Love Korean Girl

Love Korean Girl
Korea..


__ADS_3

Baiklah, aku akan menceritakan semua tentang Han-na dan Hans pada Ryan..


"Baiklah aku akan menceritakan semuanya pada mu"


Ryan pun antusias mendengar itu..


Jasmine pun menceritakan semua yang terjadi, semua tentang Han-na dan Hans...


Ryan terkejut..


"Jadi saat Han-na menemui ku Ayah yang menemui Han-na ? aku baru ingat, bahwa aku menemukan surat dari Han-na di laci ruangan Ayah, dan Ayah yang menyembunyikan semua itu"


Ucap Ryan kesal..


"Oh jadi Ayah mu menyembunyikan itu semua dari mu ? "


"Ya, Ayah ku menyembunyikan itu semua dari ku"


"Tetap saja aku tidak menyangka kau akan melakukan itu semua, aku tidak pernah menduga nya"


"Aku tau itu salah, dan aku sangat menyesal Jasmine"


"Kau menyesal?"


"Iya tentu saja aku menyesalinya.."


"Aku tidak ingin mengambil resiko dengan membiarkan Han-na menderita jika kembali dengan mu Ryan"


Ryan terkejut..


"Jasmine ku mohooonnn, beri tau aku dimana Han-na dan anakku, ku mohooonn"


Ucap Ryan berlutut di depan Jasmine..


Aku terkejut ketika melihat Ryan berlutut di hadapan ku..


"Apa yang kau lakukan, berdiri lah, kaki mu masih harus di periksa jadi tolong hati-hati jika ingin menekuk"


"Tidak, aku tidak akan berdiri sampai, kau memberi tau ku dimana Han-na"


"Ryaaan!! berdiri lah"


"Tidaaak !!"


"Ryaaan !!!"


"Please Jasmine"


Kali ini mata Ryan berkaca-kaca, dan aku jadi tidak tega, huuuffft, dasar buaya, lagi-lagi aku bisa luluh dengan air mata palsu mu itu...


"Hmmm, baiklah, tapi ku mohon berdiri lah dulu"


Ryan pun tersenyum lebar..


"Han-na ada di Korea"


"Apa !!! Korea ?"


"Ya Korea"


"Dimana dia? maksud ku apa nama kota tempat tinggal Han-na?"


"Aku tidak akan memberi tau mu untuk itu, dengan kau tau Han-na ada di Korea saja itu sudah cukup"


"Apa maksudmu ? Korea itu luas Jasmine, bagaimana mungkin aku bisa menemukan Han-na begitu saja dengan mudah"


"Dengar Ryan, anggap saja itu adalah sebuah hukuman untuk mu"


"Come on Jasmine, aku sudah begitu menderita karena rasa bersalah ku ini, ku mohon jangan tambah lagi beban ku"


"Apa ? kau menderita? Ryan Ryan, lalu bagaimana dengan Han-na, kau pikir dia tidak lebih menderita dari mu?"


"Aku tau Jasmine, tapi ku mohon jangan seperti ini"


"Sudahlah Ryan, aku tidak punya banyak waktu, berjuang lah jika memang kau mencintai Han-na, aku yakin kau akan segera bertemu dengan dia"

__ADS_1


Jasmine pun pergi begitu saja...


"Jasmiiiiinnnee !!! Aaaarrgghhh"


****


Di Korea..


Tokk...tokk...tokk...


"Wait a minute.."


Han-na berjalan membuka pintu, dan setelah membuka pintu..


"Hii, baby"


"Hii !!"


"Come in"


(Masuklah)


"Hi baby, i Miss you so much"


(Hi sayang, aku sangat merindukanmu)


Ucap seorang pria yang langsung memeluk Han-na..


Kemudian pria itu membingkai wajah Han-na, lalu mendekat kan wajah nya pada wajah Han-na, mereka pun berciuman, pria itu menikmati ciuman itu dan Han-na membalas nya, namun pikiran Han-na mengarah pada Ryan, Han-na pun mencoba menghentikan ciuman itu, namun pria itu mencoba untuk mencium bibir Han-na kembali, dan kali ini Han-na menolaknya..


