
Sebelumnya, saya selaku author mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pembaca semuaškalau cerita ini memiliki alur cerita yang lambat.
Tapi, bagaimanapun, saya akan menyelesaikan cerita ini. Paling 5 part entah itu lebih atau kurang, cerita ini sudah selesai.
Selamat membacaš
***
"Selamat pagi!" Seru Ruhi dengan semangat menyapa semua orang yang berada di dalam gedung.
Semua orang menengok ke arah Ruhi lalu membalas sapaan Ruhi dengan semangat juga. Semua orang hari ini benar-benar sibuk. Ada yang kembali menyetting panggung, ada yang sibuk membuat minuman untuk orang yang menyetting panggung, dan masih banyak lagi kesibukan orang-orang teater Langit.
"Semua pemain dipanggil mas Danu di belakang!" Seru Indra yang langsung di respon oleh para pemain.
Bagas dan yang lainnya langsung merapat ke tempat yang diminta Danu. Di belakang gedung, tepatnya di parkiran belakang gedung, Danu sudah menunggu sembari duduk berbincang-bincang dengan Nada. Mereka nampak serius.
"Mas," panggil semua pemain.
Danu dan Nada menghentikan pembicaraan mereka. Sedangkan Bagas dan yang lain langsung duduk melingkar.
"Habis ini kalian gladi resik dan nanti malam kalian akan pentas. Saya mohon dengan sangat, serius. Jangan membuat latian kalian selama beberapa bulan ini sia-sia. Show must go on. Jangan takut salah. Kalian bisa!" Ujar Danu dengan mata yang berkaca-kaca.
Semua pemain tersenyum lalu mengangguk dengan semangat.
***
13.00 wib, Gladi resik.
*Bagaimanapun juga, manusia tidak ada yang sempurna. Sama seperti Ferdian Nugroho, pemuda ini seumur hidup menyesali perbuatannya yang telah mempermainkan seorang gadis yang tanpa ia sadari ia telah menjatuhkan hatinya kepada gadis itu.
Tawa gadisnya, selalu memutari seluruh ruang pikir Dian. Gadisnya? Masih pantaskah dia menyebut seorang Alexa Keyndra sebagai gadisnya?. Gadis yang telah ia permalukan bahkan sampai gadis itu tak berani menampakkan dirinya selama sebulan penuh*.
Adegan terus berlanjut hingga adegan dimana Ruhi memaki Bagas. Ruhi dan Bagas yang notabene sudah berdamai, kali ini agak lega untuk memperagakan adegan ini. Padahal, kalau dipikir-pikir, adegan ini adalah kesempatan bagi Ruhi untuk meluapkan seluruh emosi dan amarah yang ia pendam untuk Bagas. Tapi Ruhi berusaha menahannya karena ia takut, kalau dia lepas peran dan berakhir dengan menyakiti perasaan Bagas.
Alasan bodoh bukan?
__ADS_1
Bisa-bisanya Ruhi se-naif itu dalam menghadapi masalahnya dengan Bagas yang terlalu rumit. Bagas yang menjadikannya target taruhan, kemudian dia meminta maaf, setelah dimaafkan, Bagas rupanya hanya akting. Dan setelah mengatakan dia akting, selang beberapa waktu dia berkata kalau sebenarnya ia jatuh cinta sungguhan kepada Ruhi. Begitu rumit sampai-sampai membingungkan author bagaimana ending cerita ini. Akankah kisah cinta Bagas dan Ruhi akan berakhir bahagia atau malah Ruhi akan bersama dengan Tito atau malah tidak kedua-duanya? Tunggu saja hasilnya.
Gladi resik berjalan dengan lancar. Adegan dimana Ruhi dan Bagas sengaja dilewati karena 'gong' dari lakon ada disitu. Adegan Ruhi meluapkan segalanya. Segala kesakitan dan segala kekesalannya pada Bagas.
"Ingat! Malam ini adalah malam pembuktian bahwa waktu yang kalian korbankan selama beberapa bulan ini tidak sia-sia!" Seru Danu mengobarkan semangat pemain dan seluruh kru.
