
Egdan merasakan bagian dadanya panas bagai terbakar ketika semua orang meneriaki ayahnya yang malang.
“Iya, saya akan akan mengantikan, Ayahku” Egdan berdiri.
Tiba-tiba semua orang terdiam dan terplonggo saat Egdan berdiri di samping ayahnya.
“Egdan …?” suara Simon lirih air matanya tumpah melihat putranya berdiri dan mampu membelanya di depan para semua orang.
“Oh, rupanya anda sudah bangun, memang nya apa yang anda bisa lakukan setelah tertidur selama hampir dua tahun”
“Tentunya berbenah dan memperbaiki kesalahan dan menendang orang seperti anda dari perusahaan ini”
Mereka semua diam, karena Egdan Clark yang sekarang sangat berbeda berwibawa tegas dan pintar.
“Kamu belum tahu siapa saya”
Saya tahu kamu, kamu hanya anak kecil yang tidak punya sopan santun pada orang tua. Dengar semua! Ayah saya masih pemimpin di perusaan ini, perusahaan yang di dirikan oleh kakek saya dai wariskan ke ayah saya dan saat ini akan saya kendalikan.
Apa ada yang ke beratan? Jika anda ingin minggat dari perusahaan ini dengan senang hati akan saya persilahkan, sangat mudah bagiku mendapat kerja sama dengan banyak perusahaan, Karena saya sudah muak dengan kalian semua, jika ada yang ingin keluar maka keluar saat ini juga, saya beri anda kesempatan!”
‘Pak Egdan … apa itu benar- benar dia?’ Biden sampai melongo kerena Egdan yang sangat ini sangat berbeda dengan Egdan dua tahun lalu.
“Memangnya apa yang bisa kamu lakukan anak kecil?”
“Jangan melihat kemampuan seseorang dari umurnya Pak, orang yang tua seperti akan di gantikan orang-orang muda seperti saya”
Mata Mereka semua terplonggo dengan jawaban yang diberikan Egdan. Ia saat ini bukan lagi lelaki yang lemah seperti yang mereka kenal, kalau dulu Egdan sangat lemah, saat ini bahkan berani menatap mata mereka satu persatu.
“Apa yang membuatmu yakin, kalau kamu mampu memperbaiki”
“Karena ini perusahaan milik keluargaku, aku yakin dengan kemampuanku, karena bakat yang aku miliki menurun dari kakekku sebagai pendiri perusahaan besar ini dan di teruskan ayah saya dan akan saya kembangkan lebih maju lagi”
__ADS_1
Egdan membungkam mulut mereka semua.
“Apa yang terjadi padanya kenapa dia jadi berbeda,” bisik seorang lelaki tua pada lelaki di sebelahnya.
Egdan semakin memahami situasi, orang-orang dalam ruangan itu berniat mengkudeta Simon, ingin memaksa orang tua itu turun dari jabatannya sebagai Direktur utama.
Simon belum percaya dengan apa yang ia lihat, ia masih menatap Egdan dengan mulut menganganga, mungkin saat itu jika seekor lalar masuk, ia tidak akan menyadarinya karena ia masih melongo menatap putranya yang tampak sangat berbeda saat ini, bukannya hanya saat ini melihat keajaiban itu.
Bangun nya Egdan dari tidur panjang sudah jadi keajaiban untuknya. Ia berpikir apa yang di alami saat ini, salah satu jawaban doa tulusnya pada Tuhan.
‘Terimakasih anakku karena kamu sudah bangun, terimakasih menjadi pembelaku untuk menghadapi orang-orang jahat ini’ Ujar Simon ayahnya dalam benaknya.
“Jadi, kamu mau mengatakan, perusahaan ini akan bisa berdiri dan berjalan tanpa ada dukungan kita?”
