MAFIA SI CASANOVA

MAFIA SI CASANOVA
Teman Baru


__ADS_3

Yukka menatap langit Singapura dengan sendu.


" Tidak terasa sudah 6 bulan aku di sini, entah bagaimana keadaan Adam dan om Roy sekarang?" Gumam Yukka.


Yukka kini berada di sebuah cafe yang sering dia kunjungan saat di sana, menikmati semilir angin yang menerpa tubuh nya di malam hari.


Yukka menyewa sebuah apartemen di dekat rumah sakit dimana dirinya bekerja sekarang, semua nomor yang bisa Adam hubungi sudah dia buang semua.


" Yukka.." Ucap seorang pria dengan pakaian santai menyapa Yukka.


" Dokter Eggar?" Ucapnya terkejut.


" Sendiri saja disini, apa boleh saya temani?" Ucap pria bernama Eggar itu.


" Tentu saja Dokter Eggar, lagi pula saya sendiri di sini." Ucap Yukka mempersilahkan Eggar duduk.


" Saya sering melihat anda di sini sendiri, memang gak ada yang menemani anda di sini?"

__ADS_1


" Hahah saya sendiri Dokter, lagi pula cuman cari angin aja disini. Kalau Dokter Eggar sendiri kenapa sendiri?"


" Sama saya juga lagi cari angin, oh iya Yukka minggu depan rencana saya mau pulang ke Indonesia yah jika kamu mau kita bisa pergi bersama?"


Eggar Dewnato adalah seorang dokter spesialis jantung yang berpindah tugas di Singapura, dia juga orang Indonesia sama seperti Yukka mereka juga sudah saling mengenal meski sebatas rekan kerja.


Diam diam perkenalan Eggar dan Yukka membuat benih-benih cinta tumbuh dihati Eggar yang memang masih sendiri, meski dia sendiri tahu jika mendekati Yukka adalah hal yang sulit.


" Wah kalau begitu kita bisa kembali bersama Dokter, aku juga sudah cukup lama tidak kembali ke indonesia." Ucap Yukka menyambut ajakna Eggar.


" Syukur kalau anda mau pergi bersama, lagi pula cukup susah dekat dengan anda mengingat kita sering bertemu di rumah sakit tapi belum pernah mengobrol sedekat ini." Gumam Eggar menatap Yukka.


" Memang anda sudah memiliki kekasih?" Ucap Eggar penasaran.


Yukka diam menatap Eggar yang merasa bersalah telah bertanya hal pribadi padanya.


" Maaf, maksud saya bukan seperti itu, emz lupakan saja.." Eggar nampak berusaha mencairkan suasana yang menjadi buruk karena pertanyaan itu.

__ADS_1


" Besok Dokter Eggar akan melakukan operasi pada anak kecil tempo hari bukan?"


" Iyaa, semoga saja operasi nya Tranplasi nya berhasil. Ini sudah yang kedua kalinya anak kecil itu melakukan Tranplasi namun yang pertama ada kegagalan."


Tak lama minuman yang di pesan Eggar datang.


" Thank you." Ucap Eggar pada bartender itu.


" Bagaimana bisa oprasi sebesar itu bisa gagal Dokter, apa kah seblumnya tidak ada konfirmasi terlebih dulu?" Yukka nampak begitu serius membicarakan nya.


" Sebelum bertemu dengan saya, orang nya membawa nya ke Malaysia dan melakukan Tranplasi di sana. Sebelum nya semua nampak baik tapi tak lama, anak itu mulai menujukan reaksi penolakan di tubuh nya."


" Astaga bagaimana bisa seperti itu, aku berdoa semoga besok oprasi nya lancar dan Dokter Eggar berhasil melakukan nya." Ucap Yukka tersenyum.


" Terima kasih Yukka, setelah ini kamu mau kemana?" Ucap Eggar melihat minuman Yukka yang hampir habis.


" Sudah jam 21.00 malam Dokter, kemungkinan aku akan kembali ke apartemen karena besok ada siff pagi yang harus aku kerjakan."

__ADS_1


" Emz baiklah, nanti saya hubungi lagi masalah pulang bersama ke Indonesia."


" Baik Dokter, kalau begitu aku harus pergi. Selamat malam..." Ucap Yukka meninggalkan Eggar yang menatapnya.


__ADS_2