
" Bagaimana keadaan nya?" Ucap Roy Martin menatap seorang dokter wanita yang menangani keadaan putra nya.
"Om Roy tidak perlu khawatir dengan keadaan kak Adam, semua sudah lebih baik sekarang. Luka luka nya akan hilang dan wajah tampan nya akan kembali lagi." Ucap dokter cantik itu.
" Yukka, Terima kasih sudah melakukan yang terbaik untuk Adam."
"Saama sama om, ini tugas Yukka sebagai dokter dan juga tentu nya sahabat baik kak Adam."
"Kalau begitu om pergi dulu, tolong jaga Adam."
"Ok om siap."
Yukka Kanaya seorang dokter cantik yang diam diam menyukai Adam sahabat kecil nya itu, Yukka adalah anak dari supir pribadi Roy ayah Adam.
Roy sendiri memang menyukai kecerdasan yang dimiliki oleh Yukka dan membuat nya begitu menginginkan jika gadis itu bisa menjadi orang besar dan memang terbuka.
__ADS_1
Ayah Yukka sendiri sudah meninggal 3 tahun lalu saat gadis itu masih menempuh pendidikan di Australia, karena tekat dan juga kecerdasan nya Yukka hanya butuh waktu 4 tahun menyelesaikan studi dan langsung bisa menyandang gelar Doktor di depan nama nya.
Roy begitu bangga melihat kemampuan gadis itu dulu Roy juga ingin menjodohkan Adam dengan Yukka namun, saat dia tahu Adam sudah memiliki kekasih Roy mengundurkan niat nya itu.
Yukka sendiri sudah memiliki rumah yang cukup besar hasil dari kerja keras nya sendiri bahkan tabungan gadis itu lebih dari cukup menghidupi dirinya sendiri, meski begitu Roy tidak pantas melepas tanggung jawab nya pada Yukka.
Meski beberapa kali gadis itu menolak setiap uang atau pemberian dari Adam atau pun Roy yang sudah begitu banyak membantu nya hingga menjadi seorang dokter besar, Yukka menyimpan dalam dalam perasaannya itu pada Adam.
Karena Yukka tahu jika bagi Adam dirinya hanya lah seorang adik perempuan nya saja entah bagaimana tanggapan Adam saat tahu jika dirinya memiliki perasaan, Yukka juga takut jika Roy tidak setuju dengan ungkapan perasaannya itu.
" Om Roy selalu saja membuat ku merasa tak enak, bagaimana bisa dia membayar ku secara pribadi seperti ini sedang nanti aku akan dibayar oleh rumah sakit."Gumam Yukka.
Yukka menatap Adam yang masih terlelap dan tak kunjung sadar sejak 2 bulan lalu karena kecelakaan yang entah siapa yang melakukan nya.
" Cepat sadar kak Adam, aku kangen keusilan kakak." Yukka mengengam tangan Adam dengan erat.
__ADS_1
FLASHBACK
2 bukan lalu Yukka begitu terkejut saat seorang dokter menghubungi dirinya jika ada pasien gawat darurat membutuhkan bantuan nya, pada saat itu Yukka sedang tidak bertugas.
Dengan tergesa-gesa gadis itu langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit di mana dirinya berkerja.
" Dokter Sandra?". Ucap Yukka mengenakan jas putih nya berlari mengejar seorang dokter.
"Ah..dateng juga dokter Yukka, ayo cepat pasien harus segera di oprasi sekarang." Dokter bernama Sandra itu langsung menarik tangan Yukka berlari dengan cepat.
Saat tiba di dalam ruang operasi Yukka begitu terkejut saat melihat seorang pria yang tergeletak diatas ranjang yang begitu dia kenal.
" Kak Adam.." Pekik Yukka dengan panik.
Yukka berlari kesamping Adam yang sudah tak sadarkan diri dengan tubuh dan wajah yang penuh dengan darah, dengan cepat Yukka dan rekan rekannya melakukan operasi semaksimal mungkin menyelamatkan Adam.
__ADS_1