
" Rafael itu sebenarnya siapa sih??? "pakde akhirnya menanyakan tentang seseorang yang membuat masa depan ku redup
" orang yang sudah membuat ponakan kamu visum!"jawab mas Adit santai. Dia tak tau saja jika dia sudah membangunkan sisi liar dari seorang Maheswara
" SIAL!!! gue pastikan habis lo hari ini"
****
***jangan apa apain Rafael. Ini bukan hanya salah dia. Salah aku juga yang kerja di tempat ngga bener. Kalau mau balas, cari siapa yang udah ngejebak aku***
Pesan itu sudah terkirim ke nomor pakde. Aku tau kalau Rafael salah. Tapi awal mulanya pasti aku yang salah. Untuk itu aku tak mau memperpanjang masalah ini.
Jam dinding sudah menunjukkan pukul 01.00.tapi mataku masih sangat sulit untuk terpejam. Masalah demi masalah hadir seperti tiada henti. Aku pikir dengan masuk sekolah bergengsi, masa depanku akan cerah. Tak taunya belum apa-apa, sudah ditimpa setumpuk masalah. Belum lagi karena tragedi itu. Kalau sampai membuahkan hasil bagaimana? Sedangkan aku yakin, aku tak akan sampai hati untuk menggugurkan nya
***DAMN IT***
Bulan ini aku belum mendapatkan jatahku. Apakah hal itu sudah menumbuhkan janin??? Kutengok tanggalan yang ada di samping kasurku. Benar! Sudah telat 3 minggu dan aku tidak menyadarinya. Aku segera bangun dan mencari wadah kecil. Aku tak mau nanti nanti yang akhirnya membuatku ngga nyaman
Air seni sudah kutampung. Tanganku gemetaran waktu akan mencelupkan benda kecil panjang itu kedalam wadah.setelah kejadian tragedi itu, aku sengaja meminta beberapa merek tespack kepada mbak Wulan. Takut aku terlambat menyadari kehadiran makhluk kecil dalam perutku.
Tespack sudah masuk ke dalam wadah. Tinggal ku tunggu hasilnya beberapa menit. Aku gelisah. Aku tak siap sebenarnya. Tapi harus dipaksa siap. Usiaku masih 16 th dan apabila itu terjadi, siap tak siap aku harus siap.
Detik detik mendebarkan mulai menguasai dadaku. 2 garis merah. Biarpun yang satu samar, tapi ini sudah membuktikan bahwa tragedi itu membuahkan hasil. Aku lemas. Bingung harus bagaimana setelah ini. Tanpa sadar jariku menelepon seseorang. Begitu diangkat, aku langsung terduduk.
"aku hamil!"
__ADS_1
****
Pukul 02.00 mbak Wulan sudah tiba di rumah ku. Aku yang membuka pintu langsung berhambur memeluk ya. Aku menangis mengeluarkan seluruh kegelisahan ku. Aku pikir mbak Wulan adalah orang yang tepat. Selain dia dulu yang mengurusiku saat visum, dia adalah seorang perempuan. Aku yakin dia bisa memahami hatiku
"kamu mau bilang sama itu cowok ngga?" tanya mbak Wulan saat aku sudah sedikit tenang
"aku ngga tau, mbak! Aku bingung.banyak masalah akhir akhir ini. Belum satu pun masalah kelar, sudah hadir masalah baru lagi" ungkapku. Mbak Wulan terlihat malah memicingkan matanya membuatku takut
"kamu ngga ada niat buat menggugurkan dia kan, Dir?ingat! Banyak orang yang menginginkan keturunan. Meskipun aku tau di usia mu ini sangat rawan untuk hamil dan melahirkan, tapi ingat,ada Tuhan. Jika kamu serius mau mempertahankan dia, Tuhan pasti memberi kekuatan. "mbak Wulan terus menerus menggengam tanganku.
