
" Cantik.." Gunam Adam saat melihat Naima berjalan bersama dengan Maryam, Renaldi yang mendengar ucapan Adam hanya tersenyum.
" Tentu saja cantik.." Ucap Renaldi dan langsung membuat Adam tersadar dan hanya tersenyum.
" Naima yang tercantik, bukan gadis manja mu itu. Tunggu aku Naima, sebentar lagi semua akan kembali seperti dulu lagi kita akan bersama selama nya sayang." Batin Adam.
Kirana menatap tajam ke arah Naima dan perut buncit nya yang membuat nya tersingkir dari kehidupan Sekhu, meski pada dasarnya dirinya lah yang buruk dan membuat semua orang tidak menyukai nya.
" Awas saja kamu wanita murahan, akan ku buat kau menyesal telah berurusan dengan ku." Ucap Kirana mendekati Naima dan Maryam yang tidak menyadari kehadiran nya secara perlahan itu.
" Kak Naima cantik banget, pokoknya ponakan ku pasti perempuan dan cantik seperti aunty nya pasti..." Bisik Maryam di telinga Naima.
" Iya deh Aunty, tapi ingat jika salah tebakan kamu gak boleh marah loh.." Ucap Naima mengingat kan Maryam.
" Iya kak, tenang aja deh laki-laki ataupun perempuan semua nya sama kok." Gumam Maryam bahagia.
Mereka berdua menuruni tangga perlahan dengan tatapan tamu yang kagum dengan penampilan mereka yang terlihat begitu cantik, terlebih melihat pancaran kebahagiaan dari wajah Naima yang begitu kentara.
" Wah calon ayah nih sekarang, jangan galak galak bos takutnya nanti anak nya takut lagi ma bapak nya..." Sindir Eldho menyenggol lengan Sekhu dan membuat nya berdecak.
" Ckk kau ini, memang menyebal kan." Decak Sekhu kesal menatap Eldho dengan tajam.
Eldho hanya terkekeh melihat tingkah malu malu sahabat sekaligus bos nya itu.
Asing asiknya mereka melihat penampilan Naima mereka tidak menyadari kehadiran Kirana dibelakang Naima yang tersenyum licik.
" Selamat tinggal wanita murahan.." Ucap Kirana mendorong tubuh Naima hingga wanita itu langsung terjatuh dengan perut yang dibawa.
Semua orang langsung berteriak dan syook melihat kejadian yang yang begitu cepat itu, Sekhu langsung berlari ke arah Naima yang terdorong turun dengan posisi perut nya dibawa.
" Naima..." Pekik Adam dan Sekhu bersamaan dan mereka langsung berlari menyelamatkan Naima.
" Mampus loh.." Ucap Kirana yang langsung pergi dengan bebas karena mereka sibuk dengan keadaan Naima.
__ADS_1
Adam yang berada lebih dekat dengan Naima langsung menangkap tubuh nya dengan cepat, cairan merah terus mengalir di antar kaki Naima membuat semua orang panik.
" Kak Naima.." Ucap Maryam menangis.
Renaldi dan Maria langsung mendekati dan melihat kondisi menantu mereka itu.
" Adam langsung bawa Naima ke mobil cepat.." Printah Maria dengan deraian air matanya.
Sekhu yang baru datang bersama Eldho langsung mengambil Naima dari gendongan Adam dan langsung membawa nya ke luar rumah menuju mobil.
" Naima, apa kamu baik baik saja.."Ucap Sekhu benar-benar panik.
Cairan merah itu trus mengalir membuat Sekhu semakin panik dan langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
Renaldi dan yang lain langsung menyusul mobil Sekhu yang melaju kencang itu dengan perasaan panik, sedangkan Eldho langsung mencari keberadaan Kirana yang kini sudah pergi.
" Ku mohon, bertahan lah Naima.." Ucap Sekhu dengan peluh yang membasahi kening nya.
