
Ruhi sebagai Alexa
Bagas sebagai Ferdian/Dian
Tito sebagai Delfano
Caca sebagai Mella
Riko sebagai Anton
Rhea sebagai Vika
Pras sebagai Kevin
Dika sebagai Yoga
Warning⚠️
Part ini sampai beberapa part ke depan adalah pementasan teater Langit yang nama para tokoh berubah seperti yang tertera di atas.
***
***Aaah!
Shuru
Mulailah
Jo Akh Lad Jaave
Saat mataku bertemu Milikmu
Saari Raat Neend Na Aave
Saya tidak bisa tidur sepanjang malam
Mainu Bada Tadpaave
Itu menyiksaku banyak
Dil Chain Kahin Na Paave Paave Paave
Hati saya tidak menemukan kedamaian / ketenangan
Jo Akh Lad Jaave
Saat mataku bertemu Milikmu
Saari Raat Neend Na Aave
Saya tidak bisa tidur sepanjang malam
Mainu Bada Tadpaave
Itu menyiksaku banyak
Dil Chain Kahin Na Paave Paave Paave
Hati saya tidak menemukan kedamaian
Haan Haan... Haan Haan... Haan Haan...
Khann Khann Khann Khann Choodi
Gelang Anda bergemerincing
Teri Khann Khann Khann Khann Khanke Re
Gelang Anda bergemerincing
Khann Khann Khann Khann Khanke
Itu bergemerincing
Aah!
Vekh Vekh Ke Chehra
__ADS_1
Melihat wajahmu
Mera Dil Yeh Dhak Dhak Dhadke Re
Jantungku berdetak kencang
Dil Yeh Dhakk Dhakk Dhadke
Jantungku berdetak kencang
Tarsaave, Tere Bin Yeh Reh Na Paave
Ini (Hatiku) haus untukmu, tidak bisa hidup (tanpamu)
Maahi Jo Tu Na Aave Aave Aave...
Jika Anda tidak datang, cintaku
Akh Lad Jaave
(Kapan) Mata saya bertemu dengan Anda
Saari Raat Neend Na Aave
Saya tidak bisa tidur sepanjang malam
Mainu Bada Tadpaave
Itu menyiksaku banyak
Dil Chain Kahin Na Paave Paave Paave
Hati saya tidak menemukan kedamaian***
"Siapa dia?" Tanya Dian sembari menyesap rokoknya.
"Dia?" Yoga menunjuk ke arah Alexa yang telah selesai menari dengan Delfano. Dian mengangguk.
"Dia Alexa, anak baru di sanggar tari kita."
***Meri Rooh Ka Parinda Phadphadaaye
Burung di jiwaku mengepakkan sayapnya (terbang)
Lekin Sukoon Ka Jazeera Mil Na Paaye
Tetapi tidak dapat menemukan pulau kedamaian
Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
Apa yang harus aku lakukan?
Ek Baar Ko Tajalli Toh Dikha De
Beri aku penampakan dirimu meski itu sekali
Jhoothi Sahi Magar Tasalli Toh Dila De
Beri aku penghibur, bahkan jika itu kepalsuan
Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
Apa yang harus aku lakukan?
Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh.. teman Raanjha! Dengarkan panggilanku, Oh.. Bulleh Shah!
Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera...
Kau temanku, Oh Bulleh Shah! Kamu adalah panutanku
Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
Oh yang gila! Tujuanmu adalah di luar perbatasan
Parwardigaar Bulleya, Hafidz Tera, Murshid Mera...
__ADS_1
Kamu adalah wali Allah, Oh Bulleh Shah! Dia panduanku
Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh teman Raanjha! Dengarkan panggilanku, Oh Bulleh Shah!
Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera
Kau temanku, Bulleh Shah! Kamu adalah panduanku
Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
Oh yang gila! Tujuanmu adalah di luar perbatasan
Parwardigaar Bulleya, Hafidz Tera, Murshid Mera... Aaa ...
Kamu adalah wali Allah, Oh Bulleh Shah! Dia panduanku
Main Kabul Se Mitti Titli Ki Tarah Muhajir Hoon
Aku seorang pengungsi seperti kupu-kupu dari Kabul
Ek Pal Ko Thehroon Pal Mein Ud Jaaun
Aku berhenti hanya sesaat lalu terbang lagi
Ve Main Taan Hoon Pagdandi, Labdi Ae Jo Raah Jannat Ki
Aku seperti sebuah jalan sempit yang mencari jalan ke surga
Tu Mude Jahaan Main Saath Mud Jaaun
Di mana pun kamu akan berubah, aku akan juga akan berubah ke arah yang sama
Tere Karwaan Mein Shaamil Hona Chaahoon
Aku ingin menjadi bagian dari kafilahmu
Kamiyaan Taraash Ke Main Kaabil Hona Chaahoon
Menghapus semua kelemahanku, aku ingin menjadi orang yang lebih baik
Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
Apa yang harus aku lakukan?
Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh teman Raanjha! Dengarkan panggilanku, O Bulleh Shah!
Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera...
Kau temanku, Oh Bulleh Shah! Kamu adalah panduanku***
Tarian Dian menarik perhatian Alexa yang tadinya sibuk berselancar di Instagram.
"Apa dia menantangku?" Gumam Alexa.
Seperti bisa mendengar gumaman Alexa, Dian berujar, "Ya! Aku menantangmu, Alexa," ucapnya melalui mic.
Alexa berdecih.
"Besok! Kita akan melakukan duel di atas panggung dansa! Tidak ada penolakan!"
"Memaksa, heh?" Alexa menatap Dion, "Baiklah. Besok jam 7 pagi di sini."
"Kalau kau lebih baik dariku dalam menari, kau resmi diterima di sanggar Bumi ini. Tapi kalau kau tidak lebih baik dariku, kau harus pergi dari sanggar ini."
"Kenapa aku harus menyetujui tantanganmu itu? Memangnya siapa kau?"
"Aku Dian. Ketua umum sanggar Bumi."
"Oh... baru ketua saja sombong. Aku-- ah sudahlah... Aku terima tantanganmu."
•••
TBC♥️
__ADS_1