedikit Han-na belajar bahasa Indonesia, dan Jasmine selalu mengajarkan dengan sabar.


Setiap hari Han-na di rumah Jasmine tanpa mempunyai kegiatan apapun, terkecuali membersihkan rumah Jasmine, dengan senang hati Han-na selalu membersihkan rumah Jasmine dan selalu memasak makanan untuk Jasmine, meski Jasmine selalu melarang nya, tapi Han-na tetap selalu melakukan nya.


Jasmine pulang.


"Hi, apa kabar hari ini young mom"


"Aku baik, I have prepared food for us"


(Aku baik, aku sudah menyiapkan makanan untuk kita)


"Waaaww thank you, kau baik sekali"


Ucap Han-na tersenyum.


Ketika mereka sedang makan.


Di meja makan, terdengar Jasmine memulai percakapan.


"Mmm, Han-na, my task in Bali is now finished, next week I will return to Jakarta, you must come with me"

__ADS_1


(Mmm, Han-na, tugasku di Bali sekarang sudah selesai, Minggu depan aku akan kembali lagi ke Jakarta, kau harus ikut bersama ku)


"Ah, but, I want to stay here, I already feel at home here, I don't want to go anywhere"


(Ah, tapi, aku ingin tetap di sini, aku sudah betah di sini, aku tidak ingin kemana-mana)


"Han-na, don't be like that, I can't possibly go back and forth to visit you from Jakarta to Bali, after all, it's time for you to tell Ryan, Ryan should know if you're pregnant Han-na"


(Han-na, jangan begitu, aku tidak mungkin bisa jika harus pulang pergi menjenguk mu dari Jakarta ke Bali, lagi pula, ini sudah waktunya kau memberi tau Ryan, Ryan harus tau jika kau hamil Han-na)


"But I don't know where is Ryan, Jasmine"


(Tapi aku tidak tau Ryan dimana Jasmine)


"Ryan is in Jakarta, it is not difficult to find Ryan, because he is known by many people"


(Ryan ada di Jakarta, tidak sulit untuk mencari Ryan, karena dia di kenali banyak Orang)


"I don't know, I don't want to have anything to do with him anymore."


(Entahlah, aku sudah tidak ingin berhubungan dengan dia lagi)


"But he has the right to know, because he is the father of the child you are carrying, whatever the decision later, but you have to keep telling Ryan, no matter what"


(Tapi dia berhak tau, karena dia Ayah dari anak yang kau kandung, apapun keputusannya nanti, tapi kau harus tetap memberi tau Ryan, apapun caranya)


Han-na hanya menarik nafas panjang.


***


Sudah seminggu, Han-na mengikuti apa yang Jasmine katakan, dia ikut pergi ke Jakarta, dan tidak lupa Jasmine pun selalu menjaga kandungan Han-na, mengingat jika Jasmine adalah seorang Dokter, Han-na tidak khawatir jika ada sedikit kontraksi kecil yang terjadi pada kandungan nya, karena sejauh ini, Jasmine selalu bisa menanganinya.


***


Setelah 1 minggu di Jakarta.


Jasmine selalu menyuruh Han-na untuk menemui Ryan, tapi Han-na selalu menolak.


"Kenapa kau selalu menolak Han-na, aku akan mengantarmu, ayo kita bertemu dengan Ryan"


"No Jasmine, aku tidak mau"


"Whatever, but I'll still force you to keep seeing Ryan"


(Terserah, tapi aku akan tetap memaksamu untuk terus bertemu Ryan)


"Jasmineeee"


"Han-naaaa, Please, You always say that if you want to return the favor don't, you think this is one of your favors to me"


(Han-naaaa, ku mohon, kau selalu bilang jika kau ingin membalas budi bukan, anggap saja ini adalah salah satu balas budi mu padaku)


Han-na hanya diam.


"I'll think about it again"


(Aku akan memikirkan nya lagi)


Ucap Han-na kemudian beranjak dari meja makan.


"Han-naaaa, Han-naaaa"


Teriak Jasmine kesal.


Ya ampuuun, aku hanya ingin membantu nya, bagaimana pun juga Ryan harus tau jika itu adalah bayinya, apapun alasan nya Ryan harus bisa bertanggung jawab.

__ADS_1


****


BERSAMBUNG....


__ADS_2