***
Pemuda bermata setajam elang itu tengah mengawasi pergerakan gadis keparat yang juga turut campur dalam menyakiti adik kesayangannya. Tepatnya ia mengawasi kos-kosan dimana gadis incarannya itu tinggal selama kuliah di Unipdi.
Ya! Rendi tengah mengawasi Maura. Rendi sudah mengawasi Maura selama satu bulan ini dan ia berencana membalas dendam kepada Maura. Jangan dikira keluarga Khan akan berdiam diri dan hanya memaafkan jika ada yang berani menyakiti salah satu anggota keluarganya. Bahkan, pembalasan dendam keluarga Khan terkenal sangat keji. Diam-diam rupanya Rishi Hayyat Khan, kakek Ruhi dari Rajendra tentunya, adalah mantan ketua mafia tersohor asal India yang sangat ditakuti di seluruh daratan Eropa.
Maka dari itu, tidak heran jika sifat 'psycho' Rishi menurun kepada Rendi juga Indra. Apalagi Indra. Dia bahkan sanggup untuk membunuh orang jika menyangkut keluarga terutama adiknya.
"Jalang itu tidak keluar dari sarangnya selama satu minggu ini. Apa dia sudah tau akan keberadaan ku?" Gumam Rendi.
"Ya iyalah dasar bodoh!" Seloroh Shakti, sahabatnya di angkatan darat yang bersedia membantu rencananya membalas dendam.
Rendi menatap Shakti dengan tatapan sinis.
"Apa?" Ketus Shakti membalas kesinisan tatapan Rendi.
"Ren, saranku, lebih baik kau sedikit lebih jauh kalau mau mengawasi Maura. Karena ini terlalu dekat Ren!"
"Oh ya?"
Kini giliran Shakti yang berdecak. Rendi benar-benar sudah terkontaminasi oleh virusnya.
"Kau memarkirkan mobil mahalmu hanya berjarak dua rumah dari kosan Maura. Dan siapa orang daerah sini yang tidak tau kalau mobil ini adalah milik keluarga Khan? Pasti semua orang sudah taulah! Hisss! Gemes!" Oceh Shakti meluapkan kegeramannya dan menekankan kata mahal pada Rendi.
Rendi manggut-manggut, "Bener juga kamu Shak!"
"Buodo amat!" Pekik Shakti.
Kembali ke gedung pementasan.
__ADS_1
ļæ¼
ā„ļøTeaterLangit, Official_Unipdii dan 3.541 lainnya
šØļø156 komentar
Vilanov_MT Foto sama adek dongš Penasaran? Tonton kami di pentas tunggal TeaterLangit yang berjudul Luruh Tak Embuh. Ada duo Khan (Khan_Indra dan Khan_Ruu), Prsty_ , ArheaOrio , MagentaZaaa , Dhikaa, Bgswogantaraa, ArinArina, MilanCaca, RikoAja, Hayya_Fii. Dengan sutradara Danuu_. Dijamin malam Minggu kalian bakal seru. Untuk tiket bisa OTS lho! Yok serbu gedung serbaguna Artamulya Jl. Sekartaji no.53, Gang IX, Rungkut, Surabaya! Jam 19.00 wib.
Jangan lupa!!!!!
Onerreno Delegasi gratis kanšŖ
Vilanov_MT Onerreno Matamuaaaaa... Emang sihš
BakohTeater_ Kita udah borong tiketnya kak Vilanov_MT
Ā Ā Ā Ā Ā Vilanov_MT BakohTeater
Ā Ā Ā Ā Ā Selamat nonton
Ā Ā Ā Ā Ā sayangkuhhh
Ā Ā Ā Ā Ā Azizjugakhan
Ā Ā Ā Ā Ā Vilanov_MT Ini pasti yang
Ā Ā Ā Ā Ā bales Khan_RuušŖ
Ā Ā Ā Ā Ā Vilanov_MT
Ā Ā Ā Ā Ā Azizjugakhan Urusaiš£
Ā Ā Ā Ā Ā Azizjugakhan
Ā Ā Ā Ā Ā Vilanov_MT Nah kanš
__ADS_1
ā¢ā¢ā¢
TBCā„ļø