
"Gua berani bertaruh kalau untuk gadis secantik Alexa."
"Hei hei hei... Apa ini? Bertaruh apa?" Ujar Dian ikut nimbrung pembicaraan Yoga dan Kevin.
"Eh Dian... Tidak... Kita hanya sedang bertaruh untuk mendapatkan Alexa."
"Lo mau ikut gak?"
"Hmmm sepertinya menarik juga... Itung-itung buat balas dendam soal yang kemarin lah...."
Kevin dan Yoga tergelak, "Rupanya ketua kita ini pendendam juga orangnya," ujar Kevin.
"Hok oh."
Akhirnya mereka pun menyepakati taruhan itu. Ketiga pemuda ini tidak tau apa yang terjadi kedepannya. Dan apa yang sudah disiapkan oleh Tuhan untuk mereka.
***
Hari demi hari dilalui seperti biasanya. Namun, bedanya kali ini Dian dengan sejuta omong kosongnya; sudah memulai untuk mendekati Alexa. Dan dengan lugunya, Alexa menerima Dian mendekati dirinya.
Genap satu bulan keduanya dekat. Dan perasaan kedua manusia itu berubah. Alexa mencintai Dian. Dan sepertinya Dian pun merasakan hal yang sama pada Alexa tapi dia berusaha menyangkalnya.
Hingga hari dimana merubah semuanya. Hari dimana Dian benar-benar menyadari perasaannya tanpa menyangkalnya. Berhari-hari sebelum hari ini, kala Dian berusaha menyangkal perasaannya, ia gelisah. Hatinya tak tenang dan selalu terbayang akan wajah seorang Alexa.
Tu hi toh jannat meri Tu hi mera junoon
Kamu adalah surgaku Kamu yang aku sukai
Tu hi to mannat meri Tu hi rooh ka sukoon
Kamu adalah keinginanku Kamu adalah ketenangan jiwaku
Tu hi aakhion ki thandak Tu hi dil ki hai dastak
Kamu peneduh mataku Kamu detak jantungku
Aur kuch na janu mein, bas itna hi jaanu
Dan aku tidak tahu apa apa lagi, aku hanya tahu ini
Getaran dalam dadanya semakin kencang dan meninggalkan sejuta akar dari bunga cinta yang perlahan menjalan ke perut dan kemudian menggelitik perasaan Dian. Dia menatap Alexa yang tengah menjalankan ibadah salat duha dengan tatapan memuja. Dia terhipnotis dengan sikap Alexa yang semula ia kira dia seorang gadis angkuh yang menyebalkan. Tapi ternyata salah. Alexa adalah seorang gadis dengan pribadi yang rendah hati tapi yah... Dia sedikit galak.
Tujh mein rab dikhta hai Yaara mein kya karu
Aku melihat tuhan dalam dirimu Apa yang harus kulakukan
__ADS_1
Tujh mein rab dikhta hai Yaara mein kya karu
Aku melihat tuhan dalam dirimu Apa yang harus kulakukan
Sajdhe sar jukhta hai Yaara mein kya karu
Kepalaku tunduk menyembahmu Apa yang harus kulakukan
Tujh mein rab dikhta hai Yaara mein kya karu
Aku melihat tuhan dalam dirimu Apa yang harus kulakukan
Getaran dalam dadanya semakin membuatnya gelisah. Senang, gelisah, dan perasaan takut berbaur menjadi satu.
Kaisi hai yeh doori Kaisi majboori
Jarak apa ini Ketidak berdayaan apa ini
Meine nazron se tujhe choo liya
Aku telah menyentuhmu dengan pandanganku
Hoo..o Kabhi teri khusboo Kabhi teri baatein
Bin mange yeh jahan pa liya
Tanpa ku pinta telah kudapatkan dunia ini
Tu hi dil ki hai raunak Tu hi janmo ki daulat
Kamu adalah cahaya hatiku Kamu adalah harta hidupku
Aur kuch na janu mein bas itna hi jaanu
Dan aku tidak tahu apa apa lagi aku hanya tahu ini
Tujh mein rab dikhta hai Yaara mein kya karu
Aku melihat tuhan dalam dirimu Apa yang harus kulakukan
Tujh mein rab dikhta hai Yaara mein kya karu
Aku melihat tuhan dalam dirimu Apa yang harus kulakukan
Sajdhe sar jukhta hai Yaara mein kya karu
__ADS_1
Kepalaku tunduk menyembahmu Apa yang harus kulakukan
Tujh mein rab dikhta hai Yaara mein kya karu
Aku melihat tuhan dalam dirimu Apa yang harus kulakukan
Vasdi vasdi vasdi dil te dil vich basdi
Kau tinggal begitu dalam di lubuk hatiku
Hasdi hasdi hasdi dil rove te hasdi
Hatiku yang menangis pun tersenyum
Vasdi vasdi vasdi dil te dil vich basdi
Kau tinggal begitu dalam di lubuk hatiku
Hasdi hasdi hasdi dil rove te hasdi
Hatiku yang menangis pun tersenyum
Rab ne bana di jodi.....haii
Tuhan menciptakan pasangan
"Alexa..." Panggil Dian di atas lantai dansa.
Pandangan semua orang terpusat pada seorang Dian yang berdiri dengan setangkai bunga mawar merah yang ia sembunyikan dibalik punggungnya.
Si empunya nama terus menatap Dian dengan senyuman yang merekah. Sedangkan Yoga dan Kevin berdiri menatap Dian dengan kaki gemetar. Padahal mereka telah membatalkan taruhan mereka waktu itu karena mereka hanya bercanda dan tidak berniat untuk melanjutkan pertaruhan itu.
Alexa mendekati Dian.
"Alexa." Dian berlutut di depan Alexa sembari menggenggam tangan kanan Alexa sedangkan tangan kirinya mengacungkan setangkai bunga mawar yang ia bawa.
"Lo mau gak jadi pacar gue?"
"Kita mohon jangan Alexa," gumam Yoga dan Kevin.
"Gue...."
•••
TBC♥️
__ADS_1