Tiba-tiba di arah berlawanan ada sebuah mobil Truk besar yang mengemudi dengan oleh dan membuat Sekhu terkejut hingga membating syank mobil nya ke arah berbeda menghindari tabrakan.
Mobil yang dikendarai Sekhu dan Naima seketika terbalik dan membuat mobil yang mengikuti mereka berteriak histeris melihat bagaimana mobil Sekhu terbalik beberapa kali.
" Sekhu..." Pekik Maria yang mulai kehilangan kesadaran nya.
" Mama, maa.." Pekik Maryam menahan tubuh ibunya agar tidak terjatuh ke tanah.
Adam dan Renaldi langsung berlari mengejar mobil Sekhu yang terpental cukup jauh dari tempat mereka, dada Adam berlari berdesis tak menentu melihat keadaan mobil yang rusak parah.
" Naima, aku berharap kamu baik baik saja.." Batin Adam yang masih berlari kencang.
Mobil Sekhu yang tebalik mulai mengeluarkan asap membuat Renaldi dan Adam berusaha keras membuka pintu mobil yang terkucil itu.
Maria dan Maryam tak henti menangis melihat keadaan mobil Sekhu yang rusak dan entah bagaimana ke adaan mereka sekarang.
__ADS_1
" Maryam, kakak mu baik baik saja kan?" Maria histeris melihat keadaan itu.
" Kak Sekhu pasti baikj baik saja ma, percaya kan semua pada tangan Tuhan yang pasti akan menolong mereka ma.." Gunam Maryam.
" Cepat buka paaaaa, sebelum mobil itu meledak.." Maria berteriak kencang.
Sedangkan mobil truk yang oleng itu kini pergi tidak bertanggung jawab, suara dentuman keras membuat perhatian banyak orang yang mulai mendekati ke asal suara itu.
" Bagaimana bisa mobil itu terguling, liat mereka itu dari keluarga Ibrahim.." Ucap seorang pria.
" Iya benar itu tuan Renaldi Ibrahim, kasihan sekali.." Sambung yang lain
Mobil polisi dan ambulan langsung datang ke tempat kejadian dan membuat mereka semua lega karena bantuan segera datang.
Kondisi Adam dan Naima saat ini benar-benar buruk dan begitu parah apa lagi Naima yang sudah tidak sadar kan diri dari tadi dimana membuat Adam dan Renaldi yang melihat nya merasa sedih dan semakin panik.
" Bagaimana cara nya kita membuat kaca mobil ini terbuka om, jika tidak asap akan masuk dan membuat keadaan semakin parah.." Seru Adam.
" Entah kah, mobil ini di rancangan sebaik mungkin dan sangat sulit memecahkan kacanya. Kita tunggu bantuan datang sembari kita melihat bagaimana keadaan mobil itu, apa bisa meledak saat ini atau hanya mengeluarkan asap saja." Cerca Renaldi dengan panik.
Para polisi segera datang dan segera membantu Adam dan Renaldi yang kesulitan membuka kaca mobil itu terbuka, para polisi mengupayakan semaksimal mungkin sebelum Mobil itu bisa saja meledak.
" Sebaiknya kita menjauh dari sini..." Pekik seorang polisi yang langsung menyuruh mereka menjauh dari mobil.
Tak lama suara dentuman keras dan pekikan histeris terdengar pilu menyayat hati.
" Sekhu...." Pekik Maria histeris melihat mobil anak laki-laki nya meledak begitu saja.
DUORR
" Mikirin apa sih, fokus banget.." Ucap Leo mengejutkan Kirana yang sedang termenung di rumah nya.
" Astaga..." Pekik Kirana terlihat begitu terkejut dan membuat Leo merasa heran melihat nya.
__ADS_1
" Apaaaa, aku hanya berhayal sialaaaaaaaan.." Pekik Kirana keras dan membuat Leo heran melihat tingkah kekasih nya itu yang aneh.
KENA PRANK NIH🤣🤣🤣 jangan lupa LIKE dan KOMENTAR nya