“Iya, bagi ayahku berjalan dan tidak berjalannya perusahaan ini tidaklah masalah, toh, hartanya banyak untuk dia habiskan di masa tuanya, tetapi dia hanya memikirkan nasip para karyawan yang mengantungkan hidup keluarganya di perusahaan ini, tetapi bagiku saat ini, mempertahankan orang-orang bebal seperti kalian di perusahaan ini, akan membuatku sakit kepala”
“Kamu terlalu sombong anak muda, aku ingin lihat bagaimana kamu akan bertahan jika tidak ada kami”
Semua orang terdiam apa yang diutarakan Egdan membuat mereka semua terkagum, bahkan membuat Simon kaget, karena apa yang di jelaskan Egdan itu jugalah yang direncanakan ayahnya. Namun, ditentang para jajarannya.
‘Darimana Egdan tahu kalau aku punya rencana seperti itu apakah Biden yang memberitahukannya?’ Lelaki tua itu belum mengalihkan perhatiannya dari Egdan.
“Ayah mendukungmu Nak” Simon menatap Egdan dengan tatapan bangga wajahnya berbinar.
“Baik Ayah, kalau begitu berikan ke pemimpinan perusahaan ini padaku”
Dengan semangat berkobar dan perasaan yakin Simon berdiri dan memberi pengarahan.”Baik dengan sangat bangga dan yakin aku nobatkan Egdan Clark sebagai direktur selajutnya mengantikan saya”
Simon mengambil palu dan mengetuknya tiga kali.
“Sah,” ujar egdan, walau hanya putranya yang mendukung lelaki tua itu, tetapi ia sangat bangga.
__ADS_1
‘Lebih baik satu orang yang mendukung kita tetapi orang terdekat, dari pada seribu orang yang tertawa dan mengatakan mendukung tetapi munafik, lebih baik seperti ini’ ia membatin dan menebar senyum pada putranya.
Mereka berdua menjadi pemenangnya, karena dapat menggagalkan rencana busuk mereka semua.
“Saya tidak mau anak penakut sepertimu di perusahaan ini,’ ujar seorang anak muda.
Egdan tida menatap dengan santai.” Saya juga tidak ingin ada anak muda yang bisa hanya bergaya dan hanya bicara dan tidak tahu kerja”
Lelaki berambut ke kuning-kuningan itu semakin marah, “ Kamu hanya lelaki penakut’
“Mungkin dulu tetapi saat ini tidak akan lagi. Saya tidak ingin lelaki itu dalam perusahaan ini, putuskan kerja sama dengan orang ini dan usir dia dari sini !”
Semua kaget, saat Egdan mengusir seseorang anak muda salah seorang anggota pemegang saham
“Kamu tidak bisa mengusirku seperti ini, kamu belum tahu saya”
“Iya kamu salah satu pemegang saham di sini, tetapi kamu juga seorang pencuri, kamu dan ke empat temanmu mencuri barang dari gudang dan menjualnya ke satu perusahaan” Boas membuka berkas yang di pegang ayahnya dan dalam map itu dan kertas yang terlipat yang di selipkan seseorang karyawan yang mengetahui kejahatan mereka.
“A-A bagaimana kamu tahu?”
“Walau tubuh tidur tetapi roh ku bisa melihat semua yang kalian lakukan, karena selama dua tahun ini aku mengawasi kalian, jadi mulai saat ini detik ini, kita akan buat perhitungan”
Egdan membuat lutut mereka gemetaran.
“Baiklah, sekarang mari kita pemuda agar rapat ini selesai dan saya akan memulai bekerja, Saya ingin bertanya. Apa ada yang keberatan kalau saya yang mengantikan ayahku?”
“Tidak, tidak saya setuju,” ujar seorang lelaki .
Egdan bisa menilai kalau lelaki itu seorang penjilat, Ia tahu pasti lelaki itu menyembunyikan sesuatu yang membuatnya curiga.
Rapat di tutup dengan wajah menegang dan terlihat semua peserta rapat atau pemegang saham. Karena apa yang di rencanakan mereka semuanya gagal bahkan , semua tertuduh dan Egdan akan menyelesaikannya.
__ADS_1
Bersambung