Luruh Tak Embuh

Luruh Tak Embuh
LTE | TIGA PULUH TUJUH


__ADS_3

Ruhi sebagai Alexa


Bagas sebagai Ferdian/Dian


Tito sebagai Delfano


Caca sebagai Mella


Riko sebagai Anton


Rhea sebagai Vika


Pras sebagai Kevin


Dika sebagai Yoga


Warning⚠️


Part ini sampai beberapa part ke depan adalah pementasan teater Langit yang nama para tokoh berubah seperti yang tertera di atas.


***


***Aaah!


Shuru


Mulailah


Jo Akh Lad Jaave


Saat mataku bertemu Milikmu


Saari Raat Neend Na Aave


Saya tidak bisa tidur sepanjang malam


Mainu Bada Tadpaave


Itu menyiksaku banyak


Dil Chain Kahin Na Paave Paave Paave


Hati saya tidak menemukan kedamaian / ketenangan


Jo Akh Lad Jaave


Saat mataku bertemu Milikmu


Saari Raat Neend Na Aave


Saya tidak bisa tidur sepanjang malam


Mainu Bada Tadpaave


Itu menyiksaku banyak


Dil Chain Kahin Na Paave Paave Paave


Hati saya tidak menemukan kedamaian


Haan Haan... Haan Haan... Haan Haan...


Khann Khann Khann Khann Choodi


Gelang Anda bergemerincing


Teri Khann Khann Khann Khann Khanke Re


Gelang Anda bergemerincing


Khann Khann Khann Khann Khanke


Itu bergemerincing


Aah!


Vekh Vekh Ke Chehra

__ADS_1


Melihat wajahmu


Mera Dil Yeh Dhak Dhak Dhadke Re


Jantungku berdetak kencang


Dil Yeh Dhakk Dhakk Dhadke


Jantungku berdetak kencang


Tarsaave, Tere Bin Yeh Reh Na Paave


Ini (Hatiku) haus untukmu, tidak bisa hidup (tanpamu)


Maahi Jo Tu Na Aave Aave Aave...


Jika Anda tidak datang, cintaku


Akh Lad Jaave


(Kapan) Mata saya bertemu dengan Anda


Saari Raat Neend Na Aave


Saya tidak bisa tidur sepanjang malam


Mainu Bada Tadpaave


Itu menyiksaku banyak


Dil Chain Kahin Na Paave Paave Paave


Hati saya tidak menemukan kedamaian***


"Siapa dia?" Tanya Dian sembari menyesap rokoknya.


"Dia?" Yoga menunjuk ke arah Alexa yang telah selesai menari dengan Delfano. Dian mengangguk.


"Dia Alexa, anak baru di sanggar tari kita."


***Meri Rooh Ka Parinda Phadphadaaye


Burung di jiwaku mengepakkan sayapnya (terbang)


Lekin Sukoon Ka Jazeera Mil Na Paaye


Tetapi tidak dapat menemukan pulau kedamaian


Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan


Apa yang harus aku lakukan?


Ek Baar Ko Tajalli Toh Dikha De


Beri aku penampakan dirimu meski itu sekali


Jhoothi ​​Sahi Magar Tasalli Toh Dila De


Beri aku penghibur, bahkan jika itu kepalsuan


Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan


Apa yang harus aku lakukan?


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya


Oh.. teman Raanjha! Dengarkan panggilanku, Oh.. Bulleh Shah!


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera...


Kau temanku, Oh Bulleh Shah! Kamu adalah panutanku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya


Oh yang gila! Tujuanmu adalah di luar perbatasan


Parwardigaar Bulleya, Hafidz Tera, Murshid Mera...

__ADS_1


Kamu adalah wali Allah, Oh Bulleh Shah! Dia panduanku


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya


Oh teman Raanjha! Dengarkan panggilanku, Oh Bulleh Shah!


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera


Kau temanku, Bulleh Shah! Kamu adalah panduanku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya


Oh yang gila! Tujuanmu adalah di luar perbatasan


Parwardigaar Bulleya, Hafidz Tera, Murshid Mera... Aaa ...


Kamu adalah wali Allah, Oh Bulleh Shah! Dia panduanku


Main Kabul Se Mitti Titli Ki Tarah Muhajir Hoon


Aku seorang pengungsi seperti kupu-kupu dari Kabul


Ek Pal Ko Thehroon Pal Mein Ud Jaaun


Aku berhenti hanya sesaat lalu terbang lagi


Ve Main Taan Hoon Pagdandi, Labdi Ae Jo Raah Jannat Ki


Aku seperti sebuah jalan sempit yang mencari jalan ke surga


Tu Mude Jahaan Main Saath Mud Jaaun


Di mana pun kamu akan berubah, aku akan juga akan berubah ke arah yang sama


Tere Karwaan Mein Shaamil Hona Chaahoon


Aku ingin menjadi bagian dari kafilahmu


Kamiyaan Taraash Ke Main Kaabil Hona Chaahoon


Menghapus semua kelemahanku, aku ingin menjadi orang yang lebih baik


Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan


Apa yang harus aku lakukan?


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya


Oh teman Raanjha! Dengarkan panggilanku, O Bulleh Shah!


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera...


Kau temanku, Oh Bulleh Shah! Kamu adalah panduanku***


Tarian Dian menarik perhatian Alexa yang tadinya sibuk berselancar di Instagram.


"Apa dia menantangku?" Gumam Alexa.


Seperti bisa mendengar gumaman Alexa, Dian berujar, "Ya! Aku menantangmu, Alexa," ucapnya melalui mic.


Alexa berdecih.


"Besok! Kita akan melakukan duel di atas panggung dansa! Tidak ada penolakan!"


"Memaksa, heh?" Alexa menatap Dion, "Baiklah. Besok jam 7 pagi di sini."


"Kalau kau lebih baik dariku dalam menari, kau resmi diterima di sanggar Bumi ini. Tapi kalau kau tidak lebih baik dariku, kau harus pergi dari sanggar ini."


"Kenapa aku harus menyetujui tantanganmu itu? Memangnya siapa kau?"


"Aku Dian. Ketua umum sanggar Bumi."


"Oh... baru ketua saja sombong. Aku-- ah sudahlah... Aku terima tantanganmu."


•••


TBC♥️

__ADS_1


__ADS_2