Manusia Titisan Dewa

Manusia Titisan Dewa
Jurus Tapak Dewa


__ADS_3

Kadas sangat marah saat melihat wanita yang pernah menjadi istrinya membeberkan semuanya.


Ia bagai mendapat pukulan besar. Tepat di dada


Wanita itu mendapat keberuntungan besar, setelah penantian lama akhirnya ia mendapat pengampunan dari Para Dewa berkat Boas.


Wanita itu selalu memakai wajah orang tua selama ia hidup sebagai mahluk gentayangan. Hanya Boas dan Dos yang tahu siapa sebenarnya di balik wajah tua itu. Mahluk itu yang selalu menjaga Shena selama ini, membantunya jika ada mahluk yang ingin menganggu.


Karena kebaikannya selama ini, Boas membiarkannya tinggal di sekitar rumahnya, Wanita itu juga yang selalu memberitahukan kalau ada Kadas datang untuk mencari Boas.


Ia juga memberi tanda saat Ratu Iblis Sura datang, banyak kebaikan yang di lakukan wanita itu membuat Boas membantunya dan Para Dewa juga setuju.


‘Ungkapan yang mengatakan; Tidak ada perbuatan baik yang sia-sia. Jika melakukan yang baik, maka hal baikpun akan datang juga’


Kini ia sudah terbang bersama Dewa ke istana langit menghadap Dewa kehidupan, dan di sanalah ia akan mendapat catatan kehidupan baru


Apakah ia akan mendapat kehidupan kedua atau akan menjadi dewi di istana langit, dia akan disuruh memilih nantinya.


Ternyata wanita itu memilih terlahir kembali dan meminta di dipersatukan kembali dengan suaminya yang sudah terlebih dahulu mendapat takdir hidup.


**


Sementara di dunia, Boas akan bertarung dengan ribuan pasukan iblis yang menyerangnya dengan membabi buta atas perintah Kadas.


Kini batu kristal bukan hal yang penting baginya, ia hanya menginginkan kepala Boas.


Kadas ingin menghukum Boas dengan memisahkan antara kepala dengan badan seperti yang ia lakukan pada Torax pemilik batu kristal


“Aku sangat marah! Aku tidak perduli lagi dengan batu kristal, tetapi kali ini aku inginkan hanya kepalamu, Yang Mulia,” ujarnya dengan perangai menyeramkan.


“Boleh, silahkan jika kamu mampu melakukanya.” Boas balik menantang.


Lalu ia mengarahkan pasukan dari neraka menyerang Boas pasukan yang hampir ribuan jumlahnya. Mereka bukan hanya menyerang Boas, Namun, mereka menyerang manusia yang tidak bersalah.


Dewa tidak menyukai hal itu dan tidak setuju, karena manusia yang tidak bersalah ikut jadi korban dari kemarahan Kadas.


Maka, Dewa ikut membantu dengan mendatangkan angin besar untuk menyingkirkan semua Iblis terkutuk yang menggangu manusia


“Jika kamu punya masalah dengan Raja Pedro maka lakukan itu padanya, jangan ganggu manusia yang tidak bersalah itu”


Raja Pedro yang di maksud adalah Boas, karena ia masih di panggil Raja Pedro oleh semua Dewa. Walau ia sudah punya nama lain yakni Boas tetapi bagi orang yang mengenalnya di masa lalu akan memanggilnya dengan Pedro.


“Aku ingin mengguncang dunia ini dengan kemarahanku, agar dunia tahu siapa aku”


“Dengar …!

__ADS_1


Dewa tidak akan membiarkanmu menyakiti manusia karena tugas kami melindungi manusia”


“Kenapa Dewa selalu membelanya, tetapi, tidak untukku. Kenapa?” Lelaki berwajah seram itu bertanya pada Dewa.


“Dewa, maha pemaaf dan murah hati, jika ada seseorang yang ingin berubah dan memperbaiki diri tentu akan mendapat balasan yang baik dari Para Dewa, tetapi jika tidak ada niat untuk memperbaiki diri malah bertambah buruk, Para Dewa tidak akan mengampuni”


“Aku tidak perduli sekalipun, kamu di lindungi sepuluh Dewa dan sepuluh malaikat, aku akan tetap akan menghabisi mu.” Kadas menantang


Lalu ia mengarahkan ujung tombak ke arah Boas secara tiba-tiba,


“Hiaaak.”Dos menangkis dengan pedang milik Boas.