"I'm sorry, but we can't continue this relationship"


(Aku minta maaf, tapi kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini)


"Why ?"


(kenapa?)


"I can't love you"


"But why did you accept my love?"


(Tapi untuk apa kau menerima cinta ku)


"I've tried to love you, but still I can't"


(Aku sudah berusaha untuk mencintai mu, tapi tetap aku tidak bisa )


"Don't worry, I'll be waiting for you."


(Tenang saja, aku akan menunggu mu)


Ucap pria itu sembari akan mencium Han-na kembali, namun Han-na kembali menolak.


"No, still i can't


(Tidak, tetap aku tidak bisa)


"But what causes it?"


(Tapi apa penyebab nya?)


"I told you I don't love you"


(Sudah ku bilang aku tidak mencintai mu)


Tiba-tiba pria itu diam dan menatap tajam kearah Han-na, kemudian mencengkram pipi Han-na..


"Aaaawww"


"You really are a useless girl."


(Kau benar-benar perempuan yang tidak berguna)


Ucap pria itu sembari membanting wajah Han-na, kemudian pria itupun pergi..

__ADS_1


Han-na pun menangis, Han-na teringat pada Albert yang dulu sering berlaku kasar padanya.


****


2 Hari kemudian Di tempat lain..


Ryan mencoba menyiapkan segalanya untuk keberangkatannya ke Korea..


"Aku akan pergi ke Korea untuk mencari tanggung jawab ku"


Ucap Ryan kepada pria paruh baya yang sekarang sedang lumpuh dan tidak bisa bicara apapun, yang tidak lain adalah Ayah Ryan, Tuan Syakip..


Dan Tuan Syakip hanya mengangguk..


"Tolong rawat Ayahku dengan baik, jika sekali saja kau melukai nya, kau akan tau akibat nya, mengerti?"


Ucap Ryan pada salah satu suster yang menjaga Ayahnya..


"Baik Tuan, aku akan menjaga nya sebaik mungkin"


"Bagus, aku akan pergi sekarang"


"Hati-hati Tuan"


Ryan pun mengangguk kemudian pergi..


Dalam perjalanan..


Ya Tuhan, tolong tuntun aku untuk bisa bertemu dengan dia, Han-na beserta anakku, aku akan memperbaiki semua nya, aku akan mengubah semuanya, aku ingin menjadi lebih baik lagi, membawa mereka ke arah ku dan aku akan membahagiakan mereka, untuk selamanya, sampai akhir hidup ku..


Ucap Ryan dalam hati..


****


Sampai di bandara Incheon Korea Selatan.



Akhirnya Ryan sampai di Korea..


Waaaww, arsitektur yang luar biasa, it's amazing...


Ucap Ryan kagum..


Penjemputan Ryan untuk menuju Seoul, Ryan akan menuju kota Seoul terlebih dahulu, Seoul adalah Ibu kota negara Korea Selatan, dan Ryan berniat akan mencari Han-na di Ibukota negara tersebut..


Sampai di Seoul.



Jasmine benar-benar akan membuat ku tersiksa, kau lihat Jasmine Korea sangat besar, dan kauu akan membuat ku terkurung di negara ini untuk mencari Han-na dan anakku..


Begitu gerutu Ryan..


Ryan bergegas menuju hotel di Korea..


Menuju Resepsionis, setelah selesai Ryan masuk ke dalam kamar nya, lalu menjatuhkan diri nya ke tempat tidur..


"Aaahh ini sangat melelahkan sekali, harus mulai dari mana aku mencari Han-na, ini pasti tidak akan mudah, tidak mungkin aku akan menemukan Han-na begitu saja di sini"


Tiba-tiba perut ku berbunyi,


Oh ya ampun, aku sangat lapar, hah aku sangat malas keluar hari ini, tapi perutkuu, aaarh terpaksa aku harus keluar membeli makan..


Restoran hotel..


Aku mencoba menuju restoran hotel, aku memesan beberapa makanan yang menurut ku tidak asing, aku sudah sangat lapar sekali, kenapa lama sekali, setelah akhirnya makanan pun datang, aku langsung melahap nya.


Ah akhirnya, cacing ku aku beri makan juga..


...****************...


......................


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2