" aku ngga ada niat buat menghilangkan dia, mbak. Awal mula nya sudah aku yang salah karena kerja di club. Ditambah banyak orang yang ngga suka dengan aku. Kejadian lah tragedi itu. Aku ngga mau nambah dosa lagi karena menggugurkan dia, mbak." ucap ku. Meski aku ngga tau aku harus ngapain di masa depan demi kehidupan anakku, tapi aku harus tetap bertanggung jawab.
" kamu mau memberi tau dya tidak? "tanya mbak Wulan lagi. Aku tau yang dimaksud olehnya adalah Rafael. Ayah janin ini
" ngga tau, mbak. Kasihan juga dia kalau sampai kepikiran. Dia sudah kelas 3, mbak. Sebentar lagi ujian. Takut kalau malah kepada kepikiran nilainya buruk dan akan jadi beban untuknya. Kelihatannya, biar aku simpan saja rahasia ini, mbak." kulihat mbak Wulan menatap ku iba.
"kamu hebat! Besok aku yang akan anterin kamu ke rumah sakit. Kita ke rumah sakit tempatku bertugas saja. Jadi aku bisa menyembunyikan identitas mu. Kita akan merahasiakan ini." ucapan mbak Wulan membuat ku terharu. Selama ini setelah ibu Ayu meninggal, aku hanya punya mas Adit. Setelah itu, aku ketemu keluarga kandungku dari pihak mama. Dan kini aku mendapatkan seorang kakak perempuan. Segera kupeluk erat mbak Wulan. Semoga kasih sayang ini selamanya, Tuhan. Amin!!!
***
"**Kenapa ijin libur sekolah?
" Lo sakit?
"Mau gue anterin ke rumah sakit?
__ADS_1
" Dir?????????
"Nadira Maheswari????????
" Punya hp tuh dipakai jangan cuma bantalan.
"Dira?????
" Dira????
Spam wa sudah memenuhi pemberitahuan hpku. Kurang kerjaan banget sih ini orang
"aku ada acara keluarga. Maaf baru bisa balas pesanmu" balas ku. Kulihat jam dinding sudah jam. 09.00.pantes saja Rafael sudah Spam pesan
Sebelum aku tidur semalam, aku sempatkan untuk mengirim pesan ke Rafael kalau aku ngga masuk sekolah hari ini. Aku takut dia tiba-tiba saja sudah ada di hadapanku padahal aku semalam kurang tidur. Tapi setelah ku cek, ternyata belum terkirim. Untungnya dia tadi tidak kesini. Bisa-bisa rusak rencanaku kalau dia sampai kesini
"sudah bangun?" mbak Wulan sudah datang sambil membawa makanan di tangannya.
"buruan makan. Kita langsung ke rumah sakit. Adit ada lembur. Aku sudah ijin sama dia buat bawa kamu ke mall. Dia sempat marah tadi karena aku bilang kalau kamu bolos sekolah. Tapi aku bilang kalau kamu butuh liburan setelah banyak masalah kemarin, akhirnya dia setuju. Dia katanya tadi di rumah sakit Maheswara. Emang dia sudah pindah tempat kerja ya?" Mbak wulan ngomong lancar banget buat aku yang baru bangun tidur jadi nge hang
" bener-bener banyak masalah kemarin itu, mbak. Mungkin Maheswara ada lowongan pas mas Adit butuh kerjaan. Maka terjadilah"jawabku asal. Memangnya kasus mas Adit sudah selesai ya? Cepet amat
" ya sudah. Makan, mandi, bersiap. Keburu siang.katanya ngga sabar mau lihat itu janin?" kata kata mbak Wulan menyadarkanku dari linglung bangun tidur. Aku ingat ini sudah siang. Padahal aku ingin segera melihat janinku. Sebelum kakiku sampai di lantai, kehadiran seseorang membuatku terpaku
" janin siapa yang ingin kamu lihat, Nadira??? "
__ADS_1
#oh, Tuhan....
Maafkan saya nggih yang setoran ngga pasti jam ya. Coz anak masih tk dan sikecil yang super riweh buat ngga sempat pegang hp. Ditunggu like komen ya**