“Jangan menghalangi seranganku, dasar binatang tidak berguna!” teriaknya dengan marah.


“Ckkk … kamu masih tidak mau berubah, menyerang dari belakang” Boas menggeleng.


“Aku hanya ingin kepalamu”


“Tadinya aku kasihan padamu, tetapi kali ini, aku sangat membencimu” Boas mendesis kesal.


Ia memberi kode pada Dos, untuk memasang benang merah, menang merah yang bisa menjerat iblis dan melenyapkannya selamanya. Benang suci milik Dewa.


“Aku tidak butuh rasa kasihan mu untukku”


“Jika kamu ingin seperti itu maka lenyaplah kamu, dari pada kamu jadi sampah selamanya di alam jagat raya ini, maka lebih baik kamu musnah” Boas marah.


Raja iblis itu datang menunjukkan kalau Shena jadi tawanan. Berpikir Boas akan berubah pikiran seperti yang mereka inginkan.


“Jangan Khawatir, Dewa akan menolongnya, kamu tidak mendengar Para Dewa sangat menyayangi manusia, sayangnya kamu bukan manusia”


“Aaah …! dasar menyebalkan,”ujarnya dengan marah.


Ia menyerang Boas dengan tongkat itu lagi, kini, ia tidak lagi menyerang Boas dari belakang secara diam-diam, tetapi ia menyerangnya dari depan, ia melakukannya dengan sikap berani, ia percaya diri, karena raja iblis. meminjamkan tongkat sakti miliknya.


“Aku malas bermain-main denganmu”


Boas menyatukan telapak tangannya, membaca mantra. Ia marah dan ingin menghukum Kadas dengan cara yang lain yang lebih menyakitkan.


Saat ia menyatukan telapak tangan dan duduk bersila, mulut komat-kamit.


Tiba-tiba tangan besar, turun dari langit, membuat mata semua kaget, baik Dewa ikut dibuat terkejut dengan kekuatan besar yang dimiliki Boas, belum ada manusia yang bisa mempelajari kekuatan itu, bahkan hanya Dewa tertinggi yang memilikinya.


Di Istana Para Dewa.


“Bagaimana ia mendapatkan kekuatan besar itu, aku menguncinya dengan mantra khusus dan menyimpannya di kuil suci di bumi, dan hanya Dewa yang punya kekuatan yang tinggi yang mampu melakukan itu. Tapi, kenapa dia bisa melakukannya?” ujar Dewa tertinggi menatap dengan mata melotot.

__ADS_1


Bukan hanya Dewa yang terkejut, bahkan Raja Iblis ikut ketakutan.


terakhir saat ia memberontak pada Dewa tertinggi, kekuatan itulah yang membuatnya tidak berdaya.


Jurus telapak tangan Dewa menggenggam tubuhnya seakan-akan ia seekor semut dan melemparnya ke lembah api.


Kini Kekuatan itu datang lagi dari orang berbeda,


“Siapa kamu sebenarnya, apa kamu juga seorang De-Dewa?” Tanya Kadas gelagapan.


“Aku bukan Dewa, tetapi kekuatan yang aku punya sama seperti Dewa lepaskan wanita itu atau aku akan melenyapkan tubuhmu”


“Kamu tidak mampu melakukan itu, karena kamu sudah mengutus ku untuk hidup selamanya, ingat itu barang kali kamu lupa dengan kutukan keabadian yang kamu berikan padaku”


“Aku mampu melakukannya, aku akan menarik kembali kutukan ku padamu, maka kamu akan hidup dengan manusia tanpa jantung, karena milikmu sudah dimakan ratu iblis yang kamu layani itu”


“Jangan- jangan lakukan itu, jangan tolong,” Kadas memohon.


“Aku menarik kutukan ku darimu dan kembalilah seperti manusia seperti awal”


Saat itu juga Kadas berubah dengan manusia biasa tetapi dengan wujud yang mengerikan, dadanya bolong, karena Sura mengambil jantungnya saat ia gagal mengambil batu…


Bersambung ….


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA.


Bantu share ya Kakak.


Fb Pribadi: Betaria sona Nainggolan


FB Menulis; Nata


Ig. Sonat.ha


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH


Baca juga  karyaku yang lain


-Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (Tamat)

__ADS_1


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)


Bintang kecil untuk Faila (tamat)


__ADS_2